KOMINFO, Sidoarjo – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan pelayanan transportasi di Terminal Purabaya Surabaya, Minggu (15/3/2026).Kunjungan tersebut didampingi oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, Bupati Sidoarjo, H.Subandi, Kapolres Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing beserta jajaran forkopimda.Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada pemudik berjalan optimal serta aspek keselamatan penumpang benar-benar terjaga.Dalam kesempatan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa pihaknya ingin melihat secara langsung kondisi pelayanan di terminal yang menjadi salah satu simpul utama transportasi darat di Jawa Timur.“Kami hari ini melaksanakan pengecekan di Terminal Purabaya untuk mengetahui secara langsung terkait pelayanan di terminal. Tadi kami juga berinteraksi dengan masyarakat yang akan menggunakan bus untuk mudik, baik perjalanan dalam kota maupun antar kota antar provinsi bahkan antar pulau,” ujarnya.Dari hasil pemantauan, Kapolri menyebutkan bahwa terjadi peningkatan jumlah penumpang dalam beberapa hari terakhir. Dalam kurun waktu tujuh hari terakhir, jumlah penumpang tercatat meningkat lebih dari 30 persen.“Diperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 17 hingga 20 Maret 2026. Oleh karena itu kita memastikan seluruh proses pemeriksaan berjalan baik, mulai dari ramp check kendaraan hingga pemeriksaan kesehatan pengemudi,” jelasnya.Selain itu, pemeriksaan tes urine dan alkohol terhadap pengemudi juga dilakukan untuk memastikan kondisi pengemudi dalam keadaan prima saat mengangkut penumpang. Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga keselamatan selama perjalanan.Kapolri juga mengingatkan seluruh petugas agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta merespons dengan cepat setiap keluhan yang muncul selama masa mudik.“Kami berharap angka kecelakaan dapat ditekan. Harapannya tentu para pemudik bisa sampai di rumah masing-masing dengan selamat, bertemu keluarga, dan berbagi kebahagiaan di Hari Raya,” katanya.Ia juga berpesan kepada para pengemudi bus agar selalu berhati-hati di jalan serta memanfaatkan waktu istirahat jika merasa lelah. Operator transportasi juga diminta menyiapkan sopir cadangan guna menghindari risiko kecelakaan akibat kelelahan.Sementara itu, Bupati Sidoarjo, H.Subandi menegaskan bahwa seluruh jajaran di Kabupaten Sidoarjo juga telah disiagakan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama momentum Lebaran 2026.Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh instansi terkait sangat penting untuk memastikan situasi daerah tetap kondusif.“Pada prinsipnya kita semua di Kabupaten Sidoarjo harus dalam kondisi siaga menjelang Hari Raya Idul Fitri. Seluruh pihak harus bersama-sama menjaga wilayah masing-masing agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman,” ujarnya.Ia berharap masyarakat yang melaksanakan mudik dapat melakukan perjalanan dengan lancar dan selamat sampai tujuan. Sementara itu, bagi warga yang tetap berada di Sidoarjo, pemerintah daerah juga memastikan situasi tetap aman, khususnya di pusat-pusat aktivitas masyarakat.“Bagi masyarakat yang mudik semoga perjalanan lancar. Sementara bagi warga yang tetap di Sidoarjo, kami pastikan kondisi daerah tetap aman dan nyaman. Karena itu seluruh pihak harus tetap siaga hingga perayaan Idul Fitri selesai,” tambahnya.Dengan kesiapsiagaan lintas sektor tersebut, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar, aman, serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat yang merayakan Hari Raya Idul Fitri. (Son)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Kegiatan Safari Ramadhan 1447 H di isi dengan santunan kepada anak yatim. Ada seribu anak yatim yang diasuh oleh puluhan panti asuhan di Kabupaten Sidoarjo yang diundang. Kegiatan sosial tersebut merupakan sinergi Pemkab Sidoarjo melaui program Baznas Sidoarjo bersama Baznas Jatim dan Yayasan Siantar Top Peduli. Santunan bersama seribu anak yatim tersebut dibarengi dengan buka puasa bersama di Pendopo Delta Wibawa, Minggu, (15/3).Santunan diserahkan simbolis oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama Wakil Ketua I Baznas Jatim KH. Masnuh dan Ketua Baznas Sidoarjo M. Chasbil Aziz Salju Sodar serta Ketua Yayasan Siantar Top Peduli Niluh Kusuma Dewi. Tampak hadir Kepala Kemenag Sidoarjo H. Mufi Imron Rosyadi. Bupati Sidoarjo H. Subandi menyampaikan pemerintah bertanggung jawab terhadap anak yatim. Kesejahteraan mereka menjadi salah satu tanggung jawab yang harus dipenuhi. Menurutnya anak-anak seperti ini juga merupakan aset masa depan bangsa. Oleh karenanya perhatian kepada mereka menjadi komitmen Pemkab Sidoarjo yang terus dijaga. "Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus memberikan perhatian bagi anak-anak yatim melalui dukungan kerjasama dengan Baznas Sidoarjo dan PT. Siantar Top," ucapnya. Disampaikannya bahwa seluruh pihak harus peduli terhadap keberadaan anak yatim disekitarnya. Dengan kepedulian bersama ia yakin kebutuhan hidup dan pendidikan mereka akan terpenuhi. Perhatian terhadap pendidikan anak yatim diperlihatkan Pemkab Sidoarjo melalui program bea siswa. "InshaAllah pemerintah daerah selalu memberikan bea siswa kepada anak-anak yatim yang ada di Kabupaten Sidoarjo," ucapnya. Dalam kesempatan itu Bupati H. Subandi berpesan kepada pengurus panti untuk selalu memperhatikan anak-anaknya. Pola asuh kedispilan harus benar-benar diterapkan. Hal itu penting untuk membentuk karakter anak yang lebih mandiri dan bertanggung jawab. "Saya titip anak-anaknya ngeh bu, kalau waktunya ngaji harus disuruh ngaji, kalau waktunya belajar, anak-anak diingatkan belajar, jangan sampai anak-anak yang tidak punya orang tua ini pendidikannya tertinggal gara-gara HP, " pesannya. Ketua Baznas Sidoarjo M. Chasbil Aziz Salju Sodar mengatakan sudah empat tahun ini lembaganya bekerjasama dengan Yayasan Siantar Top Peduli untuk menggelar santunan kepada seribu anak yatim seperti ini. Ia berharap kerjasama seperti ini tidak berhenti pada program seperti ini saja. Namun dapat merambah pada program-program lainnya seperti program pendidikan bagi anak yatim di Kabupaten Sidoarjo. "Doa kami adalah semoga Siantar Top Peduli menjadi perusahaan yang benar-benar sukses," ucapnya. Sementara itu Wakil Ketua I Baznas Jatim KH. Masnuh mengapresiasi dukungan Pemkab Sidoarjo kepada Baznas Sidoarjo. Ia melihat Baznas Sidoarjo menjadi salah satu lembaga pengelolaan zakat, infaq dan sedekah yang aktif di Jawa Timur. Menurutnya hal tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerahnya. "Saya harap kepada teman-teman Baznas Sidoarjo untuk selalu aktif, aktif dan aktif," pintanya. Ketua Yayasan Siantar Top Peduli Niluh Kusuma Dewi berharap apa yang diberikannya kali ini dapat memberikan kebahagiaan dan manfaat kepada anak-anak yatim di Kabupaten Sidoarjo. Disampaikannya bahwa dukungannya kali ini merupakan bentuk perhatian Yayasan Siantar Top Peduli kepada mereka. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat juga diikuti oleh perusahaan lainnya. "Besar harapan kami apa yang kami lakukan pada sore ini akan membawa kebahagiaan kepada anak-anak sekalian dan berdampak positif, mungkin bisa ditiru perusahaan-perusahaan lainnya," harapnya. Git
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Kompetisi musik patrol dalam rangka memperebutkan piala Bupati kembali diselenggarakan pada tahun 2026 ini. Acara tersebut mengusung tema "Laras Nusantara Ing Ngarso Sung Irama" dan bertempat di Panggung Budaya Disporapar Kabupaten Sidoarjo. Sebanyak 20 grup musik patrol berkompetisi di hadapan para juri pada Sabtu malam, 14/03/2026.Mewakili Bupati Sidoarjo, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sidoarjo Yudhi Irianto, secara resmi membuka kompetisi ini. Dalam pidatonya, Yudhi menyampaikan bahwa Musik Patrol merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Jawa Timur yang merefleksikan nilai-nilai kebersamaan, kreativitas, dan semangat gotong royong. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai medium untuk mempererat tali persaudaraan serta memperkaya khazanah seni budaya daerah."Festival Musik Patrol ini menjadi langkah yang sangat baik dalam upaya melestarikan budaya lokal sekaligus mendorong kreativitas generasi muda agar terus mencintai dan mengembangkan seni tradisional",katanyaBeliau juga mengemukakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat identitas budaya dan meningkatkan daya tarik pariwisata Kabupaten Sidoarjo."Saya berharap melalui festival ini akan lahir berbagai inovasi dan kreativitas dalam musik patrol, tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi yang menjadi akar budaya kita,"ucapnyaYudhi juga mengingatkan seluruh peserta lomba untuk berkompetisi secara sportif, menampilkan kemampuan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan ajang ini sebagai sarana silaturahmi dan mempererat persaudaraan antar komunitas seni."Harapan kami semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat dalam pelestarian budaya daerah dan semakin memperkuat posisi Kabupaten Sidoarjo sebagai daerah yang kaya akan seni dan budaya,"punkasnyaPenampilan peserta lomba diawali dengan presentasi pemenang lomba tahun 2025, dilanjutkan dengan penyerahan piala bergilir. Setelah tampil di panggung, peserta melanjutkan performa dengan mengelilingi Alun-alun Sidoarjo.Dan sebagai Pemenang Lomba Musik Patrol "Piala Bergilir Bupati Sidoarjo" sebagai berikut :1. Juara 1 Coba Lagi - Cemandi, Sedati2. Juara 2 Angin Putih - Pabean, Sedati3. Juara 3 Slendro - Betro, Sedati4. Harapan 1. Sabdo Palon - Wedoro, Sedati5. Harapan 2. Pasoepati - Sadang, Taman4. Harapan 3. Lingsir Wengi - Sedati Gede, Sedati, sedangkan sebagai Best Suporter dimenangkan oleh Cokroasmoro - Pagerwojo, Buduran.Yu
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Memasuki sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggelar kegiatan buka bersama sekaligus santunan kepada anak yatim piatu dan dhuafa di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana sebagai upaya membangun akhlak serta meningkatkan spiritualitas di bulan Ramadan.Acara diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan iringan hadrah, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan oleh KH Said Aqil Siroj. Tausiyah tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan dhuafa serta ditutup dengan buka puasa bersama.Dalam kesempatan tersebut, Mimik menyampaikan bahwa dirinya bersama jajaran Pemkab Sidoarjo akan terus menunjukkan kepedulian kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan bantuan pemerintah.“Kami akan terus peduli dengan masyarakat Sidoarjo. Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan. Kegiatan santunan kepada anak yatim piatu dan dhuafa menjadi pengingat bahwa semangat berbagi dan kebersamaan harus terus dijaga,” ujarnya.Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam membantu pemerintah mengidentifikasi masyarakat yang belum tersentuh bantuan sosial.“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat kepedulian sosial. Melalui kegiatan santunan dan buka bersama ini diharapkan terjalin kebersamaan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat,” tuturnya.Mimik menambahkan bahwa tausiyah yang disampaikan dalam kegiatan tersebut memberikan banyak hikmah, khususnya terkait tanggung jawab seorang pemimpin dalam menjaga amanah yang dipercayakan oleh masyarakat.“Memimpin adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan tanggung jawab dan nilai-nilai kebaikan. Kami berkomitmen untuk terus mengabdikan diri sebagai pelayan masyarakat Sidoarjo, dengan menata hati agar setiap yang kami lakukan dilandasi niat semata-mata karena Allah SWT,” pungkasnya.Kegiatan santunan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan anak yatim piatu serta dhuafa dari berbagai wilayah di Kabupaten Sidoarjo. Selain menerima santunan, para peserta juga mengikuti doa bersama sebagai ikhtiar meraih keberkahan di penghujung bulan suci Ramadan. (Mar)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - (Rabu/11 Maret 2026) Di ujung timur Kabupaten Sidoarjo, hamparan tambak berpadu dengan semilir angin laut. Di sanalah Tambak Cemandi tumbuh sebagai desa pesisir yang selama puluhan tahun dikenal sebagai wilayah perikanan. Namun kini, denyut kehidupannya tidak lagi hanya bertumpu pada hasil tambak. Perlahan, desa ini menjelma menjadi ruang tumbuh ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.Tambak Cemandi bukan sekadar ruang produksi ikan dan udang. Ia adalah simpul kehidupan masyarakat pesisir yang menggabungkan kerja tradisional dengan kreativitas baru: pengolahan hasil laut, kuliner khas, hingga wisata berbasis aktivitas tambak.Dari Tambak ke Dapur KreatifSetiap pagi, hasil panen bandeng dan udang mengalir ke rumah-rumah produksi kecil di desa. Di dapur-dapur sederhana itu, ikan tidak lagi dijual mentah semata. Ia diolah menjadi aneka produk: bandeng asap, otak-otak, petis ikan, hingga bandeng presto tanpa duri.Abdul, nelayan Tambak Cemandi, mengatakan perubahan ini membuat penghasilan lebih stabil.“Kalau dulu hasil tambak langsung dijual ke pengepul, harganya sering turun. Sekarang sebagian kami olah sendiri jadi makanan. Ada juga yang khusus usaha cabut duri bandeng supaya mudah dimakan,” ujar Abdul.Transformasi ini menandai pergeseran pola ekonomi warga: dari sekadar penjual bahan mentah menjadi pengolah produk bernilai tambah.Perempuan dan Anak Muda di Garis DepanMotor penggerak ekonomi kreatif di Tambak Cemandi banyak digerakkan oleh keluarga nelayan. Para istri mengolah hasil tambak di rumah, sementara anak-anak muda membantu pemasaran lewat media sosial dan layanan pesan daring.Abdul menuturkan, pemasaran kini tidak hanya mengandalkan pasar tradisional.“Sekarang pembeli banyak pesan lewat ponsel. Bandeng tanpa duri dan bandeng asap kami kirim ke luar desa. Anak-anak yang bantu promosi,” katanya.Peran ini membuka ruang baru bagi partisipasi sosial. Ekonomi kreatif tidak hanya menambah penghasilan, tetapi juga memberi alternatif pekerjaan bagi generasi muda pesisir.Wisata Tambak: Mancing, Makan, dan Cerita PesisirSelain produksi ikan, Tambak Cemandi mulai mengembangkan wisata berbasis tambak. Beberapa petani tambak membuka wisata pemancingan, di mana pengunjung bisa memancing langsung di kolam dan membawa pulang hasil tangkapannya.Di sekitar lokasi pemancingan, warga juga membuka warung bakar ikan. Ikan hasil pancingan bisa langsung dibakar dan dinikmati di tepi tambak.Surya, pengunjung asal Sidoarjo, mengaku tertarik datang karena konsepnya berbeda.“Biasanya makan ikan di rumah makan biasa. Di sini bisa mancing sendiri, terus ikannya langsung dibakar. Rasanya lebih segar dan suasananya enak karena dekat tambak,” kata Surya.Wisata ini tumbuh dari keseharian warga. Kesederhanaan justru menjadi kekuatannya: pengunjung tidak hanya menikmati makanan, tetapi juga melihat langsung proses budidaya ikan.Tradisi dan Ekonomi yang BerkelindanDi balik geliat ekonomi kreatif, warga Tambak Cemandi tetap memegang tradisi pesisir. Doa bersama sebelum panen dan kebiasaan gotong royong masih dijalankan.Bagi Abdul, tambak bukan hanya tempat mencari nafkah, tetapi juga bagian dari identitas.“Tambak ini sudah dari orang tua kami. Bukan cuma tempat kerja, tapi bagian dari hidup kami,” ucapnya.Produk olahan laut, jasa cabut duri bandeng, hingga warung bakar ikan pun tidak hanya dilihat sebagai usaha ekonomi, melainkan sebagai kelanjutan dari budaya hidup masyarakat pesisir.Tantangan: Alam dan PasarMeski potensinya besar, tantangan tetap ada. Perubahan cuaca memengaruhi kualitas air tambak. Hujan tak menentu membuat waktu panen sulit diprediksi. Di sisi lain, modal, peralatan produksi, dan promosi wisata masih terbatas.Abdul mengakui, mereka masih belajar mengembangkan usaha baru di luar budidaya ikan.“Kami bisa mengolah ikan, tapi soal kemasan dan promosi masih perlu belajar. Kalau usaha pemancingan dan warung ini dibantu berkembang, penghasilan bisa lebih bagus,” katanya.Tambak sebagai Masa DepanTambak Cemandi menunjukkan bahwa desa pesisir tidak harus terjebak dalam satu sektor ekonomi. Dengan kreativitas, hasil tambak dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan industri rumah tangga, wisata pemancingan, kuliner lokal, dan usaha berbasis budaya.Lebih dari sekadar tambak, desa ini sedang merumuskan masa depannya sendiri: ekonomi yang tumbuh dari laut, dikelola oleh nelayan, dan berakar pada tradisi.Di ujung Sidoarjo, di antara air payau dan angin laut, ekonomi kreatif tidak lahir dari gedung-gedung tinggi. Ia tumbuh dari kolam tambak, dari dapur rumah, dari warung bakar ikan, dan dari semangat nelayan untuk mengolah apa yang mereka miliki menjadi harapan baru. (Irwan Susanto)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Dalam meningkatkan rasa persatuan dan kebersamaan antara Polisi, TNI, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, dan berbagai elemen masyarakat selama bulan Ramadan, Polresta Sidoarjo menggelar kegiatan buka puasa bersama di Gedung Serbaguna Polresta Sidoarjo, Kamis (5/3/2026).Hadir dalam acara tersebut Bupati Sidoarjo H. Subandi, Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, jajaran Forkopimda Sidoarjo, organisasi kemahasiswaan, serta tokoh agama dan masyarakat Sidoarjo.Rangkaian kegiatan diawali dengan penyerahan santunan kepada anak yatim secara simbolis oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh Gus Rokhib.Dalam sambutannya, Subandi menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama menjadi sarana memperkuat kebersamaan. “Buka bersama ini tidak sekadar momen untuk menikmati hidangan, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antara jajaran Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen yang ada di Kabupaten Sidoarjo,” ujarnya.Menurutnya, kebersamaan tersebut merupakan modal utama untuk menjaga persatuan, memperkuat rasa saling percaya, serta membangun semangat hidup rukun di tengah masyarakat. “Untuk membangun Sidoarjo tidak bisa dilakukan hanya oleh pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan semua pihak mulai dari aparat keamanan, tokoh agama, dan tokoh masyarakat,” ungkapnya.Ia menambahkan bahwa dengan kebersamaan tersebut, berbagai tantangan dapat dihadapi bersama. “Dengan kebersamaan, kita menghadapi tantangan menjaga kondusivitas daerah serta mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan bermanfaat bagi seluruh Kabupaten Sidoarjo. Untuk itu, saya mengajak seluruh elemen masyarakat agar tetap menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebersamaan, dan menumbuhkan semangat gotong royong. Mari kita jadikan momentum Ramadan ini sebagai sumber kekuatan dan keberkahan agar tak henti-hentinya saling mendukung, menghormati, dan membantu,” jelasnya.Subandi juga menyampaikan pesan khusus terkait pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Sidoarjo. “Tadi saya bersama Bapak Kapolresta Sidoarjo menitipkan satu pesan kepada seluruh yang hadir. Menjelang Pilkades, kami mengajak seluruh masyarakat dan para kiai untuk menjaga stabilitas politik yang ada di Kabupaten Sidoarjo serta menjaga keamanan di daerah Kabupaten Sidoarjo,” ujarnya.Ia juga menambahkan bahwa semua program dapat berjalan dengan baik apabila didukung oleh kolaborasi seluruh elemen masyarakat. “Semua program dapat terlaksana apabila ada kolaborasi antara pimpinan daerah, tokoh agama, dan semua elemen yang memberikan dukungan bagi Kabupaten Sidoarjo,” pungkasnya.Kegiatan kemudian ditutup dengan ramah tamah seluruh tamu undangan saat berbuka puasa di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya. (Mar)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo – Sebanyak 1.000 anak yatim piatu di Kabupaten Sidoarjo menerima santunan dalam kegiatan yang digelar oleh Forum Daerah Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) bersama DPD Real Estate Indonesia (REI) Sidoarjo. Dalam kegiatan tersebut, Bupati Sidoarjo Subandi mengajak dunia usaha untuk terus memperkuat kepedulian sosial, khususnya dalam mendukung pendidikan dan masa depan anak-anak yatim.Subandi menyampaikan apresiasi kepada REI dan seluruh pihak yang telah menginisiasi kegiatan santunan tersebut. Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini membawa keberkahan tidak hanya bagi anak-anak yang menerima bantuan, tetapi juga bagi dunia usaha serta pembangunan daerah.“Terima kasih kepada REI dan seluruh pihak yang telah peduli kepada anak-anak yatim. Kegiatan ini membawa keberkahan, tidak hanya bagi mereka yang menerima santunan, tetapi juga bagi pembangunan dan dunia usaha di Kabupaten Sidoarjo,” kata Subandi disela sambutan santunan 1000 anak yatim piatu di Pendopo Delta Wibawa pada Kamis (5/3/2026).Ia mengatakan bahwa perhatian terhadap anak yatim merupakan bagian penting dalam membangun pondasi bangsa. Karena itu, dukungan terhadap mereka diharapkan tidak hanya datang dari pemerintah daerah, tetapi juga dari berbagai elemen masyarakat, termasuk para pelaku usaha.“Anak-anak yatim ini adalah bagian dari generasi penerus bangsa. Kepedulian kita semua sangat penting agar mereka memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.Subandi juga berpesan kepada anak-anak yatim agar terus semangat belajar serta tidak meninggalkan kewajiban beribadah. Menurutnya, pendidikan dan nilai-nilai keagamaan menjadi pondasi penting dalam membentuk generasi yang kuat dan berakhlak.“Anak-anakku semua kalian harus terus semangat belajar. Jangan lupa tetap menjalankan shalat dan ibadah, karena ibadah adalah yang utama,” pesannya kepada para anak yatim.Ia menambahkan, dukungan dari dunia usaha seperti REI sangat dibutuhkan, terutama dalam membantu akses pendidikan bagi anak-anak yatim. Dengan pendidikan yang baik, mereka diharapkan dapat memiliki masa depan yang lebih cerah.“Kami berharap dukungan dari dunia usaha seperti REI dapat terus hadir, terutama dalam membantu pendidikan anak-anak yatim. Dengan pendidikan yang baik, mereka akan memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih cerah,” ungkapnya.Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini sebaiknya tidak hanya dilakukan pada momentum bulan Ramadan saja, namun secara berkelanjutan dan rutin.“Harapannya anak-anak yatim ini bisa terus sekolah dan belajar secara rutin di daerahnya masing-masing. Ini adalah ikhtiar bersama agar mereka kelak menjadi generasi yang bermanfaat bagi bangsa dan negara,” tambahnya.Subandi juga mendoakan agar para pengusaha yang tergabung dalam REI diberikan kelancaran dalam menjalankan usaha. Ia berharap dunia usaha di Sidoarjo terus berkembang sehingga dapat ikut mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.“Mudah-mudahan para pengusaha diberikan rezeki yang berkah dan usaha yang lancar. Dengan usaha yang berkembang, tentu juga akan ikut meningkatkan pertumbuhan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Sidoarjo dan mendukung visi misi pemerintah daerah,” tuturnya."Dengan tumbuhnya PAD Sidoarjo tentu saja, dukungan kepada anak yatim khususnya beasiswa juga akan terus terlaksana," tutupnya.Sementara itu, Ketua DPD REI Sidoarjo, Harry Hermawan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan mendukung kegiatan santunan tersebut. Ia menyebut kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial REI dan donatur kepada masyarakat, khususnya anak-anak yatim.“Kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran semua pihak dalam kegiatan santunan 1.000 anak yatim ini. Semoga apa yang dilakukan hari ini menjadi amal jariyah yang membawa berkah, sekaligus menghadirkan senyum dan harapan baru bagi anak-anak yatim,” ujarnya.“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi REI dalam mendukung kesejahteraan masyarakat Sidoarjo,” pungkasnya. (Dew)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo Subandi didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati beserta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, pada Kamis sore, 05/03/2026, telah mendistribusikan 75.000 paket takjil kepada pengguna jalan, meliputi pengendara kendaraan roda empat, roda dua, dan pejalan kaki, yang melintas di depan Monumen Jayandaru, Alun-Alun Sidoarjo.Takjil yang tersedia merupakan partisipasi seluruh ASN yang ada di kabupaten Sidoarjo yang bersama-sama ingin berbagi di Bulan Suci Ramadhan ini.Bupati Subandi menyampaikan jika kegiatan berbagi takjil ini merupakan wujud kepedulian seluruh ASN Kab. Sidoarjo untuk berbagi kepada masyarakat Sidoarjo. Tampak antusias pengguna jalan yang melintas didepan Monumen Jayandaru menerima pembagian takjil dan selain pengguna jalan tentunya bagi masyarakat yang sengaja ingin ngabuburit di Alun-alun juga turut menerima pembagian takjil ini.Pembagian takjil ini dilaksanakan secara serentak. Selain terpusat di Alun-alun Sidoarjo, kegiatan ini juga diselenggarakan di beberapa kecamatan di Kabupaten Sidoarjo."Bulan Ramadan merupakan momen yang tepat untuk berbagi. Kami berharap dengan semangat berbagi di bulan suci ini, pemerintahan Kabupaten Sidoarjo dapat senantiasa menciptakan lingkungan yang aman, tenteram, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Sidoarjo."ucapnyaBupati juga menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ini merefleksikan semangat kebersamaan dan kerukunan masyarakat Kabupaten Sidoarjo.Ia pun menyatakan, "Kegiatan ini merupakan inisiatif murni dari partisipasi seluruh Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Sidoarjo dengan tujuan untuk berbagi bersama masyarakat Sidoarjo, sehingga Pemerintah dan masyarakat dapat bersinergi, menciptakan suasana yang kondusif, dan memastikan kelancaran roda pemerintahan demi terwujudnya pembangunan serta pelayanan yang optimal bagi masyarakat Kabupaten Sidoarjo."katanyaSemangat kebersamaan dan kepedulian di bulan Ramadan ini tidak hanya dimaknai sebagai bulan ibadah, tetapi juga sebagai momentum untuk berbagi, membangun kebersamaan, kerukunan, dan gotong royong antara Pemerintah dan masyarakat.yu
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo, H.Subandi memimpin sidak ke sejumlah pusat perbelanjaan modern, Rabu (5/3/2026), guna memastikan ketersediaan, stabilitas harga, dan kualitas kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Lokasi sidak swalayan meliputi Superindo Jenggolo, Ramayana Supermarket dan Hypermart Lippo Plaza Sidoarjo.Kegiatan sidak ini didampingi pula oleh Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, Kapolres Sidoarjo Kombes Pol. Christian Tobing, Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, Kepala Satuan Satpol PP Sidoarjo, Yany Setyawan, Dinas Kesehatan Sidoarjo serta jajaran forkopimda.Dalam keterangannya, H.Subandi menyatakan bahwa secara umum kondisi sembako di Kabupaten Sidoarjo terpantau aman dan stabil. "Alhamdulillah, dari tiga lokasi yang kami kunjungi, semuanya aman. Harga kebutuhan pokok masih terjangkau dan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Tidak ada lonjakan harga yang signifikan jelang Lebaran, insya allah Sidoarjo aman" ujar H.Subandi.Selain harga dan ketersediaan, Bupati juga menyoroti aspek kualitas produk. Ditemukan satu kasus kemasan susu kaleng dan kemasan kue kaleng penyok di salah satu swalayan. H.Subandi menegaskan bahwa produk dengan kemasan rusak langsung disisihkan untuk pemeriksaan lebih lanjut."Jika kemasan kaleng kue penyok tetapi masih memiliki lapisan plastik pelindung di dalamnya, produk masih aman. Namun, jika tidak, risiko kontaminasi bakteri bisa terjadi. Dan juga kita temukan susu kaleng yang penyok kami instruksikan untuk segera menyisihkan dan tim pengawas untuk lebih teliti," jelasnya.H.subandi juga menyorot kualitas daging yang ditemukan di lokasi sidak. Ia meminta tim dokter untuk melakukan pengecekan lebih lanjut di laboratorium guna memastikan keamanan produk tersebut.“Ada daging, tadi kita perintahkan dokter untuk mengecek terkait masalah kesehatannya, apakah ada bakteri atau tidak. Nanti dicek ulang di laboratorium. Kalau memang ada bakteri, akan kita sampaikan kembali agar ditindaklanjuti,” tuturnya.Selain pengawasan bahan pangan, Bupati Sidoarjo juga telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem menjelang Lebaran, terutama di wilayah yang rawan banjir seperti Kecamatan Tanggulangin.“Kita sudah petakan wilayah yang biasanya banjir, termasuk Tanggulangin. Pompa sudah kita siapkan. Dari PU juga sudah melakukan pemetaan, sehingga ketika hujan lebat, penanganannya bisa cepat,” ucapnya.Selain itu, Pemkab Sidoarjo juga mempercepat perbaikan jalan agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan nyaman.“Kemarin kita sudah rapat bersama, sekaligus membahas persiapan Lebaran. Jalan kita ada dua penanganan, dari PU dan PIWK tetap berjalan. Target kita nanti saat Lebaran sudah tidak ada lagi jalan berlubang, sehingga masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan nyaman,” pungkas H.Subandi.Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus melakukan pengawasan intensif terhadap stabilitas pasar serta percepatan perbaikan infrastruktur guna memastikan masyarakat dapat menyambut dan merayakan Idul Fitri 1447 H dengan aman dan nyaman.(Son/Git/Yu)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo, H.Subandi memimpin sidak ke sejumlah pusat perbelanjaan modern, Rabu (5/3/2026), guna memastikan ketersediaan, stabilitas harga, dan kualitas kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Lokasi sidak swalayan meliputi Superindo Jenggolo, Ramayana Supermarket dan Hypermart Lippo Plaza Sidoarjo.Kegiatan sidak ini didampingi pula oleh Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, Kapolres Sidoarjo Kombes Pol. Christian Tobing, Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, Kepala Satuan Satpol PP Sidoarjo, Yany Setyawan, Dinas Kesehatan Sidoarjo serta jajaran forkopimda.Dalam keterangannya, H.Subandi menyatakan bahwa secara umum kondisi sembako di Kabupaten Sidoarjo terpantau aman dan stabil. "Alhamdulillah, dari tiga lokasi yang kami kunjungi, semuanya aman. Harga kebutuhan pokok masih terjangkau dan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Tidak ada lonjakan harga yang signifikan jelang Lebaran, insya allah Sidoarjo aman" ujar H.Subandi.Selain harga dan ketersediaan, Bupati juga menyoroti aspek kualitas produk. Ditemukan satu kasus kemasan susu kaleng dan kemasan kue kaleng penyok di salah satu swalayan. H.Subandi menegaskan bahwa produk dengan kemasan rusak langsung disisihkan untuk pemeriksaan lebih lanjut."Jika kemasan kaleng kue penyok tetapi masih memiliki lapisan plastik pelindung di dalamnya, produk masih aman. Namun, jika tidak, risiko kontaminasi bakteri bisa terjadi. Dan juga kita temukan susu kaleng yang penyok kami instruksikan untuk segera menyisihkan dan tim pengawas untuk lebih teliti," jelasnya.H.subandi juga menyorot kualitas daging yang ditemukan di lokasi sidak. Ia meminta tim dokter untuk melakukan pengecekan lebih lanjut di laboratorium guna memastikan keamanan produk tersebut.“Ada daging, tadi kita perintahkan dokter untuk mengecek terkait masalah kesehatannya, apakah ada bakteri atau tidak. Nanti dicek ulang di laboratorium. Kalau memang ada bakteri, akan kita sampaikan kembali agar ditindaklanjuti,” tuturnya.Selain pengawasan bahan pangan, Bupati Sidoarjo juga telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem menjelang Lebaran, terutama di wilayah yang rawan banjir seperti Kecamatan Tanggulangin.“Kita sudah petakan wilayah yang biasanya banjir, termasuk Tanggulangin. Pompa sudah kita siapkan. Dari PU juga sudah melakukan pemetaan, sehingga ketika hujan lebat, penanganannya bisa cepat,” ucapnya.Selain itu, Pemkab Sidoarjo juga mempercepat perbaikan jalan agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan nyaman.“Kemarin kita sudah rapat bersama, sekaligus membahas persiapan Lebaran. Jalan kita ada dua penanganan, dari PU dan PIWK tetap berjalan. Target kita nanti saat Lebaran sudah tidak ada lagi jalan berlubang, sehingga masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan nyaman,” pungkas H.Subandi.Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus melakukan pengawasan intensif terhadap stabilitas pasar serta percepatan perbaikan infrastruktur guna memastikan masyarakat dapat menyambut dan merayakan Idul Fitri 1447 H dengan aman dan nyaman.(Son/Git/Yu)
Selengkapnya2.12.2025
2.12.2025
12.11.2025
28.10.2025
14.10.2025
9.10.2025
29.09.2025
17.09.2025
16.09.2025
8.09.2025
4.09.2025
3.09.2025
30.07.2025
23.07.2025
23.07.2025
17.07.2025
10.07.2025
10.07.2025
7.07.2025
7.07.2025
4.07.2025
12.06.2025
12.06.2025
19.05.2025
24.04.2025
11.04.2025
19.03.2025
17.03.2025
28.02.2025
26.02.2025
17.02.2025
3.02.2025
3.02.2025
23.01.2025
23.01.2025
20.01.2025
17.12.2024
13.12.2024
13.12.2024
19.11.2024
17.10.2024
17.10.2024
2.10.2024
17.09.2024
9.09.2024
30.08.2024
27.08.2024
25.07.2024
11.07.2024
27.05.2024
8.05.2024
1.04.2024
28.02.2024
25.01.2024
21.01.2024
18.01.2024
15.01.2024
10.01.2024
9.01.2024
9.01.2024
2.01.2024
22.12.2023
18.12.2023
3.12.2023
24.11.2023
20.11.2023
13.11.2023
9.11.2023
27.10.2023
10.10.2023
3.10.2023
13.09.2023
25.08.2023
22.08.2023
22.08.2023
26.07.2023
24.07.2023
28.06.2023
27.02.2026 - 6.03.2026
25.02.2026 - 12.03.2026
26.02.2026 - 27.02.2026
24.02.2026 - 19.03.2026
14.02.2026 - 14.03.2026
7.03.2026 - 15.03.2026
23.02.2026 - 20.03.2026
13.02.2026 - 14.02.2026
11.02.2026 - 10.03.2026
11.02.2026 - 15.02.2026
9.01.2026 - 31.01.2026
8.01.2026 - 15.01.2026
15.01.2026 - 22.01.2026
8.01.2026 - 11.01.2026
6.01.2026 - 25.01.2026
6.01.2026 - 11.01.2026
21.12.2025 - 28.12.2025
18.12.2025 - 21.12.2025
18.12.2025 - 22.01.2026
16.12.2025 - 18.12.2025
15.12.2025 - 16.12.2025
1.12.2025 - 15.12.2025
19.12.2025 - 20.12.2025
24.10.2025 - 28.10.2025
22.09.2025 - 19.10.2025
2.11.2025 - 2.11.2025
15.09.2025 - 12.10.2025
9.09.2025 - 14.10.2025
3.09.2025 - 4.09.2025
4.09.2025 - 30.09.2025
10.06.2025 - 17.06.2025
10.06.2025 - 24.06.2025
5.06.2025 - 16.06.2025
4.06.2025 - 10.06.2025
3.06.2025 - 10.06.2025
3.06.2025 - 10.06.2025
2.06.2025 - 5.06.2025
27.05.2025 - 28.05.2025
26.05.2025 - 28.05.2025
26.05.2025 - 3.06.2025
23.05.2025 - 2.06.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 26.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
19.05.2025 - 25.05.2025
16.05.2025 - 18.05.2025
13.05.2025 - 20.05.2025
16.05.2025 - 18.05.2025
15.05.2025 - 16.05.2025
14.05.2025 - 24.05.2025
9.05.2025 - 22.05.2025
9.05.2025 - 11.05.2025
9.05.2025 - 9.06.2025
8.05.2025 - 15.05.2025
8.05.2025 - 19.05.2025
5.05.2025 - 11.05.2025
5.05.2025 - 20.05.2025
5.05.2025 - 24.05.2025
23.04.2025 - 2.05.2025
21.04.2025 - 28.04.2025
17.03.2025 - 10.04.2025
14.03.2025 - 17.03.2025
14.03.2025 - 16.03.2025
12.03.2025 - 13.03.2025
12.03.2025 - 20.03.2025
11.03.2025 - 16.03.2025
10.03.2025 - 13.03.2025
7.03.2025 - 9.03.2025
6.03.2025 - 24.03.2025
6.03.2025 - 11.03.2025
8.03.2025 - 23.03.2025
3.03.2025 - 17.03.2025
1.03.2025 - 20.03.2025
27.02.2025 - 26.03.2025
24.02.2025 - 24.03.2025
24.02.2025 - 24.02.2025
23.02.2025 - 26.02.2025
8.03.2025 - 22.03.2025
21.02.2025 - 23.02.2025
19.02.2025 - 21.02.2025
18.02.2025 - 21.02.2025
18.02.2025 - 19.02.2025
18.02.2025 - 19.02.2025
18.02.2025 - 27.02.2025
18.02.2025 - 28.02.2025
28.02.2025 - 28.02.2025
14.02.2025 - 26.02.2025
14.02.2025 - 28.02.2025
13.02.2025 - 23.02.2025
10.02.2025 - 12.03.2025
10.02.2025 - 11.02.2025
6.02.2025 - 6.03.2025
6.02.2025 - 6.03.2025
6.02.2025 - 23.02.2025
5.02.2025 - 5.03.2025
5.02.2025 - 22.02.2025
4.02.2025 - 5.02.2025
4.02.2025 - 5.02.2025
3.02.2025 - 8.02.2025
29.01.2025 - 30.01.2025
29.01.2025 - 30.01.2025
30.01.2025 - 28.02.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
22.01.2025 - 22.02.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
17.01.2025 - 22.01.2025
20.01.2025 - 25.01.2025
24.01.2025 - 26.02.2025
20.01.2025 - 27.02.2025
9.01.2025 - 22.02.2025
8.01.2025 - 8.02.2025
7.01.2025 - 11.02.2025
7.01.2025 - 7.02.2025
7.01.2025 - 28.01.2025
6.01.2025 - 6.02.2025
6.01.2025 - 6.02.2025
3.01.2025 - 23.01.2025
3.01.2025 - 3.02.2025
30.12.2024 - 31.12.2024
31.12.2024 - 31.01.2025
30.12.2024 - 31.12.2024
27.12.2024 - 27.01.2025
25.12.2024 - 29.12.2024
19.12.2024 - 27.12.2024
19.12.2024 - 19.01.2025
19.12.2024 - 19.01.2025
18.12.2024 - 24.12.2024
17.12.2024 - 17.01.2025
17.12.2024 - 23.12.2024
13.12.2024 - 15.12.2024
15.12.2024 - 21.12.2024
4.12.2024 - 5.12.2024
29.11.2024 - 3.12.2024
1.12.2024 - 28.03.2025
1.12.2024 - 15.12.2024
29.11.2024 - 1.12.2024
2.12.2024 - 8.12.2024
30.11.2024 - 1.12.2024
28.11.2024 - 29.11.2024
27.11.2024 - 30.11.2024
26.11.2024 - 28.11.2024
24.11.2024 - 25.11.2024
21.11.2024 - 21.11.2024
22.11.2024 - 24.11.2024
29.11.2024 - 4.12.2024
21.11.2024 - 26.12.2024
20.11.2024 - 20.12.2024
14.11.2024 - 16.11.2024
14.11.2024 - 22.12.2024
13.11.2024 - 15.11.2024
13.11.2024 - 17.11.2024
14.11.2024 - 16.11.2024
13.11.2024 - 14.11.2024
14.11.2024 - 14.11.2024
5.11.2024 - 5.11.2024
1.11.2024 - 3.11.2024
31.10.2024 - 1.11.2024
30.10.2024 - 30.11.2024
3.11.2024 - 3.11.2024
29.10.2024 - 29.11.2024
25.10.2024 - 27.10.2024
31.10.2024 - 8.11.2024
28.10.2024 - 1.11.2024
18.10.2024 - 20.10.2024
18.10.2024 - 20.10.2024
26.10.2024 - 27.10.2024
13.10.2024 - 13.10.2024
14.10.2024 - 14.11.2024
13.10.2024 - 13.10.2024
9.10.2024 - 11.10.2024
8.10.2024 - 25.10.2024
2.10.2024 - 30.10.2024
2.10.2024 - 8.10.2024
1.10.2024 - 1.11.2024
30.09.2024 - 1.10.2024
27.09.2024 - 30.09.2024
30.09.2024 - 2.10.2024
27.09.2024 - 29.09.2024
30.09.2024 - 1.10.2024
27.09.2024 - 29.09.2024
27.09.2024 - 27.10.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
24.09.2024 - 25.09.2024
24.09.2024 - 25.09.2024
23.09.2024 - 23.10.2024
20.09.2024 - 22.09.2024
19.09.2024 - 24.09.2024
31.12.2024 - 31.12.2024
18.09.2024 - 22.09.2024
18.09.2024 - 18.09.2024
13.09.2024 - 14.09.2024
13.09.2024 - 20.09.2024
11.09.2024 - 22.09.2024
10.09.2024 - 12.09.2024
10.09.2024 - 11.09.2024
8.09.2024 - 9.09.2024
6.09.2024 - 8.09.2024
5.09.2024 - 6.09.2024
4.09.2024 - 5.09.2024
30.08.2024 - 1.09.2024
29.08.2024 - 1.09.2024
2.09.2024 - 25.09.2024
1.09.2024 - 3.09.2024
26.08.2024 - 28.08.2024
27.08.2024 - 1.09.2024
6.09.2024 - 15.09.2024
23.08.2024 - 24.08.2024
23.08.2024 - 25.08.2024
23.08.2024 - 24.08.2024
26.08.2024 - 1.09.2024
23.08.2024 - 23.08.2024
20.08.2024 - 8.09.2024
14.08.2024 - 16.08.2024
13.08.2024 - 14.08.2024
9.08.2024 - 11.08.2024
12.08.2024 - 21.08.2024
10.08.2024 - 12.08.2024
9.08.2024 - 14.08.2024
7.08.2024 - 9.08.2024
7.08.2024 - 7.08.2024
12.08.2024 - 17.08.2024
1.08.2024 - 4.08.2024
1.08.2024 - 4.08.2024
1.08.2024 - 3.08.2024
1.08.2024 - 18.08.2024
31.07.2024 - 8.08.2024
30.07.2024 - 15.08.2024
30.07.2024 - 21.08.2024
26.07.2024 - 28.07.2024
24.07.2024 - 26.07.2024
29.07.2024 - 29.07.2024
25.07.2024 - 28.07.2024
19.07.2024 - 23.07.2024
18.07.2024 - 21.07.2024
16.07.2024 - 25.07.2024
16.07.2024 - 16.07.2024
28.07.2024 - 1.08.2024
15.07.2024 - 30.07.2024
16.07.2024 - 31.07.2024
17.07.2024 - 1.08.2024
11.07.2024 - 12.07.2024
11.07.2024 - 19.07.2024
10.07.2024 - 31.12.2024
13.07.2024 - 16.07.2024
5.07.2024 - 14.07.2024
1.07.2024 - 28.10.2024
28.06.2024 - 30.06.2024
27.06.2024 - 28.06.2024
24.06.2024 - 25.06.2024
20.06.2024 - 23.06.2024
21.06.2024 - 24.06.2024
21.06.2024 - 23.06.2024
24.06.2024 - 29.06.2024
13.06.2024 - 14.06.2024
12.06.2024 - 18.06.2024
11.08.2024 - 11.08.2024
10.06.2024 - 11.06.2024
6.06.2024 - 8.06.2024
20.03.2024 - 20.03.2024
4.06.2024 - 27.09.2024
3.06.2024 - 7.06.2024
3.06.2024 - 30.06.2024
2.06.2024 - 3.06.2024
3.06.2024 - 14.06.2024
31.05.2024 - 10.06.2024
1.06.2024 - 6.06.2024
29.05.2024 - 30.05.2024
30.05.2024 - 9.06.2024
27.05.2024 - 29.05.2024
17.05.2024 - 19.05.2024
14.05.2024 - 16.05.2024
14.05.2024 - 19.05.2024
13.05.2024 - 15.05.2024
13.05.2024 - 30.06.2024
13.05.2024 - 31.07.2024
7.05.2024 - 8.05.2024
8.05.2024 - 1.12.2024
7.05.2024 - 8.05.2024
3.05.2024 - 1.07.2024
30.04.2024 - 30.04.2024
29.04.2024 - 7.05.2024
29.04.2024 - 30.04.2024
29.04.2024 - 7.05.2024
28.04.2024 - 29.04.2024
27.05.2024 - 29.05.2024
25.04.2024 - 26.04.2024
25.04.2024 - 26.04.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
27.04.2024 - 30.04.2024
25.04.2024 - 11.05.2024
22.04.2024 - 5.05.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
23.04.2024 - 25.04.2024
14.04.2024 - 14.05.2024
23.04.2024 - 24.04.2024
20.04.2024 - 24.04.2024
14.05.2024 - 15.05.2024
5.04.2024 - 7.04.2024
13.04.2024 - 14.04.2024
23.04.2024 - 24.04.2024
29.04.2024 - 30.04.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
27.03.2024 - 28.03.2024
27.03.2024 - 31.03.2024
23.03.2024 - 25.03.2024
24.03.2024 - 26.03.2024
25.03.2024 - 26.03.2024
22.03.2024 - 25.03.2024
21.03.2024 - 31.03.2024
17.03.2024 - 2.04.2024
22.03.2024 - 6.04.2024
19.03.2024 - 21.03.2024
18.03.2024 - 31.03.2024
16.03.2024 - 19.03.2024
18.03.2024 - 21.03.2024
18.03.2024 - 19.03.2024
6.03.2024 - 26.03.2024
7.03.2024 - 8.03.2024
6.03.2024 - 8.03.2024
6.03.2024 - 7.03.2024
6.03.2024 - 6.04.2024
6.03.2024 - 7.03.2024
6.03.2024 - 8.03.2024
5.03.2024 - 7.03.2024
1.02.2024 - 1.02.2024
4.03.2024 - 4.03.2024
4.03.2024 - 8.03.2024
27.02.2024 - 28.02.2024
2.03.2024 - 8.03.2024
29.02.2024 - 1.03.2024
23.02.2024 - 25.02.2024
24.02.2024 - 9.03.2024
23.02.2024 - 27.02.2024
21.02.2024 - 26.02.2024
24.02.2024 - 24.02.2024
29.02.2024 - 4.03.2024
19.02.2024 - 25.02.2024
19.02.2024 - 20.02.2024
20.02.2024 - 20.02.2024
21.02.2024 - 22.02.2024
16.02.2024 - 16.02.2024
12.02.2024 - 8.04.2024
12.02.2024 - 20.02.2024
1.02.2024 - 7.03.2024
5.02.2024 - 7.02.2024
2.02.2024 - 8.02.2024
2.02.2024 - 17.02.2024
1.02.2024 - 24.02.2024
28.01.2024 - 28.01.2024
30.01.2024 - 7.02.2024
26.01.2024 - 26.01.2024
28.01.2024 - 28.01.2024
26.01.2024 - 27.01.2024
24.01.2024 - 24.01.2024
23.01.2024 - 4.02.2024
17.01.2024 - 17.02.2024
18.01.2024 - 31.01.2024
18.01.2024 - 31.01.2024
13.01.2024 - 21.01.2024
20.01.2024 - 21.01.2024
22.01.2024 - 23.01.2024
12.01.2024 - 14.01.2024
11.01.2024 - 25.02.2024
11.01.2024 - 12.01.2024
10.01.2024 - 8.02.2024
5.01.2024 - 7.01.2024
29.12.2023 - 29.01.2024
28.12.2023 - 30.12.2023
22.12.2023 - 31.12.2023
22.12.2023 - 24.12.2023
30.11.2023 - 20.01.2024
11.12.2023 - 12.12.2023
30.11.2023 - 3.12.2023
10.11.2023 - 12.11.2023
8.11.2023 - 10.11.2023
8.11.2023 - 9.11.2023
3.11.2023 - 5.11.2023
9.11.2023 - 10.11.2023
29.10.2023 - 1.11.2023
27.10.2023 - 22.11.2023
23.10.2023 - 5.11.2023
23.10.2023 - 29.11.2023
20.10.2023 - 21.10.2023
17.10.2023 - 29.10.2023
16.10.2023 - 22.10.2023
11.08.2023 - 11.08.2023
16.09.2023 - 17.09.2023
19.06.2023 - 18.07.2023
30.06.2023 - 30.06.2023
1.07.2023 - 2.07.2023
Visitors : 1478211