Berita

23 Jul 2024

Pemkab Sidoarjo Sukseskan Program Tiga Desa Cantik Bersama BPS Sidoarjo

Kominfo, Sidoarjo - Tiga desa di Kecamatan Wonoayu dan Tulangan terpilih menjadi Desa Cantik. Bukan semata-mata karena keindahan alam atau kebersihan lingkunganya. Tiga desa itu dipilih menjadi Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) karena kekayaan informasinya. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sidoarjo mendampingi tiga desa secara masif. Masing-masing adalah Desa Simoangin-angin dan Desa Simo Ketawang, di Kecamatan Wonoayu. Satu desa lagi ialah Desa Grogol, Kecamatan Tulangan. Tiga desa tersebut menjadi desa lokas fokus (lokus) untuk pembentukan Desa Cantik. Sekretaris Daerah Kab. Sidoarjo Dr. Fenny Apridawati SKM MKes menyambut baik Program Desa Cantik. Sekda Fenny Apridawati mengapresiasi kepada BPS Sidoarjo atas pendampingan yang diberikan untuk tiga desa itu. ”Saya berharap program ini dapat meningkatkan kualitas data statistik di desa-desa di Kabupaten Sidoarjo,” kata Fenny Apridawati saat Sosialisasi dan Pencanangan Desa Cantik Tahun 2024 di Ruang Rapat Delta Wicaksana pada Selasa (23/7).Fenny Apridawati meminta pemerintah desa-desa lokus untuk memanfaatkan pendampingan dari BPS Sidoarjo dengan sebaik-baiknya. Gunakan kesempatan ini untuk belajar dan meningkatkan kapasitas desa dalam pengelolaan data statistik. Kepala BPS Sidoarjo Mohamad Ismail S.Si, M.Ec.Dev menjelaskan, data statistik merupakan aset penting bagi desa dalam perencanaan pembangunan. Dengan mengelola dan memanfaatkan data statistik secara baik, desa dapat merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan berbasis data. "Melalui Program Desa Cantik ini, kami ingin membantu desa untuk menjadi desa yang cerdas dan mandiri dalam pengelolaan data statistik," terang Ismail.Pendampingan BPS Sidoarjo kepada desa lokus meliputi pelatihan, bimbingan teknis, dan fasilitasi akses data statistik. Selain itu, BPS Provinsi Jawa Timur juga sudah menyiapkan aplikasi Singasari yang dapat digunakan oleh desa untuk menghimpun data statistik.”Kami akan mendampingi tiga desa lokus dan memfasilitasi penggunaan aplikasi Singasari. Kami berharap di Kabupaten Sidoarjo semua desa menjadi Desa Cantik,” ungkap Ismail. (aff/nb/en/kominfo)

Selengkapnya
23 Jul 2024

Plt. Bupati Subandi Serahkan Santunan JKM sekaligus Beasiswa Pendidikan Senilai Rp. 127.500.000

KOMINFO, Sidoarjo - Wajah Iva Yuniarsih mulai tampak berseri-seri lagi. Istri almarhum Kepala Dusun Simpang, Kecamatan Prambon, Kiki Wantoro itu sudah dapat mengikhlaskan kepergian suaminya. Keluarga pun mendapatkan santunan dan beasiswa.Tiga bulan lalu, Kiki Wantoro meninggal dunia mendadak. Dia sakit. Meski sempat dirawat di RSAL Surabaya, nyawa almarhum tidak tertolong. Usia Kiki Wantoro masih sangat muda, 38 tahun. Dia meninggalkan seorang istri dan satu orang anak yang masih kelas I SD.Sebagai Kepala Dusun (Kasun) Simpang, almarhum Kiki Wantoro telah diproteksi oleh Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) serta Jaminan Kematian/JKM dari BPJS Ketenagakerjaan oleh Pemkab Sidoarjo. Saat ini, seluruh perangkat desa se-Kabupaten Sidoarjo juga telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Begitu pula dengan seluruh Kader Posyandu. Program JKM memberikan santunan kematian sebesar Rp 42 juta. Nilai nominal santunan yang diberikan kepada peserta Program JKK bergantung upah peserta yang dilaporkan.  BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan santunan JKK senilai  48 kali upah yang dilaporkan. Klaim JKM diserahkan langsung oleh Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn. Sekaligus bertakziah ke rumah keluarga almarhum Kiki Wantoro di Desa Simpang  RT 2 RW 1, Selasa, (23/7). Selain santunan JKM, diserahkan pula beasiswa pendidikan dari BPJS Ketenagakerjaan. Besarnya Rp 127.500.000. Perinciannya, santunan JKM sebesar Rp 42 juta dan beasiswa pendidikan sebesar Rp 85.500.000. Klaim JKM ini diterima langsung oleh Iva Yuniarsih, istri almarhum Kiki Wantoro.Subandi datang dengan didampingi Kepala Kacab BPJS Ketenagakerjaan Krian Godlief CH Kumendong, Kabid Kepersertaan Bidang Khusus BPJS Ketenagakerjaan Cabang Sidoarjo Dadang Setiawan, Kepala Dinas Sosial Sidoarjo Ahmad Misbahul Munir. Selain itu, Camat Prambon Feri Prasetiya Budi dan Kades Simpang Mochamad Abdul Kamim juga hadir.Subandi mengatakan, biaya kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan seluruh perangkat desa dan kader Posyandu telah dicover APBD Kabupaten Sidoarjo. Itu merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah kepada mereka. “Ini apresiasi Pemkab Sidoarjo atas dedikasi dan pengabdian mereka kepada Pemkab Sidoarjo. Tidak ada yang tahu kapan kita sakit atau kapan kita meninggal dunia. Santunan kematian seperti ini akan meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Bisa untuk doa bersama bagi almarhum,” ucap Subandi.   Dalam sehari, pada Selasa (23/7) ini saja, terdapat dua anggota keluarga yang mendapatkan santunan kematian. Selain keluarga almarhum Kiki Wantoro yang menjadi perangkat Desa Simpang, juga ada keluarga almarhum Purnomo, yaitu perangkat Desa Temu, Kecamatan Prambon. Ahli waris kedua almarhum sama-sama mendapatkan jaminan kematian Rp 42 juta. Plt Bupati Subandi hampir setiap bulan menyerahkan santunan JKM. Minimal santunan itu untuk doa bersama. Sehingga, tidak merepotkan keluarganya. Jika almarhum masih memiliki anak yang bersekolah, santunan ini ditambah dengan beasiswa pendidikan. Agar sang anak bisa meneruskan sekolahnya sampai kuliah,” terang Subandi. Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Novias Dewo Santoso menyambut baik kebijakan Pemkab Sidoarjo mencover kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh perangkat desa dan kader Posyandu.Sampai saat ini ada 3.106 perangkat desa dan 12.633 kader Posyandu yang menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Mereka ikut program perlindungan dasar BPJS Ketenagakerjaan atau program JKK dan JKM yang didaftarkan Pemkab Sidoarjo. "Kebijakan Pemkab Sidoarjo untuk kesejahteraan seluruh perangkat desa dan kader Posyandu terus berlanjut. Kebijakan seperti ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat Sidoarjo. Khususnya, pekerja formal dan informal. Sehingga, dampaknya dapat mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Sidoarjo, " ucapnya. (git/mas/en/kominfo)

Selengkapnya
22 Jul 2024

Lepas KKN Mahasiswa UNUSIDA, H. Subandi Harapkan Pengabdian untuk Kian Memajukan Sidoarjo

KOMINFO,  Sidoarjo - Sebanyak 475 Mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo (UNUSIDA) berangkat melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di berbagai desa di Kabupaten Sidoarjo. Mereka dilepas oleh Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi di Pendopo Delta Wibawa, Senin (22/07).H. Subandi berpesan. Para mahasiswa tidak hanya memahami teori di kampus, tetapi juga mampu mengimplementasikannya secara langsung di masyarakat melalui KKN. KKN ini merupakan wadah bagi mahasiswa untuk mengabdikan diri. Selain itu, mengamalkan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama kuliah guna membantu menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat.Program KKN ini merupakan wujud dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Subandi berpesan kepada para mahasiswa untuk melaksanakan KKN dengan sebaik-baiknya. Penuh rasa tanggung jawab. "Kehadiran mahasiswa di masyarakat diharapkan mampu memberikan manfaat bersama untuk Sidoarjo yang lebih baik," ujarnya.Lebih lanjut, Subandi berharap KKN ini menjadi pengalaman berharga bagi para mahasiswa. Mereka mampu menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan dan kebaikan bagi Kabupaten Sidoarjo."Sebagai pimpinan daerah, kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan membantu pelaksanaan KKN," ucap Subandi.Sementara itu, Rektor UNUSIDA Dr. H. Fatkul Anam, MSi mengatakan, KKN UNUSIDA tahun ini mengusung tema "Sinergi Komunitas, Pemberdayaan, dan Pengembangan Berkelanjutan di Sidoarjo melalui Inovasi dan Pariwisata". KKN ini akan dilaksanakan di 31 RT di Sidoarjo, 3 desa wisata di Sedati, Depo Pasar Ikan, 2 pondok pesantren, dan di Fakultas Ilmu Komputer.Tema KKN berfokus pada pendampingan dan pemberdayaan masyarakat. Dalam kegiatan ini, Fatkul berharap mahasiswa dapat belajar langsung dari masyarakat, memetakan potensi Kabupaten Sidoarjo, serta memberikan sumbangsih ide dan inovasi untuk pengembangan ke daerah ke depan.Fatkul juga mengucapkan selamat kepada para mahasiswa yang akan terjun melaksanakan KKN. Terima kasih pula kepada semua pihak yang telah membantu proses kelancaran pelaksanaan KKN.Saat pelepasan mahasiswa, UNUSIDA memberikan cenderamata berupa gambar karikatur kepada Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi.  Cenderamata ini sebagai tanda sinergi UNUSIDA dengan Pemerintah Daerah Kab. Sidoarjo. (yu/en/kominfo)

Selengkapnya
22 Jul 2024

Plt. Bupati Subandi Minta Guru Penggerak Cetak SDM Unggul

KOMINFO, Sidoarjo - Plt. Bupati Sidoarjo Subandi meminta kepada guru penggerak di Kabupaten Sidoarjo untuk terus semangat dalam memajukan pendidikan dan mencetak SDM (Sumber Daya Manusia) yang unggul. “Salah satu perubahan yang paling masif adalah perubahan dalam bidang pendidikan. Guru sebagai aktor terdepan dalam dunia pendidikan dan pengajaran harus terus berinovasi mengikuti segala perubahan,” ucapnya saat memberikan sambutan pada acara Simposium & Pengukuhan Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Sidoarjo di Fave Hotel Sidoarjo pada Senin (22/7/2024). Lebih lanjut, Subandi menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memiliki target untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan relevansi pendidikan pada seluruh jenjang pendidikan, serta memperkuat pendidikan karakter, kompetensi, dan literasi peserta didik."Kerja sama dengan Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) merupakan salah satu upaya nyata dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk mencapai target dalam dunia pendidikan tersebut," jelasnya.Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan berbagai pihak terkait, Ia berharap Guru Penggerak dapat membawa perubahan positif bagi dunia pendidikan di Kabupaten Sidoarjo.“Kami titipkan pendidikan untuk Sidoarjo, mudah-mudahan kemajuan pendidikan dapat terwujud dengan dilantiknya Bapak dan Ibu hari ini, tentu kita sebagai pimpinan daerah memiliki harapan penuh kepada Bapak dan Ibu semua,” harapnya. Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Tirto Adi mengucapkan selamat dan sukses untuk guru penggerak, yang selanjutnya akan mengisi jabatan kepala sekolah dan guru pengawas di Sidoarjo. "Selamat dan sukses kepada guru penggerak, jadilah pemimpin perubahan disekolah masing-masing, tumbuhkan tanggungjawab moral dan jadilah katalis perubahan pendidikan di Sidoarjo yang lebih baik," kata Tirto. Dikatakannya, Kabupaten Sidoarjo memiliki ratusan guru penggerak, dari jumlah tersebut akan menduduki jabatan kepala sekolah dan guru pengawas. "Saat ini, guru penggerak angkatan 4,7,8 sudah menjadi kepala sekolah di jenjang SD negeri dan 46 SMP negeri sudah terisi, sehingga menyisakan 72 kepala sekolah di SDN yang nanti akan diisi oleh panjenengan dari angkatan 9, untuk sisanya akan mengisi jabatan guru pengawas," jelasnya. (Dew/And/en/kominfo)

Selengkapnya
22 Jul 2024

Sambut HUT Kemerdekaan RI, Plt. Bupati Sidoarjo Resmi Membuka Liga Kemerdekaan Pesawad Old Star

KOMINFO, Sidoarjo -  Semangat kemerdekaan terasa semakin membara di Sidoarjo. Plt. Bupati Sidoarjo, H. Subandi, S.H.,M.Kn., secara resmi membuka Liga Kemerdekaan Pesawad Old Star di Lapangan Desa Wedoro, Waru, kemarin (21/7). Acara ini menjadi salah satu rangkaian acara dalam memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79.Suasana pagi yang cerah mengiringi antusiasme para pemain Pesawad Old Star dan kemeriahan para penonton yang memadati lapangan. H. Subandi, dalam sambutannya, menyampaikan rasa bangganya atas terselenggaranya Liga Kemerdekaan ini."Liga ini bukan hanya tentang mencari juara, tetapi juga untuk mempererat tali silaturahmi dan mengedepankan nilai sportivitas," tegas Subandi.Lebih lanjut, Subandi menekankan bahwa meskipun para pemain tak lagi muda, semangat dan sportivitas harus tetaplah berkobar. "Mari kita tunjukkan permainan yang bagus dengan penuh semangat, berjuang dengan keras, dan berbagi kebahagiaan bersama," ajaknya.Liga Kemerdekaan ini tak hanya menjadi ajang adu skill antar pemain, tetapi juga menjadi wadah temu alumni bagi para pemain sepak bola. "Melalui pertandingan ini, kita dapat mengenang kembali masa-masa kejayaan saat bermain sepak bola bersama. Saya harap Liga Kemerdekaan ini dapat menjadi contoh bagi generasi muda tentang semangat sportivitas dan kebersamaan," harapnya.Ia pun mengucapkan terima kasih kepada para pemain Pesawad Old Star atas partisipasinya dan mengajak mereka untuk menunjukkan kemampuan terbaik di lapangan. H. Subandi juga mengingatkan para penonton dan suporter untuk mendukung para pemain dengan sportif dan menghormati semua pemain dan tim.Acara pembukaan Liga Kemerdekaan Pesawad Old Star berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi dari para peserta dan penonton. Liga ini diharapkan dapat menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi serta menginspirasi generasi muda tentang pentingnya sportivitas dan kebersamaan. (mad/en/kominfo)

Selengkapnya
21 Jul 2024

Ruwat Desa Trompoasri, Abah Kirun dan Abah Bandi Doakan Perangkat dan Masyarakat Dapat Keberkahan

KOMINFO, Sidoarjo - Pemerintah Desa Trompoasri, Kecamatan Jabon, bersama warganya menggelar ruwatan desa dengan menyantuni anak-anak yatim dan dhuafa. Juga mengadakan sholawatan di lapangan desa pada Sabtu malam (20/7). Mereka didoakan mendapat berkah dan diangkat derajatnya, baik di dunia maupun di akhirat.Kanjeng Raden Aryo Tumenggung Guno Winarno Abah Kirun dan Plt Bupati Sidoarjo Subandi S.H., M.Kn hadir di antara ribuan warga Desa Trompoasri. Mereka bersyukur dan berdoa bersama atas keselamatan, kesejahteraan, dan keberkahaan yang telah diperoleh.Plt. Bupati Sidoarjo H. Subandi (Abah Bandi) mengapresiasi kepedulian Pemdes Trompoasri kepada anak yatim dan dhuafa. Kepedulian seperti ini juga selalu dilakukannya saat menjadi Kepala Desa Pabean, Kecamatan Sedati. Sampai saat ini kegiatan sosial yang mulia itu masih dilakukan Pemdes Pabean. "Mudah-mudahan maksud dan tujuan masyarakat serta Pemerintah Desa Trompoasri tersampaikan. Mugi-mugi Desa Trompoasri dijadikan desa yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur," ucap Abah Bandi. Abah Bandi juga berharap kepedulian kepada anak-anak yatim dan dhuafa seperti ini akan membawa banyak keberkahan. Berkah bagi desa dan berkah juga bagi warganya. "Pak Lurah ini hebat. Perangkatnya juga hebat. Masih senang dan peduli pada anak yatim. Terutama terhadap pendidikannya.  Saya yakin derajat beliaunya akan terangkat," ungkap Abah Bandi.Kepala desa maupun perangkatnya yang peduli kepada anak yatim serta dhuafa akan ditinggikan derajatnya. Tidak hanya derajat di dunia, tetapi juga derajat di akhirat. (git/en/kominfo)

Selengkapnya
21 Jul 2024

Plt Bupati Sidoarjo Tak Pernah Lewatkan Shalawatan Karena untuk Memohon Keberkahan Sidoarjo

KOMINFO, Sidoarjo - Desa Kalidawir merayakan momen bersejarah dalam rangka haul Mbah Gagah Sifat ke-459 dan para sesepuh desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin. Kegiatan haul yang dilaksanakan pada hari Sabtu Malam (20/7) ini diselenggarakan dengan penuh khidmat dan kebersamaan di Masjid Al Abror, Desa Kalidawir.Acara haul Mbah Gagah Sifat dan sesepuh Desa Kalidawir meriah dengan kehadiran Plt Bupati Sidoarjo, Subandi. Kegiatan shalawatan ini bersama masyarakat tak pernah ia lewatkan. Alasannya, karena dengan bershalawat dan doa bersama memohon keberkahan dan kebaikan untuk Kabupaten Sidoarjo. “Selaku pimpinan daerah kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Desa Kalidawir dan takmir Masjid Al Abror  yang telah menyelenggarakan acara ini. Kami merasa sangat senang bisa bersilaturahmi dengan warga Kalidawir,“ ujar Subandi pada saat memberikan sambutan kegiatan Kalidawir Bershalawat.  Menurut Subandi, dengan momen keagamaan semacam ini dapat kita lihat, adanya kekompakkan, kehidupan masyarakatnya yang guyub rukun. Terbukti pada malam hari ini, semua warga Kalidawir antusias mengikuti shalawatan dan berdoa bersama untuk keberkahan desanya. ”Pada momen haul ini sebagai cara warga  untuk mengenang jasa para sesepuh Desa Kalidawir yang telah berperan besar dalam pembangunan dan kemajuan Kalidawir. Kita harus meneladani semangat juang dan pengabdian mereka untuk meneruskan perjuangan membangun desa ini menjadi lebih maju dan sejahtera," tambahnya.Wajah -wajah berbinar masyarakat khusyuk mengikuti shalawatan mendoakan para sesepuh desa, dan mendoakan keselamatan serta keberkahan bagi desa Kalidawir. Dipimpin oleh Habib Muchsin Al Hamid, suasana shalawatan tidak hanya menjadi acara keagamaan, tetapi juga puncak dari rasa persatuan dan solidaritas di antara masyarakat desa.Acara haul Mbah Gagah Sifat ke-459 ini diharapkan tidak hanya menjadi peringatan sejarah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi mendatang untuk terus mempertahankan nilai-nilai luhur dan semangat gotong royong dalam membangun komunitas yang lebih baik. (mas/en/kominfo)

Selengkapnya
20 Jul 2024

USAID IUWASH Dampingi Kader Kesehatan Puskesmas Sekardangan Studi Lapang di UPTD PALD Sidoarjo

KOMINFO, Sidoarjo – Puskesmas Sekardangan berupaya meningkatkan akses sanitasi layak dan aman dengan menggandeng USAID IUWASH. Bersama dengan USAID IUWASH  Tangguh Puskesmas Sekardangan menggelar  Studi Lapangan di UPTD PALD (Pengelolaan Air Limbah Domestik) Kab. Sidoarjo pada Instalasi Pengolahan Tinja, Jum`at (19/07)  di PALD Griyo Mulyo Kecamatan Jabon.Menurut Kepala Puskesmas Sekardangan dr. Halimah Salim Ahmad B.,M.Kes bahwa kegiatan ini dalam rangka meningkatkan pengetahuan kader kesehatan terkait sanitasi aman. sanitasi aman merupakan sistem sanitasi yang memutus sumber pencemaran  limbah domestik ke sumber air.  USAID IUWASH memang merupakan partner utama yang selama ini mendampingi kader dalam mewujudkan sanitasi amanKegiatan ini diikuti  kader kesehatan dari Desa/Kelurahan cakupan Puskesmas Sekardangan,  Kelurahan Sekardangan, Celep, Pucanganom, Bulusidoakare, Desa Rangka serta Desa Gebang.  Harapannya, Para kader yang mengikuti kegiatan ini, dapat menularkan ilmunya ke masyarakat.  "Kegiatan ini sangatlah bermanfaat karena nanti hasilnya bisa langsung ditularkan pada lingkungannya. Selain itu kegiatan menjadi wujud nyata kader wilayah RT/RW Kades/Kakel, Camat serta OPD mendeklarasikan ODF kita beberapa bulan lalu,” tegasnya.Dia juga menjelaskan bahwa Ilmu yang di dapatkan merupakan ilmu tentang mengolahan lumpur tinja yang diolah agar tidak mencemari lingkungan. Tujuannya menjaga sanitasi aman.  yang akan memberikan dampak pada kesehatan lingkungan."Dengan kegiatan memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada di lingkungan sekitar.  Seperti saluran septic tank harus dipelihara secara berkala. Pengetahuan semacam ini benar-benar membawa manfaat untuk diri kita sendiri maupun lingkungan sekitarnya," ungkapnya.Sementara itu CF-USAID Tangguh Abdul Azis menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan yang pertama kali dilakukan oleh Peskesmas Sekardangan merupakan wilayah replikasi. Sehingga USAID IUWASH tangguh mendapatkan amanah untuk mendampingi dalam program  minum aman dan sanitasi aman di Indonesia, khususnya kabupaten Sidoarjo. Sidoarjo sendiri Tim USAID IUWASH  mendampingi semua desa  yang menjadi pilot project. Tahun lalu yang menjadi pilot project Desa Larangan dan Desa Balongdowo di Kecamatan candi. " Tahun ini kita replikasi di Pucang Anom dan Waru dengan beberapa pertimbangan akses layanan sanitasi yang ketika itu masih  belum deklarasi ODF.   Lebih menarik lagi  layanan Puskesmas Sekardangan sanitariannya paling proaktif sehingga kegiatan seperti ini baru pertama kali dengan kolaborasi  sungguh-sungguh," jelas halimah. Para kader kita ajak bersama-sama belajar bukan hanya teori saja, tapi mereka  secara langsung diajak pada ketempat  mengolahan lumpur tinja sampai pada menjadi cairan yang dapat terurai pada lingkungan air.Pada kegiatan ini selain mengajarkan kader akan sanitasi aman sekaligus untuk  memberitahukan kepada masyarakat luas bahwa Kabupaten Sidoarjo sendiri telah memiliki UPTD khusus mengelola limbah lumpur tinja,” jelasnya. Dalam satu hari mobil operasional bisa beroperasi lebih dari 26 kali pengambilan limbah. Setiap 1 bulan sekali ada  pengecekan hasil pengolahan apa sudah sesua baku mutu. Jika hasil sudah sesuai ketentuan baku mutu maka akan dibuang ke sungai. (Yu/en/kominfo)

Selengkapnya
19 Jul 2024

Dukung Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih, Subandi: Mari Tumbuhkan Semangat Nasionalisme

KOMINFO, Sidoarjo - Peringatan hari bersejarah segera tiba. Pemkab Sidoarjo bergerak mendukung pembagian 10 juta Bendera Merah Putih untuk merayakan HUT Ke-79 Kemerdekaan RI 17 Agustus 1945. Plt Bupati Sidoarjo H Subandi mengajak segenap masyarakat untuk menggelorakan kembali rasa cinta tanah air dan nasionalisme Indonesia. Jutaan Bendera Merah Putih itu diberikan kepada seluruh OPD, camat, serta organisasi kemasyarakatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Nasionalisme diharapkan tumbuh di hati masyarakat. Bendera Merah Putih juga terus menumbuhkan patriotisme dan jiwa kebangsaan generasi muda penerus bangsa. Di mana pun mereka berada.”Seluruh pelosok desa di Sidoarjo bisa ikut merasakan semangat itu,” ungkap Subandi dalam acara Pencanangan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih di Alun-Alun Sidoarjo pada Jumat  pagi (19/7). Secara simbolis, Plt Bupati Subandi memberikan Bendera Merah Putih kepada perwakilan Pasukan Bela Negara, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM), Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), perwakilan NU, Muhammadiyah, GP Ansor, Nasyiatul Aisyiyah, dan Kwarcab Pramuka Kabupaten Sidoarjo. Berikutnya, kecamatan-kecamatan dapat membagikan Bendera Merah Putih ke lingkungan masing-masing. Baik desa-desa maupun kelurahan. Disiapkan pula tiang bendera untuk memerahputihkan tempat-tempat umum. Kabupaten Sidoarjo semarak merayakan Kemerdekaan RI. ”Dengan berkibarnya Merah Putih di seluruh pelosok Kabupaten Sidoarjo, semarak HUT Ke-79 RI akan dapat dirasakan bersama,” jelasnya. Pembagian Bendera Merah Putih usai. Plt Bupati Subandi berbaur lagi dengan masyarakat luas untuk mengikuti senam bersama. Di Alun-Alun Sidoarjo, disediakan pula tes kesehatan darah, kesehatan mata, serta donor darah. (dew/en/kominfo)

Selengkapnya
18 Jul 2024

Plt. Ketua TP PKK dr. Sriatun Subandi Ajak Pengurus HIMPAUDI Berdedikasi Tinggi Mendidik Anak Usia Din

Kominfo, Sidoarjo -  Plt. Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo, sekaligus Bunda PAUD dr. Sriatun Subandi yakin para bunda PAUD di Kabupaten Sidoarjo mampu mengemban tanggung jawab untuk memberikan pendidikan yang terbaik bagi anak-anak usia dini. Para pendidik PAUD sudah membuktikan dedikasi dan profesionalisme mereka. Keyakinan dr Sriatun itu disampaikan saat memberikan ucapan selamat setelah pelantikan Pengurus Daerah HIMPAUDI Periode 2024-2028 oleh Ketua PW HIMPAUDI Provinsi Jawa Timur Galih Waskito SPd pada Kamis (18/07) di The Sun Hotel Sidoarjo.Kepada jajaran pengurus HIMPAUDI yang baru saja dilantik, dr Sriatun juga berharap mereka bisa melaksanakan amanah yang telah diberikan. Semangat yang luar biasa para pendidik anak usia dini menjadi motivasi yang kuat dalam mengabdi. Karena, tugas dan tanggung jawab yang diemban oleh pengurus HIMPAUDI di Kabupaten Sidoarjo tidaklah ringan."Saya yakin dengan semangat, dedikasi, dan profesionalisme yang dimiliki, para pengurus mampu mengemban tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya," ungkap dr Sriatun.Pada kesempatan yang baik itu, dr Sriatun juga menyampaikan beberapa pesan. Sekaligus harapan. Pertama, jadilah pembelajar yang baik agar mampu mengikuti dunia yang terus berkembang. Begitu pula dengan dunia pendidikan. Karena itu, penting bagi para pengurus untuk terus belajar dan mengembangkan diri supaya dapat memberikan pendidikan terbaik bagi anak-anak usia dini di Kabupaten Sidoarjo.Yang kedua, komunikatif dalam dedikasi adalah kunci dalam berorganisasi. Jadi, bangunlah komunikasi yang baik dengan semua pihak. Baik dengan para anggota HIMPAUDI maupun dengan stakeholder yang lainnya.Yang ketiga, selalu berniat positif dengan memberikan motivasi dan menjadi inspirasi bagi orang lain. Yakinlah bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, HIMPAUDI Kabupaten Sidoarjo mampu memberikan kontribusi yang nyata bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Sidoarjo."Jadi, dengan rasa percaya diri serta niat yang baik, niat yang positif, Insya Allah pendidikan yang baik dan berkarakter akan terwujud. Tugas Panjenengan ini sangatlah berat. Karena anak PAUD itu anak yang masih belum paham dan belum mandiri. Menghadapi ini tidak gampang. Mudah-mudahan semangat dan ketelatenan Panjenengan dalam mendidik anak usia dini dapat berjalan dengan lancar," harapnya.Dokter Sriatun mendorong pengurus HIMPAUDI maupun bunda-bunda PAUD bisa mengembangkan inovasi dalam menghadapi anak-anak PAUD yang belum bisa mandiri. Begitupun anak-anak yang sudah kecanduan gawai. Mereka sulit lepas dari gadget. Untuk itu, bunda-bunda, para pendidik  mempunyai tantangan tersendiri. Bagaimana caranya agar anak didik bisa tidak mengalami ketergantungan pada gawai masing-masing. Selain pendidikan  formal, jangan lupa anak-anak selalu diberi pendidikan yang lain, seperti pendidikan akhlakul karimah. Supaya semua anak didik, di mana pun berada, akan punya perilaku yang baik. Sopan dan santun. Pada akhir sambutannya, dr. Sriatun menyatakan pemerintah daerah akan  memberikan dukungan penuh kepada kegiatan pendidikan yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Termasuk, para pendidik yang tergabung dalam HIMPAUDI Kabupaten Sidoarjo dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya. Dukungan tersebut dapat berupa kebijakan yang berpihak pada pendidikan usia dini. Misalnya, bantuan dalam bentuk dana serta sarana prasarana."Namun, yang penting adalah jangan sampai ada miskomunikasi ya Bapak/Ibu. Kalau komunikasinya baik, Insya Allah semua akan tercukupi. Karena pemerintah melalui dinas pendidikan akan selalu berada di tengah-tengah Panjenengan semuanya," ucap dr Sriatun. Sementara itu, Ketua PD HIMPAUDI Kabupaten Sidoarjo terpilih periode 2024-2028 Reny Mei Renyy S.Pd. mengatakan, saat ini dirinya mendapatkan amanah baru  untuk menjalankan organisasi HIMPAUDI Kabupaten Sidoarjo. Reny berharap mampu menjaga dan terus membawa HIMPAUDI menjadi organisasi profesi yang profesional. Menghimpun dan mendorong agar PTK (pendidik dan tenaga kependidikan) memiliki kompetensi ahli dalam mendidik anak usia dini yang mandiri. Memberdayakan potensi yang ada dari seluruh anggota. Juga berdedikasi tinggi, yakni ikhlas dalam mengabdi.Sejalan dengan semangat tema Mewujudkan Organisasi Profesi yang Profesional, Mandiri, dan Berdedikasi, tugas yang diemban para pendidik bukanlah pekerjaan yang mudah.Namun, Reny yakin, dengan gotong royong, kolaborasi, serta semangat kebersamaan, organisasi HIMPAUDI akan berjalan lebih baik lagi.Pengurus PD HIMPAUDI di Sidoarjo akan berupaya mengabdikan diri sepenuhnya. Menjunjung nilai-nilai kejujuran, integritas, dan keadilan dalam setiap tindakan."Kami menyadari. Untuk menjadikan HIMPAUDI sebagai organisasi yang profesional, mandiri, dan berdedikasi, kami selalu membutuhkan dukungan dan sinergi dari berbagai pihak. Karena itu kami mohon dukungan arahan dan bimbingan dari semua pihak, " katanya. (yu/en/kominfo)

Selengkapnya

Pengadaan Barang Jasa

Pengumuman

Agenda / Kegiatan

Visitors : 254546