Berita

18 Aug 2026

Pemkab Sidoarjo Dorong Perluasan Kepesertaan Jaminan Sosial Bagi Pekerja Rentan

KOMINFO, Sidoarjo - Capaian kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Sidoarjo telah mencapai 46,27 persen, melampaui target 41,34 persen. Namun Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mendorong perluasan kepersetaan jaminan sosial bagi pekerja rentan.  Menurut Sekda Sidoarjo, Fenny Apridawati, kepesertaan itu tidak boleh berhenti sebagai pencapaian angka. Program perlindungan pekerja harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung penurunan angka kemiskinan. Hal itu disampaikan Denny di sela acara Sosialisasi Peraturan Bupati Sidoarjo Nomor 17 Tahun 2026 dan Gerakan ASN Peduli Pekerja Rentan di Hotel DoubleTree Surabaya, Selasa (18/8/2026). Dalam acara hasil kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan itu, hadir pula para asisten, staf ahli, Inspektur, serta pimpinan OPD. “Target yang ditetapkan bukan sekadar mengejar angka kepesertaan. Yang lebih penting adalah bagaimana perlindungan jaminan sosial ini benar-benar memberikan dampak terhadap kesejahteraan masyarakat dan ikut menurunkan angka kemiskinan,” ujar Fenny. Karena itu, Fenny meminta evaluasi kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ke depan tidak hanya memuat jumlah peserta maupun anggaran yang telah dikeluarkan. Evaluasi juga perlu dikaitkan dengan perkembangan kondisi sosial ekonomi masyarakat, termasuk perubahan pada kelompok desil 1 hingga 5. “Kami berharap data yang ditampilkan benar-benar berdampak terhadap penurunan kemiskinan,” tegasnya. Sebagai bentuk kepedulian, Pemkab Sidoarjo juga mendorong Gerakan ASN Peduli Pekerja Rentan. Gerakan tersebut diusulkan dimulai dari pejabat struktural di lingkungan Pemkab Sidoarjo untuk membantu memberikan perlindungan kepada pekerja rentan. “Gerakan ASN Sadar BPJS Ketenagakerjaan kami harapkan dapat diterapkan di masing-masing perangkat daerah, dimulai dari pejabat struktural. Ini merupakan bentuk kepedulian kita untuk membantu memberikan perlindungan kepada pekerja rentan,” katanya. Selain itu, seluruh OPD diminta memastikan siswa maupun mahasiswa yang menjalani kegiatan magang mendapatkan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan serupa juga didorong bagi mitra kerja pemerintah, seperti KONI, Guk Yuk Sidoarjo, KDKMP, SPPG, hingga relawan yang terlibat dalam program pemerintah. Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Sidoarjo Arie Fianto Sofyan mengatakan kolaborasi dengan Pemkab Sidoarjo terus diperkuat untuk memperluas Universal Coverage Jamsostek (UCJ).  Per 14 Agustus 2026, sebanyak 474.455 pekerja dari sekitar 1,05 juta angkatan kerja telah terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Artinya, masih ada sekitar 575.938 pekerja yang perlu mendapatkan perlindungan. Arie mengapresiasi dukungan Pemkab Sidoarjo yang mendorong capaian kepesertaan menjadi salah satu yang terbaik di Jawa Timur.  “Kami terus berkolaborasi dengan Pemkab Sidoarjo untuk memperluas perlindungan BPJS Ketenagakerjaan sekaligus menjaga kepesertaan agar pekerja yang sudah terlindungi tidak kembali kehilangan jaminannya,” ujar Arie. Ia menyebut, hingga 2025 BPJS Ketenagakerjaan telah menyalurkan santunan sekitar Rp2,2 triliun kepada lebih dari 204 ribu penerima manfaat. Sementara Januari–Juli 2026, manfaat telah diberikan kepada sekitar 31 ribu pekerja dengan nilai mencapai Rp607 miliar. Menurut Arie, Perbup Sidoarjo Nomor 17 Tahun 2026 menjadi salah satu landasan untuk memperkuat sinergi perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi mitra kerja dan tenaga kerja binaan perangkat daerah. Sejalan dengan hal tersebut, Fenny meminta setiap OPD menyusun langkah fasilitasi BPJS Ketenagakerjaan bagi mitra dan pekerja rentan di lingkungannya, termasuk pekerja dalam kegiatan swakelola desa. Fenny menegaskan, keberhasilan program tidak diukur dari penghargaan yang diterima, melainkan dari manfaat yang dirasakan masyarakat. “Orientasi utama kita adalah kesejahteraan masyarakat. Penghargaan bukan tujuan utama, tetapi menjadi bonus ketika program yang kita jalankan benar-benar memberikan manfaat dan hasil yang baik bagi masyarakat,” pungkasnya. (Mar) 

Selengkapnya
18 Aug 2026

Berdialog dengan Bupati Subandi, HMI Cabang Sidoarjo Nyatakan Dukung Pemberantasan Miras dan Penanggulangan HIV/AIDS

KOMINFO, Sidoarjo - Perwakilan pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sidoarjo menemui Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn pada Selasa (18/8/2026). Mereka menyampaikan rencana pelantikan pengurus HMI Cabang Sidoarjo Periode 2026-2027 yang akan digelar pada Jumat, 4 September 2026. Saling dukung untuk kemajuan Sidoarjo.  Ketua Umum HMI Cabang Sidoarjo terpilih Ahmad Tirta datang bersama Sekretaris HMI Cabang Sidoarjo Sultan Saladin Batubara. Mereka menyatakan harapan agar Bupati Subandi hadir dalam pelantikan tersebut. Selain itu, Pemkab Sidoarjo diharapkan dapat memfasilitasi pelantikan pengurus HMI Cabang Sidoarjo yang rencananya digelar pada 4 September 2026.  Dalam pertemuan di ruang Delta Wicaksana Setda Sidoarjo Selasa pagi itu, HMI Cabang Sidoarjo juga menyatakan dukungannya terhadap upaya pemberantasan peredaran minuman keras (miras) dan program penanggulangan HIV/AIDS yang gencar dilakukan. Bupati Subandi menyambut baik kedatangan pengurus baru HMI Cabang Sidoarjo ini. Organisasi HMI telah menjadi salah satu garda terdepan perjuangan membangun bangsa dan negara, termasuk dalam membangun Kabupaten Sidoarjo.  Menurut Bupati Subandi, mahasiswa adalah aset bangsa yang menjadi motor penggerak kemajuan bangsa. Pemkab Sidoarjo akan selalu mendukung programprogram yang digagas dan dilaksanakan mahasiswa. “Pemerintah daerah akan selalu merespons pengurus HMI. Kita terus memberikan support karena Adik-Adik HMI ini penerus masa depan bangsa kita. Tugas pemerintah daerah, harus hadir di tengah-tengah mereka,” ucapnya. Bupati Subandi juga siap memfasilitasi pelantikan pengurus baru HMI Cabang Sidoarjo. Ia mempersilakan pelantikan dilaksanakan di Pendopo Delta Wibawa. Segala sesuatunya, termasuk konsumsinya, akan disiapkan Pemkab Sidoarjo. Bupati Subandi ingin prosesi pelantikan di pendopo besok dapat berjalan lancar. “Daripada nantinya Panjenengan repot konsumsi dan lainnya, ya lebih baik nanti di pendopo saja. Di pendopo belakang sudah ada backdrop-nya. Nanti design-nya bisa ditampilkan di situ. Pendopo belakang itu bisa muat orang 200. Nanti kita siapkan konsumsinya juga,” ucap Bupati Subandi kepada para perwakilan pengurus baru HMI Cabang Sidoarjo.  Bupati Subandi juga menyambut baik dukungan HMI Cabang Sidoarjo terhadap pemberantasan miras dan penanggulangan HIV/AIDS yang gencar dilakukan Pemkab Sidoarjo. Dukungan dari mahasiswa ini penting untuk keberhasilan program-program daerah. Tegas disampaikan bahwa tidak ada toleransi bagi penjualan miras yang menyalahi regulasi.  “Hari ini kita sampaikan. Kalau masih ada yang mencoba-coba menjual minuman, buka secara eceran, mau siapa yang di belakangnya, kita tegaskan sudah tidak ada toleransi. Kita bersihkan semua. Sudah tidak ada toleransi,” tegas Bupati Subandi. Penjualan miras yang telah disidak terbukti menyalahi regulasi. Izin yang dikeluarkan oleh BKPM Kementerian Investasi menyatakan pemiliknya sebagai distributor atau subdistributor. Bukan penjual eceran. Bupati Sidoarjo tidak pernah mengeluarkan izin.  Karena itu Pemkab Sidoarjo bergerak untuk menertibkan dan menindaknya. Hasilnya ribuan botol miras diamankan. Nantinya ribuan botol miras sitaan menjadi barang bukti itu dimusnahkan."Kalau dia distributor, tapi buka eceran, itu menyalahi regulasi. Kita peringatkan. Di awal sidak itu kita hanya membawa 851 botol sebagai barang bukti. Sidak itu juga sebagai bentuk sosialisasi. Ternyata besoknya masih ada lagi. Kita bawa 2.600 botol untuk kita sita. Pemiliknya telah dipanggil untuk menjalani sidang dan barang bukti akan dimusnahkan," ucapnya.  Tidak hanya pemberantasan miras. Pencegahan penularan HIV/AIDS juga menjadi komitmen Pemkab Sidoarjo. Sejak melantik Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, lanjut Bupati Subandi, dirinya menarget penurunan angka HIV/AIDS harus betul-betul maksimal.  “Teman-teman HMI saya minta support, dukungan ya. Mudah-mudahan ini demi keselamatan generasi Sidoarjo. Insya Allah kebersamaan ini tentu memudahkan kita untuk melangkah,” ujarnya. Ketua Umum HMI Cabang Sidoarjo Ahmad Tirta menyatakan, HMI Cabang Sidoarjo akan selalu mendukung kebijakan-kebijakan atau program-program pemerintah yang memihak rakyat. Dikatakannya, Himpunan Mahasiswa Islam merupakan mitra strategis dan juga mitra kritis bagi keberhasilan pembangunan daerah. HMI Cabang Sidoarjo siap berkolaborasi program-program dengan pemerintah daerah.  "Kami siap untuk berkolaborasi dan tentunya juga siap bersama-sama membangun Sidoarjo agar lebih baik, lebih aman, dan nyaman," ungkapnya.Ahmad Tirta juga menyampaikan bahwa pelaksanaan pelantikan pengurus HMI Cabang Sidoarjo direncanakan mengundang  Menteri Koperasi Fery Juliantono yang juga alumni HMI. Ia berharap pelaksanaan pelantikan pengurus baru bisa difasilitasi Pemkab Sidoarjo dan sukses.   "Insya Allah dalam pelantikan nanti kami juga mengundang alumni HMI, Kanda Fery Juliantono yang juga Menteri Koperasi. Ini masih di tahap komunikasi. Kita upayakan untuk dapat hadir, Bapak," ungkap Ahmad Tirta. (Git/mas) 

Selengkapnya
17 Aug 2026

Bupati Subandi Resmikan Masjid dan TPQ Al-Hibah Sedatigede, Puji kebersamaan Warga

KOMINFO, Sidoarjo - Renovasi Masjid Al-Hibah sekaligus pembangunan TPQ AlHibah di Desa Sedatigede, Kecamatan Sedati, telah selesai. Menandai pemanfaatan tempat ibadah sekaligus pendidikan tersebut, Bupati Sidoarjo, Subandi didaulat meresmikannya pada Senin malam (17/8/2026). Kekompakan dan keguyuban masyarakat mengundang kagum Bupati Subandi.  Renovasi masjid dan pembangunan TPQ Al-Hibah menelan biaya Rp 2 miliar lebih. Semua dananya merupakan hasil partisipasi swadaya masyarakat dan para donatur. Termasuk, Bupati Subandi yang secara pribadi ikut berpartisipasi. Peresmian dilakukan dalam pengajian umum yang diadakan sekaligus dengan Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026. Subandi memuji kekompakan dan keguyuban warga Desa Sedatigede dalam pembangunan tempat ibadah dan belajar Al-Quran ini. Menurut dia, segala sesuatu dapat terwujud dengan kebersamaan. Contohnya, kekompakan dan keguyuban masyarakat dalam membangun masjid dan TPQ di Desa Sedatigede itu.  "Saya yakin masjid maupun TPQ tidak bisa terbangun apabila kebersamaan, kekompakan, ini ndak ada," ucap Bupati Subandi yang dikenal sangat peduli pada kegiatan sosial, pendidikan, maupun keagamaan ini.Subandi mengatakan, masjid merupakan pusat ibadah dan dakwah serta silaturahmi bagi seluruh masyarakat. Masjid juga menjadi simbol kebersamaan dan wujud kepedulian umat. Oleh karena itu, Masjid Al-Hibah diharapkan dapat membawa kemakmuran dan keberkahan bagi seluruh warga Sedatigede. Selain itu, menjadi pusat kegiatan yang menumbuhkan akhlak mulia, mempererat persaudaraan, dan menjadikan Desa Sedatigede semakin maju dan sejahtera. “Mugi-mugi peresmian masjid ini saget bermanfaat. Khususnya bagi Nahdlatul Ulama. Umumnya, bagi lingkungan dan seluruh masyarakat yang ada di lingkungan Sedatigede,” ucapnya. Dalam kesempatan itu, Subandi menyampaikan berbagai pembangunan yang telah dicapai Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Di antaranya, pelayanan BPJS Kesehatan untuk semua warga Kabupaten Sidoarjo. Dia memastikan seluruh masyarakat Sidoarjo dapat berobat gratis di fasilitas-fasilitas kesehatan yang ada di Kabupaten Sidoarjo.  “Alhamdulillah visi dan misi Bupati dirasakan orang banyak. Masyarakat Sidoarjo yang tidak mampu, semuanya mendapatkan BPJS Kesehatan,” sampainya. Subandi menjelaskan, Kabupaten Sidoarjo sudah mencapai status UHC (Universal Health Coverage) dengan layanan BPJS Kesehatan menyeluruh tersebut. Namun, jika masih ada warga Sidoarjo yang mengalami kesulitan berobat, mereka dapat menyampaikannya ke kantor kecamatan atau kantor kelurahan/desa. Dipastikan, pemerintah kecamatan maupun pemerintah desa akan membantu kepersertaan BPJS Kesehatan.  “Ini ada Pak Camat. Ada Pak Kepala Desa. Apabila ada warga kita yang tidak punya BPJS, wis gak usah diangel-angel Pak Lurah, ya Pak Camat. Segera bantu karena ini penting. Pogram Presiden, Gubernur, Bupati ini linier antara pusat, provinsi, dan kabupaten,” tegasnya.  Dalam kesempatan itu Subandi juga menyampaikan bahwa tahun depan akan berdiri Rumah Sakit Umum tipe C di Kecamatan Sedati. Pembangunannya saat ini masih terus berjalan. Pembangunan rumah sakit umum itu bertujuan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Nanti insya Allah kita pada tahun 2027 sudah akan punya rumah sakit di Sedati. Ya, nanti di Sedati ini ada Rumah Sakit Umum tipe C, biar warga Sedati kalau berobat ndak jauh,” ujarnya. Subandi juga menyampaikan program lain yang penting. Yaitu, program insentif guru ngaji yang akan diluncurkan minggu depan. Kurang lebih ada 6 ribu guru ngaji di Kabupaten Sidoarjo. Pemkab Sidoarjo akan memberikan insentif kepada mereka. Anggaran  yang disediakan sebesar Rp26 miliar per tahun. Lewat bantuan sosial tersebut diharapkan para guru ngaji dapat mencetak generasi yang memiliki fondasi kuat dalam agama, terutama kemampuan membaca Al-Qur`an. “Insya Allah minggu depan, tanggal 23 (Agustus) ini kita akan memberikan santunan kurang lebih 6.000 guru ngaji, khususnya ber-KTP Sidoarjo,” sebut Bupati Subandi. Ketua Panitia Pembangunan M. Naib menyampaikan bahwa renovasi dan pembangunan Masjid dan TPQ Al-Hibah dilakukan bertahap. Prosesnya dimulai sejak tahun 2023 lalu. Pembangunan yang menelan biaya Rp2.276.000.000 tersebut berjalan aman dan lancar.  M. Naib memerinci, proses pembangunan dimulai dari pembelian sebidang tanah seharga Rp404.000.000. Kemudian pembangunan gedung TPQ menelan biaya Rp1.028.000.000. Dan, renovasi masjid menghabiskan biaya Rp844.000.000. “Ini semua swadaya masyarakat, masyarakat luas. Dari Bapak Bupati secara pribadi, Abah Hanafi, Abah Nurul Bahri secara pribadi, dan warga sekitar, serta masyarakat umum dari jalan raya,” ucapnya. Git/mas 

Selengkapnya
17 Aug 2026

Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI di Sidoarjo berlangsung Khidmat

KOMINFO, Sidoarjo - Alun-Alun Kabupaten Sidoarjo kembali dipenuhi masyarakat, Senin (17/8/2026) sore. Mereka menyaksikan prosesi penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung khidmat dan lancar. Prosesi diawali dengan masuknya 77 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sidoarjo ke lapangan. Mereka membentuk formasi 17, 8, dan 45 yang menjadi simbol tanggal bersejarah 17 Agustus 1945, hari lahir bangsa Indonesia. Sebelum penurunan Sang Merah Putih dimulai, para Paskibraka juga membentuk konfigurasi angka 81. Formasi tersebut menjadi simbol peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus menjadi salah satu momen yang menarik perhatian masyarakat yang hadir di lokasi. Dengan langkah tegap dan penuh penghormatan, Paskibraka menjalankan tugas menurunkan Bendera Merah Putih. Seluruh rangkaian berlangsung tertib hingga bendera berhasil diturunkan dan diserahkan untuk disimpan sesuai dengan tata upacara. Suasana semakin semarak dengan penampilan Tari Kolosal Tani Siring yang dibawakan siswa-siswi SMA Negeri 1 Porong. Pertunjukan seni budaya tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sekaligus memperkuat nuansa kebangsaan dalam peringatan kemerdekaan. Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) penurunan bendera. Ia berharap peringatan HUT ke-81 RI tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat semangat masyarakat dalam membangun daerah. “Mari kita bersama-sama mengisi kemerdekaan dan membangun Sidoarjo agar semakin maju, sejahtera, dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat,” kata Mimik. (Mar) 

Selengkapnya
17 Aug 2026

HUT Ke-81 RI di Sidoarjo, Bupati Subandi Serahkan Remisi dan Apresiasi Inovasi Pelayanan Polresta

KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo Subandi memimpin upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di AlunAlun Sidoarjo pada Senin (17/8/2026). Dalam amanatnya sebagai inspektur upacara, Bupati Subandi mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan serta mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata dan pengabdian terbaik.  "Selamat Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mari kita terus memperkuat persatuan, menjaga kerukunan, dan mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata serta pengabdian yang terbaik," seru Subandi. Upacara bendera berlangsung khidmat. Hadir Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana, Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo Abdillah Nasih, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati, Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Sriatun Subandi, jajaran Forkopimda Sidoarjo, serta sejumlah pejabat dan perwakilan masyarakat dari berbagai elemen.  Bupati Subandi juga berpesan dalam amanatnya, seluruh masyarakat diharapkan untuk terus menjaga semangat persatuan dan kesatuan sebagai bagian penting dalam mempertahankan serta mengisi kemerdekaan.  Bupati Subandi menegaskan, semangat kemerdekaan harus diwujudkan melalui kerja nyata dan kontribusi positif seluruh elemen masyarakat. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, lanjut dia, berkomitmen untuk terus mendukung pembangunan nasional demi mewujudkan masa depan bangsa yang semakin cerah dan masyarakat yang kian sejahtera. "Dari Sidoarjo, kami siap mendukung pembangunan nasional demi masa depan bangsa yang lebih maju dan sejahtera," tegasnya. Selanjutnya, Bupati Subandi juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memantapkan langkah menuju Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Mari kita bersama merayakan kemerdekaan dengan semangat persatuan.  Usai pelaksanaan upacara bendera, rangkaian Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Sidoarjo dilanjutkan dengan Resepsi Kenegaraan yang digelar di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo. Suasana tetap berlangsung khidmat.  Dalam kesempatan tersebut, Bupati Subandi secara simbolis menyerahkan remisi kepada perwakilan warga binaan lembaga pemasyarakatan. Pemberian remisi ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI sekaligus bentuk apresiasi atas pembinaan dan perubahan perilaku warga binaan selama menjalani masa pemidanaan. Penyerahan remisi tersebut diharapkan menjadi momentum bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri, mengikuti proses pembinaan dengan baik, serta mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat. Ada pula kado istimewa bagi Polresta Sidoarjo. Dalam rangkaian kegiatan Resepsi Kenegaraan juga diberikan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) kepada Polresta Sidoarjo atas inovasi pelayanan Surat Izin Mengemudi (SIM) selama 24 jam non stop yang dilaksanakan selama 17 hari. Penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas inovasi pelayanan publik yang dilakukan Polresta Sidoarjo dalam memberikan kemudahan dan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Sidoarjo pun menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, meningkatkan pelayanan publik, serta mendorong seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah serta bangsa dan negara. (Son/mas) . 

Selengkapnya
16 Aug 2026

AKRS di TMP Kusuma Bangsa Sidoarjo, Kobarkan Kembali Semangat Perjuangan Pahlawan

KOMINFO, Sidoarjo - Hening menyelimuti Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Bangsa Sidoarjo, Minggu (16/8) dini hari. Tepat pukul 24.00 WIB, suasana sakral terasa saat Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) digelar untuk mengenang jasa para pahlawan yang gugur demi merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Di TMP Kusuma Bangsa, sebanyak 1.195 pahlawan disemayamkan. Mereka terdiri atas 793 anggota TNI, 127 anggota Polri, lima pegawai sipil, serta 270 pahlawan tak dikenal. Nama dan perjuangan mereka menjadi bagian penting dari sejarah bangsa yang tidak boleh dilupakan generasi penerus. AKRS menjadi agenda rutin setiap peringatan HUT Kemerdekaan RI. Prosesi penyalaan obor dan lilin di setiap pusara menjadi salah satu momen paling khidmat. Nyala api tersebut melambangkan semangat perjuangan para pahlawan yang tidak pernah padam dan diharapkan terus menyala dalam jiwa generasi penerus bangsa. AKRS dipimpin Komandan Lanudal Juanda Kolonel Laut (P) Henoch Nasarius Virzawan. Upacara diikuti Bupati Sidoarjo H. Subandi, Ketua DPRD Sidoarjo H. Abdillah Nasih, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi, kepala OPD, serta jajaran TNI dan Polri. Dalam teks renungan suci yang dibacakan inspektur upacara, disampaikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para pahlawan atas pengabdian, keikhlasan, dan pengorbanan mereka untuk nusa dan bangsa. “Kami bersumpah dan berjanji bahwa perjuangan para pahlawan adalah perjuangan kami juga, dan jalan kebaktian yang para pahlawan tempuh adalah jalan bagi kami juga,” ucap Henoch. Bupati Sidoarjo, Subandi mengatakan AKRS merupakan bentuk penghormatan mendalam kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya untuk Indonesia. Menurutnya, pengorbanan tersebut harus terus dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi saat ini. “Di Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa ini, ribuan pahlawan yang telah mengorbankan segalanya untuk negara disemayamkan. Kita sebagai generasi penerus harus melanjutkan perjuangan mereka,” kata Subandi. Dia menambahkan, kemerdekaan yang dinikmati saat ini tidak diperoleh secara cuma-cuma. Ada pengorbanan besar para pahlawan yang harus menjadi bahan refleksi bagi generasi penerus. “Apel kehormatan ini menjadi momen merefleksikan dan menghormati pengorbanan tak ternilai dari para pahlawan yang gugur demi merebut dan mempertahankan kemerdekaan bangsa ini,” ujarnya. Menurut Subandi, melanjutkan perjuangan para pahlawan pada masa kini tidak selalu dilakukan dengan mengangkat senjata. Generasi penerus dapat mengisinya dengan bekerja, menjaga persatuan, membangun daerah, serta memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara. (Git)

Selengkapnya
16 Aug 2026

Malam Tirakat HUT Kemerdekaan RI, Bupati Subandi : Mari Dukung Presiden Wujudkan Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

KOMINFO, Sidoarjo - Peringatan HUT Kemerdekaan RI sangat monumental bagi seluruh rakyat Indonesia. Minggu malam (16/8/2026), digelar malam tirakatan untuk memperingati HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Pendopo Delta Wibawa. Bupati Sidoarjo Subandi bersama para ulama, kiai, tokohtokoh, jajaran Forkopimda Kabupaten Sidoarjo, mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat tekad dalam menghadapi tantangan demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. "Mari kita senantiasa menjaga kerukunan, keharmonisan, dan saling menghargai dalam kehidupan bermasyarakat. Persatuan bangsa harus terus kita pelihara karena hanya dengan persatuan kita dapat mengatasi berbagai tantangan yang ada," ungkap Bupati Subandi saat menyampaikan sambutannya.  Bupati Subandi hadir dalam tirakatan ini bersama istri yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo dr.Hj.Sriatun Subandi. Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati, Dandim 0816/Sidoarjo Letkol Inf Abraham Prihadi, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Sidoarjo, serta mantan Bupati dan Wakil Bupati Sidoarjo. Malam tirakatan semakin khidmat dengan hadirnya para ulama dan kiai. Di antaranya, Rois Syuriah PC NU Sidoarjo K.H R. Abdussalam Mujib, K.H Abdul Azis Munif, KH Nurcholis Misbah, serta Ketua MUI Sidoarjo K.H Ahmad Muhammad bersama Ketua Komisi Fatwa KH Abdul Wahid Harun. Dalam kesempatan berharga itu, Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memaknai kemerdekaan secara komprehensif. Memastikan bahwa kemerdekaan telah dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya di wilayah Sidoarjo. Ia juga menekankan pentingnya dukungan untuk visi dan misi Presiden Prabowo Subianto. Dengan begitu, diharapkan, tercipta akselerasi yang harmonis antara pemerintah pusat, provinsi, maupun daerah. Seluruh stakeholders (pemangku kepentingan) dapat menjalankan peran secara efektif. Akselerasi yang harmonis akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang optimal di Kabupaten Sidoarjo.  "Peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ini memberikan kebahagiaan tersendiri bagi kita. Kita dapat berkumpul bersama dalam momen yang penuh makna ini. Saling memberikan dukungan antar pemangku kepentingan. Sehingga, saya yakin Hari Kemerdekaan ini dapat dirasakan bersama," katanya. Subandi menambahkan bahwa jika pimpinan daerah, stakeholders, dan tokoh agama secara bersama-sama mendukung pembangunan dalam menjalankan roda di pemerintahan Kabupaten Sidoarjo serta diiringi doa para kiai, maka akan terwujud pemerintahan yang maju. Kabupaten Sidoarjo akan terwujud menjadi daerah yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur.Subandi juga mengharapkan, peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini dapat benar-benar memberikan makna besar bagi seluruh masyarakat.  Kemerdekaan RI merupakan buah dari pengorbanan besar para pahlawan bangsa. Para pahlawan telah berjuang dengan cucuran darah, air mata, serta pengabdian yang tak terhingga. Oleh karena itu, tugas kita bersama saat ini adalah melanjutkan perjuangan tersebut demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Khususnya bagi Kabupaten Sidoarjo. Pada kesempatan ini, Bupati Sidoarjo (2000-2010) H. Win Hendrarso menyampaikan apresiasi atas undangan untuk menghadiri malam tirakatan ini. Win Hendrarso juga menyampaikan harapan agar di bawah kepemimpinan Bupati Subandi dan Wakil Bupati Mimik Idayana, Kabupaten Sidoarjo mampu mencapai kemajuan yang lebih pesat. Kesejahteraan masyarakat meningkat. Pembangunan infrastruktur terus ditingkatkan guna memberikan pelayanan optimal kepada masyarakat. "Pembangunan jalan layang Gedangan yang telah direncanakan perlu diprioritaskan. Diharapkan, seluruh proses berjalan lancar agar keluhan masyarakat dapat teratasi. Karena setiap pemimpin diharapkan dapat memberikan warisan yang bermanfaat bagi masyarakat," katanya. Malam tirakatan peringtan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Pendopo Delta Wibawa ini juga diwarnai pemotongan tumpeng. Sebelum itu, ada ceramah agama yang disampaikan oleh Ketua MUI Sidoarjo K.H. Ahmad Muhammad dengan tema tentang bagaimana memaknai kemerdekaan melalui peningkatan rasa syukur dan kerukunan. (yu) 

Selengkapnya
15 Aug 2026

Kukuhkan 77 Anggota Paskibraka Sidoarjo, Bupati Subandi : Jadilah Penerus yang Menjaga Kehormatan Bangsa

KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo Subandi resmi mengukuhkan 77 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026.. Dalam prosesi yang khidmat di Pendopo Delta Wibawa pada Sabtu (15/8/2026) malam, para pelajar terpilih itu resmi mengemban tugas kehormatan mengibarkan dan menurunkan Sang Saka Merah Putih pada Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026. “Selamat kepada seluruh anggota Paskibraka yang baru dikukuhkan. Tunjukkan dedikasi terbaik dan jadilah generasi penerus yang siap menjaga kehormatan bangsa,” ujar Subandi dalam sambutannya saat prosesi pengukuhan.  Pengukuhan Paskibraka dihadiri oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sidoarjo Ainun Amalia, pejabat Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sidoarjo, para kepala OPD di Pemkab Sidoarjo, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Sidoarjo.  Suasana khidmat terasa sepanjang acara, khususnya saat pembacaan ikrar dan penyematan tanda Paskibraka oleh Bupati Subandi sebagai simbol resmi pengukuhan anggota Paskibraka. Mereka tampak terharu, bangga, dan berdiri tegap di depan hadirin.  Subandi menyampaikan rasa bangga dan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah menjalani proses seleksi serta latihan fisik, mental, dan kedisiplinan selama beberapa pekan. Ia menekankan bahwa tugas mengibarkan dan menurunkan bendera pusaka bukan sekadar seremonial, melainkan amanah yang mengandung nilai sejarah, kebangsaan, dan kecintaan kepada tanah air. Ia juga mengingatkan seluruh anggota Paskibraka untuk menjaga kesehatan, stamina, dan fokus menjelang pelaksanaan tugas pada 17 Agustus mendatang. Kondisi fisik yang prima diperlukan agar seluruh anggota mampu menjalankan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab. Selanjutnya, Subandi mengingatkan bahwa Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI 2026 bertema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”. Tema tersebut harus menjadi semangat yang tertanam dalam diri setiap anggota Paskibraka. Sebagai generasi muda, mereka diharapkan tidak hanya menjalankan tugas dengan penuh kehormatan, tetapi juga menjadi teladan dalam disiplin, tanggung jawab, persatuan, dan kecintaan kepada tanah air. “Perjuangan bangsa tidak berhenti pada pengibaran bendera. Tugas kita adalah menjaga persatuan, menegakkan keadilan, dan bekerja keras demi kesejahteraan bersama. Dengan semangat kebersamaan yang kokoh, Insya Allah Sidoarjo akan terus maju dan Indonesia semakin berdaulat, adil, dan makmur,” tuturnya. Dengan dikukuhkannya 77 anggota Paskibraka tersebut, diharapkan pelaksanaan peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Sidoarjo berlangsung khidmat. Sekaligus menjadi momentum untuk para anggota Paskibraka untuk menjadi teladan bagi teman sebaya, keluarga, dan masyarakat. (Mar) 

Selengkapnya
15 Aug 2026

Bupati Subandi Hadiri Pengajian Akbar dan Doa Bersama HUT ke-81 RI, Ajak Warga Guyub dan Dukung Pembangunan Sidoarjo

KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, Subandi mengungkapkan rasa syukur atas kebersamaan dan kekompakan masyarakat Sidoarjo. Hal itu disampaikan saat menghadiri pengajian akbar dan doa bersama di Car Wash Pabean, Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Sabtu (15/8/2026). ”Apa pun yang dilakukan oleh pemerintah daerah ini tidak terlepas dari doa-doa masyarakat yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Pemerintah bisa berjalan dengan baik kalau ada support system dari masyarakat,” ujar Subandi. Pengajian akbar dan doa bersama dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu dihadiri penceramah kondang Ustadz Dr. K.H. Das`ad Latif, Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo dr. Hj. Sriatun Subandi, Kaji Rafi, Asisten dan Staf Ahli, Camat Sedati, serta Forkopimka Sedati. Ratusan jamaah mengikuti kegiatan tersebut. Subandi mengajak masyarakat menjadikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai momentum mengenang perjuangan para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga untuk kemerdekaan Indonesia. Ia berharap masyarakat bersama pemerintah terus menjaga kondusivitas, guyub, dan rukun agar pembangunan serta peningkatan kesejahteraan dapat berjalan optimal.  “Semoga Kabupaten Sidoarjo dijadikan kabupaten baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur,” harapnya. Subandi juga menyampaikan pembangunan infrastruktur yang terus dilakukan Pemkab Sidoarjo. Salah satunya betonisasi jalan di sejumlah wilayah. Ia mencontohkan kawasan Pabean hingga Ndares dan Dukuh Ingas yang telah mendapatkan peningkatan infrastruktur. “Biarkan perekonomian kita meningkat. Apabila infrastruktur kita meningkat, tentu perekonomian juga meningkat,” katanya. Subandi turut menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo dalam memberikan akses kesehatan melalui Universal Health Coverage (UHC). “Pak Camat dan Pak Kades, kalau ada warganya tidak punya BPJS, apalagi tidak mampu, segera terbitkan SKTM dan segera dibikinkan BPJS,” tegasnya. Selain itu, ia mendorong percepatan digitalisasi pelayanan publik mulai tingkat desa, kecamatan hingga kabupaten. Digitalisasi dinilai dapat mempermudah pelayanan sekaligus meningkatkan transparansi dan meminimalkan potensi kebocoran. Di akhir sambutan, Bupati Subandi mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang hadir untuk mengikuti pengajian dan doa bersama. ”Berdoa bukan untuk Bupati. Berdoa untuk para pahlawan, masyarakat Kabupaten Sidoarjo, masyarakat Pabean, dan keluarga. Mudah-mudahan niat nawaitu panjenengan Allah selalu memberikan kabul,” tuturnya.  Ia juga menyampaikan kepeduliannya terhadap pendidikan anak yatim di Pabean. "Dadi tugase Bupati niki juga menyekolahkan anak yatim mulai SD sampai SMA,” pungkasnya. (Mar) .  

Selengkapnya
15 Aug 2026

KUA-PPAS Perubahan 2026 Disahkan, Bupati Subandi: Semoga Prioritas Pembangunan Dirasakan Masyarakat

KOMINFO, Sidoarjo - DPRD Kabupaten Sidoarjo menyepakati Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna yang digelar Sabtu (15/8/2026).Rapat yang berlangsung mulai pukul 14.30 WIB tersebut dihadiri 34 anggota DPRD Sidoarjo. Dalam rapat itu, Badan Anggaran (Banggar) DPRD menyampaikan hasil pembahasan bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) terhadap rancangan perubahan KUA-PPAS 2026.Juru Bicara Banggar DPRD Sidoarjo Kusumo Adi Nugroho mengatakan, perubahan KUA-PPAS disusun dengan menyesuaikan kondisi riil daerah serta tema pembangunan Kabupaten Sidoarjo 2026. Yakni, penguatan pelayanan dasar inklusif melalui peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik dan pemenuhan infrastruktur dasar menuju kemandirian pangan dan energi."Dalam pembahasan, skala prioritas harus disesuaikan dengan lima target prioritas pembangunan dalam RKPD 2026. Sehingga, arah kebijakan pembangunan yang telah ditetapkan tetap dapat tercapai," ujar Kusumo saat membacakan laporan Banggar DPRD Sidoarjo.Dalam struktur perubahan anggaran, pendapatan daerah mengalami penurunan dari Rp5,040 triliun menjadi Rp4,956 triliun. Artinya, pendapatan daerah berkurang Rp83,44 miliar atau sekitar 1,66 persen.Anggaran belanja daerah juga turun dari Rp5,716 triliun menjadi Rp5,613 triliun. Penurunannya mencapai Rp102,78 miliar atau sekitar 1,80 persen.Pada sisi pembiayaan daerah, anggaran sebelum perubahan sebesar Rp675,71 miliar. Angkanya menjadi Rp656,36 miliar setelah perubahan. Ada penurunan Rp19,34 miliar atau sekitar 2,86 persen.Banggar menegaskan, perubahan struktur tersebut merupakan hasil pembahasan bersama antara Banggar, pimpinan komisi-komisi DPRD dan TAPD Kabupaten Sidoarjo. Selanjutnya, seluruh rekomendasi Banggar diminta menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam penyusunan Perubahan APBD 2026.Salah satu rekomendasi yang disampaikan adalah agar Pemkab Sidoarjo memastikan keselarasan dokumen perencanaan nasional, provinsi, dan daerah. Selain itu, pendapatan daerah diminta disusun secara realistis berdasarkan potensi dan capaian riil hingga semester berjalan.Banggar juga meminta belanja daerah diarahkan pada program yang benar-benar prioritas dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Belanja modal, khususnya, diminta lebih diprioritaskan untuk pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur yang rusak dan mendesak. Misalnya, fasilitas pendidikan, kesehatan, jalan, drainase, pengendalian banjir, serta sarana pelayanan publik lainnya.Pemkab Sidoarjo juga diminta mengevaluasi realisasi belanja operasional serta memastikan setiap perubahan anggaran didasarkan pada data valid, kebutuhan riil dan capaian kinerja. Monitoring terhadap proses pengadaan, kontrak, progres fisik, hingga pembayaran juga harus dilakukan secara berkala agar tidak terjadi keterlambatan pada akhir tahun anggaran."Dengan berbagai catatan dan rekomendasi tersebut, Banggar DPRD Sidoarjo dapat menerima Rancangan Perubahan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2026 untuk dilanjutkan ke tahapan berikutnya," kata Kusumo.Bupati Sidoarjo. Subandi menyampaikan apresiasi kepada DPRD Sidoarjo, khususnya Banggar, atas pembahasan bersama yang telah dilakukan terhadap Rancangan Perubahan KUA-PPAS 2026.“Terima kasih atas kerja sama dan sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam pembahasan perubahan KUA-PPAS ini. Dengan telah disepakatinya rancangan KUA-PPAS, kami berharap seluruh program dan kegiatan yang telah direncanakan dapat dilaksanakan dengan baik dan diselesaikan tepat waktu,” ujar Bupati Subandi.Menurut dia, kesepakatan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pelaksanaan program pembangunan Kabupaten Sidoarjo tetap berjalan sesuai prioritas dan kemampuan fiskal daerah.“Kami akan menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang telah disampaikan Badan Anggaran. Yang terpenting, program yang sudah menjadi prioritas dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Sidoarjo,” pungkas Bupati Subandi. (Tim).

Selengkapnya

Pengumuman

Agenda / Kegiatan

Visitors : 2196301