Berita

9 Apr 2026

Tinjau RTLH di Kureksari, Bupati Subandi Pastikan Perbaikan Rumah dan Salurkan Bantuan Kursi Roda

KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, Subandi, kembali turun langsung ke lapangan guna memastikan kesejahteraan masyarakat melalui inspeksi mendadak (sidak) Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Kureksari, Kecamatan Waru, Kamis (9/4/2026).Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi oleh Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Baznas Sidoarjo, Camat Waru, Kepala Desa Kureksari, serta jajaran Forkopimka setempat.Sidak kali ini menyasar kediaman Umi Salamah, yang kondisinya dinilai cukup memprihatinkan dan berpotensi membahayakan keselamatan serta kenyamanan penghuninya. Menanggapi hal tersebut, Bupati Subandi menegaskan komitmennya untuk segera melakukan perbaikan.“Kami bersama Baznas Sidoarjo akan segera melakukan perbaikan rumah, mulai dari atap hingga dinding, agar lebih aman dan nyaman untuk dihuni,” ujar Subandi.Selain memastikan perbaikan rumah, dalam kesempatan tersebut Bupati Sidoarjo bersama Dinas Sosial juga menyerahkan bantuan kursi roda kepada Umi Salamah yang telah lama menderita sakit.“Dengan bantuan kursi roda ini, semoga dapat membantu aktivitas keseharian Ibu Umi menjadi lebih baik,” tambahnya.Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu, melalui program perbaikan RTLH dan bantuan sosial yang tepat sasaran. (Son/Mas)

Selengkapnya
9 Apr 2026

Tinjau Lokasi Ledakan Tabung, Bupati Subandi Tekankan Pentingnya BPJS Ketenagakerjaan bagi Seluruh Karyawan

KOMINFO, ‎Sidoarjo - Bupati Sidoarjo, Subandi meninjau lokasi kecelakaan kerja yang melibatkan ledakan tabung besi di PT. Great Well Steel Desa Janti kecamatan Waru. Kamis (9/4/2026 ). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan penanganan korban serta mengevaluasi prosedur keamanan kerja di wilayah tersebut.‎​‎​Dalam keterangannya, Subandi menjelaskan bahwa insiden ini murni merupakan kecelakaan kerja. Peristiwa bermula saat pekerja hendak memotong sebuah tabung besi yang belum diketahui pasti isinya.‎‎​"Kejadiannya bukan di tabungnya secara langsung, tapi karena percikan atau serpihan besi saat proses pemotongan," ujar Subandi.‎‎​Dampak dari ledakan tersebut tidak hanya mengenai pekerja, tetapi juga merusak pemukiman di sekitar area pabrik. Berdasarkan data terbaru, sebanyak 11 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan akibat terkena serpihan besi.‎‎​Pihak Pemerintah Daerah memastikan bahwa seluruh korban, baik yang mengalami luka-luka maupun warga yang rumahnya terdampak, telah mendapatkan penanganan. Bagi korban luka seluruh biaya perawatan medis telah diurus sepenuhnya. Kerusakan Rumah Pihak perusahaan berkomitmen untuk memberikan ganti rugi terhadap 11 rumah warga yang rusak.‎‎​Bupati Subandi juga mengapresiasi perusahaan karena telah mendaftarkan sekitar 600 karyawannya ke dalam program BPJS Ketenagakerjaan.‎​‎​Subandi memberikan peringatan keras kepada seluruh pelaku usaha di Kabupaten Sidoarjo untuk tidak lalai dalam memberikan jaminan sosial bagi para pekerja.‎‎​"Saya mengimbau dan mewajibkan seluruh perusahaan di Sidoarjo untuk ikut serta dalam program BPJS Ketenagakerjaan. Ini penting untuk menjamin kesejahteraan karyawan jika terjadi musibah yang tidak terduga seperti ini," tegasnya.‎‎​Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama Dinas Tenaga Kerja akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke berbagai perusahaan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi jaminan tenaga kerja.‎‎​"Jangan sampai ada perusahaan yang tidak memberikan jaminan. Jika perusahaan tidak bertanggung jawab, tentu karyawan yang akan sangat dirugikan," tutupnya. (Son/Mas)

Selengkapnya
9 Apr 2026

141 PNS Kabupaten Sidoarjo Terima SK Purna Tugas

KOMINFO, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan Purna Tugas kepada 141 Pegawai Negeri Sipil di lingkungan dengan Terhitung Mulai Tanggal Bulan April, Mei, dan Juni, pada hari Kamis, 9/4/2026, bertempat di Hotel Luminor Sidoarjo.Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo Ainun Amalia, mewakili Bupati Sidoarjo, menyerahkan secara langsung Surat Keputusan Purna Tugas ini. Dalam sambutannya Ia menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo atas dedikasi, kerja keras, dan segala jasa yang telah diberikan selama ini. Ainun juga menggarisbawahi pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan kepada negara, bangsa, masyarakat, dan khususnya kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, mengingat Para Aparatur Sipil Negara ini telah menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai Aparatur Sipil Negara dengan loyalitas dan integritas yang patut menjadi teladan bagi seluruh ASN."Masa purnabakti bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal atau babak baru yang penuh dengan peluang dan harapan. Kami semua mendoakan agar Bapak/Ibu senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta kelancaran dalam menjalani kehidupan di luar dunia pekerjaan yang selama ini ditekuni,"katanyaAinun juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Kepegawaian Daerah atas pelaksanaan tugasnya yang telah berjalan dengan baik.“Saya menitipkan pesan kepada Bapak/Ibu yang telah purnabakti dari pengabdian kepada bangsa dan negara ini, mohon doanya agar Kabupaten Sidoarjo senantiasa berjaya, eksis, dan kondusif. Semoga ke depan Sidoarjo terus berkembang menjadi lebih baik di bawah kepemimpinan Bupati Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana,"pintanya.Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Sidoarjo Ahmad Misbahul Munir, menginformasikan bahwa BKD Sidoarjo secara periodik menyelenggarakan penyerahan Surat Keputusan (SK) pensiun setiap tiga bulan. Untuk periode ini, terhitung mulai tanggal (TMT) 1 April hingga 1 Juni 2026, terdapat 141 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang memasuki masa purna tugas. Rinciannya adalah 31 orang dengan TMT April, 51 orang dengan TMT Mei, dan 59 orang dengan TMT Juni. Kegiatan ini merupakan rutinitas yang menandai berakhirnya masa pengabdian Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui jalur kedinasan. Penyerahan SK ini diharapkan bukan menjadi akhir, melainkan awal bagi para purna tugas untuk memberikan kontribusi yang lebih luas kepada masyarakat.“Kami meyakini bahwa para Aparatur Sipil Negara yang telah memasuki masa purnabakti merupakan teladan di lingkungan masing-masing, sebagaimana selama ini telah menjadi teladan di lingkungan kedinasan. Oleh karena itu, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi terbaik yang telah diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo selama ini,” katanya.yu

Selengkapnya
9 Apr 2026

Kangen Balita UPT PPSAB Sidoarjo, Wabup Sidoarjo Kunjungi Mereka

KOMINFO, Sidoarjo - Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana mengunjungi UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita (PPSAB) Sidoarjo, Kamis, (9/4). Kunjungannya tidak lain untuk melepas kangen kepada puluhan balita yang diasuh ditempat tersebut. Turun dari mobilnya, Hj. Mimik Idayana langsung mengucapkan kalimat kangen anak-anak kepada Plt. Kepala UPT PPSAB Sidoarjo Sri Mariyani yang menyambutnya pagi tadi. Setelah itu Wabup Hj. Mimik Idayana langsung diantarkannya keruang pengasuhan.Saat ini ada 46 anak Balita yang diasuh ditempat milik Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur tersebut. Dari jumlah tersebut enam anak sudah memiliki Calon Orang Tua Angkat (COTA). Usia anak-anak antara 0-6 tahun. Ditempat itu juga diasuh kurang lebih 14 anak penyandang disabilitas. Tawa bahagia terlihat dari Wabup Hj. Mimik Idayana saat bertemu mereka. Digendong dan diajaknya mereka bermain bersama. Ia mengatakan lebaran kemarin dirinya sudah berniat berkunjung ke UPT PPSAB Sidoarjo. Namun kesibukan dirinya yang menghalangi untuk segera melepas rasa kangennya bertemu para Balita PPSAB Sidoarjo.“Sebenarnya mulai kemarin waktu lebaran ingin memeluk anak-anak disini, tapi karena kesibukan saya alhamdulillah hari ini saya sudah melepas rasa kangen saya menemui anak-anak disini,” ucapnya.Wabup Hj. Mimik Idayana bersyukur anak-anak dalam kondisi sehat. Ia ucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada para pengasuh yang telah merawat mereka dengan ikhlas dan sabar.“Pengasuh disini luar biasa, terimakasih atas kesabarannya dan keuletannya, alhamdulillah anak-anak sehat semuanya,” ucapnya.Plt. Kepala UPT PPSAB Sidoarjo Sri Mariyani mengatakan anak-anak yang diasuh datang dari berbagai kabupaten kota di Jawa Timur. Kebanyakan dari mereka datang dari kasus penemuan bayi telantar yang dibuang. Bahkan kemarin UPT PPSAB Sidoarjo telah menerima bayi berusia 3 hari. “Sekarang ada 46 bayi dan disabilitas, disabilitas 14 anak, yang sekolah TK ada 2, yang sekolah SLB ada 6,” ucapnya.Pramutiya Safitri salah satu pekerja sosial UPT PPSAB Sidoarjo mengatakan jadwal pengasuhan puluhan balita di UPT PPSAB Sidoarjo dilakukan secara bergiliran. Ada tiga shif yang diberlakukan seperti rumah sakit.  Setiap shifnya bertugas 5 sampai 6 orang pengasuh. Tugasnya merawat dan menjaga mereka mulai pagi, siang dan malam.“InsyaAllah tidak kewalahan, karena juga dibantu bapak-bapak dan para pegawai administrasi, paling kewalahan waktu ada yang sakit, karenakan  kalau anak-anak harus opname di RSUD misalnya, itukan butuh orang yang harus jaga, jadi pengasuh disini berkurang,” ucapnya. Git

Selengkapnya
8 Apr 2026

Bupati Sidoarjo Dampingi Gubernur Jatim Bagikan BBM Gratis dan Tinjau Pasar Murah

KOMINFO,Sidoarjo - 200 Ojek Online/Ojol Sidoarjo mendapat bantuan BBM gratis dari Gubernur Jawa Timur Hj. Khofifah Indar Parawansa, Rabu, (8/4). BBM gratis jenis Pertamax itu dibagikan langsung Gubernur Jatim yang didampingi Bupati Sidoarjo H. Subandi di SPBU Albatros Sedati. Masing-masing motor Ojol diisi 3 liter pertamaxsenilai Rp. 36.900. Selain BBM, Hj. Khofifah Indar Parawansa juga memberikan Sembako kepada seluruh Ojol.Setelah memberikan bantuan BBM gratis, gubernur Jatim bersama bupati Sidoarjo meninjau pelaksanaan pasar murah yang digelar di kantor Desa Sedati Gede Kecamatan Sedati. Pasar murah tersebut digelar dalam rangka pengendalian inflasi dan ketahanan pangan yang dilakukan Pemprov Jatim.Gubernur Jatim Hj. Khofifah mengatakan pembagian bantuan seperti ini untuk mempererat kebersamaan dengan warga Jatim. Salah satunya dengan para pengemudi Ojol. Menurutnya mereka ini telah menjadi bagian penting dalammemberikan layanan transportasi masyarakat."Kita ingin berbagi sekaligus memastikan teman-teman Ojol bisa terbantu operasionalnya, dan juga ada tambahan Sembako untuk keluarga," ucapnya. Hj. Khofifah menegaskan bahwa saat ini stok BBM dan elpiji di Jawa Timur dalam kondisi aman. Oleh karenanya masyarakat Jawa Timur dimintanya tidak perlu panik.Ia mengimbau agar masyarakat tidak melakukan pembelian berlebihan. Selain itu dimintanya untuk menggunakan energi secara bijak."Stok BBM dan elpiji kita cukup. Karena itu saya mengajak masyarakat untuk menggunakan secara bijak, tidak perlu panik," ujar Gubernur Jatim Hj. Khofifah. Disampaikannya bahwa pemerintah telah mengatur batas pembelian untuk menjaga stabilitas pasokan BBM. Pembelian BBM dibatasi maksimal 50 liter per hari untuk kendaraan pribadi. Sementara untuk LPG 3 kilogram dibatasi hingga 15 tabung perbulan bagi para pelaku UMKM.Bupati Sidoarjo H. Subandi menyampaikan ucapan Terima kasih atas perhatian Gubernur Jatim terhadap masyarakat Sidoarjo. Dikatakannya bantuan sosial serta pembukaan pasar murah di Kabupaten Sidoarjo akan sangat membantu warganya dalam mencukupi kebutuhan hidup. Disampaikannya Pemkab Sidoarjo juga ikut mendukung kegiatan pasar murah seperti ini. Operasi pasar murah dengan penjualan beras SPHP juga telah dilakukan Pemkab Sidoarjo."Pemkab Sidoarjo akan selalu mendukung kegiatan pasar murah seperti ini karena manfaatnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat berpenghasilan rendah," ucapnya.Dalam pasar murah tersebut disediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga dibawa Harga Eceran Tertinggi/HET. Seperti beras SPHP yang dijual Rp. 55 ribu per 5 kg, beras medium Rp. 70 ribu per 5 kg serta daging ayam Rp. 30 ribu per pack besar dan telur Rp. 22 ribu per pack. Sedangkan untuk harga bawang putih 250 gram dijual Rp. 6 ribu, bawang merah 250gram Rp. 7 ribu serta telur Rp. 22 ribu per pack dan Minyak Kita kemasan 1 liter dijualRp. 13 ribu. Sementara itu gula pasir 1 kg dijual Rp. 14 ribu, tepung terigu 1 kg Rp 10ribu. Git/mas

Selengkapnya
8 Apr 2026

Saluran Irigasi Wonoayu Menyempit Jadi 1,5 Meter, Bupati Sidoarjo Instruksikan Normalisasi Segera

KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, Subandi, menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Desa Mojorangagung, Kecamatan Wonoayu, Rabu (8/4/2026). Langkah ini diambil setelah adanya temuan penyempitan drastis pada saluran irigasi yang semula selebar 3 meter, kini menyusut hingga tersisa 1,5 meter.Penyempitan saluran yang merupakan anak afvoer Sidokare ini diduga kuat akibat terdampak pembangunan jalan kavling perumahan di wilayah tersebut. Pihak pengembang ditengarai menggunakan sebagian area sempadan irigasi untuk kepentingan akses jalan pribadi.Dalam kunjungannya bersama Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA), Bupati Subandi menegaskan bahwa fungsi saluran irigasi harus segera dikembalikan ke kondisi semula. Menurutnya, normalisasi ini sangat krusial sebagai langkah mitigasi bencana sekaligus pemenuhan kebutuhan pengairan."Fungsi saluran irigasi ini harus dikembalikan ke ukuran asal. Ini penting untuk memperlancar arus air saat hujan intensitas tinggi agar tidak terjadi banjir, sekaligus memastikan distribusi air ke sawah petani tetap lancar," ujar Subandi di lokasi sidak.Bupati langsung menginstruksikan pihak kecamatan dan dinas terkait untuk mengawal ketat proses pengembalian fungsi lahan tersebut agar kepentingan umum tidak dikorbankan oleh kepentingan pengembang.Menindaklanjuti instruksi tersebut, Kepala Dinas PUBMSDA Kabupaten Sidoarjo, M. Makhmud, menyatakan akan segera melakukan koordinasi lintas sektor. Pihaknya berencana memanggil pengembang kavling guna meminta pertanggungjawaban."Kami akan segera berkoordinasi dengan semua pihak, terutama pengembang yang menjadikan sempadan irigasi sebagai jalan. Komunikasi akan kita lakukan secara persuasif namun tegas agar masalah ini tuntas dan fungsi saluran kembali normal," kata M. Makhmud.Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengimbau para pengembang agar lebih tertib dan patuh terhadap aturan garis sempadan sungai maupun irigasi. Hal ini penting agar pembangunan properti tidak merusak atau mengganggu infrastruktur publik yang sudah ada.(mas).

Selengkapnya
8 Apr 2026

Bupati Sidoarjo H. Subandi Dorong Pembenahan Menyeluruh Sistem Pengelolaan Sampah di Tanggulangin dan Krian

KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, H. Subandi, terus mendorong pembenahan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh di wilayah Kabupaten Sidoarjo. Upaya tersebut ditunjukkan melalui kunjungan langsung dan inspeks ke sejumlah Tempat Pengolahan Sampah (TPS), di antaranya TPS Desa Penatarsewu Kecamatan Tanggulangin serta TPS Desa Terung Kulon Kecamatan Krian, Rabu (8/4/2026).Dalam peninjauan di TPS Desa Penatarsewu, H.Subandi menemukan bahwa pengelolaan sampah belum berjalan sesuai regulasi dan telah berlangsung tanpa penanganan maksimal sejak 2013. Ia menilai kondisi tersebut harus segera dibenahi melalui komitmen bersama seluruh pihak terkait.“Kita melihat pengelolaan sampah di sini masih belum tertata dengan baik. Mudah-mudahan dengan kunjungan hari ini kita bisa menemukan solusi bersama,” ujar H.Subandi.Selain itu, ia juga menyoroti ketidaksesuaian dalam penerapan retribusi sampah di masyarakat yang tidak mengacu pada aturan yang berlaku. Hal ini dinilai berpotensi menimbulkan persoalan dalam tata kelola persampahan ke depan.H.Subandi menegaskan bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah desa, pengelola, dan masyarakat. Ia memastikan akan mengumpulkan seluruh pihak untuk menyepakati langkah penanganan yang terintegrasi.“Pengelolaan TPS ini bukan hanya tanggung jawab satu pihak, tetapi tanggung jawab bersama. Setelah ada kesepakatan, kita lakukan pembenahan secara menyeluruh,” tegasnya di TPS Penatarsewu.Dukungan anggaran serta perbaikan akses menuju lokasi TPS juga akan menjadi perhatian guna menunjang efektivitas operasional pengangkutan sampah.Lebih lanjut, H.Subandi mengungkapkan bahwa pihaknya tengah melakukan pemetaan terhadap seluruh TPS di wilayah Sidoarjo. “Melalui pemetaan ini, kita ingin menyusun perencanaan yang matang, termasuk penganggaran setiap tahunnya, sehingga permasalahan sampah bisa diselesaikan secara bertahap,” jelasnya.Dalam sidak terpisah di TPS Desa Terung Kulon, H.Subandi menyoroti kondisi TPS yang tidak berfungsi optimal dan hanya menjadi tempat pembuangan sampah. Ia menilai kondisi tersebut berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, gangguan kesehatan, hingga risiko kebakaran, terutama saat musim kemarau.“Kalau dibiarkan, ini bisa menimbulkan polusi udara, bau tidak sedap, dan mengganggu lingkungan sekitar, apalagi berada di kawasan padat penduduk dan dekat dengan aktivitas pendidikan,” ujarnya.Dalam dialog dengan perangkat desa dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), diketahui bahwa pengelolaan TPS tersebut dalam kondisi vakum dan belum memiliki Kelompok Swadaya Masyarakat Pengelola Sampah (KSP). Menyikapi hal itu, H.Subandi langsung menginstruksikan pembentukan KSP sebagai langkah awal pembenahan.“KSP harus segera dibentuk. Setelah itu, kita tata sistem pengelolaannya, mulai dari pengangkutan, pemilahan, hingga pengolahan sampah,” tegasnya.Ia juga meminta pemerintah desa untuk berkoordinasi dengan DLHK serta mencari lokasi alternatif di Tanah Kas Desa (TKD) yang lebih representatif untuk pembangunan TPS baru, agar tidak mengganggu permukiman warga.Sebagai langkah awal, H.Subandi memerintahkan pembersihan (clean up) lokasi TPS segera dilakukan. Setelah KSP terbentuk, akan dilanjutkan dengan perencanaan menyeluruh terkait kebutuhan lahan, kapasitas pengolahan, hingga estimasi anggaran pembangunan.Di samping itu, H.Subandi menyoroti masih adanya praktik pembuangan dan pembakaran sampah liar di tengah permukiman warga yang berpotensi mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan masyarakat. Pemerintah pun akan mengevaluasi kemungkinan relokasi TPS yang berada di kawasan permukiman serta memastikan pengelolaan sesuai standar lingkungan.“Kalau ini dibiarkan, tentu akan berdampak pada kesehatan masyarakat. Ini yang tidak boleh terjadi,” pungkasnya.Melalui langkah-langkah strategis ini, Bupati H.Subandi berharap tercipta sistem pengelolaan sampah yang lebih baik, terintegrasi, dan berkelanjutan, guna mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat Sidoarjo. (Son/Mar)

Selengkapnya
8 Apr 2026

Wabup Sidoarjo Sidak Pemeliharaan Jalan Suko–Sumberejo

KOMINFO, Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, melakukan sidak terhadap pekerjaan pemeliharaan jalan di ruas Suko–Sumberejo, Kecamatan Wonoayu, Rabu (8/4/2026). Dalam sidak tersebut, ia menyoroti kualitas pekerjaan jalan sekaligus kondisi drainase yang dinilai bisa menjadi salah satu penyebab banjir di wilayah tersebut.Dalam dialog langsung dengan satgas jalan Dinas PUBMSDA Kabupaten Sidoarjo, Mimik Idayana mempertanyakan spesifikasi pekerjaan yang seharusnya memiliki ketebalan tertentu sebelum dan sesudah pemadatan serta menyampaikan bahwa ketebalan lapisan aspal telah memenuhi standar.“Ketebalan aspal jalan ini telah sesuai standar yaitu mulai dari 3 cm dan lapisan aspal telah sesuai yaitu menggunakan batu gragal, lapen dan aspal hotmix. Jangan sampai kualitasnya kurang, karena akan berdampak pada daya tahan jalan,” tegasnya di lokasi.Ia mengingatkan pengguna jalan agar kendaraannya yang melintas disesuaikan dengan kelas jalan dan tonasenya. Selain kualitas aspal, Mimik Idayana juga menyoroti sistem drainase yang dinilai tidak berfungsi optimal. Ia menemukan sejumlah saluran air yang tertutup urukan dan pengecoran tanpa mempertimbangkan aliran air.“Kalau saluran air tertutup seperti ini, airnya mau mengalir ke mana? Ini yang bisa menyebabkan banjir,” ujarnya.Dalam kesempatan tersebut, ia meminta pemerintah desa dan pihak terkait untuk lebih serius dalam merencanakan pembangunan infrastruktur, khususnya terkait sistem drainase. Ia menegaskan bahwa pembangunan jalan harus terintegrasi dengan perencanaan saluran air agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.“Prioritaskan dulu penanganan saluran air. Percuma membangun jalan kalau akhirnya tetap banjir. Perencanaan harus jelas, aliran air ke mana, panjang saluran berapa, dan ujungnya di mana,” tegasnya.Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak menutup saluran air secara sembarangan, karena hal tersebut memperparah kondisi banjir. Menurutnya, pembangunan tetap diperbolehkan selama dilengkapi dengan bak kontrol agar perawatan saluran tetap mudah dilakukan.Selain itu, Mimik Idayana juga meminta evaluasi terhadap ketinggian jalan dengan perhitungan matang agar tidak berdampak pada rumah warga di sekitarnya.Sidak ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memastikan kualitas pembangunan infrastruktur sekaligus mengatasi persoalan banjir. Ia berharap, melalui perencanaan yang terintegrasi dan pengawasan yang ketat, pembangunan jalan ke depan dapat memberikan manfaat optimal bagi masyarakat. (Mar)

Selengkapnya
8 Apr 2026

Pemkab Sidoarjo Normalisasi Sungai Porong Kanal

KOMINFO, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo tengah mengerjakan normalisasi Sungai Porong Kanal. Satu alat berat dikerahkan untuk mengeruk sedimentasi sungai sepanjang 31 km itu. Pagi tadi, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana memantau pelaksanaan kegiatan normalisasi tersebut, Rabu, (8/4). Saat ini kegiatan normalisasi Sungai Porong Kanal telah mencapai wilayah Krembung. Tepatnya di Pintu Air Krembung. Wabup Hj. Mimik Idayana menyampaikan normalisasi Sungai Porong Kanal akan dilakukan sampai wilayah Kecamatan Prambon. Saat ini masih berlangsung di wilayah Kecamatan Krembung. Excavator Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo terus bekerja mengeruk sampah serta endapan lumpur. “Disini sudah selesai tapi masih ada sedikit sampah yang harus dibersihkan,” ucapnya.Dikatakannya keberadaan Sungai Porong Kanal sangat penting bagi pertanian. Terdapat tiga kecamatan yang membutuhkan aliran air dari sungai tersebut. Mulai dari Kecamatan Krembung, Porong sampai Jabon. Oleh karenanya normalisasi sungai tersebut menjadi perhatian Pemkab Sidoarjo. “Tiga kecamatan sangat membutuhkan aliran air sungai ini,” ujarnya.Dalam Sidaknya Wabup Hj. Mimik Idayana mendapati ulir pengatur pintu air Krembung yang rusak. Dua ulir dari 4 ulir pengatur pintu air tersebut hilang. Kondisi tersebut sudah terjadi empat tahun lalu. Oleh karenanya ia akan segera mengkoordinasikannya dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas. Pasalnya kewenangan pintu air Krembung berada di bawah pengelolaan BBWS karena termasuk bagian dari jaringan irigasi Delta Brantas.“Pintu air ini sangat penting karena menyangkut pertanian di wilayah Krembung sampai Jabon, kalau aliran air terkendala karena pintu airnya macet tidak bisa dibuka tutup, pertanian di tiga kecamatan akan terpengaruh,” ucapnya.Sementara itu Kabid Pengairan Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo Prayit mengungkapkan pengerjaan normalisasi Sungai Porong Kanal dimulai dari hilir sampai hulu. Saat ini sudah 7 km pengerjaan normalisasi Sungai Porong Kanal telah dilakukan. Normalisasi dimulai dari wilayah Porong sampai Prambon. Titik-titik sungai yang mengalami sedimentasi serta plengsengan sungai yang mengalami longsor akan dikeruk.“Mulai kemarin kita mengerjakan normalisasi Sungai Porong Kanal dari Kedungsolo Porong sampai hari ini di wilayah Krembung, panjangnya sudah mencapai 7 km,” ucapnya.Prayit mengungkapkan pengerjaan normalisasi akan di lakukan sampai hulu Sungai Porong Kanal di wilayah Prambon. Ia memperkirakan satu bulan ini pengerjaannya akan selesai. Pengerjaan normalisasi Sungai Porong Kanal tersebut menjadi program rutin yang dilakukan dinasnya. Rencananya ada 9 km yang akan dikerjakan secara swakelola oleh Dinas PU Bina Marga dan SDA Sidoarjo. “Ini pekerjaan rutin, swakelola yang akan dikerjakan Satgas Air Dinas PU Bina Marga Sidoarjo,” ujarnya.Ia juga mengatakan pengerjaan normalisasi Sungai Porong Kanal juga akan dilakukan pihak swasta. Saat ini masih dalam proses lelang pengerjaannya. Normalisasi akan dilakukan mulai wilayah Porong sampai Jabon. Panjangnya sekitar 2,5 km. Normalisasi tersebut akan memperlancar aliran air Sungai Porong Kanal bagi 1,5 hektar lahan persawahan di Kecamatan Jabon. Pasalnya ia melihat kondisinya saat ini aliran Sungai Porong Kanal tidak sampai kebawah. Terutama saat kondisi musim kemarau.“Mulai dari jembatan arteri kebawah sampai dengan Pejarakan, masih proses lelang,” ucapnya. git

Selengkapnya
7 Apr 2026

Ngaji Cerdas Ahad Pahing dan Halal Bihalal PKK Sidoarjo, Doakan Keamanan dan Pererat Silaturahmi

KOMINFO, Sidoarjo – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP. PKK) Kabupaten Sidoarjo menggelar kegiatan Ngaji Cerdas Ahad Pahing bersama KH. Habib Amrullah sekaligus Halal Bihalal di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (7/4/2026).Kegiatan tersebut dihadiri Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sidoarjo, Ainun Amalia yang mewakili Bupati Sidoarjo Subandi. Hadir pula jajaran pengurus TP. PKK Kabupaten Sidoarjo, serta ratusan ibu-ibu dari unsur Ketua TP. PKK Kecamatan, Desa, hingga organisasi masyarakat. Dalam sambutannya, Ainun Amalia menyampaikan harapannya agar kondisi global yang saat ini diwarnai berbagai konflik tidak memberikan dampak signifikan bagi Indonesia, khususnya Kabupaten Sidoarjo.“Kami memohon doa agar berbagai isu konflik yang terjadi di dunia tidak berdampak terlalu dalam bagi Indonesia, khususnya Sidoarjo, sehingga masyarakat tetap aman dan sejahtera,” ujarnya.Sementara itu, Ketua TP. PKK Kabupaten Sidoarjo, Sriatun Subandi mengatakan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai sarana meningkatkan keimanan, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri.“Momentum ini selain untuk berdoa kepada Allah SWT demi keamanan dan kesejahteraan kita semua, bangsa dan Sidoarjo, juga menjadi kesempatan untuk saling memaafkan antar sesama,” ucapnya.Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat persatuan di tengah masyarakat Sidoarjo semakin kuat, sehingga mampu mendukung terciptanya kondisi daerah yang aman, damai, dan sejahtera. “Dengan saling bermaaf-maafan maka kita semua akan kembali fitri dan bersih,”tutupnya. (Dew)

Selengkapnya

Pengumuman

Agenda / Kegiatan

Visitors : 1560416