Berita

24 Aug 2026

Sidak Betonisasi Jalan Tambak Cemandi, Bupati Subandi Tekankan Pentingnya Percepatan sekaligus Kualitas Hasil Pembangunan

KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo, Subandi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke proyek betonisasi ruas Jalan Tambakcemandi, Kecamatan Sedati, pada Senin (24/8/2026). Menyaksikan progres pembetonan jalan sepanjang sekitar 1,4 kilometer dan lebar 6 meter tersebut, Subandi mendesak kontraktor pelaksana mempercepat pengerjaan. Masyarakat juga diminta ikut mengawasi pelaksanaannya. Di lokasi proyek, terlihat pekerja dan alat berat sedang mengerjakan pemasangan Uditch untuk saluran air. Ternyata terjadi deviasi sekitar 4 persen dari target yang telah ditetapkan. Untuk mengejar keterlambatan itu, pelaksana telah menambah alat berat ekskavator. Dari satu menjadi dua unit. “Alhamdulillah ekskavatornya sudah ditambah satu lagi. Sehingga ada dua unit ekskavator untuk mempercepat pengerjaan. Mudah-mudahan deviasi ini segera tertutup,” ujar Subandi yang dengan cermat mengamati kondisi proyek.Dia berharap kondisi cuaca yang mendukung juga harus dimanfaatkan untuk mempercepat pekerjaan. Namun, percepatan penggarapan proyek tidak boleh dilakukan dengan mengorbankan kualitas hasil pembangunan jalan beton. Subandi menegaskan, agar hasil betonisasi jalan ini bagus, peran kepala desa, konsultan pengawas, hingga masyarakat sangat diperlukan. Mereka harus ikut mengawal perkembangan pekerjaan tahap demi tahap. Itu sangat penting. "Kalau sampai satu atau dua hari tidak ada kegiatan di lapangan, kepala desa harus segera melaporkan,” tegasnya. Subandi juga meminta perkembangan pekerjaan diperbarui secara rutin. Pemantauan progres penting dilakukan agar setiap kendala dapat segera diketahui dan cepat dicarikan solusi.  Selain itu, pelaksana proyek diminta memastikan U-ditch dan material lain yang dibutuhkan selalu tersedia. Ketersediaan material ini menjadi salah satu faktor penting untuk mengejar deviasi pekerjaan. Dengan begitu, penyelesaian tidak terhambat. “Kalau U-ditch dan semua materialnya sudah ready, saya yakin percepatan pekerjaan bisa dilakukan. Karena u-ditch ini kadang juga tergantung, menunggu kering, dan kondisi lainnya. Makanya, kita pastikan semuanya. Mudah-mudahan pekerjaan bisa selesai tepat waktu seperti yang kita harapkan,” ujarnya. Ia menargetkan pekerjaan betonisasi Jalan Desa Tambakcemandi ini tetap selesai pada Desember 2026. Dengan waktu pelaksanaan yang masih tersedia, dia optimistis keterlambatan sekitar 4 persen dapat dikejar. Tidak hanya mengecek progres fisik betonisasi jalan. Subandi juga meminta penataan lingkungan di sekitar ruas jalan dilakukan bersamaan dengan pekerjaan betonisasi. Salah satu yang menjadi perhatian adalah keberadaan tiang jaringan milik provider. Sejumlah titik jaringan memakai terlalu banyak tiang. Kondisi itu berpotensi mengganggu kerapian lingkungan dan penataan ruang jalan. Bupati Subandi mendesak, kalau ada empat atau lima tiang provider, cukup sisakan dua. Selebihnya dikoordinasikan dengan pemilik provider untuk dipotong atau dipindahkan. Agar ke depan, keberadaan tiang-tiang itu tidak mengganggu. "Saya butuh kerapian karena sekalian kita lakukan penataan,” katanya. Subandi meminta konsultan pengawas proyek betonisasi ruas Jalan Desa Tambakcemandi segera berkoordinasi dengan pemilik jaringan. Minta mereka cepat menata tiang-tiang di lokasi. Penataan tersebut perlu dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan proyek. Jadi, ketika betonisasi jalan selesai, hasil pembangunannya lebih tertata dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. "Harapan kita, betonisasinya bagus. Penataannya bagus. Dan, masyarakat bisa menikmati hasil pembangunan dengan nyaman,” ungkapnya. Subandi kemudian mengingatkan lagi bahwa betonisasi Jalan Tambakcemandi ini ditarget rampung pada Desember 2026. Pengawasan harus diperkuat. Agar kualitas pembangunan jalan beton dipastikan tetap terjaga. “Jangan sampai pekerjaan terlambat atau kualitasnya kurang baik, yang akhirnya menjadi beban masyarakat,” pungkas Bupati Subandi. (Mar) 

Selengkapnya
23 Aug 2026

Bupati Subandi Kolaborasi Pemkab dan Organisasi Masyarakat Jadi Kunci Kemajuan Sidoarjo

KOMINFO, Sidoarjo – Kemajuan Kabupaten Sidoarjo membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tidak dapat berjalan sendiri. Kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan menjadi penting untuk menghadirkan program dan kegiatan yang memberi manfaat bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Bupati Sidoarjo, Subandi saat menghadiri Pengajian Ahad Pahing bersama Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Sidoarjo di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Minggu (23/8/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Membangun Benteng Akhlaq Anak di Tengah Tantangan Pergaulan Era Digital”. Prof. Dr. Hj. Casmini, S.Ag., M.Si. hadir sebagai narasumber. Subandi mengatakan, Pemkab Sidoarjo terus memberikan dukungan terhadap kegiatan Aisyiyah maupun organisasi kemasyarakatan lainnya. Hal itu sebagai bagian dari upaya membangun kebersamaan, membuka ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas, sekaligus menyampaikan aspirasi. ”Kita selalu memberikan dukungan terhadap kegiatan Aisyiyah. Setiap program dan kegiatan kita selalu bersinergi, tidak membedakan. Tugas Bupati adalah mengayomi semua organisasi,” ujar Subandi. Ia menyampaikan bahwa Pemkab Sidoarjo terus membangun kolaborasi dengan Muhammadiyah, termasuk dalam bidang pendidikan. Menurutnya, organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting dalam mendukung pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia. “Alhamdulillah, kita selalu ta’aruf dan berkolaborasi dengan Muhammadiyah. Kita juga mengawal pendidikan di Muhammadiyah. Tugas Muhammadiyah juga mengantarkan pendidikan anak bangsa,” katanya. Subandi menegaskan, kemajuan Kabupaten Sidoarjo membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat maupun organisasi kemasyarakatan. ”Biarkan Kabupaten Sidoarjo ini maju. Kuncinya adalah kebersamaan. Kita tidak bisa berdiri sendiri tanpa bantuan panjenengan semua,” tegasnya. Menurut Subandi, Pendopo Kabupaten Sidoarjo juga merupakan ruang bersama yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan positif. Karena itu, Pengajian Ahad Pahing tidak hanya dipandang sebagai kegiatan milik organisasi tertentu, tetapi menjadi bagian dari ruang kebersamaan masyarakat. ”Biarkan pendopo ini milik bersama. Tujuan pengajian Ahad ini bukan milik organisasi tertentu, tetapi untuk kita bersama,” ujarnya. Salah satu bentuk kolaborasi itu adalah memberikan penguatan kepada masyarakat, khususnya para orang tua, dalam menghadapi tantangan pengasuhan anak di era digital. Orang tua berperan penting dalam membangun benteng akhlak anak. Prof. Dr. Hj. Casmini, S.Ag., M.Si. menyampaikan, tantangan pengasuhan semakin besar seiring dengan kemudahan anak mengakses informasi dan berinteraksi di ruang digital. Ia mengaitkan pendidikan anak dengan tiga ayat Al-Qur’an. Yakni, QS. At-Tahrim ayat 6, QS. Luqman ayat 13, dan QS. Al-Furqan ayat 74. QS. At-Tahrim ayat 6 mengingatkan tentang amanah menjaga diri dan keluarga. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa orang tua memiliki tanggung jawab untuk menjaga sekaligus membimbing anak agar tumbuh dalam lingkungan yang baik. QS. Luqman ayat 13 memberikan gambaran mengenai pendidikan anak, terutama pentingnya penanaman tauhid sejak dini. Sedangkan QS. Al-Furqan ayat 74 menggambarkan harapan orang tua agar memiliki keturunan yang menjadi qurrata a’yun, atau penyejuk hati. ”Anak tidak hanya membutuhkan kecerdasan, tetapi juga membutuhkan akhlak. Orang tua harus menjadi bagian penting dalam membangun benteng anak ketika menghadapi berbagai pengaruh di lingkungan maupun dunia digital,” jelas Prof. Casmini. Ia juga menekankan bahwa pengajian harus memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat. Ada tiga prinsip dalam tabligh yang perlu menjadi perhatian, yaitu mencerdaskan, memberikan pencerahan, dan membahagiakan. “Pertama, mencerdaskan. Mencerdaskan itu harus ada perubahan. Ini menjadi ciri Aisyiyah sebagai gerakan perempuan yang mengaji. Kedua, memberikan pencerahan. Ketiga, membahagiakan, sehingga kita selalu tersenyum,” tuturnya. (Dew/mas)

Selengkapnya
23 Aug 2026

Semarak Karnaval HUT ke-81 RI di Jala Griya, Wakil Bupati Mimik Idayana Ajak Warga Jaga Semangat Gotong Royong

KOMINFO, Sidoarjo – Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia berlangsung meriah di Perumahan TNI AL Jala Griya RW 08, Desa Kedungkendo, Kecamatan Candi, Minggu (23/8/2026) pagi. Warga mengikuti karnaval yang menampilkan beragam kreativitas. Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana hadir sekaligus membuka dan melepas peserta karnaval. Jajaran Forkopimka Candi turut hadir. Warga pun antusias mengikuti karnaval. Rangkaian kegiatan diawali dengan penampilan marching band SMA Hang Tuah 5 Sidoarjo. Selanjutnya, Wakil Bupati Mimik Idayana melepas peserta karnaval untuk berkeliling lingkungan Perumahan TNI AL Jala Griya. Beragam kreativitas ditampilkan peserta karnaval. Warga RW 08 tampil dengan mengenakan pakaian unik, menarik dan penuh warna. Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk menyalurkan kreativitas sekaligus mempererat kebersamaan antarwarga. Wakil Bupati Mimik Idayana mengapresiasi antusiasme warga yang menyemarakkan peringatan HUT ke-81 RI. Menurutnya, kegiatan karnaval tidak semata-mata menjadi acara seremonial untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan, tetapi memiliki makna penting dalam menumbuhkan rasa nasionalisme. ”Peringatan HUT Kemerdekaan ini jangan hanya kita maknai sebagai kegiatan seremonial atau sekadar memeriahkan dengan karnaval. Di balik kemeriahan ini, kita harus selalu mengingat dan mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang dan mengorbankan jiwa raganya demi kemerdekaan bangsa Indonesia,” ujar Mimik. Ia mengatakan, kemerdekaan yang dinikmati masyarakat saat ini merupakan hasil perjuangan panjang para pahlawan. Karena itu, semangat perjuangan tersebut perlu diteruskan oleh generasi sekarang melalui berbagai kegiatan positif yang mampu memperkuat persatuan dan kesatuan. ”Semangat para pahlawan harus kita teruskan. Kalau dahulu para pahlawan berjuang dengan mengangkat senjata, sekarang kita bisa mengisi kemerdekaan dengan menjaga persatuan, membangun daerah, meningkatkan kepedulian kepada sesama dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara,” tuturnya. Mimik Idayana juga menilai kegiatan karnaval warga menjadi momentum yang sangat baik untuk mempererat tali persaudaraan. Kebersamaan yang terbangun dalam proses persiapan hingga pelaksanaan kegiatan menunjukkan kuatnya semangat gotong royong di tengah masyarakat. ”Yang tidak kalah penting, kegiatan seperti ini menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan. Warga berkumpul, bekerja bersama, saling membantu dan bergotong royong. Inilah nilai-nilai yang harus terus kita jaga karena menjadi kekuatan kita sebagai masyarakat dan sebagai bangsa Indonesia,” katanya. Ia berharap semangat kebersamaan dan gotong royong yang terlihat dalam peringatan HUT RI tersebut tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Namun, dapat terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. ”Semoga semangat kemerdekaan ini terus kita jaga, bukan hanya hari ini. Mari kita bersama-sama menjaga kerukunan, memperkuat persaudaraan dan bergotong royong membangun Sidoarjo agar semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” pungkasnya. (Son) 

Selengkapnya
23 Aug 2026

Hadiri Pengajian Maulid Bersama KH Anwar Zahid, Bupati Subandi: Mari Doakan Sidoarjo Makin Maju, Sejahtera, dan Berkah

KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo, Subandi menghadiri Pengajian Akbar dan Doa Bersama untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Perum Pabean Asri, Desa Pabean, Kecamatan Sedati, pada Minggu (23/8/2026). Dalam pengajian yang dihadiri penceramah kondang KH Anwar Zahid itu, Bupati Subandi mengajak seluruh jamaah untuk mendoakan Kabupaten Sidoarjo agar selalu mendapat kemajuan, kesejahteraan, sekaligus keberkahan.  “Mari kita bersama-sama memanjatkan doa agar Kabupaten Sidoarjo dan bangsa Indonesia senantiasa menjadi daerah dan negara yang lebih baik, maju, dan sejahtera. Semoga Allah SWT menjadikan kita masyarakat yang religius, berakhlak mulia, serta istiqamah dalam menjaga persatuan dan kesatuan,” tutur Bupati Subandi yang didampingi oleh sang istri, Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Hj. Sriatun Subandi. Jajaran Forkopimda Kabupaten Sidoarjo juga turut hadir di antara ratusan masyarakat  Pabean Asri. Mereka memadati lokasi kegiatan. Bersama-sama mengikuti rangkaian pengajian sekaligus doa bersama. Kehadiran penceramah KH Anwar Zaid benarbenar menjadi daya tarik utama dalam kegiatan tersebut. Dai kondang tersebut memberikan tausiyah keagamaan yang diharapkan dapat menambah wawasan dan pemahaman agama bagi masyarakat. Ratusan jamaah duduk tenang menikmati pengajian. Mereka menantikan aksi Abah Anza (sapaan KH Anwar Zahid) ketika berceramah. Gayanya mengundang tawa. Materi ceramah mudah dipahami.  Saat menyampaikan sambutan, Bupati Subandi mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW merupakan momentum penting untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah. Sekaligus meneladani akhlak mulia yang diajarkan dan dicontohkan. “Pengajian Maulid Nabi Muhammad SAW ini memiliki tujuan yang sangat mulia. Mari kita bersama-sama meningkatkan rasa cinta kepada Rasulullah, meneladani akhlak beliau yang luhur, serta mempererat silaturahmi di tengah masyarakat,” ujar H.Subandi. Kehadiran KH. Anwar Zaid dalam kegiatan tersebut, lanjut Bupati Subandi, juga menjadi berkah tersendiri bagi masyarakat. Tausiyah yang disampaikan diharapkan mampu memperdalam pemahaman tentang ajaran Islam. Juga memperkuat keimanan masyarakat.  Kegiatan pengajian dan doa bersama memiliki peran penting dalam membangun karakter masyarakat di tengah perkembangan zaman. Nilai-nilai agama yang luhur menjadi fondasi dalam membentuk masyarakat yang memiliki akhlakul karimah, menjunjung kebersamaan, dan menguatkan semangat gotong royong. "Itulah fondasi yang akan membawa Sidoarjo menuju masa depan yang penuh keberkahan,” katanya. Di akhir sambutannya, Bupati Subandi kembali mengajak masyarakat agar menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk terus meneladani Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari. “Mari kita jadikan juga momentum Maulid Nabi Muhammad SAW ini sebagai doa bersama agar Sidoarjo dan bangsa Indonesia senantiasa dalam lindungan Allah SWT,” pungkas Bupati Subandi.  Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah KH. Anwar Zaid dan doa bersama. Masyarakat mengikuti seluruh rangkaian acara dengan penuh khidmat hingga selesai. (Son/mas) .  

Selengkapnya
22 Aug 2026

Pemkab Sidoarjo Gelar Doa Bersama dan Galang Donasi bagi Korban Bencana Gempa NTT

KOMINFO, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo menggelar doa bersama sekaligus membuka penggalangan donasi untuk korban bencana gempa di NTT. Aksi solidaritas kemanusiaan itu dilakukan bersamaan dengan kegiatan tasyakuran peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 RI di Parkir Timur MPP Lingkar Timur, Sabtu (22/8) malam.  Penggalangan donasi dilakukan Baznas Sidoarjo secara langsung dan online. Selain petugas berkeliling, ditampilkan pula barcode Qris yang cukup besar di tiga layar panggung acara. Masyarakat yang hadir dapat berdonasi lewat gadget-nya. Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana hadir dalam acara tersebut dan menyapa masyarakat. Ia ikut larut dalam doa bersama untuk ketabahan dan kekuatan saudarasaudara di NTT yang sedang mengalami musibah bencana gempa bumi. Mimik Idayana ikut menyisihkan sebagian rezekinya. Ia berdonasi Rp 100 juta melalui Baznas Sidoarjo untuk membantu saudara-saudara di NTT. Wabup mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan kepedulian kepada saudara-saudara yang terdampak musibah. Bantuan sekecil apapun, kata dia, akan meringankan beban mereka.  "Semoga ini juga menjadi amal kebaikan bagi kita semua," ucapnya.  Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh masyarakat Sidoarjo untuk terus menjaga kerukunan, kebersamaan, dan semangat gotong royong membangun Kabupaten Sidoarjo. Menurutnya, momen Kemerdekaan RI akan memperkuat kepedulian terhadap sesama.  "Momentum kemerdekaan ini mari kita jadikan kesempatan untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat semangat persatuan, gotongroyong dan kepedulian terhadap sesama," ajaknya. Git/yu 

Selengkapnya
21 Aug 2026

KONI Jatim Support Pelaksanakan Musorkablub KONI Sidoarjo

KOMINFO Sidoarjo  - Musorkablub (Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa) segera digelar.  KONI Sidoarjo berencana menggelarnya Rabu depan, (26/8). Agenda utamanya memilih ketua umum KONI Sidoarjo definitif, periode 2026-2029. Pasalnya ketua KONI Sidoarjo sebelumnya, Imam Mukri  Affandy mengundurkan diri karena alasan kesehatan. KONI Sidoarjo juga sudah melakukan sejumlah tahapan menjelang Musorkablub 2026. KONI Jatim pun memberikan support pada pelaksanaannya nanti. Support itu diutarakan Wakil Ketua KONI Jatim, Zainal Arifin. Wakil Ketua KONI Jatim, Zainal Arifin menyatakan KONI Jatim siap mensupport kegiatan Musorkablub KONI Sidoarjo. KONI Jatim akan memastikan pemilihan kepemimpinan baru itu berjalan sah sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi."KONI Jatim akan bertindak sebagai juri yang adil dan tidak akan memihak salah satu calon ketua KONI Sidoarjo untuk dipilih," ucap Zainal saat hadir dalam rapat koordinasi panitia persiapan Musorkablub KONI Kabupaten Sidoarjo tahun 2026 belum lama ini. Zainal menegaskan para calon Ketua KONI Sidoarjo nanti wajib memiliki visi dan misi yang bagus untuk kemajuan olah raga di Kabupaten Sidoarjo. Apalagi selama ini ia melihat prestasi atlet-atlet Sidoarjo dalam event Porprov Jatim tidak diragukan lagi. Posisi tiga besar selalu diraih Kabupaten Sidoarjo dalam setiap pelaksanaan Porprov Jatim. "Dalam Porprov Jatim ke X tahun 2027 mendatang, ketua KONI Sidoarjo diharapkan dapat membawa para atlet Sidoarjo meraih prestasi yang lebih baik lagi dibandingkan Porprov sebelumnya," harapnya. Ia juga mengatakan keberadaan KONI kabupaten sangatlah penting untuk membantu pemerintah daerah membangun kemajuan olah raga. Ia katakan membangun prestasi olah raga tidaklah mudah. Perlu proses pembinaan atlet yang panjang mulai sejak dini hingga menjadi atlet yang berprestasi. "Maka dari itu para calon ketua KONI Sidoarjo nanti wajib punya visi dan misi yang bagus dalam membawa kemajuan olah raga yang ada di Kabupaten Sidoarjo," tegasnya lagi. Sekretaris KONI Jatim, Akmal Budianto menimpali agar KONI Sidoarjo tidak ragu-ragu melaksanakan Musorkablub tahun 2026. Pelaksanaannya dimintanya mengikuti pedoman yang diatur dalam AD/ART.“Selama Musorkablub dijalankan sesuai AD/ART, jalankan saja, bila ada protes anggap sebagai suatu aspirasi,” ujarnya. Ketua Panitia Musorkablub Sidoarjo 2026, Imam Jawahir, mengatakan pihaknya sudah melaksanakan sejumlah tahapan menjelang Musorkablub 2026. Rencananya pelaksanaan Musorkablub bakal digelarnya pada Hari Rabu tanggal 26 Agustus 2026."Sejumlah tahan menjelang Musorkablub telah kita laksanakan, diantaranya telah menetapkan SK panitia Musorkablub 2026, telah mengirim tata tertib Musorkablub 2026 kepada peserta yakni para Ketua Cabor di Sidoarjo dan juga telah mengirimkan surat undangan Musorkablub," sampainya. Panitia Musorkablub juga telah menetapkan tim penjaringan calon ketua KONI Sidoarjo yang akan ikut dalam Musorkablub 2026. Dikatakannya dalam Musorkablub 2026 nanti, akan ada 54 pimpinan Cabor di Sidoarjo yang mempunyai hak suara. "Ada beberapa Cabor yang tidak memiliki hak suara dikarenakan hingga saat ini mereka belum melaksanakan Muskab atau musyawarah kabupaten untuk memilh ketua cabor yang baru karena masa periode kepemimpinannya sudah habis," bebernya. Git

Selengkapnya
20 Aug 2026

Sejumlah Pelajar Terjaring Razia Bolos, Satpol PP Sidoarjo Antisipasi Kenakalan Remaja

KOMINFO, Sidoarjo – Kebiasaan nongkrong saat jam sekolah kembali menjadi perhatian Pemkab Sidoarjo. Sembilan pelajar terjaring razia gabungan Satpol PP Sidoarjo bersama Satpol PP Provinsi Jawa Timur, Kamis (20/8/2026). Para pelajar tersebut ditemukan berada di sejumlah warung kopi saat kegiatan belajar mengajar masih berlangsung. Razia menyasar empat titik yang selama ini menjadi lokasi berkumpulnya anak muda, yakni Warkop Gayeng di pertigaan Desa Kemiri, warkop belakang Rusunawa, Warkop Suli Siwalanpanji, serta Warkop Kapling Siwalanpanji. Kegiatan dimulai pukul 07.30. Sebanyak 41 personel diterjunkan. Mereka terdiri atas 20 personel Pleton 3, 13 personel Patmor, serta delapan personel Satpol PP Provinsi Jawa Timur. Mereka menyisir sejumlah warung kopi yang disinyalir kerap dijadikan lokasi nongkrong anak sekolah di jam belajar.  Plt Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Sidoarjo R Novianto Koesno Adi Putro mengatakan, razia tidak hanya menyasar persoalan bolos sekolah. Pengawasan juga menjadi bagian dari upaya mencegah pelajar terjerumus dalam berbagai bentuk kenakalan remaja. Menurut dia, waktu sekolah seharusnya digunakan siswa untuk mengikuti kegiatan pembelajaran. Keberadaan pelajar di tempat nongkrong pada jam sekolah dinilai berpotensi membuka ruang terjadinya pelanggaran ketertiban maupun pergaulan yang tidak sehat. "Razia ini untuk mencegah siswa bolos sekaligus mengantisipasi peredaran minuman keras dan narkoba di kalangan pelajar," ujarnya. Bupati Sidoarjo Subandi menegaskan, pengawasan terhadap pelajar akan dilakukan secara berkelanjutan. Pemkab tidak ingin persoalan bolos sekolah berkembang menjadi masalah yang lebih serius. "Upaya seperti ini akan terus kami lakukan. Anak-anak harus mendapatkan pengawasan yang baik, baik ketika berada di sekolah maupun di luar sekolah," kata Subandi. Dia meminta sekolah intens melakukan pengawasan, terutama pada jam pelajaran. Hal yang sama juga berlaku bagi orang tua. Subandi meminta komunikasi antara orang tua dan sekolah diperkuat. Dengan begitu, perubahan perilaku anak bisa diketahui lebih cepat dan segera mendapatkan pendampingan. "Orang tua harus ikut mengawasi. Sekolah juga harus aktif. Semua pihak bisa ikut berperan," tegasnya. Menurut Subandi, pencegahan kenakalan remaja tidak cukup hanya dilakukan melalui razia. Pembinaan, pendidikan karakter, pengawasan keluarga, serta lingkungan pergaulan yang sehat harus berjalan bersamaan. Pemkab Sidoarjo, lanjut dia, akan terus mendorong sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, orang tua dan lingkungan masyarakat untuk menciptakan ruang tumbuh yang positif bagi generasi muda. "Jangan sampai anak-anak kita salah pergaulan. Mereka adalah generasi penerus yang harus kita jaga bersama," ujarnya. Dalam razia tersebut, seluruh pelajar yang terjaring didata dan diberikan pembinaan. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. (*) 

Selengkapnya
19 Aug 2026

Serahkan Insentif Rp. 23 M untuk Ribuan Guru Ngaji, Bupati Subandi : Ayo Bareng-bareng Bangun Mental Fondasi Anak Kita

KOMINFO, Sidoarjo - Sebanyak 5.500 guru ngaji di Kabupaten Sidoarjo memperoleh insentif dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Tahun ini total anggaran yang dialokasikan untuk meningkatkan kesejahteraan para guru TPQ sebesar Rp 23 miliar. Ribuan guru TPQ tersebut akan menerima insentif sebesar Rp 350 ribu per bulan atau Rp 4,2 Juta setahun. Sebelumnya, penerima insentif telah tercatat dalam aplikasi Education Management Information System (EMIS) milik Kantor Kemenag Sidoarjo. Secara simbolis, Bupati Sidoarjo, Subandi menyerahkan insentif kepada guru TPQ di Pendopo Delta Wibawa pada Rabu (19/8) malam. Bupati menyebut insentif tersebut sebagai bentuk komitmen Pemkab Sidoarjo dalam meningkatkan kesejahteraan para guru ngaji.  "Anggaran ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap peran strategis guru ngaji dalam membangun karakter dan moral generasi muda sejak usia dini,” katanya. Subandi berharap insentif tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi para guru TPQ, khususnya dalam menunjang kesejahteraan mereka. Menurutnya, peran guru ngaji tidak hanya sebatas mengajarkan baca tulis Al-Qur’an, tetapi juga membangun fondasi akhlak dan karakter anak-anak Sidoarjo. "Ayo bareng-bareng membangun mental fondasi anak kita. Pemerintah daerah hadir memberikan insentif guru ngaji, kepingin anak-anak kita dapat fondasi semuanya iso ngaji. Niki yang penting,” ujar Subandi. Pendidikan keagamaan, lanjut Subandi, menjadi bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia. Oleh karena itu, Pemkab Sidoarjo merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan anak-anak Sidoarjo memiliki kemampuan dasar dalam membaca dan memahami Al-Qur’an. “Kulo pesen teng panjenengan, ayo sareng-sareng anak-anak kita, Bupati, Wakil Bupati direncangi, minterno anak-anak ben saget ngaji,” pesannya. Ia menambahkan bahwa program insentif guru TPQ akan terus dievaluasi dan diupayakan berkelanjutan. Pemkab Sidoarjo juga mendorong para guru TPQ yang belum terdata dalam EMIS agar segera melengkapi administrasi. Dengan begitu, seluruh guru TPQ dapat memperoleh hak yang sama di tahun-tahun mendatang. "Kalau data EMIS ini masuk, InsyaAllah tetap akan kita realisasikan dalam PAK (Perubahan Anggaran Keuangan) apabila data EMIS-nya semisal 8.000 guru, InsyaAllah Bupati dan DPRD akan meralisasikan 8.000,” ujarnya. Ketua Forum Komunikasi Kepala (FKK) TPQ Kabupaten Sidoarjo H. Saifullah bersyukur Pemkab Sidoarjo kembali memberikan insentif kepada guru TPQ di Kabupaten Sidoarjo. Ia berharap nantinya seluruh guru TPQ di Kabupaten Sidoarjo mendapatkan insentif.  “Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang mulai tahun 2006 sampai hari ini 2026, sudah 20 tahun selalu memberikan insentif kepada guru TPQ di Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya. Saifullah akan mendorong guru-guru TPQ untuk menyelesaikan administrasi pendataan pada aplikasi EMIS. Pasalnya, masih banyak guru TPQ yang belum masuk dalam data EMIS tersebut. Hal itu yang menghalangi guru TPQ untuk memperoleh insentif. “Manakala ada guru-guru TPQ yang belum selesai dan beres untuk EMIS-nya, maka mereka tidak mendapatkan insentif karena itu masuk dalam juknis penerima insentif Kabupaten Sidoarjo yang sudah ditandatangani di tahun 2024," ujarnya. Pada 2027, ia berharap akan ada 5 ribu lebih guru TPQ yang mendapatkan insentif. Menurutnya, banyak faktor yang menjadi kendala guru-guru TPQ untuk bisa masuk data di EMIS. Misalnya, koneksi wifi atau server EMIS yang bermasalah. Namun, ia yakin tahun depan penerima insentif akan bertambah. Pasalnya, saat ini sudah hampir 85% guru TPQ yang ada sudah bisa menyelesaikan EMIS nya. "InsyaAllah sudah hampir 85% untuk bisa menyelesaikan EMIS, sehingga kami yakin nanti di 2027 lebih dari 5.000 yang akan mendapatkan insentif karena EMIS-nya sudah terselesaikan,” ucapnya. Git/mas 

Selengkapnya
18 Aug 2026

Pemkab Sidoarjo Dorong Perluasan Kepesertaan Jaminan Sosial Bagi Pekerja Rentan

KOMINFO, Sidoarjo - Capaian kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Sidoarjo telah mencapai 46,27 persen, melampaui target 41,34 persen. Namun Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mendorong perluasan kepersetaan jaminan sosial bagi pekerja rentan.  Menurut Sekda Sidoarjo, Fenny Apridawati, kepesertaan itu tidak boleh berhenti sebagai pencapaian angka. Program perlindungan pekerja harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung penurunan angka kemiskinan. Hal itu disampaikan Denny di sela acara Sosialisasi Peraturan Bupati Sidoarjo Nomor 17 Tahun 2026 dan Gerakan ASN Peduli Pekerja Rentan di Hotel DoubleTree Surabaya, Selasa (18/8/2026). Dalam acara hasil kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan itu, hadir pula para asisten, staf ahli, Inspektur, serta pimpinan OPD. “Target yang ditetapkan bukan sekadar mengejar angka kepesertaan. Yang lebih penting adalah bagaimana perlindungan jaminan sosial ini benar-benar memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat dan ikut menurunkan angka kemiskinan,” ujar Fenny. Karena itu, Fenny meminta evaluasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ke depan tidak hanya memuat jumlah peserta maupun anggaran yang telah dikeluarkan. Evaluasi juga perlu dikaitkan dengan perkembangan kondisi sosial ekonomi masyarakat, termasuk perubahan pada kelompok desil 1 hingga 5. “Kami berharap data yang ditampilkan benar-benar berdampak terhadap penurunan kemiskinan,” tegasnya. Sebagai bentuk kepedulian, Pemkab Sidoarjo juga mendorong Gerakan ASN Peduli Pekerja Rentan. Gerakan tersebut diusulkan dimulai dari pejabat struktural di lingkungan Pemkab Sidoarjo untuk membantu memberikan perlindungan kepada pekerja rentan. “Gerakan ASN Sadar BPJS Ketenagakerjaan kami harapkan dapat diterapkan di masing-masing perangkat daerah, dimulai dari pejabat struktural. Ini merupakan bentuk kepedulian kita untuk membantu memberikan perlindungan kepada pekerja rentan,” katanya. Selain itu, seluruh OPD diminta memastikan siswa maupun mahasiswa yang menjalani kegiatan magang mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan serupa juga didorong bagi mitra kerja pemerintah, seperti KONI, Guk Yuk Sidoarjo, KDKMP, SPPG, hingga relawan yang terlibat dalam program pemerintah. Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Arie Fianto Sofyan mengatakan kolaborasi dengan Pemkab Sidoarjo terus diperkuat untuk memperluas Universal Coverage Jamsostek (UCJ).  Per 14 Agustus 2026, sebanyak 474.455 pekerja dari sekitar 1,05 juta angkatan kerja telah terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Artinya, masih ada sekitar 575.938 pekerja yang perlu mendapatkan perlindungan. Arie mengapresiasi dukungan Pemkab Sidoarjo yang mendorong capaian kepesertaan menjadi salah satu yang terbaik di Jawa Timur.  “Kami terus berkolaborasi dengan Pemkab Sidoarjo untuk memperluas perlindungan BPJS Ketenagakerjaan sekaligus menjaga kepesertaan agar pekerja yang sudah terlindungi tidak kembali kehilangan jaminannya,” ujar Arie. Ia menyebut, hingga 2025 BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan santunan sekitar Rp2,2 triliun kepada lebih dari 204 ribu penerima manfaat. Sementara Januari–Juli 2026, manfaat telah diberikan kepada sekitar 31 ribu pekerja dengan nilai mencapai Rp607 miliar. Menurut Arie, Perbup Sidoarjo Nomor 17 Tahun 2026 menjadi salah satu landasan untuk memperkuat sinergi perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi mitra kerja dan tenaga kerja binaan perangkat daerah. Sejalan dengan hal tersebut, Fenny meminta setiap OPD menyusun langkah fasilitasi BPJS Ketenagakerjaan bagi mitra dan pekerja rentan di lingkungannya, termasuk pekerja dalam kegiatan swakelola desa. Fenny menegaskan, keberhasilan program tidak diukur dari penghargaan yang diterima, melainkan dari manfaat yang dirasakan masyarakat. “Orientasi utama kita adalah kesejahteraan masyarakat. Penghargaan bukan tujuan utama, tetapi menjadi bonus ketika program yang kita jalankan benar-benar memberikan manfaat dan hasil yang baik bagi masyarakat,” pungkasnya. (Mar) 

Selengkapnya
18 Aug 2026

Berdialog dengan Bupati Subandi, HMI Cabang Sidoarjo Nyatakan Dukung Pemberantasan Miras dan Penanggulangan HIV/AIDS

KOMINFO, Sidoarjo - Perwakilan pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sidoarjo menemui Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn pada Selasa (18/8/2026). Mereka menyampaikan rencana pelantikan pengurus HMI Cabang Sidoarjo Periode 2026-2027 yang akan digelar pada Jumat, 4 September 2026. Saling dukung untuk kemajuan Sidoarjo.  Ketua Umum HMI Cabang Sidoarjo terpilih Ahmad Tirta datang bersama Sekretaris HMI Cabang Sidoarjo Sultan Saladin Batubara. Mereka menyatakan harapan agar Bupati Subandi hadir dalam pelantikan tersebut. Selain itu, Pemkab Sidoarjo diharapkan dapat memfasilitasi pelantikan pengurus HMI Cabang Sidoarjo yang rencananya digelar pada 4 September 2026.  Dalam pertemuan di ruang Delta Wicaksana Setda Sidoarjo Selasa pagi itu, HMI Cabang Sidoarjo juga menyatakan dukungannya terhadap upaya pemberantasan peredaran minuman keras (miras) dan program penanggulangan HIV/AIDS yang gencar dilakukan. Bupati Subandi menyambut baik kedatangan pengurus baru HMI Cabang Sidoarjo ini. Organisasi HMI telah menjadi salah satu garda terdepan perjuangan membangun bangsa dan negara, termasuk dalam membangun Kabupaten Sidoarjo.  Menurut Bupati Subandi, mahasiswa adalah aset bangsa yang menjadi motor penggerak kemajuan bangsa. Pemkab Sidoarjo akan selalu mendukung programprogram yang digagas dan dilaksanakan mahasiswa. “Pemerintah daerah akan selalu merespons pengurus HMI. Kita terus memberikan support karena Adik-Adik HMI ini penerus masa depan bangsa kita. Tugas pemerintah daerah, harus hadir di tengah-tengah mereka,” ucapnya. Bupati Subandi juga siap memfasilitasi pelantikan pengurus baru HMI Cabang Sidoarjo. Ia mempersilakan pelantikan dilaksanakan di Pendopo Delta Wibawa. Segala sesuatunya, termasuk konsumsinya, akan disiapkan Pemkab Sidoarjo. Bupati Subandi ingin prosesi pelantikan di pendopo besok dapat berjalan lancar. “Daripada nantinya Panjenengan repot konsumsi dan lainnya, ya lebih baik nanti di pendopo saja. Di pendopo belakang sudah ada backdrop-nya. Nanti design-nya bisa ditampilkan di situ. Pendopo belakang itu bisa muat orang 200. Nanti kita siapkan konsumsinya juga,” ucap Bupati Subandi kepada para perwakilan pengurus baru HMI Cabang Sidoarjo.  Bupati Subandi juga menyambut baik dukungan HMI Cabang Sidoarjo terhadap pemberantasan miras dan penanggulangan HIV/AIDS yang gencar dilakukan Pemkab Sidoarjo. Dukungan dari mahasiswa ini penting untuk keberhasilan program-program daerah. Tegas disampaikan bahwa tidak ada toleransi bagi penjualan miras yang menyalahi regulasi.  “Hari ini kita sampaikan. Kalau masih ada yang mencoba-coba menjual minuman, buka secara eceran, mau siapa yang di belakangnya, kita tegaskan sudah tidak ada toleransi. Kita bersihkan semua. Sudah tidak ada toleransi,” tegas Bupati Subandi. Penjualan miras yang telah disidak terbukti menyalahi regulasi. Izin yang dikeluarkan oleh BKPM Kementerian Investasi menyatakan pemiliknya sebagai distributor atau subdistributor. Bukan penjual eceran. Bupati Sidoarjo tidak pernah mengeluarkan izin.  Karena itu Pemkab Sidoarjo bergerak untuk menertibkan dan menindaknya. Hasilnya ribuan botol miras diamankan. Nantinya ribuan botol miras sitaan menjadi barang bukti itu dimusnahkan."Kalau dia distributor, tapi buka eceran, itu menyalahi regulasi. Kita peringatkan. Di awal sidak itu kita hanya membawa 851 botol sebagai barang bukti. Sidak itu juga sebagai bentuk sosialisasi. Ternyata besoknya masih ada lagi. Kita bawa 2.600 botol untuk kita sita. Pemiliknya telah dipanggil untuk menjalani sidang dan barang bukti akan dimusnahkan," ucapnya.  Tidak hanya pemberantasan miras. Pencegahan penularan HIV/AIDS juga menjadi komitmen Pemkab Sidoarjo. Sejak melantik Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, lanjut Bupati Subandi, dirinya menarget penurunan angka HIV/AIDS harus betul-betul maksimal.  “Teman-teman HMI saya minta support, dukungan ya. Mudah-mudahan ini demi keselamatan generasi Sidoarjo. Insya Allah kebersamaan ini tentu memudahkan kita untuk melangkah,” ujarnya. Ketua Umum HMI Cabang Sidoarjo Ahmad Tirta menyatakan, HMI Cabang Sidoarjo akan selalu mendukung kebijakan-kebijakan atau program-program pemerintah yang memihak rakyat. Dikatakannya, Himpunan Mahasiswa Islam merupakan mitra strategis dan juga mitra kritis bagi keberhasilan pembangunan daerah. HMI Cabang Sidoarjo siap berkolaborasi program-program dengan pemerintah daerah.  "Kami siap untuk berkolaborasi dan tentunya juga siap bersama-sama membangun Sidoarjo agar lebih baik, lebih aman, dan nyaman," ungkapnya.Ahmad Tirta juga menyampaikan bahwa pelaksanaan pelantikan pengurus HMI Cabang Sidoarjo direncanakan mengundang  Menteri Koperasi Fery Juliantono yang juga alumni HMI. Ia berharap pelaksanaan pelantikan pengurus baru bisa difasilitasi Pemkab Sidoarjo dan sukses.   "Insya Allah dalam pelantikan nanti kami juga mengundang alumni HMI, Kanda Fery Juliantono yang juga Menteri Koperasi. Ini masih di tahap komunikasi. Kita upayakan untuk dapat hadir, Bapak," ungkap Ahmad Tirta. (Git/mas) 

Selengkapnya

Pengumuman

Agenda / Kegiatan

Visitors : 2119608