KOMINFO, Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana memimpin kegiatan penanaman pohon dalam program 1 PNS 1 Pohon Gelombang IV di sepanjang Jalan Raya Gading Fajar 2, Perum Sidokare hingga Desa Sepande, Kecamatan Candi, Jumat (3/7/2026).Kegiatan penghijauan tersebut dilaksanakan bersama Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Sidoarjo, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sidoarjo, Badan Pelayanan Pajak Daerah Kabupaten Sidoarjo, Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo, Dinas Peternakan Kabupaten Sidoarjo, PLN Sidoarjo, serta RSIA Ibu dan Anak Pondok Jati.Sebanyak 644 bibit pucuk merah ditanam di sepanjang ruas jalan tersebut sebagai upaya memperluas ruang hijau sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih teduh, bersih, dan nyaman bagi masyarakat.Dalam kesempatan itu, Mimik juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya bagi para pedagang kaki lima (PKL) yang beraktivitas di kawasan tersebut. Menurutnya, kesempatan berjualan yang telah diberikan pemerintah harus diimbangi dengan kesadaran menjaga kebersihan."Saya mohon kepada para PKL yang sudah diberikan kesempatan untuk berjualan di sini agar benar-benar menjaga kebersihan. Sampahnya jangan ditinggalkan begitu saja. Kalau memungkinkan, sampahnya dibawa pulang. Jangan dibuang sembarangan sehingga membuat lingkungan menjadi kotor," tegasnya.Mimik mengatakan, penanaman pohon tidak hanya bertujuan mempercantik kawasan, tetapi juga menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaga dan merawatnya. Ia berharap masyarakat, termasuk warga sekitar dan para PKL, ikut berpartisipasi menjaga pohon-pohon yang telah ditanam agar dapat tumbuh dengan baik."Sebanyak 644 pohon yang kita tanam hari ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak. Saya berharap seluruh masyarakat ikut menjaga pohon-pohon ini karena manfaatnya akan kembali kepada kita semua," ujarnya.Mimik juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun budaya peduli lingkungan dimulai dari diri sendiri. Menurutnya, mewujudkan Sidoarjo yang indah, hijau, bersih, dan nyaman merupakan tanggung jawab bersama."Mari kita mulai dari diri sendiri dan lingkungan sekitar. Bersama-sama kita wujudkan Sidoarjo yang lebih baik, lebih hijau, lebih asri, serta memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat," pungkasnya. (Son)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo resmi menerbitkan aturan baru terkait seragam kerja bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai di lingkungan Pemkab Sidoarjo. Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor 000.8/7922/438.1.3.1/2026 tentang Penggunaan Pakaian Dinas Harian Batik yang ditetapkan Bupati Sidoarjo H. Subandi pada Senin, 29 Juni 2026. SE tersebut ditujukan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah, Kepala Desa/Lurah, Kepala UPTD serta Kepala Satuan Pendidikan dan Direktur BUMD. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut pelaksanaan Pasal 7 dan Pasal 8 Peraturan Bupati Sidoarjo Nomor 56 Tahun 2025 tentang Pakaian Dinas ASN. Selain untuk menegakkan disiplin pegawai, kebijakan ini bertujuan meningkatkan identitas serta rasa bangga terhadap budaya lokal, khususnya batik khas Sidoarjo. Berdasarkan surat edaran tersebut, berikut rincian aturan baru yang wajib diperhatikan dan dilaksanakan oleh seluruh pegawai: 1. Jadwal Penggunaan Pakaian Dinas Harian (PDH) Batik Sesuai dengan ketentuan Pasal 7 Ayat (1), aturan penggunaan batik tersebut diatur dengan beberapa ketentuan. Seperti pada hari Kamis seluruh pegawai wajib mengenakan batik khas Sidoarjo. Sedangkan pada hari Jumat dan Hari Batik Nasional (2 Oktober), Pegawai wajib mengenakan pakaian batik, tenun, atau lurik. Khusus untuk perangkat daerah atau Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang menerapkan enam hari kerja, pakaian dinas harian batik khas Sidoarjo wajib dikenakan hingga hari Sabtu (sesuai Pasal 8). 2. Kewajiban Penggunaan Udeng bagi Pegawai Pria Merujuk pada Pasal 7 Ayat (2), pegawai pria yang mengenakan pakaian dinas batik diwajibkan memakai tutup kepala berupa udeng Pacul Gowang bermotif batik khas Sidoarjo. Penggunaan udeng ini wajib dilakukan pada momen-momen berikut. Yakni pada pelaksanaan apel pagi, momen penerimaan tamu serta kegiatan kedinasan yang bersifat seremonial di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. 3. Ketentuan Pakaian Khas Daerah Sesuai dengan Pasal 7 Ayat (3), Pemkab Sidoarjo juga mengatur penggunaan pakaian khas daerah yang bermotif batik khas Sidoarjo pada moment-moment tertentu. Diantaranya pakaian khas batik khas Sidoarjo wajib dikenakan saat peringatan Hari Jadi Kabupaten Sidoarjo setiap tanggal 31 Januari atau pada hari besar kebudayaan. Ketentuannya untuk pria menggunakan sembong dan udeng bermotif batik khas Sidoarjo. Sedangkan untuk Wanita menggunakan kain bawahan bermotif batik khas Sidoarjo. Bupati H. Subandi mengatakan SE Penggunaan Pakaian Dinas Harian Batik tersebut merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terhadap para perajin kain batik asli Sidoarjo. Ia menegaskan Pemkab Sidoarjo terus berkomitmen menjaga batik khas Sidoarjo tetap lestari. Akses promosi dan pendampingan kepada para pengerajin batik Sidoarjo akan terus dilakukan. Kemudahan perizinan serta bantuan akses permodalan bagi para pelaku usaha kreatif seperti ini akan diberikan. “Kita terus membuka akses pasar yang lebih luas, menaikkan nilai jual produk lokal, serta membuktikan bahwa kualitas kain dan kerajinan Sidoarjo mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional," ujarnya. Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat Sidoarjo untuk mencintai dan menggunakan produk dalam negeri. Ia mengajak masyarakat Sidoarjo untuk membeli produk hasil karya para pelaku UMKM Sidoarjo. Seperti halnya produk kain batik tulis yang dibuat perajin batik Sidoarjo. "Utamakan produk UMKM Sidoarjo, dengan membeli produk UMKM lokal, kita sedang membantu memutar roda ekonomi ribuan keluarga pekerja di Sidoarjo dan menjaga kemandirian ekonomi Sidoarjo," tegasnya.(mas) .
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana sambut hangat kunjungan Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. Abraham Prihadi di rumah dinasnya, Kamis, (2/7). Pertemuan hampir satu jam tersebut berlangsung gayeng. Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana mengucapkan selamat datang kepada Dandim 0816 Sidoarjo yang baru tersebut. Mulai Senin kemarin, (29/6), Letkol Inf. Abraham Prihadi mengemban tugasnya sebagai Dandim 0816 Sidoarjo. Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana berharap sinergi Forkopimda Sidoarjo terus diperkuat. Keakraban dengan seluruh Forkopimda Sidoarjo juga dapat diteruskan. Hal itu telah juga dilakukan Dandim 0816 Sidoarjo sebelumnya.“Saya harap panjenengan seperti itu, bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya.Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana mengatakan kepada Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. Abraham Prihadi kalau masih ada PR yang diselesaikan bersama. Yakni Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Sidoarjo yang harus sukses. Ia katakan saat ini pendirian KDKMP di Kabupaten Sidoarjo terus dikebut. “Ini masih ada PR yang harus di selesaikan yaitu Koperasi Merah Putih,”ujarnya.Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana meminta Kodim 0816 Sidoarjo dapat terus mengawal program Presiden Prabowo tersebut. Ia meminta Letkol Inf. Abraham Prihadi terjun langsung kelapangan untuk memantau pelaksanaan Program KDKMP. Ia katakan masih ada pembangunan KDKMP yang memerlukan pendampingan.“Ini harus selesai (pembangunan KDKMP), tinggal beberapa titik,” ucapnya.Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf. Abraham Prihadi juga berharap dukungan dari Forkopimda Sidoarjo. Ia tegaskan Program KDKMP menjadi salah satu atensinya selama menjabat Dandim 0816 Sidoarjo. Namun ia meminta bantuan dan kerjasama dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.“Semoga saya bisa amanah, mohon bantuannya juga dari ibu Wabup,” ucapnya. Git
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, menerima audiensi Paguyuban Sentra Kuliner Gajah Mada di rumah dinas Wakil Bupati, Kamis (2/7/2026). Audiensi tersebut turut didampingi jajaran Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sidoarjo.Pertemuan tersebut membahas kondisi Sentra Kuliner Gajah Mada yang dinilai mengalami penurunan jumlah pengunjung sehingga berdampak pada menurunnya pendapatan para pedagang. Dalam kesempatan itu, perwakilan paguyuban menyampaikan berbagai aspirasi, salah satunya terkait perlunya penataan ulang kawasan sentra kuliner agar lebih tertata, nyaman, dan mampu menarik minat masyarakat untuk berkunjung.Menurut perwakilan paguyuban, kondisi penempatan pedagang saat ini dinilai kurang mendukung aktivitas jual beli. Karena itu, mereka berharap Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dapat melakukan pembenahan tata letak maupun konsep kawasan sehingga Sentra Kuliner Gajah Mada kembali menjadi destinasi kuliner yang ramai dikunjungi.Menanggapi aspirasi tersebut, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menyampaikan komitmennya untuk segera berkoordinasi dengan Disperindag Kabupaten Sidoarjo guna melakukan penataan ulang Sentra Kuliner Gajah Mada. Langkah tersebut diharapkan dapat memberikan suasana baru yang lebih menarik sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan bagi masyarakat."Kami akan segera berkoordinasi dengan Disperindag untuk melakukan tata ulang pedagang di Sentra Kuliner Gajah Mada. Harapannya, kawasan ini menjadi lebih tertata, nyaman, dan mampu menarik lebih banyak pengunjung sehingga aktivitas ekonomi para pedagang kembali meningkat," ujar Hj. Mimik Idayana.Ia juga mengajak seluruh pedagang untuk tetap bersabar selama proses persiapan penataan dilakukan. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen melakukan peremajaan dan pengaturan ulang posisi para pedagang secara matang agar hasilnya benar-benar memberikan dampak positif bagi perkembangan sentra kuliner tersebut.Melalui langkah penataan ulang ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap Sentra Kuliner Gajah Mada dapat kembali menjadi salah satu pusat kuliner unggulan yang ramai dikunjungi masyarakat sekaligus mampu menggerakkan perekonomian para pelaku usaha mikro di Kabupaten Sidoarjo. (Son)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, mengukuhkan 29 Kepala UPTD Puskesmas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam acara pengukuhan yang digelar di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (1/7/2026). Pengukuhan tersebut menjadi langkah memperkuat pelayanan kesehatan dasar. Mimik meminta para kepala puskesmas menjadikan jabatan tersebut sebagai amanah untuk memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan humanis kepada masyarakat.“Saya titip kepada kepala puskesmas yang dikukuhkan hari ini agar selalu ingat bahwa jabatan ini adalah ladang ibadah, sebab masyarakat yang datang ke puskesmas pada dasarnya menginginkan pelayanan yang cepat, ramah, mendapatkan informasi yang jelas, serta diperhatikan dan diperlakukan dengan baik,” tuturnya.Mimik menegaskan jabatan sebagai kepala puskesmas merupakan wajah pelayanan kesehatan pemerintah di wilayah masing-masing. Menurutnya, pelayanan yang humanis harus menjadi budaya di seluruh puskesmas. Bahkan, bagi pasien yang sedang sakit, senyum dan sapaan yang tulus dapat menjadi penyemangat dalam proses penyembuhan.“Layani masyarakat dengan senyuman. Bagi orang yang sedang sakit, senyum dan sapaan yang tulus bisa menjadi semangat bagi mereka untuk sembuh,” katanya.Ia juga meminta seluruh kepala puskesmas tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi sesekali turun langsung memantau pelayanan di lapangan, terutama pada bagian administrasi yang menjadi pintu pertama masyarakat memperoleh layanan.“Sesekali panjenengan (Anda) turun langsung melihat bagaimana pelayanan di puskesmas. Cek apakah masyarakat sudah terlayani dengan baik, terutama di bagian administrasi,” pesannya.Menurutnya, seorang pemimpin bukanlah orang yang paling banyak memberikan perintah, melainkan yang mampu memberikan teladan kepada seluruh jajaran.“Kalau pimpinannya semangat dan disiplin, bawahannya juga akan mengikuti. Yang penting kompak. Kalau tim solid, pelayanan kepada masyarakat pasti akan semakin baik,” ungkapnya.Selain meningkatkan kualitas pelayanan, Mimik meminta seluruh kepala puskesmas memberi perhatian serius terhadap persoalan kesehatan masyarakat, khususnya tingginya kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) di wilayah Krian dan Porong.“Ini menjadi pekerjaan rumah kita bersama. Mari kita basmi HIV/AIDS di Kabupaten Sidoarjo melalui upaya pencegahan, edukasi, deteksi dini, dan pendampingan kepada masyarakat,” ujarnya.Ia optimistis dedikasi tenaga kesehatan yang profesional serta pelayanan yang tulus akan membuat masyarakat semakin merasakan kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan.“Saya percaya dengan tenaga kesehatan yang profesional serta pelayanan yang tulus, masyarakat akan benar-benar merasakan hadirnya pemerintah,” pungkasnya.Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo, dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, M.Kes., menyampaikan bahwa pengukuhan 29 Kepala UPTD Puskesmas merupakan bagian dari penguatan tata kelola pelayanan kesehatan primer di Kabupaten Sidoarjo. Ia berharap seluruh kepala puskesmas yang dikukuhkan mampu membangun budaya kerja yang profesional, responsif, inovatif, serta berorientasi pada kepuasan masyarakat.“Kami berharap seluruh kepala puskesmas dapat memperkuat manajemen pelayanan, meningkatkan mutu layanan kesehatan, membangun kolaborasi dengan seluruh tenaga kesehatan, serta memastikan setiap masyarakat memperoleh pelayanan yang cepat, mudah diakses, dan berkualitas,” ujarnya.Adapun 29 Kepala UPTD Puskesmas yang dikukuhkan yaitu:1. dr. Erwin Berthaningrum – Puskesmas Taman2. dr. Prufiana, MM – Puskesmas Sukodono3. dr. Linda Megasari Sumanto – Puskesmas Sedati4. drg. Erni Wahyuni, M.M. – Puskesmas Krembung5. dr. Barbara Irawatyratna Kristiansari, MM – Puskesmas Sidoarjo6. dr. Aprilia Romdiyani – Puskesmas Tarik 27. dr. Dyah Laksmisari – Puskesmas Waru8. dr. Hary Satoeti – Puskesmas Tarik9. dr. Siti Murtafiah, MM – Puskesmas Prambon10. dr. Wilujeng Eka Ariswati, MM – Puskesmas Gedangan11. drg. Lailatul Mufida – Puskesmas Jabon12. dr. Nur Hayati Indah Mayarini – Puskesmas Ganting13. dr. Didik Agung Wibowo, M.KKK – Puskesmas Wonoayu14. drg. Vita Orientasari – Puskesmas Kedungsolo15. drg. Margaretha Retnasari Gozali – Puskesmas Urangagung 216. dr. Teguh Arief Dwiyanto – Puskesmas Tulangan17. dr. Dina Mariana Manik – Puskesmas Candi18. dr. Annisa Tria Budiningsih, M.Kes. – Puskesmas Tambakrejo19. dr. Siti Rochani – Puskesmas Sidodadi20. drg. Devy Febrina Rindianti, MH – Puskesmas Trosobo21. dr. Anis Mahmudah Lestari – Puskesmas Buduran22. dr. Astri Damayanti – Puskesmas Banjarkrajan23. dr. Eko Budiyanto – Puskesmas Tanggulangin24. dr. Titik Sri Harsasih, MM – Puskesmas Krian25. dr. Novita – Puskesmas Kepadangan26. dr. Rahmadiah – Puskesmas Urangagung27. dr. Novi Wira Pridayanti – Puskesmas Medaeng28. dr. Saptandia Wulan Cahyani Lestari, M.Kes. – Puskesmas Wonokasian29. dr. Halimah Salim Ahmad Ba-Lashraf, M.Kes. – Puskesmas Sekardangan. (Dew)
Selengkapnya
KOMINFO,SIDOARJO – Sebanyak 80 kepala desa terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2026 di Kabupaten Sidoarjo resmi dilantik. Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi di Pendopo Delta Wibawa, Senin (29/6/2026). Pelantikan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, Ketua DPRD Sidoarjo, jajaran Forkopimda, seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta seluruh camat se-Kabupaten Sidoarjo. Bupati H.Subandi menegaskan bahwa pelantikan kepala desa bukanlah akhir dari sebuah kontestasi politik, melainkan awal dari pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, jabatan kepala desa merupakan amanah yang diberikan rakyat sekaligus tanggung jawab yang harus dipertanggungjawabkan kepada Allah SWT. "Mulai hari ini tidak ada lagi sekat-sekat perbedaan. Tidak ada lagi nomor urut ataupun kelompok pendukung. Yang ada sekarang adalah kepala desa yang wajib melayani seluruh masyarakat tanpa membedakan pilihan politik," tegasnya. H.Subandi mengajak seluruh kepala desa yang baru dilantik untuk segera merangkul seluruh elemen masyarakat, termasuk para calon kepala desa yang sebelumnya menjadi lawan dalam Pilkades beserta para pendukungnya. Menurutnya, kebersamaan menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan desa. "Setelah kembali ke desa masing-masing, saya berharap seluruh calon yang kemarin berkompetisi bisa dirangkul. Sekarang tidak ada lagi lawan, yang ada adalah kawan. Delapan tahun masa jabatan bukan waktu yang singkat. Jangan sampai habis hanya untuk memikirkan konflik politik. Gunakan waktu itu untuk membangun desa," ujarnya.Ia optimistis visi dan misi kepala desa akan lebih mudah diwujudkan apabila pemerintahan desa dibangun dengan semangat persatuan, kerukunan, dan kekompakan. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Subandi juga memberikan perhatian khusus kepada kepala desa yang baru pertama kali menjabat. Dari 80 kepala desa yang dilantik, hanya 17 kepala desa merupakan petahana, sedangkan sisanya merupakan wajah-wajah baru, termasuk yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris desa maupun perangkat desa. Karena itu, ia meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) bersama para camat agar segera memberikan pembinaan dan pembekalan kepada para kepala desa baru. "Saya minta DPMD dan para camat tidak menunggu program resmi dari pemerintah daerah. Berikan pembekalan sejak awal agar para kepala desa memahami tugas, fungsi, kewenangan, dan aturan yang harus dijalankan. Semangat saja tidak cukup, harus dibarengi pemahaman terhadap regulasi," katanya. Bupati H.Subandi juga menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026 yang berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan bahwa demokrasi di Kabupaten Sidoarjo berjalan dengan baik. Ia menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada jajaran TNI, Polri, Forkopimda, panitia penyelenggara, serta seluruh pihak yang telah mengawal jalannya Pilkades sehingga berlangsung dengan aman tanpa gangguan yang berarti. "Kalaupun masih ada pihak yang menempuh jalur hukum terkait hasil Pilkades, itu adalah hak setiap warga negara. Negara kita adalah negara hukum dan semua diberikan kesempatan untuk menyelesaikan melalui mekanisme yang berlaku. Namun proses tersebut tidak menghalangi pelaksanaan pelantikan kepala desa yang telah ditetapkan sesuai ketentuan," jelasnya. Di akhir sambutannya, H.Subandi mengingatkan bahwa setiap peserta Pilkades harus memiliki jiwa demokrasi, yakni siap menang dan siap kalah. Ia berharap seluruh masyarakat dapat menerima hasil Pilkades dengan lapang dada dan kembali bersatu demi kemajuan desa. "Demokrasi mengajarkan kita untuk menghormati hasil pemilihan. Sekarang saatnya meninggalkan seluruh perbedaan dan bersama-sama membangun desa agar semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera," pungkasnya. (Son/mas).
Selengkapnya
KOMINFO,SIDOARJO - Pemkab Sidoarjo melalui Badan Pelayanan Pajak Daerah (BPPD) dan Bank Jatim menggelar acara Puncak Pengundian Hadiah Digital Jayandaru Tax Prize (DIJAPRI) Tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kepada masyarakat dan para wajib pajak yang telah berkontribusi dalam pembangunan daerah melalui kepatuhan membayar pajak. Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.A.P. Kegiatan yang digelar di Paseban Timur, Alun-alun Kabupaten Sidoarjo, Minggu (28/6/2026), turut dihadiri Kepala Badan Pelayanan Pajak Daerah Kabupaten Sidoarjo, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sidoarjo, perwakilan perbankan, perwakilan notaris, perwakilan wajib pajak selaku pemilik usaha, serta perwakilan peserta undian DIJAPRI Tahun 2026. Dalam sambutannya, Wabup Mimik menyampaikan bahwa pajak merupakan bentuk gotong royong masyarakat yang manfaatnya akan kembali dirasakan bersama. “Pengundian hadiah ini sebenarnya adalah bentuk ucapan terima kasih Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kepada masyarakat yang telah membayar pajak. Karena pajak itu adalah bentuk gotong royong yang hasilnya kita nikmati bersama. Mulai dari jalan yang lebih baik, pendidikan yang lebih layak, pelayanan kesehatan yang semakin berkualitas, hingga berbagai pelayanan publik lainnya,” ujar Mimik. Mimik juga mengajak masyarakat untuk lebih mengenal dan memanfaatkan aplikasi DIJAPRI. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat dapat mengunggah bukti transaksi atau struk pembayaran pajak daerah yang diperoleh saat bertransaksi pada sektor usaha seperti kuliner, perhotelan, parkir, hiburan, dan sektor lainnya. Ia meminta para pelaku usaha, khususnya sektor UMKM, turut berperan memperkenalkan DIJAPRI kepada pelanggan. “Saat memberikan struk, mohon disampaikan kepada pelanggan agar struk tersebut segera diunggah di aplikasi DIJAPRI. Dengan begitu masyarakat akan semakin tahu dan ikut berpartisipasi,” pesannya. Sementara itu, Kepala BPPD Kabupaten Sidoarjo, Dra. Noer Rochmawati, M.Si., AK. menyampaikan mengenai awal program DIJAPRI. “Setiap struk yang diunggah melalui DIJAPRI harus berasal dari tempat usaha yang telah terdaftar di Sidoarjo. Karena yang diundi adalah struk valid dari wajib pajak yang usahanya telah terpasang alat perekaman transaksi dan dapat kita pantau untuk memastikan pajak tersebut sudah masuk atau belum serta bisa kembali dirasakan masyarakat dalam bentuk hadiah,” ujarnya. Lebih lanjut, Mimik mengapresiasi para pelaku usaha yang telah menjalankan kewajiban perpajakannya dengan baik. “Terima kasih kepada seluruh pelaku usaha yang telah menjalankan kewajibannya dengan baik. Semoga ke depannya kita bisa terus membangun budaya taat pajak dan membangun iklim usaha yang baik dan penuh tanggung jawab,” ujarnya. Mimik mengimbau masyarakat Sidoarjo agar memenuhi kewajiban perpajakan tepat waktu. “Mari warga Sidoarjo, pajak ini adalah salah satu kewajiban. Bayarlah pajak tepat pada waktunya, karena manfaatnya akan kembali untuk masyarakat,” pungkasnya. Adapun pemenang Hadiah DIJAPRI (Digital Jayandaru Tax Prize) Tahun 2026 adalah: Hadiah Sepeda Motor Vario: Yanuar Adi Kurniawan No. Hp. 0877***113 Hadiah Televisi (Aqua Android TV 43 Inchi): Yuni Rismawati No. Hp. 0838***080 Hadiah Smartphone (RedMi Note 14): 1. Lutfi Farid Kurnianto No. Hp. 0822***786 2. Agus Mahrowi No. Hp. 0813***255 * Hadiah Televisi (Polytron Google TV 32 Inchi): 1. Fadhil Abdillah No. Hp. 0831***161 2. Fafan Nurdi Achmad, S.H. No. Hp. 0811***300 3. Dahlia Wicahyuni No. Hp.0817****175 4. Hana Nathasia No. Hp. 0857***762 Hadiah Kipas Angin: 1. Muhammad Riski No. Hp. 0822***011 2. Khairina Dhea Audra No. Hp. 0822***754 3. Eko Virsaitang Hemagus No. Hp. 0858***722 4. Khusnul Khotimah No. Hp. 0881****930 Hadiah Rice Cooker: 1. Dhani Ismunarto No. Hp. 0813***717 2. Wahyuningtyas No. Hp. 0821***165 3. Gabriella Tanu Feby Briliani No. Hp. 0878***617
Selengkapnya
KOMINFO,SIDOARJO - Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, secara resmi membuka Turnamen Tenis Meja Hj. Mimik Idayana Cup 1 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Persatuan Tenis Meja (PTM) Puri Raya Sidoarjo dan berlangsung di Puri Indah Sport Sidoarjo pada hari Minggu, 28/06/2026. Wakil Bupati Sidoarjo, Ibu Hj. Mimik Idayana, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan turnamen ini. "Kompetisi ini bukan semata-mata tentang kemenangan atau kekalahan, melainkan bagaimana kita dapat membangun kebersamaan, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat hidup sehat melalui aktivitas olahraga."katanya Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan atlet-atlet potensial, tetapi juga mempererat hubungan antarwarga. Hal ini dikarenakan turnamen ini menuntut kekompakan sebagai kunci utama dalam nomor ganda, menumbuhkan rasa saling percaya, dan saling mendukung. “Kami berharap turnamen ini dapat melahirkan lebih banyak atlet tenis meja berpotensi yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Sidoarjo. Bertandinglah dengan penuh semangat, karena kemenangan dan kekalahan adalah bagian dari kompetisi, namun sportivitas harus selalu dijunjung tinggi,” ujarnya Turnamen ini diikuti oleh 64 pasangan ganda putra atau 128 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sidoarjo, mewakili sekitar 20 klub atau Persatuan Tenis Meja (PTM). Total hadiah yang diperebutkan mencapai jutaan rupiah, dengan rincian sebagai berikut: juara pertama akan menerima Rp2.500.000, juara kedua Rp2.000.000, juara ketiga Rp1.500.000, dan juara keempat Rp1.000.000. Selain itu, delapan besar akan mendapatkan penghargaan masing-masing sebesar Rp200.000. Para juara juga akan menerima trofi Piala Hj. Mimik Idayana Cup 1 2026 sebagai bentuk apresiasi.Yu
Selengkapnya
KOMINFO,SIDOARJO - Bupati Sidoarjo H. Subandi resmi menutup Pesona Wastra Sidoarjo 2026, Sabtu malam, (27/6). Kegiatan untuk melestarikan dan mempromosikan kain tradisional khas Sidoarjo itu telah berlangsung dua hari (26-27 Juni 2026) di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo. Beragam kain batik tulis khas Sidoarjo dari para pengerajin batik dipamerkan dalam Pesona Wastra Sidoarjo 2026. Selain itu berbagai desainer baju Sidoarjo juga dihadirkan Dekranasda Sidoarjo sebagai penyelenggara kegiatan. Pada penutupannya puluhan desain baju batik khas Sidoarjo karya desainer Sidoarjo diperagakan para peragawati diatas panggung. Tidak ketinggalan bupati dan istri serta para Forkopimda Sidoarjo yang juga hadir beserta istri ikut menjadi peragawan dadakan. Promosi baju batik Sidoarjo diatas panggung kemarin malam juga diikuti para kepala OPD Sidoarjo beserta pasangannya. Bupati Sidoarjo H. Subandi menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan Pesona Wastra Sidoarjo 2026. Ia sendiri melihat kaya nya potensi industri kreatif di Kabupaten Sidoarjo. Selain itu ia juga melihat keindahan wastra khas Kabupaten Sidoarjo yang dimiliki. Hal tersebut terbukti dari gelaran Pesona Wastra Sidoarjo 2026 yang menampilkan produk kerajinan, fashion maupun kuliner Sidoarjo dari para pelaku UMKM Sidoarjo. "Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia, perajin kain, desainer dan pelaku usaha yang telah mensukseskan gelaran luar biasa ini," ucapnya. Bupati H. Subandi menegaskan Pesona Wastra Sidoarjo 2026 tidak sekadar pameran kain atau acara seremonial tahunan. Namun kegiatan ini merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam menyediakan sarana dan fasilitasi kepada para UMKM Sidoarjo untuk dapat naik kelas. "Melalui kegiatan ini, kita membuka akses pasar yang lebih luas, menaikkan nilai jual produk lokal, serta membuktikan bahwa kualitas kain dan kerajinan Sidoarjo mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional," ujarnya. Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan himbauan penting kepada seluruh masyarakat Sidoarjo. Yakni untuk mencintai dan menggunakan produk dalam negeri. Ia mengajak masyarakat Sidoarjo untuk merubah perilaku konsumsi dengan mengutamakan dan membeli produk buatan anak bangsa. "Utamakan produk UMKM Sidoarjo, dengan membeli produk UMKM lokal, kita sedang membantu memutar roda ekonomi ribuan keluarga pekerja di Sidoarjo dan menjaga kemandirian ekonomi Sidoarjo," tegasnya. Bupati H. Subandi juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus berkomitmen memberikan pendampingan, kemudahan izin, hingga bantuan akses permodalan bagi para pelaku usaha kreatif. Namun ia meminta komitmen tersebut harus didukung oleh kesadaran masyarakat untuk bangga menggunakan produk lokal. "Besok Senin saya minta bu Sekda bikin SE warga Sidoarjo pakai batik Sidoarjo, saya minta tolong semua ASN Sidoarjo memakai batik khas Sidoarjo," pintanya. Git/mas
Selengkapnya
Bupati Sidoarjo H. Subandi secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Antar RW se-Kecamatan Sukodono dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lapangan bola Desa Masangan Kulon, Sabtu (27/6/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Camat Sukodono, pengurus Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kecamatan Sukodono, jajaran Forkopimda, para kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta para peserta turnamen dan warga yang memadati lokasi acara. Dalam sambutannya, Bupati H. Subandi mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung terselenggaranya turnamen sepak bola antar RW tersebut. Menurutnya, olahraga sepak bola bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat. "Saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh masyarakat yang terus peduli terhadap perkembangan olahraga sepak bola. Sidoarjo dikenal sebagai gudangnya sepak bola. Semoga semangat mencintai olahraga ini terus tumbuh di tengah masyarakat," ujar Subandi. Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat. Menurutnya, turnamen antar RW seperti ini memiliki nilai positif karena mampu memperkuat rasa kekeluargaan, meningkatkan solidaritas, sekaligus menjadi wadah silaturahmi antarwarga. "Melalui kompetisi antar RW ini, saya berharap persaudaraan dan kekeluargaan masyarakat semakin erat. Kegiatan seperti ini sangat baik untuk menjaga kebersamaan sekaligus memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia," katanya. H.Subandi juga memberikan apresiasi kepada pemerintah desa, panitia penyelenggara, serta seluruh masyarakat yang setiap tahun konsisten menggelar kegiatan olahraga sebagai bagian dari tradisi peringatan HUT RI. Di akhir sambutannya, H.Subandi mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Ia menegaskan bahwa tujuan utama turnamen bukan semata-mata mengejar kemenangan, melainkan menikmati kebersamaan dan mempererat hubungan antarwarga. "Yang terpenting bukan menang atau kalah, tetapi kebahagiaan karena bisa berkumpul, berolahraga, dan mempererat silaturahmi. Mari kita jaga sportivitas dan jadikan turnamen ini sebagai ajang persahabatan," pungkasnya. Usai membuka turnamen secara resmi, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan persahabatan yang berlangsung penuh keakraban. Tim Bupati Sidoarjo yang tergabung dalam Tim PKDI Kecamatan Sukodono menghadapi Tim Sepak Bola Masangan Kulon Ceria. Laga ekshibisi tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Sorak-sorai warga yang memenuhi lapangan menambah semarak pertandingan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan sportivitas.(Son)
Selengkapnya2.12.2025
2.12.2025
12.11.2025
28.10.2025
14.10.2025
9.10.2025
29.09.2025
17.09.2025
16.09.2025
8.09.2025
4.09.2025
3.09.2025
30.07.2025
23.07.2025
23.07.2025
17.07.2025
10.07.2025
10.07.2025
7.07.2025
7.07.2025
4.07.2025
12.06.2025
12.06.2025
19.05.2025
24.04.2025
11.04.2025
19.03.2025
17.03.2025
28.02.2025
26.02.2025
17.02.2025
3.02.2025
3.02.2025
23.01.2025
23.01.2025
20.01.2025
17.12.2024
13.12.2024
13.12.2024
19.11.2024
17.10.2024
17.10.2024
2.10.2024
17.09.2024
9.09.2024
30.08.2024
27.08.2024
25.07.2024
11.07.2024
27.05.2024
8.05.2024
1.04.2024
28.02.2024
25.01.2024
21.01.2024
18.01.2024
15.01.2024
10.01.2024
9.01.2024
9.01.2024
2.01.2024
22.12.2023
18.12.2023
3.12.2023
24.11.2023
20.11.2023
13.11.2023
9.11.2023
27.10.2023
10.10.2023
3.10.2023
13.09.2023
25.08.2023
22.08.2023
22.08.2023
26.07.2023
24.07.2023
28.06.2023
29.06.2026 - 30.06.2026
30.06.2026 - 10.07.2026
30.06.2026 - 10.07.2026
30.06.2026 - 4.07.2026
30.06.2026 - 11.07.2026
23.06.2026 - 24.06.2026
24.06.2026 - 28.06.2026
24.06.2026 - 28.06.2026
23.06.2026 - 28.06.2026
22.06.2026 - 26.06.2026
22.06.2026 - 27.06.2026
22.06.2026 - 30.06.2026
21.06.2026 - 23.06.2026
22.06.2026 - 28.06.2026
22.06.2026 - 27.06.2026
22.06.2026 - 28.06.2026
22.06.2026 - 28.06.2026
17.06.2026 - 26.06.2026
17.06.2026 - 28.06.2026
17.06.2026 - 23.06.2026
15.06.2026 - 22.06.2026
12.06.2026 - 26.06.2026
15.06.2026 - 21.06.2026
15.06.2026 - 20.06.2026
15.06.2026 - 25.06.2026
15.06.2026 - 20.06.2026
15.06.2026 - 20.06.2026
9.06.2026 - 15.06.2026
31.05.2026 - 14.06.2026
16.05.2026 - 19.06.2026
9.06.2026 - 12.06.2026
8.06.2026 - 12.06.2026
8.06.2026 - 15.06.2026
2.06.2026 - 8.06.2026
8.06.2026 - 11.06.2026
7.06.2026 - 30.06.2026
4.06.2026 - 14.06.2026
4.06.2026 - 18.06.2026
4.06.2026 - 31.03.2027
31.05.2026 - 1.06.2026
1.06.2026 - 3.06.2026
1.06.2026 - 4.06.2026
25.05.2026 - 18.06.2026
25.05.2026 - 26.05.2026
15.05.2026 - 30.06.2026
19.05.2026 - 25.05.2026
20.05.2026 - 3.06.2026
19.05.2026 - 20.05.2026
13.05.2026 - 17.05.2026
18.05.2026 - 22.05.2026
12.05.2026 - 17.05.2026
18.05.2026 - 18.05.2026
19.05.2026 - 23.05.2026
11.05.2026 - 18.05.2026
12.05.2026 - 18.05.2026
12.05.2026 - 17.05.2026
10.05.2026 - 13.05.2026
6.05.2026 - 8.05.2026
4.05.2026 - 29.10.2026
5.05.2026 - 11.05.2026
6.05.2026 - 18.05.2026
4.05.2026 - 4.05.2026
4.05.2026 - 7.05.2026
4.05.2026 - 11.05.2026
28.04.2026 - 6.05.2026
29.04.2026 - 3.06.2026
28.04.2026 - 21.05.2026
22.05.2026 - 23.05.2026
28.04.2026 - 6.05.2026
27.04.2026 - 4.05.2026
27.04.2026 - 4.05.2026
24.04.2026 - 25.04.2026
27.04.2026 - 3.05.2026
22.04.2026 - 27.04.2026
21.04.2026 - 22.04.2026
21.04.2026 - 5.05.2026
21.04.2026 - 23.04.2026
20.04.2026 - 24.04.2026
14.04.2026 - 17.04.2026
13.04.2026 - 17.04.2026
14.04.2026 - 15.04.2026
10.04.2026 - 1.07.2026
2.04.2026 - 4.04.2026
2.04.2026 - 6.04.2026
27.03.2026 - 18.04.2026
27.02.2026 - 6.03.2026
25.02.2026 - 12.03.2026
26.02.2026 - 27.02.2026
24.02.2026 - 19.03.2026
14.02.2026 - 14.03.2026
7.03.2026 - 15.03.2026
23.02.2026 - 20.03.2026
13.02.2026 - 14.02.2026
11.02.2026 - 10.03.2026
11.02.2026 - 15.02.2026
9.01.2026 - 31.01.2026
8.01.2026 - 15.01.2026
15.01.2026 - 22.01.2026
8.01.2026 - 11.01.2026
6.01.2026 - 25.01.2026
6.01.2026 - 11.01.2026
21.12.2025 - 28.12.2025
18.12.2025 - 21.12.2025
18.12.2025 - 22.01.2026
16.12.2025 - 18.12.2025
15.12.2025 - 16.12.2025
1.12.2025 - 15.12.2025
19.12.2025 - 20.12.2025
24.10.2025 - 28.10.2025
22.09.2025 - 19.10.2025
2.11.2025 - 2.11.2025
15.09.2025 - 12.10.2025
9.09.2025 - 14.10.2025
3.09.2025 - 4.09.2025
4.09.2025 - 30.09.2025
10.06.2025 - 17.06.2025
10.06.2025 - 24.06.2025
5.06.2025 - 16.06.2025
4.06.2025 - 10.06.2025
3.06.2025 - 10.06.2025
3.06.2025 - 10.06.2025
2.06.2025 - 5.06.2025
27.05.2025 - 28.05.2025
26.05.2025 - 28.05.2025
26.05.2025 - 3.06.2025
23.05.2025 - 2.06.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 26.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
19.05.2025 - 25.05.2025
16.05.2025 - 18.05.2025
13.05.2025 - 20.05.2025
16.05.2025 - 18.05.2025
15.05.2025 - 16.05.2025
14.05.2025 - 24.05.2025
9.05.2025 - 22.05.2025
9.05.2025 - 11.05.2025
9.05.2025 - 9.06.2025
8.05.2025 - 15.05.2025
8.05.2025 - 19.05.2025
5.05.2025 - 11.05.2025
5.05.2025 - 20.05.2025
5.05.2025 - 24.05.2025
23.04.2025 - 2.05.2025
21.04.2025 - 28.04.2025
17.03.2025 - 10.04.2025
14.03.2025 - 17.03.2025
14.03.2025 - 16.03.2025
12.03.2025 - 13.03.2025
12.03.2025 - 20.03.2025
11.03.2025 - 16.03.2025
10.03.2025 - 13.03.2025
7.03.2025 - 9.03.2025
6.03.2025 - 24.03.2025
6.03.2025 - 11.03.2025
8.03.2025 - 23.03.2025
3.03.2025 - 17.03.2025
1.03.2025 - 20.03.2025
27.02.2025 - 26.03.2025
24.02.2025 - 24.03.2025
24.02.2025 - 24.02.2025
23.02.2025 - 26.02.2025
8.03.2025 - 22.03.2025
21.02.2025 - 23.02.2025
19.02.2025 - 21.02.2025
18.02.2025 - 21.02.2025
18.02.2025 - 19.02.2025
18.02.2025 - 19.02.2025
18.02.2025 - 27.02.2025
18.02.2025 - 28.02.2025
28.02.2025 - 28.02.2025
14.02.2025 - 26.02.2025
14.02.2025 - 28.02.2025
13.02.2025 - 23.02.2025
10.02.2025 - 12.03.2025
10.02.2025 - 11.02.2025
6.02.2025 - 6.03.2025
6.02.2025 - 6.03.2025
6.02.2025 - 23.02.2025
5.02.2025 - 5.03.2025
5.02.2025 - 22.02.2025
4.02.2025 - 5.02.2025
4.02.2025 - 5.02.2025
3.02.2025 - 8.02.2025
29.01.2025 - 30.01.2025
29.01.2025 - 30.01.2025
30.01.2025 - 28.02.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
22.01.2025 - 22.02.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
17.01.2025 - 22.01.2025
20.01.2025 - 25.01.2025
24.01.2025 - 26.02.2025
20.01.2025 - 27.02.2025
9.01.2025 - 22.02.2025
8.01.2025 - 8.02.2025
7.01.2025 - 11.02.2025
7.01.2025 - 7.02.2025
7.01.2025 - 28.01.2025
6.01.2025 - 6.02.2025
6.01.2025 - 6.02.2025
3.01.2025 - 23.01.2025
3.01.2025 - 3.02.2025
30.12.2024 - 31.12.2024
31.12.2024 - 31.01.2025
30.12.2024 - 31.12.2024
27.12.2024 - 27.01.2025
25.12.2024 - 29.12.2024
19.12.2024 - 27.12.2024
19.12.2024 - 19.01.2025
19.12.2024 - 19.01.2025
18.12.2024 - 24.12.2024
17.12.2024 - 17.01.2025
17.12.2024 - 23.12.2024
13.12.2024 - 15.12.2024
15.12.2024 - 21.12.2024
4.12.2024 - 5.12.2024
29.11.2024 - 3.12.2024
1.12.2024 - 28.03.2025
1.12.2024 - 15.12.2024
29.11.2024 - 1.12.2024
2.12.2024 - 8.12.2024
30.11.2024 - 1.12.2024
28.11.2024 - 29.11.2024
27.11.2024 - 30.11.2024
26.11.2024 - 28.11.2024
24.11.2024 - 25.11.2024
21.11.2024 - 21.11.2024
22.11.2024 - 24.11.2024
29.11.2024 - 4.12.2024
21.11.2024 - 26.12.2024
20.11.2024 - 20.12.2024
14.11.2024 - 16.11.2024
14.11.2024 - 22.12.2024
13.11.2024 - 15.11.2024
13.11.2024 - 17.11.2024
14.11.2024 - 16.11.2024
13.11.2024 - 14.11.2024
14.11.2024 - 14.11.2024
5.11.2024 - 5.11.2024
1.11.2024 - 3.11.2024
31.10.2024 - 1.11.2024
30.10.2024 - 30.11.2024
3.11.2024 - 3.11.2024
29.10.2024 - 29.11.2024
25.10.2024 - 27.10.2024
31.10.2024 - 8.11.2024
28.10.2024 - 1.11.2024
18.10.2024 - 20.10.2024
18.10.2024 - 20.10.2024
26.10.2024 - 27.10.2024
13.10.2024 - 13.10.2024
14.10.2024 - 14.11.2024
13.10.2024 - 13.10.2024
9.10.2024 - 11.10.2024
8.10.2024 - 25.10.2024
2.10.2024 - 30.10.2024
2.10.2024 - 8.10.2024
1.10.2024 - 1.11.2024
30.09.2024 - 1.10.2024
27.09.2024 - 30.09.2024
30.09.2024 - 2.10.2024
27.09.2024 - 29.09.2024
30.09.2024 - 1.10.2024
27.09.2024 - 29.09.2024
27.09.2024 - 27.10.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
24.09.2024 - 25.09.2024
24.09.2024 - 25.09.2024
23.09.2024 - 23.10.2024
20.09.2024 - 22.09.2024
19.09.2024 - 24.09.2024
31.12.2024 - 31.12.2024
18.09.2024 - 22.09.2024
18.09.2024 - 18.09.2024
13.09.2024 - 14.09.2024
13.09.2024 - 20.09.2024
11.09.2024 - 22.09.2024
10.09.2024 - 12.09.2024
10.09.2024 - 11.09.2024
8.09.2024 - 9.09.2024
6.09.2024 - 8.09.2024
5.09.2024 - 6.09.2024
4.09.2024 - 5.09.2024
30.08.2024 - 1.09.2024
29.08.2024 - 1.09.2024
2.09.2024 - 25.09.2024
1.09.2024 - 3.09.2024
26.08.2024 - 28.08.2024
27.08.2024 - 1.09.2024
6.09.2024 - 15.09.2024
23.08.2024 - 24.08.2024
23.08.2024 - 25.08.2024
23.08.2024 - 24.08.2024
26.08.2024 - 1.09.2024
23.08.2024 - 23.08.2024
20.08.2024 - 8.09.2024
14.08.2024 - 16.08.2024
13.08.2024 - 14.08.2024
9.08.2024 - 11.08.2024
12.08.2024 - 21.08.2024
10.08.2024 - 12.08.2024
9.08.2024 - 14.08.2024
7.08.2024 - 9.08.2024
7.08.2024 - 7.08.2024
12.08.2024 - 17.08.2024
1.08.2024 - 4.08.2024
1.08.2024 - 4.08.2024
1.08.2024 - 3.08.2024
1.08.2024 - 18.08.2024
31.07.2024 - 8.08.2024
30.07.2024 - 15.08.2024
30.07.2024 - 21.08.2024
26.07.2024 - 28.07.2024
24.07.2024 - 26.07.2024
29.07.2024 - 29.07.2024
25.07.2024 - 28.07.2024
19.07.2024 - 23.07.2024
18.07.2024 - 21.07.2024
16.07.2024 - 25.07.2024
16.07.2024 - 16.07.2024
28.07.2024 - 1.08.2024
15.07.2024 - 30.07.2024
16.07.2024 - 31.07.2024
17.07.2024 - 1.08.2024
11.07.2024 - 12.07.2024
11.07.2024 - 19.07.2024
10.07.2024 - 31.12.2024
13.07.2024 - 16.07.2024
5.07.2024 - 14.07.2024
1.07.2024 - 28.10.2024
28.06.2024 - 30.06.2024
27.06.2024 - 28.06.2024
24.06.2024 - 25.06.2024
20.06.2024 - 23.06.2024
21.06.2024 - 24.06.2024
21.06.2024 - 23.06.2024
24.06.2024 - 29.06.2024
13.06.2024 - 14.06.2024
12.06.2024 - 18.06.2024
11.08.2024 - 11.08.2024
10.06.2024 - 11.06.2024
6.06.2024 - 8.06.2024
20.03.2024 - 20.03.2024
4.06.2024 - 27.09.2024
3.06.2024 - 7.06.2024
3.06.2024 - 30.06.2024
2.06.2024 - 3.06.2024
3.06.2024 - 14.06.2024
31.05.2024 - 10.06.2024
1.06.2024 - 6.06.2024
29.05.2024 - 30.05.2024
30.05.2024 - 9.06.2024
27.05.2024 - 29.05.2024
17.05.2024 - 19.05.2024
14.05.2024 - 16.05.2024
14.05.2024 - 19.05.2024
13.05.2024 - 15.05.2024
13.05.2024 - 30.06.2024
13.05.2024 - 31.07.2024
7.05.2024 - 8.05.2024
8.05.2024 - 1.12.2024
7.05.2024 - 8.05.2024
3.05.2024 - 1.07.2024
30.04.2024 - 30.04.2024
29.04.2024 - 7.05.2024
29.04.2024 - 30.04.2024
29.04.2024 - 7.05.2024
28.04.2024 - 29.04.2024
27.05.2024 - 29.05.2024
25.04.2024 - 26.04.2024
25.04.2024 - 26.04.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
27.04.2024 - 30.04.2024
25.04.2024 - 11.05.2024
22.04.2024 - 5.05.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
23.04.2024 - 25.04.2024
14.04.2024 - 14.05.2024
23.04.2024 - 24.04.2024
20.04.2024 - 24.04.2024
14.05.2024 - 15.05.2024
5.04.2024 - 7.04.2024
13.04.2024 - 14.04.2024
23.04.2024 - 24.04.2024
29.04.2024 - 30.04.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
27.03.2024 - 28.03.2024
27.03.2024 - 31.03.2024
23.03.2024 - 25.03.2024
24.03.2024 - 26.03.2024
25.03.2024 - 26.03.2024
22.03.2024 - 25.03.2024
21.03.2024 - 31.03.2024
17.03.2024 - 2.04.2024
22.03.2024 - 6.04.2024
19.03.2024 - 21.03.2024
18.03.2024 - 31.03.2024
16.03.2024 - 19.03.2024
18.03.2024 - 21.03.2024
18.03.2024 - 19.03.2024
6.03.2024 - 26.03.2024
7.03.2024 - 8.03.2024
6.03.2024 - 8.03.2024
6.03.2024 - 7.03.2024
6.03.2024 - 6.04.2024
6.03.2024 - 7.03.2024
6.03.2024 - 8.03.2024
5.03.2024 - 7.03.2024
1.02.2024 - 1.02.2024
4.03.2024 - 4.03.2024
4.03.2024 - 8.03.2024
27.02.2024 - 28.02.2024
2.03.2024 - 8.03.2024
29.02.2024 - 1.03.2024
23.02.2024 - 25.02.2024
24.02.2024 - 9.03.2024
23.02.2024 - 27.02.2024
21.02.2024 - 26.02.2024
24.02.2024 - 24.02.2024
29.02.2024 - 4.03.2024
19.02.2024 - 25.02.2024
19.02.2024 - 20.02.2024
20.02.2024 - 20.02.2024
21.02.2024 - 22.02.2024
16.02.2024 - 16.02.2024
12.02.2024 - 8.04.2024
12.02.2024 - 20.02.2024
1.02.2024 - 7.03.2024
5.02.2024 - 7.02.2024
2.02.2024 - 8.02.2024
2.02.2024 - 17.02.2024
1.02.2024 - 24.02.2024
28.01.2024 - 28.01.2024
30.01.2024 - 7.02.2024
26.01.2024 - 26.01.2024
28.01.2024 - 28.01.2024
26.01.2024 - 27.01.2024
24.01.2024 - 24.01.2024
23.01.2024 - 4.02.2024
17.01.2024 - 17.02.2024
18.01.2024 - 31.01.2024
18.01.2024 - 31.01.2024
13.01.2024 - 21.01.2024
20.01.2024 - 21.01.2024
22.01.2024 - 23.01.2024
12.01.2024 - 14.01.2024
11.01.2024 - 25.02.2024
11.01.2024 - 12.01.2024
10.01.2024 - 8.02.2024
5.01.2024 - 7.01.2024
29.12.2023 - 29.01.2024
28.12.2023 - 30.12.2023
22.12.2023 - 31.12.2023
22.12.2023 - 24.12.2023
30.11.2023 - 20.01.2024
11.12.2023 - 12.12.2023
30.11.2023 - 3.12.2023
10.11.2023 - 12.11.2023
8.11.2023 - 10.11.2023
8.11.2023 - 9.11.2023
3.11.2023 - 5.11.2023
9.11.2023 - 10.11.2023
29.10.2023 - 1.11.2023
27.10.2023 - 22.11.2023
23.10.2023 - 5.11.2023
23.10.2023 - 29.11.2023
20.10.2023 - 21.10.2023
17.10.2023 - 29.10.2023
16.10.2023 - 22.10.2023
11.08.2023 - 11.08.2023
16.09.2023 - 17.09.2023
19.06.2023 - 18.07.2023
30.06.2023 - 30.06.2023
1.07.2023 - 2.07.2023
Visitors : 1947776