Berita

8 Jan 2026

Pemkab Sidoarjo Akan Bangun Kawasan Wisata Mangrove

KOMINFO,Sidoarjo- Pemkab Sidoarjo berencana membangun kawasan wisata Mangrove. Penataan awal destinasi ekowisata itu dilakukan di wilayah Kecamatan Sedati. Letaknya di wilayah Desa Tambak Cemandi dan Desa Gisik Cemandi yang berada di kawasan pesisir. Tahap awal rencana tersebut dimulai dengan pengembangan jalan menuju kawasan wisata Mangrove tersebut. Saat ini sudah dimulai proses persiapan pembangunan akses jalan menuju kesana.Jalan untuk menuju kawasan wisata Mangrove itu akan ditingkatkan. Panjangnya 2,5 km dari jalan utama. Lahan TNI AL menjadi salah satu lahan jalan yang akan dilewati. Siang tadi, Bupati Sidoarjo H. Subandi mendatangi Komando Daerah Angkatan Laut/Kodaeral V Surabaya, Kamis, (8/1). Tujuannya koordinasi pemanfaataan lahan TNI AL tersebut untuk kepentingan jalan menuju kawasan wisata Mangrove. Kedatangan bupati bersama Kepala Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim CKTR) Sidoarjo, M. Bachruni Aryawan serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sidoarjo Chusnul Inayah serta Kabag Hukum Setda Sidoarjo Komang Rai Warmawan diterima oleh Dankodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto bersama Wadan Kodaeral V Brigjen TNI (Mar) Suwandi.Bupati Sidoarjo H. Subandi mengatakan wilayah pesisir di Kecamatan Sedati akan dibangun kawasan wisata hutan bakau. Saat ini Pemkab Sidoarjo sedang menyiapkan akses jalan untuk menuju kesana. Jalan untuk menuju kawasan wisata Mangrove akan dibangun. Lebar jalan nantinya mencapai 25 meter dengan panjang 2,5 km. Namun akses jalan menuju kesana sebagaian milik TNI AL. Oleh karenanya ia mendatangi Kodaeral V Surabaya.“Rencana kami nanti ada wisata mangrove di wilayah Timur, jadi nanti yang kita butuhkan hanya sekitar 20 kali 120 meter (lahan TNI AL) untuk akses jalan,” ucap bupati kepada seluruh pejabat Kodaeral V Surabaya. Dankodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto menyambut baik rencana pembangunan kawasan wisata Mangrove tersebut. Ia meminta rencana pemanfaatan lahan TNI AL untuk akses jalan menuju kawasan wisata Mangrove dapat dibicarakan lebih lanjut dengan Aslog Dankodaeral V Kolonel Laut (T) Insaf Setya Budhi.“Untuk rencana jangka panjang untuk Mangrove dapat dibicarakan kembali dengan Aslog,”ucapnya. Kepala Dinas Perkim CKTR Sidoarjo, M. Bachruni Aryawan mengatakan penataan awal kawasan wisata Mangrove dilakukan di wilayah pesisir Desa Tambak Cemandi dan Desa Gisik Cemandi. Setelah itu akan diperluas sampai kepesisir Selatan Sidoarjo. Mulai dari wilayah pesisir Kecamatan Sedati sampai Kecamatan Jabon. Panjangnya mencapai 33 km dengan luas 1 km. “Luas wisata Mangrove kurang lebih 1 kilometer dengan panjang pantai 33 kilometer mulai dari pesisir Sedati sampai didaerah Jabon nantinya,” ucapnya. Git

Selengkapnya
8 Jan 2026

Wabup Sidoarjo Bersama Gubernur Jatim dan Forkopimda Panen Raya Jagung Kuartal I 2026 di Desa Kedensari

KOMINFO, Sidoarjo - Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto, dan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing memimpin langsung panen raya jagung kuartal I tahun 2026 di Desa Kedensari, Kecamatan Tanggulangin, Kamis (8/1/2026). Panen raya jagung ini merupakan bagian dari upaya nasional dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan di bawah arahan Presiden Prabowo Subianto.Kegiatan yang digelar di atas lahan seluas satu hektare ini berhasil memanen sekitar tiga ton jagung. Panen serentak yang dilakukan di Jawa Timur pada kuartal I akan ada di 30 titik dengan luas keseluruhan 319,73 hektare (produktif, perhutanan, LBS dan pesantren) dan estimasi panen sebanyak 2.174,16 ton.Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen penuh mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga ketersediaan pangan di daerah.“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Polri, TNI, Bulog, dan seluruh elemen masyarakat yang telah berkolaborasi mewujudkan ketahanan pangan di wilayah kami,” tuturnya.Panen yang dilaksanakan secara simbolis ini juga menandai keberhasilan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan kelompok tani setempat. Kombes Pol Ari Wibowo, Karo SDM Polda Jawa Timur, mengungkapkan bahwa lahan yang dipanen hari ini merupakan hasil dari program pertanian kolaboratif yang telah direncanakan sejak beberapa bulan lalu.“Estimasi hasil panen mencapai tiga ton jagung. Hasil ini akan didistribusikan ke berbagai wilayah sebagai bagian dari upaya memperkuat cadangan pangan nasional,” terang Ari.Lebih lanjut, Ari menekankan pentingnya siklus pertanian berkelanjutan. Setelah panen, lahan akan segera dipersiapkan untuk musim tanam berikutnya guna memastikan pasokan pangan tetap stabil sepanjang tahun.Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, menambahkan bahwa jagung hasil panen akan diserap oleh Badan Urusan Logistik (Bulog) setelah melalui proses pengeringan terlebih dahulu. Menurutnya, kolaborasi antara Polresta Sidoarjo, Kodim 0816/Sidoarjo, pemerintah daerah, dan petani lokal menjadi kunci keberhasilan program ini.“Ini bukan sekadar panen biasa, tapi wujud nyata dari komitmen bersama menjaga stabilitas pangan nasional. Kami akan terus dorong agar kegiatan serupa berlangsung berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat luas,” tandas Christian.Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, Pemkab Sidoarjo berharap program ketahanan pangan ini tidak hanya berdampak pada ketersediaan bahan pangan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat kedaulatan pangan di tingkat lokal maupun nasional. (Son)

Selengkapnya
6 Jan 2026

Atasi Banjir Secara Terpadu, Pemkab Sidoarjo Matangkan Masterplan Penataan Kota

KOMINFO,Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mematangkan penyusunan masterplan penataan kota sebagai landasan penanganan banjir yang terukur, terintegrasi, dan berkelanjutan. Langkah strategis ini ditegaskan oleh Bupati Sidoarjo, H. Subandi, saat menghadiri pemaparan masterplan di Opsroom Setda Kabupaten Sidoarjo, Selasa (6/1/2026).Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Fenny Apridawati, Kepala Bappeda M. Ainur Rahman, Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Muhammad Makhmud, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, serta tim ahli dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).Dalam pemaparannya, tim penyusun mengusung tema besar "Menuju Sidoarjo yang SERASI" (Sentosa, Ekologis, Resilien, Aksesibel, Sinergis, dan ber-Identitas). Tema ini menjadi kompas pembangunan Kabupaten Sidoarjo, khususnya dalam aspek penataan ruang dan pengendalian banjir yang selaras dengan RTRW 2024–2044 serta RPJPD 2025–2045.Bupati Subandi menekankan bahwa sebagai wilayah "Kota Delta", Sidoarjo memiliki tantangan geografis yang unik."Sidoarjo ini letaknya paling timur dengan banyak sungai afvoer. Kita harus waspada karena banjir di sini tidak hanya berasal dari luapan sungai, tetapi juga dipengaruhi oleh air laut pasang atau rob," jelas Subandi.Subandi mengakui bahwa penanganan banjir membutuhkan dana yang besar, sementara anggaran daerah saat ini masih terbatas di angka Rp5,8 miliar. Oleh karena itu, masterplan ini menjadi instrumen krusial untuk menentukan skala prioritas."Ibarat mengobati orang sakit, kita harus diagnosis dulu penyebabnya melalui masterplan ini. Dengan pemetaan yang detail, kita bisa menentukan titik mana yang harus ditangani setiap tahunnya sesuai dengan kemampuan anggaran kita," tambahnya.Beberapa wilayah yang menjadi perhatian khusus meliputi: Kawasan Langganan Banjir: Tanggulangin, Candi, dan Waru. Kawasan Perkotaan: Fokus pada normalisasi saluran yang kini banyak terhimpit bangunan liar di sisi kanan dan kiri.Bupati Subandi mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk tidak berpangku tangan. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab penataan kota adalah kerja kolektif."Semua stakeholder harus terlibat dalam penanganan ini. Dengan adanya grand design ini, kita punya tahapan yang jelas. Harapannya, ada perubahan nyata yang dirasakan masyarakat dari tahun ke tahun," tegasnya.Sebagai informasi, Masterplan Penataan Kota Sidoarjo mencakup empat sektor intervensi utama : Sistem Drainase dan Pengendalian Banjir, Rehabilitasi Infrastruktur Jalan, Rehabilitasi Fasilitas Pendidikan (Sekolah), Revitalisasi Ruang Terbuka Hijau (RTH).Melalui integrasi keempat sektor tersebut, Pemkab Sidoarjo berupaya mewujudkan kota yang tidak hanya tumbuh secara ekonomi, tetapi juga bertumbuh dalam harmoni lingkungan. (Mar/mas)

Selengkapnya
5 Jan 2026

Bupati Sidoarjo Minta Kepala OPD Optimalkan Sumber Pendapatan

KOMINFO,Sidoarjo - Bupati Sidoarjo Subandi meminta semua kepala OPD di lingkungan Pemkab Sidoarjo untuk mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah. Supaya PAD (Pendapatan Asli Daerah) Sidoarjo bisa terus meningkat. Sejauh ini, kinerja Pemkab Sidoarjo sudah bagus. Buktinya, capaian PAD tahun 2025 sampai melebihi target.  Dari target Rp. 2 triliun 691 milyar, terealisasi sebesar Rp. 2 triliun 721 milyar. “Keberhasilan itu kami harap bisa ditingkatkan. Caranya, dengan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan yang ada,” kata Bupati Subandi, Senin (5/1/2026). Selain dari pajak daerah,  sektor retribusi daerah diharapkannya juga dapat menyumbang angka yang cukup besar bagi PAD Kabupaten Sidoarjo. Semisal keberadaan retribusi parkir yang saat ini dikelola sendiri oleh Pemkab Sidoarjo.Bupati H. Subandi menyampaikan target PAD Kabupaten Sidoarjo sudah terpenuhi. Meski begitu pendapatan dari sektor retribusi daerah masih memerlukan perhatian. Salah satunya dari retribusi parkir yang menurutnya masih belum maksimal.“Dari Dishub, pendapatan parkirkan belum maksimal, mohon terus dimaksimalkan. Demikian juga beberapa dinas lain, kami harap bisa lebih maksimal,” ujar bupati kepada kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo dalam rapat rutin coffee morning di kantor Setda Sidoarjo, Senin, (5/1/2026).  Bupati H. Subandi meminta pengelolaan parkir dilakukan dengan baik lagi. Digitalisasi parkir diharapkan dapat diterapkan. Pembayaran parkir dimintanya tidak manual. Namun dilakukan secara digital melalui pembayaran online. Dengan sistem tersebut ia yakin retribusi daerah lewat retribusi parkir dapat meningkat.“Coba dikoreksi ulang (pembayaran parkir) biar kita tidak memakai karcis manual karena saya ingin memaksimalkan pendapatan retribusi yang ada di Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya.Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo Budi Basuki mengatakan penerapan digitalisasi parkir tengah disiapkan. Nantinya pembayaran digital akan diterapkan. Pengguna layanan parkir dapat melakukan pembayaran parkir lewat QRIS. “Ini lagi kita siapkan pembayaran elektronik melalui QRIS,”ucapnya.Ia mengatakan penerapan pembayaran non tunai dilakukan untuk meningkatkan transparansi. Lewat modernisasi pengelolaan retribusi parkir tersebut diharapkannya PAD Kabupaten Sidoarjo akan meningkat. Ia sendiri optimis target retribusi parkir tahun ini sebesar Rp. 13,5 milyar dapat tercapai.“Tahun ini sudah dikelola Dishub, mudah-mudahan target retribusi parkir tercapai,” ucapnya.Budi Basuki mengatakan per 1 Januari 2026 kemarin pengelolaan parkir sudah lakukan Dishub Sidoarjo. Pemungutan retribusi parkir juga sudah dilakukan sejak Kamis kemarin. Dirinya menggandeng juru parkir yang sudah ada sebagai mitra. Ada sekitar 200 lebih juru parkir  dengan 200 titik parkir yang dikelola.“Penerimaan retribusi parkir yang kita peroleh Kamis kemarin sudah kita setor ke rekening bendahara penerimaan Dishub sebanyak Rp. 25 juta 212 ribu tanggal 2 Jumat kemarin,”ucapnya. Git

Selengkapnya
5 Jan 2026

Pemkab Sidoarjo Dukung BPOM, Ajak Masyarakat Untuk "Cek KLIK"

Ayo Cek KLIK Sebelum Konsumsi Obat dan Makanan!Keamanan obat dan makanan yang kita konsumsi adalah tanggung jawab bersama. Setiap hari, berbagai produk beredar di pasaran, namun tidak semuanya aman dan sesuai ketentuan. Untuk melindungi diri dan keluarga dari risiko produk berbahaya, masyarakat diimbau untuk selalu melakukan Cek KLIK sebelum membeli dan mengkonsumsi obat maupun makanan.Cek KLIK adalah langkah sederhana namun penting: Kemasan: Pastikan kemasan dalam kondisi baik, tidak rusak, bocor, penyok, atau berkarat. Label: Baca label dengan teliti, termasuk komposisi, aturan pakai, dan peringatan. Izin Edar: Pastikan produk memiliki izin edar resmi dari BPOM. Kedaluwarsa: Periksa tanggal kedaluwarsa dan pastikan produk masih layak konsumsi. Dengan membiasakan Cek KLIK, masyarakat dapat terhindar dari obat dan makanan ilegal, palsu, atau mengandung bahan berbahaya yang dapat mengancam kesehatan. Ingat, satu langkah kecil sebelum membeli dapat memberikan perlindungan besar bagi diri sendiri dan orang-orang tercinta. Cerdas memilih, aman mengkonsumsi. Cek KLIK sebelum membeli, demi kesehatan hari ini dan masa depan.

Selengkapnya
5 Jan 2026

Bupati Sidoarjo Minta Kepala OPD Optimalkan Sumber Pendapatan

KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo Subandi meminta semua kepala OPD di lingkungan Pemkab Sidoarjo untuk mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah. Supaya PAD (Pendapatan Asli Daerah) Sidoarjo bisa terus meningkat. Sejauh ini, kinerja Pemkab Sidoarjo sudah bagus. Buktinya, capaian PAD tahun 2025 sampai melebihi target. Dari target Rp 2 triliun 691 milyar, terealisasi sebesar Rp 2 triliun 721 milyar. “Keberhasilan itu kami harap bisa ditingkatkan. Caranya, dengan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan yang ada,” kata Bupati Subandi, Senin (5/1/2026). Selain dari pajak daerah,  sektor retribusi daerah diharapkannya juga dapat menyumbang angka yang cukup besar bagi PAD Kabupaten Sidoarjo. Semisal keberadaan retribusi parkir yang saat ini dikelola sendiri oleh Pemkab Sidoarjo.Bupati H. Subandi menyampaikan target PAD Kabupaten Sidoarjo sudah terpenuhi. Meski begitu pendapatan dari sektor retribusi daerah masih memerlukan perhatian. Salah satunya dari retribusi parkir yang menurutnya masih belum maksimal.“Dari Dishub, pendapatan parkirkan belum maksimal, mohon terus dimaksimalkan. Demikian juga beberapa dinas lain, kami harap bisa lebih maksimal,” ujar bupati kepada kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo dalam rapat rutin coffee morning di kantor Setda Sidoarjo, Senin, (5/1/2026).  Bupati H. Subandi meminta pengelolaan parkir dilakukan dengan baik lagi. Digitalisasi parkir diharapkan dapat diterapkan. Pembayaran parkir dimintanya tidak manual. Namun dilakukan secara digital melalui pembayaran online. Dengan sistem tersebut ia yakin retribusi daerah lewat retribusi parkir dapat meningkat.“Coba dikoreksi ulang (pembayaran parkir) biar kita tidak memakai karcis manual karena saya ingin memaksimalkan pendapatan retribusi yang ada di Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya.Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo Budi Basuki mengatakan penerapan digitalisasi parkir tengah disiapkan. Nantinya pembayaran digital akan diterapkan. Pengguna layanan parkir dapat melakukan pembayaran parkir lewat QRIS. “Ini lagi kita siapkan pembayaran elektronik melalui QRIS,” ucapnya.Ia mengatakan penerapan pembayaran non tunai dilakukan untuk meningkatkan transparansi. Lewat modernisasi pengelolaan retribusi parkir tersebut diharapkannya PAD Kabupaten Sidoarjo akan meningkat. Ia sendiri optimis target retribusi parkir tahun ini sebesar Rp 13,5 milyar dapat tercapai.“Tahun ini sudah dikelola Dishub, mudah-mudahan target retribusi parkir tercapai,” ucapnya.Budi Basuki mengatakan per 1 Januari 2026 kemarin pengelolaan parkir sudah lakukan Dishub Sidoarjo. Pemungutan retribusi parkir juga sudah dilakukan sejak Kamis kemarin. Dirinya menggandeng juru parkir yang sudah ada sebagai mitra. Ada sekitar 200 lebih juru parkir  dengan 200 titik parkir yang dikelola.“Penerimaan retribusi parkir yang kita peroleh Kamis kemarin sudah kita setor ke rekening bendahara penerimaan Dishub sebanyak Rp 25 juta 212 ribu tanggal 2 Jumat kemarin,” ucapnya. Git

Selengkapnya
31 Dec 2025

Bupati Sidoarjo Terbitkan Surat Edaran Peningkatan Keamanan dan Ketertiban Malam Tahun Baru 2026

KOMINFO,Sidoarjo – Bupati Sidoarjo menerbitkan Surat Edaran Nomor 400/16980/438.1.1.2/2025 tentang Peningkatan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat pada Malam Perayaan Tahun Baru 2026. Surat edaran tersebut dikeluarkan dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif menjelang pergantian tahun.Dalam surat edaran tersebut, Bupati Sidoarjo menghimbau seluruh lapisan masyarakat, baik perorangan, organisasi atau kelompok masyarakat, maupun badan usaha, untuk tidak menyalakan, menggunakan, maupun membunyikan kembang api dan/atau petasan dalam bentuk apa pun. Larangan ini dimaksudkan untuk mencegah potensi terjadinya ledakan, kebakaran, serta risiko korban jiwa maupun kerugian harta benda pada malam perayaan Tahun Baru.Selain itu, Bupati Sidoarjo juga menghimbau seluruh masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak melaksanakan perayaan malam Tahun Baru. Sebagai gantinya, masyarakat diajak untuk mengisi pergantian tahun dengan kegiatan doa bersama sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap saudara-saudara di Provinsi Aceh, Provinsi Sumatera Utara, Provinsi Sumatera Barat, serta daerah lain yang terdampak bencana.Khusus kepada ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Bupati menegaskan agar menjadi teladan bagi masyarakat dengan tidak melakukan aktivitas yang dilarang dalam surat edaran tersebut. ASN juga diminta turut mengajak dan mengedukasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban umum.Melalui surat edaran ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menciptakan suasana malam Tahun Baru 2025 yang aman, tertib, dan penuh kepedulian sosial.(Hums)

Selengkapnya
31 Dec 2025

Wabup Sidoarjo Terima Penyerahan Bayi yang Ditinggal Wafat Ibunya di Rutan Porong

KOMINFO, Sidoarjo - Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana dan Dinas Sosial (Dinsos) Sidoarjo beserta Dinas P3AKB Sidoarjo, menerima penyerahan seorang bayi laki-laki berusia dua minggu yang ditinggal wafat ibunya dua hari setelah melahirkan. Penyerahan dilakukan di Rutan Perempuan Kelas II A Surabaya di Porong, Rabu (31/12/2025).Ibu kandung bayi tersebut diketahui merupakan warga binaan rutan berinisial PDA (39), asal Menganti, Kabupaten Gresik, yang tersangkut kasus penipuan. Bayi itu lahir di dalam rutan, namun setelah ibunya meninggal dunia, bayi tersebut diserahkan kepada pemerintah agar memperoleh perawatan yang lebih layak.“Hari ini Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menerima penyerahan bayi yang ibunya melahirkan di rutan dan dua hari kemudian meninggal dunia karena serangan jantung. Penyerahan ini dilakukan agar bayi bisa mendapatkan pelayanan dan perawatan yang lebih baik daripada berada di dalam rutan,” ujar Hj. Mimik Idayana di sela kegiatan penyerahan.Selanjutnya, bayi tersebut diserahkan kepada Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur untuk mendapatkan penanganan lanjutan. Pemerintah memastikan seluruh kebutuhan dasar bayi, mulai dari kesehatan hingga pengasuhan, akan terpenuhi selama proses pemindahan dan perawatan.Tidak hanya itu, Wabup Hj. Mimik juga menyampaikan kepeduliannya terhadap tiga anak lain yang ibunya saat ini masih menjalani masa hukuman di Rutan Porong. Ketiga anak tersebut selama ini tinggal di rumah kos, tidak bersekolah, dan tidak memiliki pengasuh tetap.“Ada tiga anak yang ibunya merupakan narapidana dan telah menyetujui untuk saya asuh. Rencananya anak-anak ini akan saya tempatkan di Yayasan Pondok Pesantren Arrohman-Arrohim di Candi, agar mendapatkan perhatian dan pendidikan yang layak,” ungkapnya.Sementara itu, Kepala UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita Sidoarjo, Sri Mariyani, memastikan pihaknya siap memberikan pendampingan penuh terhadap bayi tersebut.“Kami siap melindungi dan merawat anak-anak balita terlantar hingga usia lima tahun. Mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar, kesehatan, hingga terapi,” jelasnya.Kepala Rutan Perempuan Kelas II A Surabaya di Porong, Yuyun Nurliana, mengapresiasi langkah cepat Pemkab Sidoarjo dan Dinas Sosial. Menurutnya, pihak rutan tidak memiliki fasilitas yang memadai untuk mengasuh bayi, terlebih jika ibu kandungnya meninggal dunia.“Alhamdulillah Ibu Wakil Bupati hadir langsung menyaksikan serah terima ini. Di rutan kami memang tidak memiliki fasilitas untuk mengasuh bayi. Kerja sama dengan Dinas Sosial sangat membantu,” tuturnya.Dengan adanya penyerahan ini, diharapkan bayi serta tiga anak lainnya dapat tumbuh di lingkungan yang aman, mendapatkan kasih sayang, serta memperoleh masa depan dan pendidikan yang lebih baik. (Son)

Selengkapnya
29 Dec 2025

Wabup Sidoarjo Pantau Satgas Jalan Dinas PUBMSDA Sidoarjo Perbaiki Jalan Rusak

KOMINFO,Sidoarjo- Satgas Jalan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air/PUBMSDA Sidoarjo harus bekerja ekstra keras di musim penghujan seperti ini. Banyak aduan jalan rusak yang diterimanya untuk segera ditanganinya. Genangan air memang menjadi musuh bagi jalan beraspal. Air hujan kerap merusaknya.Namun aduan jalan rusak itu dijawab cepat oleh Satgas Jalan Dinas PUBMSDA Sidoarjo. Seperti perbaikan jalan yang dilakukan di jalan Pasar Larangan Sidoarjo yang dikerjakan pagi tadi, Senin, (29/12). Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana memantau langsung pengerjaannya. Beberapa titik jalan berlubang ditangani Satgas Jalan Dinas PUBMSDA Sidoarjo. Mobil Wales juga didatangkan untuk memadatkan lapisan aspal pada jalan berlubang tersebut. Dalam kesempatan itu Wabup Hj. Mimik Idayana juga meminta kepala UPT Pasar Larangan untuk melakukan pembersihan saluran got dipasar tersebut.Koordinator Satgas Jalan Bambang Kristanto mengatakan air menjadi kelemahan jalan beraspal. Setiap musim penghujan seperti ini banyak aduan jalan rusak. Oleh karenanya timnya bekerja keras dimusim penghujan saat ini. "Dimusim penghujan saat ini hampir setiap hari ada pengaduan jalan rusak kepada kami yang harus segera kami tangani,"ujar Bambang saat dihubungi Senin, (29/12). Bambang mengatakan ada tujuh tim yang siap siaga memperbaiki jalan rusak. Mereka akan bergerak cepat keseluruh wilayah Kabupaten Sidoarjo. Mereka akan menuntaskan jalan berlubang dengan mengendari mobil pick up bersama cairan aspalnya. "Masing-masing tim yang berjumlah delapan sampai sembilan orang ini bekerja tidak kenal lelah, bahkan dimusim kemarau saja mereka juga terjun kelapangan tetapi tidak memperbaiki jalan namun membersihkan drainase jalan dari sampah,"ucapnya. Masih dikatakan Bambang tim Satgas Jalan bekerja tidak hanya menunggu aduan saja. Namun mereka juga  berkeliling mengecek jalan di Sidoarjo. Mereka akan segera melakukan perbaikan jika menemui jalan rusak. Dengan begitu masyarakat tidak sempat mengeluh kondisi jalan yang dilewatinya."Kita juga kerap berkeliling untuk memantau jalan mana saja yang rusak untuk segera kita perbaiki,"ucapnya. Git

Selengkapnya
28 Dec 2025

Peduli Warga Kurang Mampu, H.Subandi Tinjau Rumah Tak Layak Huni di Gedangan dan Waru

KOMINFO, Sidoarjo - Kepedulian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terhadap kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan secara nyata. Bupati Sidoarjo H. Subandi melakukan sidak Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Tebel, Kecamatan Gedangan, serta Desa Tambaksawah, Kecamatan Waru, Minggu (28/12/2025).Dalam sidak tersebut, Bupati meninjau langsung kondisi rumah milik Lilik Rahayu di Desa Tebel dan rumah milik Mutmainah di Desa Tambaksawah. Kedua rumah tersebut dinilai tidak layak huni dan membutuhkan penanganan segera. Kegiatan ini turut didampingi oleh Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Baznas Sidoarjo, serta jajaran Forkopimka setempat.Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan bahwa pemerintah daerah akan segera melakukan renovasi rumah warga yang kondisinya memprihatinkan, khususnya pada bagian atap dan struktur bangunan yang sudah rapuh.“Kita akan segera melakukan renovasi, terutama pada atap rumah yang mulai roboh serta memperbaiki struktur bangunan yang sudah tidak layak huni karena usia bangunan yang sudah tua,” ujar H. Subandi saat meninjau rumah milik Lilik.Ia juga menyampaikan bahwa Pemkab Sidoarjo akan berkoordinasi dengan Baznas agar proses perbaikan dapat segera dilaksanakan, mengingat saat ini telah memasuki musim hujan yang rawan membahayakan keselamatan penghuni rumah.“Saya sudah berkoordinasi dengan Baznas agar pada minggu pertama bulan Januari 2026 nanti perbaikan bisa segera dilakukan, sehingga keluarga dapat tinggal dengan aman dan nyaman,” tambahnya.Sementara itu, Lilik Rahayu, salah satu penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Ia mengaku telah tinggal di rumah tersebut dalam kondisi rusak selama beberapa bulan terakhir.“Saya mengucapkan terima kasih dan sangat bersyukur kepada Bapak H. Subandi karena rumah saya yang rusak sejak dua bulan lalu akan segera diperbaiki. Semoga setelah ini saya bisa hidup lebih layak,” ucapnya dengan haru.Melalui program penanganan RTLH ini, Pemkab Sidoarjo terus berkomitmen menghadirkan hunian yang aman dan layak bagi masyarakat kurang mampu, sekaligus sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat Sidoarjo. (Son/Git).

Selengkapnya

Pengumuman

Agenda / Kegiatan

Visitors : 906121