Berita

4 Jun 2026

Pemkab Sidoarjo Perkuat Pencegahan Kekerasan pada Perempuan dan Anak

Jakarta - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memperkuat langkah pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak melalui edukasi, pendampingan, hingga penguatan layanan. Upaya itu dilakukan sebagai bentuk komitmen Pemkab Sidoarjo di bawah arahan Bupati Subandi untuk menciptakan lingkungan yang aman.Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Sidoarjo Heni Kristiani mengatakan berbagai langkah pencegahan terus dilakukan dan melibatkan lintas sektor."Kami terus bergerak melakukan penguatan pencegahan dan penanganan bersama seluruh mitra. Termasuk mengintegrasikan layanan hotline PPA dengan lintas sektor terkait," kata Heni, Minggu (31/5/2026).Sepanjang 2026 hingga Mei, Dinas P3AKB mencatat 138 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Dari jumlah tersebut, kasus kekerasan dalam rumah tangga masih menjadi yang tertinggi sebanyak 46 kasus. Sementara kasus pencabulan menyusul dengan 30 kasus. Kekerasan berbasis gender online juga menjadi perhatian."Kasus KBGO (Kekerasan Berbasis Gender Online) mengalami tren kenaikan dari 5 kasus pada 2023, menjadi 8 kasus di 2025. Hingga Mei 2026, sudah terkumpul 4 kasus, menunjukkan ancaman digital semakin nyata," ungkap Heni.Pemkab Sidoarjo pun rutin menggelar pertemuan koordinasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak serta tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Sosialisasi juga terus digencarkan ke sekolah-sekolah dan masyarakat agar upaya pencegahan semakin luas menjangkau keluarga dan lingkungan sekitar."Kami turun langsung ke sekolah dan masyarakat untuk menggerakkan pencegahan," ungkap Heni.Pihaknya juga memperkuat kapasitas petugas layanan melalui pelatihan manajemen penanganan kasus dan trauma healing. Kesiapan sumber daya manusia menjadi bagian penting agar korban bisa mendapat pendampingan secara cepat dan tepat.Selain itu, PUSPAGA Rinata atau Pusat Pembelajaran Keluarga Rumah Informasi Kita terus dimaksimalkan. Langkah tersebut sejalan dengan dukungan dan arahan Bupati Sidoarjo Subandi agar perlindungan perempuan dan anak menjadi perhatian bersama."Kami juga melakukan pembentukan (DRPPA) Desa Ramah Perempuan Peduli Anak di desa dan kelurahan sebagai upaya perlindungan," pungkas Heni. (akd/akd) Baca artikel detiknews, "Pemkab Sidoarjo Perkuat Pencegahan Kekerasan pada Perempuan dan Anak" selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-8512791/pemkab-sidoarjo-perkuat-pencegahan-kekerasan-pada-perempuan-dan-anak.

Selengkapnya
4 Jun 2026

Pemkab Sidoarjo Genjot Investasi, Triwulan I 2026 Capai Rp 3,77 Triliun

Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memperkuat iklim investasi daerah. Di bawah kepemimpinan Bupati Sidoarjo Subandi, berbagai langkah dilakukan agar investasi di Kota Delta tetap tumbuh sekaligus memberi kepastian bagi pelaku usaha. Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sidoarjo, realisasi investasi pada triwulan I 2026 mencapai Rp 3,77 triliun dari target tahun ini yang sebesar Rp 15,7 triliun. Kontributor terbesar berasal dari sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran senilai Rp 716,12 miliar. Disusul industri logam dasar dan barang logam bukan mesin Rp 675,22 miliar, industri makanan Rp 637,13 miliar, industri karet dan plastik Rp 416,73 miliar, serta industri kertas dan percetakan Rp 396,46 miliar. Kepala DPMPTSP Kabupaten Sidoarjo Ridho Prasetyo mengatakan, capaian itu didorong melalui strategi jemput bola kepada para pelaku usaha. "Jadi kami melakukan jemput bola ke pelaku usaha-usaha untuk pendampingan pelaporan investasinya supaya satu datanya valid, yang kedua juga pelaporannya betul. Sehingga catatan realisasi investasi kami itu akhirnya valid semua," kata Ridho, Selasa (2/6/2026). Pendampingan itu dilakukan intensif pada masa pelaporan setiap triwulan. Selain itu, Pemkab Sidoarjo juga aktif memfasilitasi berbagai kendala yang dihadapi investor, seperti terkait persoalan perizinan hingga koordinasi dengan dinas teknis. "Kalau pelaku usaha ini juga kami fasilitasi kalau mereka punya kendala. Jadi kami tidak berhenti jika ada pelaku usaha yang izinnya terkendala atau butuh fasilitasi koordinasi dengan dinas teknis dalam proses izinnya, itu kami fasilitasi," bebernya. Ridho menjelaskan, dukungan terhadap investasi juga mendapat perhatian langsung dari Bupati Sidoarjo Subandi. Pemantauan dilakukan rutin untuk memastikan hambatan di lapangan bisa segera diselesaikan. "Jadi memang dipantau bagaimana kondisi-kondisi, kendala-kendala yang dihadapi pelaku usaha itu seperti apa. Terus apakah pendampingannya sudah dilaksanakan sampai dengan selesai. Itu rutin," jelasnya. Tak hanya itu, DPMPTSP juga berkoordinasi dengan lintas OPD terkait, seperti Dinas P2CKTR hingga BPN untuk memetakan pelaku usaha yang sudah memiliki izin, termasuk fasilitasi dan koordinasi terkait sejumlah persoalan perizinan. Pendekatan kolaboratif juga diterapkan untuk pelaku usaha mikro di tingkat kecamatan dan desa. Pemkab menghadirkan layanan jemput bola kolaborasi yang mencakup pendampingan perizinan, PIRT, sertifikasi halal, merek dagang hingga akses perbankan. "Jadi ketika ada usaha mikro yang membutuhkan itu, kami melakukan sosialisasi atau jemput bola pelayanan di kecamatan. Sudah satu paket di situ," terang Ridho. Di tingkat regional, Pemkab Sidoarjo juga terus berkoordinasi dengan Pemprov Jawa Timur dan BKPM agar pelaporan maupun pengawasan investasi berjalan sinkron. Kolaborasi ini penting, mengingat Sidoarjo menjadi salah satu daerah industri penopang realisasi investasi di Jawa Timur bersama Gresik dan Pasuruan. Melalui pendampingan yang konsisten, kemudahan layanan, hingga dukungan langsung dari Bupati Subandi, Pemkab Sidoarjo optimistis target investasi Rp 15,7 triliun pada 2026 dapat tercapai. (anl/ega) Baca artikel detiknews, "Pemkab Sidoarjo Genjot Investasi, Triwulan I 2026 Capai Rp 3,77 Triliun" selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-8514332/pemkab-sidoarjo-genjot-investasi-triwulan-i-2026-capai-rp-3-77-triliun.

Selengkapnya
4 Jun 2026

Pemkab Sidoarjo Genjot Perbaikan Ratusan RTLH untuk Masyarakat

Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo menggenjot program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) pada 2026 dengan menyasar ratusan unit rumah warga di 18 kecamatan. Untuk memastikan tepat sasaran, Bupati Sidoarjo Subandi pun aktif meninjau langsung kondisi rumah penerima manfaat di sejumlah wilayah. Salah satunya di Kecamatan Tarik. Beberapa waktu lalu ia mendatangi rumah Abdul Kholik (64), warga Kecamatan Tarik yang tinggal bersama empat anaknya. Ia melihat langsung kondisi rumah berdinding anyaman bambu yang telah lapuk. Subandi juga mengunjungi rumah Suwondo (56), seorang petani yang tinggal seorang diri dengan kondisi hunian yang memerlukan perbaikan. Hal itu menjadi bagian dari upaya Pemkab Sidoarjo mengawal langsung program penanganan RTLH yang tahun ini menyasar ratusan rumah warga di berbagai kecamatan. "Inisiatif yang sedang kita jalankan saat ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memberikan perhatian kepada masyarakat yang kurang beruntung, termasuk mereka yang menempati hunian tidak layak," kata Subandi, Rabu (3/6/2026). "Targetnya 494 unit rumah ditangani melalui APBD Kabupaten Sidoarjo dan 105 unit dari APBN," jelasnya. Penerima manfaat program ini tersebar di 18 kecamatan seluruh wilayah Sidoarjo. "Penerima manfaat adalah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang rumahnya tidak layak huni, kemudian dengan beberapa kondisi seperti lantai, dinding, atap, dapur, dan jambannya tidak memadai," bebernya. Program ini menjadi salah satu upaya Pemkab Sidoarjo untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Dengan rumah yang lebih layak dan sehat, warga diharapkan dapat menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan aman. (akd/ega) Baca artikel detiknews, "Pemkab Sidoarjo Genjot Perbaikan Ratusan RTLH untuk Masyarakat" selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-8516664/pemkab-sidoarjo-genjot-perbaikan-ratusan-rtlh-untuk-masyarakat.

Selengkapnya
3 Jun 2026

Tertarik Kepemimpinan Perempuan, SD Muhammadiyah 3 Ikrom Taman Undang Podcast Wabup Sidoarjo

KOMINFO, Sidoarjo - Hj. Mimik Idayana sebagai wakil bupati Sidoarjo menjadi inspiratif bagi SD Muhammadiyah 3 Ikrom Taman. Mereka ingin belajar bagaimana perempuan dapat menjadi sosok yang kuat dan inspiratif dalam dunia pendidikan dan kepemimpinan ditengah masyarakat. SD Muhammadiyah 3 Ikrom Taman berharap perjalanan hidup Wabup Hj. Mimik Idayana sampai diposisi saat ini dapat menjadi kisah inspiratif bagi siswa siswinya. Pagi tadi, lembaga pendidikan Muhammadiyah itu mengundang  Wabup Hj. Mimik Idayana dalam podcastnya, Rabu, (3/6). Perbincangan inspiratif yang dipandu Hana Nusaibah Abdillah itu berlangsung hangat di ruang Perpustakaan SD Muhammadiyah 3 Ikrom. Berbagai pertanyaan dikulik dari Wakil Bupati Hj. Mimik Idayana oleh siswi kelas 3 SD tersebut. Seperti motivasi pertama dari Wabup Hj. Mimik Idayana dalam dunia kepemimpinan dan pelayan masyarakat. Pertanyaan pembuka tersebut langsung dijawab dengan tegas Wabup Hj. Mimik Idayana bahwa seorang manusia harus dapat bermanfaat bagi sesamanya. “Kita hidup didunia harus dapat menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat, inshaalloh apa yang kita lakukan di ridhai Allah SWT,” ucapnya.Wabup Hj. Mimik Idayana juga menjawab pentingnya pendidikan bagi generasi penerus bangsa. Menurutnya pendidikan merupakan pondasi utama membangun masa depan yang cerah. Oleh karenanya pendidikan harus ditanamkan sejak dini. Salah satunya pendidikan karakter yang akan membentuk pribadi yang berakhlak mulia. “Pendidikan sangatlah penting untuk mengangkat derajat kita, namun untuk mencapai itu harus dimulai dengan pendidikan akhlak sejak dini,” ujarnya.Dalam podcast SD Muhammadiyah 3 Ikrom itu Wabup Hj. Mimik Idayana meminta generasi muda untuk terus berjuang meraih mimpinya. Ia juga meminta guru dapat menjadi sosok yang dapat membantu anak didiknya meraih mimpinya tersebut. Ia juga meminta siswa-siswi sekolah harus terus semangat belajar. Selain itu jangan takut bermimpi. Terus berjuang meraih mimpi harus selalu ada dalam jiwa generasi muda.“Kepada anak-anak ku semua jangan lelah belajar, mimpilah setinggi tingginya sampai tercapai apa yang dicita-citakan,”pesannya. Wabup Hj. Mimik Idayana mengatakan saat ini sudah masuk era digital. Generasi muda harus dapat memanfaatkan era tersebut dengan baik. Jangan sampai terlena dengan dunia serba digital saat ini. Semisal dengan terus bermain hp tanpa tahu waktu. Era digital saat ini dimintanya untuk dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran. “Manfaatkan era digital ini untuk mencari ilmu, jangan terlena dengan permainan-permainan yang menjebak, anak-anakku harus bisa mengatur kapan waktunya belajar dan bermain,” pesannya. Git

Selengkapnya
3 Jun 2026

Audiensi Bersama PT Minarak Lapindo Jaya, Bupati Sidoarjo: Satgas Kembali Dibuka

KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo H. Subandi menerima audiensi PT. Minarak Lapindo Jaya terkait penyelesaian berbagai aspirasi masyarakat terdampak lumpur Lapindo di Delta Wicaksana, Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo, Rabu (3/6/2026).Audiensi tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati, Direktur PT. Minarak Lapindo Jaya Bambang Prasetyo Widodo, BPN Sidoarjo, Bappeda Sidoarjo, serta unsur Forkopimda Sidoarjo.Dalam pertemuan tersebut, Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan membentuk tim satgas untuk mengawal berbagai aspirasi masyarakat dengan mengedepankan data yang akurat serta koordinasi lintas instansi.Menurutnya, berbagai keterangan dan masukan yang disampaikan dalam forum tersebut akan ditelaah dan diverifikasi agar setiap langkah penyelesaian dapat dilakukan secara tepat dan sesuai ketentuan yang berlaku."Kami akan memastikan seluruh data yang disampaikan benar-benar valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Berbagai persoalan yang masih menjadi aspirasi masyarakat akan kami pelajari bersama pihak-pihak terkait agar dapat ditemukan solusi terbaik," ujar Subandi.Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah berkas dan data yang berkaitan dengan proses penyelesaian hak-hak masyarakat akan dievaluasi lebih lanjut dan melalui tim Satgas. Jika diperlukan, Pemkab Sidoarjo akan melibatkan pihak-pihak yang memiliki kompetensi untuk melakukan verifikasi sehingga seluruh proses berjalan secara transparan dan akuntabel.Selain itu, berbagai aspirasi masyarakat yang berkaitan dengan penyelesaian persoalan warga terdampak lumpur Lapindo akan terus dikaji bersama pemerintah, Forkopimda, serta pihak terkait lainnya agar tetap sejalan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.Sementara itu, perwakilan PT Minarak Lapindo, Bambang Prasetyo Widodo, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang kembali membuka ruang komunikasi melalui Satgas penanganan persoalan masyarakat terdampak lumpur Lapindo.Menurutnya, keberadaan Satgas menjadi sarana penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan memperoleh penjelasan atas berbagai persoalan yang selama ini masih menjadi perhatian warga."Kami mengucapkan terima kasih kepada Bupati Sidoarjo karena Satgas kembali dibuka. Dengan adanya forum ini, masyarakat dapat menyampaikan berbagai aspirasi dan pertanyaan sehingga dapat memperoleh penjelasan yang lebih jelas," ungkapnya.Wiwid sapaan akrab Bambang Prasetyo Widodo menjelaskan bahwa proses penyelesaian pembayaran terhadap bangunan yang masih menjadi kewajiban PT Minarak Lapindo Jaya terus berjalan. Dari total sisa 84 bangunan yang masih dalam proses penyelesaian, hingga saat ini pembayaran terhadap 35 bangunan telah berhasil dituntaskan."Alhamdulillah, dari sisa 84 bangunan yang masih dalam proses penyelesaian, pembayaran untuk 35 bangunan sudah selesai dilakukan. Kami berharap proses penyelesaian terhadap bangunan yang masih tersisa dapat terus berjalan melalui koordinasi dan verifikasi bersama," katanya.Ia juga menyampaikan bahwa masih terdapat sejumlah berkas administrasi yang perlu dilakukan evaluasi dan verifikasi lebih lanjut. Oleh karena itu, pihaknya mendukung upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang menjadi aspirasi masyarakat terdampak lumpur Lapindo.Audiensi tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk terus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, PT Minarak Lapindo Jaya, Forkopimda, serta seluruh pihak terkait dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang menjadi aspirasi masyarakat terdampak lumpur Lapindo.Melalui koordinasi yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap berbagai permasalahan yang masih tersisa dapat segera ditangani secara transparan, terukur, dan memberikan kepastian bagi masyarakat. (Son)

Selengkapnya
1 Jun 2026

Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Subandi: Pancasila Harus Menjadi Ideologi yang Hidup di Tengah Masyarakat

Kominfo, Sidoarjo - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Alun-alun Sidoarjo, Senin (1/6/2026). Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi sebagai inspektur upacara.Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Sidoarjo, anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo, TNI/Polri, kepala OPD, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta para peserta upacara dari berbagai unsur.Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sidoarjo H. Subandi membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi. Dalam sambutannya disampaikan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, namun menjadi momentum untuk menjaga agar nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam jiwa setiap masyarakat Indonesia.Tema Hari Lahir Pancasila tahun 2026 yakni “Pancasila Mempersatukan Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia.” Tema tersebut menegaskan bahwa Pancasila tidak hanya relevan dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa Indonesia, namun juga menjadi dasar dalam mewujudkan perdamaian dunia.“Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya di tengah dunia yang penuh ketidakpastian dan ancaman perpecahan. Indonesia tetap berdiri kokoh dalam keberagaman suku, budaya, dan agama dalam satu ikatan kebangsaan,” ujar H. Subandi saat membacakan sambutan.Dalam sambutan tersebut juga disampaikan bahwa Pancasila menjadi jangkar moral bangsa dalam menghadapi tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi hingga dinamika geopolitik dunia. Nilai musyawarah, gotong royong, dan kemanusiaan dinilai menjadi kekuatan Indonesia dalam menjaga persatuan serta berkontribusi terhadap perdamaian dunia.Selain itu, generasi muda juga diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai Pancasila diharapkan tidak hanya menjadi simbol atau hafalan semata, namun benar-benar diterapkan dalam setiap kebijakan maupun perilaku sosial masyarakat.“Kita harus terus melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat merusak persatuan bangsa. Mari kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi toleransi, persatuan, dan nilai-nilai kemanusiaan,” lanjutnya.Upacara Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Melalui peringatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap semangat Pancasila terus tertanam dalam kehidupan masyarakat sebagai dasar memperkuat persatuan dan membangun Indonesia yang damai dan berkeadilan. (Son)

Selengkapnya
31 May 2026

Bupati Minta Baznas Sidoarjo Segera Perbaiki Rumah Empat Warga Desa Pabean

KOMINFO, Sidoarjo - Sudah cukup lama Sujiono, Soleh serta Dayat dan Rukiani tinggal di Rumah Tidak Layak Huni/RTLH. Keempatnya merupakan warga Desa Pabean Kecamatan Sedati. Sujiono dan Soleh tinggal di Dusun Alas Tipis, sedangkan Dayat dan Rukiani tinggal di Dusun Payan. Dua Dusun itu masuk Desa Pabean. Kondisi rumah keempat warga kurang mampu itu cukup memprihatinkan. Terlebih rumah Soleh, Dayat dan rumah Rukiani yang rusak cukup parah. Pagi tadi, Bupati Sidoarjo H. Subandi Inspeksi Mendadak/Sidak ke rumah empat warga Desa Pabean tersebut, Minggu, (31/5). Satu persatu RTLH itu ditinjaunya bersama Baznas Sidoarjo dan Dinas Sosial Sidoarjo. Hasilnya ia dapati keempat rumah tersebut betul-betul butuh perbaikan segera. Mulai dari perbaikan atapnya, lantainya serta dindingnya dan kamar mandinya.“Kodisi rumahnya tadi kita lihat kamar mandinya tidak layak, biar nanti kita benahi, kalau hujan rumah ini banjir karena atapnya bocor, nanti juga ada peninggian dan lantai akan kita keramik, serta ventilasinya juga tidak ada, nanti rumah ini kita hadapkan ke Selatan,” ucap bupati usai Sidak ke rumah Soleh.Bupati Sidoarjo H. Subandi berharap pemilik rumah dapat merawat rumahnya setelah perbaikan dilakukan. Penghuni rumah harus dapat menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat. Sekira terdapat barang-barang yang tidak terpakai hendaknya dibuang. Tidak ditimbun didalam rumah yang akan mengotori rumah itu sendiri.“Nanti kalau sudah dibangun, ini harus dibersihkan, kamar-kamar tidak boleh ditaruh barang-barang yang kotor,” pesan bupati kepada Soleh.Bupati Sidoarjo H. Subandi berharap perbaikan keempat RTLH tersebut dapat segera dilakukan. Ia meminta perbaikan dapat dilakukan di bulan Juni ini. Salah satunya perbaikan rumah milik Dayat yang dindingnya mengalami beberapa keretakan. Ia khawatir jika rumah RTLH seperti ini tidak segera diperbaiki. Pasalnya dapat mengancam pemilik rumah.“Ini menjadi kekhawatiran, tembok-tembok putus semua, saya masuk kebelakang atap seng nya juga keropos semua, kamar mandi juga begitu kondisinya, nanti kita benahi, lantainya juga kita tinggikan,” ucap bupati di rumah Dayat.Perbaikan yang sama juga diminta Bupati Sidoarjo H. Subandi pada rumah Rukiani. Perbaikan lantai serta kamar mandinya dapat segera dilakukan. Selain itu pembuatan ventilasi udara juga dapat dikerjakan dalam renovasi rumah Rukiani nanti. “Saya minta kepada Baznas, rumah ini dikasih ventilasi agar bu Rukiani tidak terganggu kesehatannya karena bu  Rukiani sakit stroke, juga kamar mandinya kita benahi, juga nanti  tak kasih hadiah kursi roda, tapi syaratnya anaknya harus mengajak ibu Rukiani ini jalan-jalan dengan kursi roda,” ucap bupati yang disambut syukur oleh Rukiani dan anaknya Towilah. Sementara itu Towilah mengaku bersyukur rumahnya menjadi salah satu penerima manfaat program renovasi rumah dari Baznas Sidoarjo. Keputusan bupati untuk memperbaiki rumahnya menjadi rezeki yang tak pernah dibayangkannya. Pasalnya keinginan untuk memperbaiki rumah itu sudah ada sejak lama. Namun keinginan itu tidak dapat diwujudkan karena perekonomian keluarganya. Padahal sudah cukup lama rumah yang ditempati ibunya beserta cucu-cucunya itu dalam kondisi rusak. “Alhamdulillah, rezeki,” ucapnya. Git/mas

Selengkapnya
31 May 2026

Pemkab Sidoarjo Siapkan Ruang Aman bagi Pecinta Balap dan Motor 2-Tak

KOMINFO, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tengah berupaya menyediakan ruang yang positif bagi pecinta otomotif, khususnya penggemar motor 2-tak dan balap motor. Salah satunya melalui penyelenggaraan “Jayandaru All 2 Stroke Sidoarjo Vol. I”yang digelar di Mal Pelayanan Publik (MPP) Sidoarjo pada Minggu (31/5/2026). Kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah bagi komunitas otomotif untuk menyalurkan hobi dan kreativitasnya secara aman serta menghindari balap liar di jalan raya.Bupati Sidoarjo, Subandi, mengatakan bahwa motor 2-tak masih memiliki banyak penggemar lintas generasi, mulai dari kalangan muda hingga usia dewasa. Tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa komunitas motor 2-tak masih sangat besar dan aktif.“Melalui event ini, merupakan wisata serta hiburan pecinta motor 2-tak. Kendaraan ini banyak pecintanya dan tidak melihat usia, dari muda hingga tua. Antusias peserta luar biasa bahkan tidak hanya masyarakat Sidoarjo saja yang berpartisipasi namun juga seluruh Indonesia,” ujarnya. Sebanyak 110 peserta mengikuti kegiatan tersebut. Mereka datang dari berbagai daerah, di antaranya Banjarmasin, Ambon, Jawa Tengah, dan sejumlah wilayah lainnya. Sebagai bentuk apresiasi kepada peserta, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik, termasuk satu unit sepeda motor Ninja sebagai hadiah utama.Melihat tingginya animo masyarakat, Subandi memastikan kegiatan serupa akan kembali digelar. Bahkan, Pemkab Sidoarjo berencana menjadikannya agenda rutin yang dapat dinikmati masyarakat Sidoarjo maupun pecinta motor 2-tak dari seluruh Indonesia.“Tentu akan ada kegiatan kembali, baik tahun 2027 maupun akhir tahun nanti. Kami siapkan hadiah-hadiah menarik agar animo pecinta motor 2-tak ini terus meningkat dan bisa dinikmati masyarakat Sidoarjo khususnya serta seluruh Indonesia,” katanya.Subandi yang juga mengaku sebagai penggemar motor 2-tak berharap komunitas otomotif dapat menyalurkan hobinya secara positif dan tetap mengutamakan keselamatan berkendara.“Saya juga pecinta motor 2-tak. Harapan saya jangan digunakan untuk kebut-kebutan di jalan. Nikmati sensasi motor 2-tak dengan tertib dan aman, bukan untuk balapan liar,” tegasnya.Menurutnya, penyelenggaraan event otomotif seperti ini tidak hanya menjadi sarana silaturahmi komunitas, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Aktivitas bengkel, penjualan suku cadang, hingga pelaku UMKM pendukung otomotif ikut merasakan manfaat dari meningkatnya aktivitas komunitas motor 2-tak.“Adanya event ini minimal usaha bengkel bisa berjalan, termasuk penjualan berbagai kebutuhan dan perlengkapan motor 2-tak. Jika kegiatan seperti ini bisa digelar setahun dua kali, tentu akan ikut menggerakkan UMKM dan sektor usaha otomotif di Sidoarjo,” ujarnya.Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga otomotif yang aman dan terarah, Pemkab Sidoarjo juga tengah menyiapkan pembangunan sirkuit balap seluas sekitar 20 hektare yang ditargetkan dapat dimanfaatkan pada tahun 2027.Keberadaan sirkuit tersebut diharapkan menjadi fasilitas bagi para pecinta balap untuk menyalurkan hobi dan bakatnya secara profesional sehingga dapat mengurangi praktik balap liar di jalan raya.“Nantinya pada tahun 2027 akan ada track atau sirkuit dengan luas sekitar 20 hektare yang dapat memanjakan pecinta balap. Dengan adanya fasilitas tersebut, anak-anak muda yang memiliki hobi balap bisa difasilitasi dengan baik sehingga tidak lagi balapan di jalan umum,” tutupnya. (Dew)

Selengkapnya
31 May 2026

Apresiasi Peluncuran Lagu “Sidoarjo Bersih”, Wabup Mimik: Perkuat Budaya Bersih di Car Free Day

KOMINFO, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengapresiasi peluncuran lagu “Sidoarjo Bersih” yang dipersembahkan Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair) Cabang Sidoarjo sebagai upaya memperkuat budaya hidup bersih dan menjaga kenyamanan kawasan Car Free Day (CFD).Lagu yang diciptakan oleh drg. Winaryo, Sp. Periodonsia tersebut diluncurkan sebagai media edukasi kepada masyarakat agar semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan. Proses penciptaannya pun terbilang cepat, tidak sampai dua hari, dan langsung dapat dibawakan oleh tim paduan suara yang telah menghafalkannya dalam waktu singkat.Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, menyampaikan apresiasi kepada IKA Unair Sidoarjo atas kontribusinya dalam mendukung pembangunan karakter masyarakat melalui pendekatan yang kreatif dan mudah diterima.“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, kami mengapresiasi Ikatan Alumni Universitas Airlangga yang telah memberikan hadiah istimewa untuk Sidoarjo berupa lagu yang penuh semangat dan pesan positif,” ujarnya saat peluncuran lagu tersebut di Paseban Timur Alun-alun Sidoarjo pada Minggu (31/5/2026).Menurut Mimik, keberadaan Car Free Day tidak hanya ditujukan sebagai ruang aktivitas masyarakat, tetapi juga harus menjadi kawasan yang bersih dan nyaman bagi seluruh pengunjung.“Car Free Day tidak hanya ramai, tetapi juga harus bersih dan nyaman. Lewat lagu ini dapat menjadi media sederhana untuk menyampaikan pesan hingga ke hati pendengarnya. Maknanya sangat luar biasa,” katanya.Ia mengatakan, lagu “Sidoarjo Bersih” menjadi pengingat bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Pesan yang disampaikan melalui musik dinilai lebih mudah diterima dan diingat oleh masyarakat.“Setelah mendengarkan lagu ini, kita diingatkan untuk terus menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya. Menjaga Sidoarjo tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi juga masyarakat, komunitas, dan akademisi yang bergerak bersama,” tuturnya.Mimik menambahkan, kolaborasi yang terjalin antara pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat menjadi modal penting dalam membangun budaya bersih yang berkelanjutan.“Ketika musiknya terdengar, masyarakat langsung ingat bahwa Car Free Day bukan hanya untuk kesehatan badan, tetapi juga kesehatan lingkungan. Mari jadikan budaya bersih sebagai kebiasaan, bukan karena ada petugas yang melihat, tetapi karena kesadaran bersama,” ujarnya.Sementara itu, Ketua IKA Unair Cabang Sidoarjo, dr. Berlian Aniek Herlina, mengatakan bahwa lagu dipilih sebagai media kampanye karena memiliki kekuatan untuk menanamkan pesan secara cepat dan mudah diingat masyarakat.Menurutnya, pesan utama dalam lagu tersebut adalah mengajak masyarakat menjadikan kebersihan sebagai gaya hidup sehari-hari, bukan sebagai beban. “Melalui lagu “Sidoarjo Bersih”, saya berharap semangat menjaga kebersihan dapat terus dikumandangkan sehingga ruang publik, khususnya kawasan CFD dan Alun-Alun Sidoarjo, semakin bersih, sehat, indah, dan nyaman,”pesannya. (Dew)

Selengkapnya
29 May 2026

Kabupaten Sidoarjo Raih Kembali Opini WTP Ketiga Belas Kali Berturut-turut

KOMINFO, Sidoarjo - Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur. Capaian opini WTP ini menjadi raihan yang ketiga belas kali berturut-turut yang diperoleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sejak tahun 2013 lalu. Laporan hasil pemeriksaan LKPD tahun anggaran 2025 tersebut diserahkan serentak kepada 33 kabupaten/kota di Jawa Timur.Sore tadi, LHP LKPD Kabupaten Sidoarjo tahun 2025 itu diserahkan kepada Bupati Sidoarjo H. Subandi oleh Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Yuan Candra Djaisin di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Jumat (29/5). LHP LKPD Kabupaten Sidoarjo tahun 2025 itu juga diserahkan kepada Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo Abdilah Nasih. Dalam penyerahannya, Bupati Sidoarjo H. Subandi didampingi Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sidoarjo Chusnul Inayah.Bupati Sidoarjo H. Subandi bersyukur karena Pemkab Sidoarjo mampu mempertahankan capaian opini WTP untuk ketiga belas kali berturut-turut. Menurutnya, hal itu menjadi bukti bahwa Pemkab Sidoarjo mampu menyajikan laporan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel sesuai regulasi yang ada.“Capaian ini menjadi bukti bahwa Pemkab Sidoarjo mampu menyajikan laporan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel sesuai dengan regulasi yang ada,” ujarnya.Menurut Bupati H. Subandi, laporan ini bukan hanya menjadi instrumen penting dalam transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah, tetapi juga sebagai sarana untuk mengevaluasi kinerja pemerintah daerah. Ia berharap capaian opini WTP dapat terus dipertahankan.“Capaian opini WTP ini harus terus dipertahankan, karena menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam pembelanjaan APBD secara transparan dan akuntabel,” ujarnya.Bupati H. Subandi mengatakan capaian opini WTP merupakan kerja keras bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Sidoarjo. Untuk itu, ia akan terus mendorong jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk dapat mempertahankannya.“Kami akan terus menguatkan koordinasi dan mendorong seluruh OPD untuk mempertahankan capaian opini WTP ini pada tahun-tahun mendatang,” pungkasnya. (Mar)

Selengkapnya

Pengumuman

Agenda / Kegiatan

Visitors : 1956851