Berita

31 Mar 2026

Wabup Sidoarjo Apresiasi Keberadaan Wisata Petik Buah Klengkeng

KOMINFO, Sidoarjo - Yulianto Garden Farm dapat menjadi tempat favorit bagi penggemar buah klengkeng. Ditempat tersebut buah klengkeng dapat dinikmati langsung dari pohonnya. Lokasinya di Desa Tulangan Kecamatan Tulangan.  Yulianto Garden Farm menjadi salah satu tempat wisata petik buah klengkeng yang ada di Kabupaten Sidoarjo. Saat ini kebun klengkeng Yulianto Garden Farm telah masuk masa panen. Sudah dua Minggu ini dibuka. Pagi tadi, Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana kesana untuk mencoba sendiri sensasi rasa buah klengkeng langsung dari pohonnya, Selasa, (31/3).Wabup Hj. Mimik Idayana membuktikan sendiri rasa buah klengkeng yang baru saja dipanennya sendiri. Manis dengan daging buah yang tebal membuat dirinya tidak berhenti memakannya. Bahkan ia memborong berkilo-kilo buah klengkeng dari dua pohon yang dipanennya. Jenis klengkeng new cristal yang ditanaman di Yulianto Garden Farm memang menjadi klengkeng unggulan nusantara.“Rasanya manis, bijinya kecil, ternyata ini klengkeng unggulan yang ada di Indonesia yang harus kita budidayakan,” ucapnya.Wabup Hj. Mimik Idayana mengapresiasi keberadaan wisata petik klengkeng tersebut. Berkat kreatifitas Yulianto sang pemilik kebun, lahan tidur aset TKD Desa Kureksari Kecamatan Waru tersebut mampu menggerakkan perekonomian di Kabupaten Sidoarjo. Oleh karenanya gagasan memanfaatkan lahan-lahan tidur aset TKD seperti ini dapat juga ditiru.“Ini dapat menjadi percontohan disetiap kecamatan untuk memanfaatkan lahan TKD atau lahan tidur yang ada di Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya.Sementara itu Yulianto mengatakan Yulianto Garden Farm berdiri sejak empat tahun lalu. Tahun ini merupakan panen kedua buah klengkeng dikebunnya. Terdapat 300 pohon klengkeng jenis new cristal yang ditanamnya di lahan seluas 1,2 hektar. Ia memperkirakan 4 sampai 5 ton hasil panen yang akan diperoleh kali ini.“Sudah dua Minggu ini kami buka, perkilonya kami jual Rp. 50 ribu, pengunjungnya mulai dari Kediri, Tulungagung, dari Batu Malang, dari Surabaya dari Pasuruan,”ucapnya.Yulianto mengatakan Yulianto Garden Farm sengaja dikhususkan untuk wisata petik buah. Dari situ ia juga menyelipkan edukasi tentang buah klengkeng kepada pengunjung. Pasalnya ia melihat banyak warga yang masih awam terhadap tanaman buah klengkeng. Padahal sudah banyak dijumpai buah klengkeng yang ditanam dihalaman rumah-rumah. Dengan edukasi tersebut ia yakin masyarakat yang ingin menanam buah klengkeng akan dapat menikmati hasilnya. Tidak seperti yang selama ini dilihatnya. Banyak pohon klengkeng yang ditanam warga dipekarangan rumahnya tidak berbuah meski sudah tumbuh besar.“Masyarakat kita ini masih awam, dikira klengkeng ini semua sama, padahal varietas klengkeng berbeda-beda, ada untuk komersil dan untuk hiasan, kalau untuk hiasan klengkeng merah ruby longan, kalau ini sama yang di impor dari Thailand, pohon klengken ini juga harus dibuahkan atau diboster, jika tidak, 30 tahun tidak bakalan berbuah,” ujarnya. Git

Selengkapnya
31 Mar 2026

Tiga Bulan Beroperasi, SPPG di Kecamatan Tulangan di Sidak Wabup Sidoarjo

KOMINFO, Sidoarjo - Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana Inspeksi Mendadak/Sidak SPPG Kepuhkemiri Kecamatan Tulangan, Selasa, (31/3). Sidak dilakukan untuk memastikan pengelolaan SPPG tersebut berjalan baik. Ia juga berharap distribusi Makan Bergizi Gratis/MBG dapat dilakukan dengan baik. Dalam Sidaknya Wabup Hj. Mimik Idayana melihat pengelolaan SPPG Kepuhkemiri sudah berjalan baik. Mulai dari perencanaan menu bergizi, pengelolaan makanan higienis sampai pendistribusian MBG ke siswa sekolah. Ia juga pastikan selama tiga bulan beroperasi, SPPG Kepuhkemiri telah melayani program MBG kepada 2.757 siswa sekolah dengan lancar. Tidak ada kendala maupun keluhan dari penerima. Namun ia meminta pembenahan instalasi pengelolaan limbah segera diselesaikan. “Menunya juga sudah sesuai dengan standar gizi, dapurnya juga sudah memenuhi standart, tidak ada kendala, kebersihannya juga bagus,”ucapnya.Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina yang ikut dalam Sidak mengatakan SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi) menjadi kewajiban yang harus dimiliki oleh seluruh SPPG.  Saat ini SLHS SPPG Kepuhkemiri masih dalam proses pengurusan dokumen di instansinya. SLHS akan dikeluarkannya jika pengelolaan SPPG telah memenuhi standar keamanan, kebersihan, dan kesehatan pangan.“Kewajiban dari SPPG adalah mengurus SLHS, SLHS ini diajukan ke Dinas Kesehatan, dari tim Dinas Kesehatan akan hadir kesini untuk yang pertama memeriksa peralatan sampai semple makanan, kemudian para petugasnya, penjamah makanan ini harus dilatih, dan satu lagi hasil lab itu harus diserahkan, kalau sudah memenuhi semuanya, SLHS nya akan dikeluarkan Dinas Kesehatan,” ucapnya.  Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo Tirto Adi yang juga ikut dalam Sidak mengatakan selama ini dirinya tidak mendapatkan keluhan guru yang siswanya menerima MBG. Seperti halnya menu MBG yang disajikan oleh SPPG Kepuhkemiri. Hal tersebut menandakan bahwa selama tiga bulan berjalan, pengelolaan SPPG Kepuhkemiri telah berjalan dengan baik.“Tadi saya juga tanya kepada pengelola SPPG ini apa ada keluhan dari sekolah seperti anak-anak tidak mau makan MBG ini, ternyata tidak ada, ini artinya menu itu sudah sesuai dan memenuhi standar gizi,” ucapnya.Tirto Adi juga mengungkapkan bahwa terdapat 117 SPPG di Kabupaten Sidoarjo yang telah beroperasi. Ia berharap tidak terlalu lama akan ada penambahan SPPG lagi. Dengan begitu akan semakin banyak siswa sekolah di Kabupaten Sidoarjo yang menerima manfaat program MBG dari presiden Prabowo tersebut. “Setelah saya berkoordinasi dengan Korwil MBG di Sidoarjo, ada 117 SPPG di Kabupaten Sidoarjo yang telah beroperasi, inshaalloh dalam waktu yang tidak terlalu lama lagi penambahan MBG ini akan semakin banyak,” ujarnya. Git

Selengkapnya
31 Mar 2026

Wabup Sidoarjo Hadiri Haul Masyayikh Sidogiri ke-6, Ajak Teladani Perjuangan Ulama

KOMINFO, Sidoarjo - Peringatan Haul Masyayikh Sidogiri ke-6 menjadi momentum penting untuk mengenang sekaligus meneladani perjuangan para ulama dalam membangun pendidikan dan akhlak umat.Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, saat menghadiri acara Haul Masyayikh Sidogiri dan Halal Bihalal yang digelar di halaman Masjid Baitus Su’ada, Kecamatan Candi, Selasa malam (31/3/2026), yang diikuti ratusan alumni santri Ponpes Sidogiri.Dalam acara tersebut, turut hadir Pengasuh Ponpes Sidogiri KH. Fuad Noerhasan, Majelis Keluarga PPS KH. Baharuddin Toyyib, Ketua Pengurus Pusat IASS KH. Ahmad Sa’dulloh Abd. Alim, Pengasuh Ponpes Nurul Jadid Paiton Probolinggo KH. Moh. Zuhri Zaini, Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo H. Bambang Pujianto, Forkopimka Kecamatan Candi, Pengurus Ranting NU Sumokali, serta Banom.Dalam sambutannya, Hj. Mimik Idayana mengungkapkan rasa syukur karena dapat hadir bersama dalam keadaan sehat. Ia menyampaikan bahwa masih dalam suasana bulan Syawal, dirinya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin serta memohon maaf lahir dan batin, serta berharap Allah SWT menerima amal ibadah seluruh hadirin.Ia menegaskan bahwa haul bukan sekadar mengenang tokoh besar, tetapi menjadi momen refleksi untuk meneladani nilai-nilai perjuangan para masyayikh. Ia juga menyampaikan bahwa para masyayikh Sidogiri dikenal sebagai sosok yang penuh kasih, lembut dalam bertutur kata, serta gigih dalam memperjuangkan pendidikan dan akhlak umat.Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, lanjutnya, memberikan apresiasi atas kontribusi besar para ulama dan Pondok Pesantren Sidogiri dalam menjaga moral, persatuan, dan kedamaian di tengah masyarakat.Ia menuturkan bahwa para masyayikh telah memberikan teladan luar biasa yang menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus berbuat kebaikan, menjaga kerukunan, dan membangun Sidoarjo yang religius, maju, dan sejahtera, Gemah Ripah Loh Jinawi.Hj. Mimik Idayana berharap semangat perjuangan para masyayikh dapat terus hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, serta memohon doa agar Kabupaten Sidoarjo ke depan semakin baik. Ia juga memohon doa untuk Kabupaten Sidoarjo agar semakin baik dan mendapatkan pemimpin yang amanah untuk kemaslahatan masyarakat Sidoarjo. (Mar)

Selengkapnya
30 Mar 2026

Bupati Sidoarjo H.Subandi Serahkan LKPD Unaudited 2025 ke BPK Jatim

KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo, H. Subandi, bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, secara resmi menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2025 kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Jawa Timur.Penyerahan dokumen tersebut dilakukan secara serentak oleh seluruh pemerintah daerah se-Jawa Timur di kantor BPK RI Perwakilan Jawa Timur yang berlokasi di Jalan Raya Ir. H. Juanda, Kecamatan Gedangan Senin (30/3/2026).Turut hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, serta Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Yuan Candra Djaisin.Penyerahan LKPD ini merupakan kewajiban yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara, khususnya Pasal 56, yang mewajibkan kepala daerah menyampaikan laporan keuangan kepada BPK paling lambat tiga bulan setelah berakhirnya tahun anggaran. Laporan tersebut selanjutnya akan diaudit guna menentukan opini atas kewajaran penyajian informasi keuangan.Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur mengapresiasi seluruh pemerintah daerah yang telah memenuhi kewajiban penyampaian LKPD tepat waktu. Menurutnya, hal tersebut menunjukkan komitmen nyata dalam membangun tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel dan sesuai standar akuntansi pemerintah.“Ketepatan waktu penyerahan LKPD ini mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Saya berharap seluruh daerah di Jawa Timur dapat terus meningkatkan kualitas laporan keuangannya, sehingga tidak hanya tepat waktu, tetapi juga semakin berkualitas dan sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan,” ujarnya.Selain itu, sinergi antara pemerintah daerah dan BPK dinilai penting untuk memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan negara.Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Jawa Timur menjelaskan bahwa penyerahan LKPD Unaudited menjadi tahap awal dalam rangkaian proses audit. Selanjutnya, BPK akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh sesuai standar pemeriksaan keuangan negara."Kami mengapresiasi ketepatan waktu penyerahan laporan, karena hal tersebut mendukung kelancaran proses audit. Selain itu, pemerintah daerah juga diharapkan terus meningkatkan kualitas laporan keuangan serta menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan sebelumnya sebagai bagian dari perbaikan berkelanjutan," tuturnya.Di sisi lain, H. Subandi menyampaikan harapannya agar hasil audit yang dilakukan BPK dapat menjadi motivasi bagi jajaran Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk terus meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah.Ia menegaskan komitmen untuk mempertahankan capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diraih dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, keberhasilan meraih kembali opini tersebut akan menjadi indikator bahwa transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah terus terjaga.“Semoga hasil audit ini semakin mendorong peningkatan kinerja kami, khususnya dalam mempertahankan opini WTP. Kami ingin memastikan kualitas laporan keuangan tetap baik, serta tata kelola pemerintahan semakin transparan, akuntabel, dan berstandar tinggi,” ucapnya. Dengan penyerahan LKPD ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menunjukkan komitmennya dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. (Son)

Selengkapnya
30 Mar 2026

Apel Halal Bihalal, Bupati Sidoarjo Ajak ASN Tingkatkan Kedisiplinan dan Empati dalam Pelayanan Masyarakat

KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo, Subandi, memimpin apel pagi sekaligus rangkaian acara halal bihalal yang dihadiri oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo di parkir timur GOR Delta, Senin (30/3/2026). Dalam arahannya, Subandi menekankan pentingnya transformasi digital dan peningkatan kualitas pelayanan publik.‎‎Subandi menyoroti perlunya percepatan dalam segala lini pelayanan, terutama dengan adanya transformasi digitalisasi. Ia berharap sistem dashboard di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat segera berjalan optimal agar kinerja dan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat terpantau secara real-time.‎‎"Kita butuh kontribusi yang besar, kurang lebih Rp642 miliar yang harus kita tutupi bersama. Caranya adalah dengan menjalankan dashboard di masing-masing OPD untuk mencari solusi peningkatan PAD," ujar Subandi.Di sektor ekonomi, Subandi menekankan pentingnya penguatan UMKM yang jumlahnya mencapai sekitar 250.000 di Sidoarjo. Ia meminta agar proses perizinan dipermudah serta pendampingan terhadap pelaku UMKM terus ditingkatkan, termasuk melalui optimalisasi program subsidi bunga 0,2 persen Kurda.“Penguatan UMKM harus menjadi perhatian kita bersama. Permudah perizinan dan pastikan pendampingan berjalan dengan baik, termasuk optimalisasi subsidi bunga Kurda 0,2 persen agar tepat sasaran,” tutur Subandi.‎‎‎Lebih lanjut, Bupati menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada kecerdasan, tetapi juga pada kekompakan dan rasa empati para ASN terhadap masyarakat.‎ASN diminta mematuhi seluruh regulasi yang ada untuk Kerja Bareng, Empati dengan Pelayanan harus dilakukan dengan hati agar aspirasi masyarakat dapat terserap dengan baik.‎‎Subandi memastikan bahwa penanganan banjir dan proyek-proyek perbaikan jalan terus berjalan. Ia menginstruksikan agar pada bulan April ini, proses modernisasi dan perbaikan jalan-jalan berlubang sudah mulai terlihat hasilnya.‎‎"Saya minta triwulan kedua ini semua sudah jalan. Terkait jalan berlubang dan pembangunan jembatan serta normalisasi kita gerakkan dari hulu sampai hilir, kita pantau terus titik-titiknya. OPD tidak perlu takut selama bekerja di jalur yang benar," pungkasnya.‎‎Dengan semangat baru pasca libur lebaran, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen untuk terus meningkatkan performa birokrasi demi kesejahteraan seluruh warga Sidoarjo. (Mas/Mar)

Selengkapnya
28 Mar 2026

Pemkab Sidoarjo Teken PKS Pengolahan Sampah Jadi Listrik, Perkuat Komitmen Energi Terbarukan di Jawa Timur

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus memperkuat komitmennya dalam penanganan sampah berbasis lingkungan dengan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengolahan sampah menjadi energi listrik (waste to energy) bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan sejumlah pemerintah daerah lainnya. (Sabtu, 28 Maret 2026)Kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian rapat koordinasi yang sebelumnya telah dilaksanakan guna mematangkan konsep dan implementasi pengolahan sampah menjadi energi. Hal ini menunjukkan keseriusan Pemkab Sidoarjo dalam menghadirkan solusi konkret dan berkelanjutan terhadap permasalahan sampah di daerah.H. Subandi, S.H., M.Kn Bupati Sidoarjo menyambut baik kerja sama tersebut sebagai langkah strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah sekaligus mendukung pengembangan energi baru terbarukan. “Kami merespon baik inisiatif ini sebagai upaya bersama dalam menghadirkan solusi pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan. Tidak hanya mengurangi beban lingkungan, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui pemanfaatan sampah menjadi energi listrik,” ujarnya.Kegiatan ini turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nurofiq, serta tujuh pimpinan daerah dari wilayah Surabaya Raya dan Malang Raya yang terlibat dalam kerja sama tersebut.Melalui PKS ini, pengelolaan sampah tidak lagi dipandang sebagai persoalan akhir, melainkan sebagai peluang strategis untuk menghasilkan energi listrik ramah lingkungan. Pendekatan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong transisi energi bersih sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup.Pemkab Sidoarjo menilai kolaborasi lintas daerah menjadi kunci dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah, baik dari sisi teknologi, pembiayaan, maupun operasional. Dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, implementasi program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo, Arief Mulyono, serta Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Sidoarjo, Ir. Mochamad Bachruni Aryawan, M.M.Ke depan, Pemkab Sidoarjo akan terus mendorong inovasi di sektor lingkungan, termasuk peningkatan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah serta pengembangan infrastruktur pendukung, guna mewujudkan Sidoarjo yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Selengkapnya
21 Mar 2026

Salat Id di Masjid Agung Sidoarjo, Bupati Sidoarjo Ajak Perkuat Silaturahmi

KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo, H. Subandi, bersama keluarga, jajaran Forkopimda, serta masyarakat Sidoarjo melaksanakan Shalat Idul Fitri 1447 H di Masjid Agung Sidoarjo pada Sabtu (21/3/2026). Suasana khidmat dan penuh kebersamaan tampak mewarnai pelaksanaan ibadah yang dihadiri ribuan jamaah tersebut.Dalam pelaksanaan ibadah tersebut, Ustaz Abdurrahman Al Hafidz bertindak sebagai imam salat Id, sedangkan khutbah disampaikan oleh Dr. KH. Ahmad Muhammad, Ketua Umum Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Sidoarjo, yang bertindak sebagai khatib.Dalam sambutannya, Bupati Sidoarjo H. Subandi, atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, mengucapkan selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat jika selama masa pelayanan terdapat kekurangan atau kesalahan."Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT. dan semoga Sidoarjo senantiasa diberkahi dengan perdamaian, persaudaraan, dan kesejahteraan," ujarnya.Lebih lanjut, H. Subandi mengajak masyarakat untuk menjadikan momen Idul Fitri sebagai sarana saling memaafkan dan memperkuat silaturahmi. Menurutnya, semangat saling memaafkan dan menjaga persaudaraan harus terus dipupuk tanpa memandang status sosial.“Di momen Hari Raya Idul Fitri ini merupakan saat untuk menyucikan diri, saling memaafkan, serta memperkuat silaturahmi. Selaku pimpinan daerah, saya ingin mengajak seluruh masyarakat Sidoarjo untuk saling memaafkan, mempererat tali persaudaraan tanpa memandang status sosial, serta menumbuhkan dan memelihara semangat gotong royong dan kebersamaan agar Sidoarjo tetap kondusif, aman, penuh kedamaian,” tuturnya.Kegiatan diakhiri dengan sesi bersalam-salaman antara Bupati, jajaran Forkopimda, dan masyarakat yang hadir untuk saling memaafkan. (Mar)

Selengkapnya
20 Mar 2026

Bupati Bersama Forkopimda Sidoarjo Pantau Arus Mudik Lebaran

KOMINFO, Sidoarjo - Inspeksi mendadak (sidak) dilakukan Bupati Sidoarjo bersama Forkopimda Sidoarjo ke pos-pos pengamanan pada malam Idul Fitri 1447 H, Jumat, (20/3). Salah satunya ke pos pengamanan Terminal Purabaya. Sidak dilakukan untuk memastikan kesiapsiagaan personel pengamanan serta memantau kondisi lalu lintas saat arus mudik Lebaran.Bupati Sidoarjo H. Subandi berharap kehadiran pos pengamanan seperti ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat saat Lebaran. Disampaikannya personil gabungan ditempatkan di masing-masing pos pengamanan. Selain personil TNI dan Polri, beberapa instansi terkait Pemkab Sidoarjo juga ikut dilibatkan. Sepertipetugas Dishub Sidoarjo, Satpol-PP Sidoarjo dan BPBD Sidoarjo."Sidak ini memastikan sinergi personil pengamanan dalam menjalankan tugas pemantauan arus mudik Lebaran," ucapnya.Bupati H. Subandi menghimbau para pemudik untuk menjaga keselamatan selama perjalanan pulang kampung. Tertib berlalu lintas harus dipatuhi selama dalam perjalanan. Ia juga pastikan pengamanan jalur mudik berjalan optimal. Oleh karenanya seluruh pihak dilibatkan untuk menjamin kenyamanan pemudik saat Lebaran."Pemkab Sidoarjo berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi warga yang akan pulang kampung untuk merayakan lebaran, salah satunya melalui program mudik gratis yang rutin kita gelar mendapat sambutan antusias dari masyarakat," ucapnya. (git/mas)

Selengkapnya
18 Mar 2026

Ribuan Pemudik Diberangkatkan, Pemkab Sidoarjo Siapkan 28 Bus untuk 5 Rute Favorit

KOMINFO, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memberangkatkan sebanyak 28 unit bus yang mengantar 1.400 pemudik dalam program mudik gratis Lebaran 2026. Pemberangkatan dilakukan langsung oleh Bupati Sidoarjo, Subandi di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (18/3/2026).Sebanyak lima rute tujuan favorit disiapkan dalam program ini, yakni Sidoarjo–Magetan, Sidoarjo–Trenggalek, Sidoarjo–Jember, Sidoarjo–Ponorogo, dan Sidoarjo–Banyuwangi. Program ini telah dibuka pendaftarannya sejak 10 Februari 2026 dengan total kuota 1.400 penumpang atau rata-rata 50 penumpang per bus.Subandi, mengatakan program mudik gratis ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat agar dapat pulang kampung dengan aman dan nyaman serta mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan selama arus mudik Lebaran.“Program mudik gratis ini kami hadirkan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan perjalanan mudik berlangsung aman dan tertib. Kami ingin masyarakat bisa berkumpul dengan keluarga di kampung halaman tanpa khawatir soal transportasi,” ujar Subandi.Ia juga memastikan seluruh armada yang digunakan telah melalui proses pengecekan ketat dan dinyatakan layak jalan sebelum diberangkatkan.“Seluruh bus sudah melalui uji kelayakan, termasuk pengecekan ulang sebelum keberangkatan. Kami tidak ingin ada risiko di perjalanan, sehingga aspek keselamatan menjadi prioritas utama,” tambahnya.Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, Budi Basuki, menegaskan bahwa selain armada, kondisi pengemudi juga menjadi perhatian khusus dalam program ini.“Kami memastikan seluruh sopir dalam kondisi sehat, karena hal ini penting untuk menjamin keselamatan seluruh penumpang selama perjalanan,” jelasnya."Tak hanya itu, dengan adanya standby medis mudik gratis dari PSC119 Kabupaten Sidoarjo dan Puskesmas Sidoarjo juga membantu pemudik yang akan berangkat bisa ikut mengecek kesehatan gratis," tambahnya. Dikatakannya, rute perjalanan telah disusun secara optimal untuk menjangkau daerah tujuan dengan mempertimbangkan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas.Adapun rincian rute yang dilalui meliputi jalur Magetan melalui Jombang–Kertosono–Nganjuk–Madiun, rute Trenggalek melalui Jombang–Kertosono–Kediri–Nganjuk, rute Jember melalui Probolinggo–Lumajang, rute Ponorogo melalui Jombang–Kertosono–Nganjuk–Madiun, serta rute Banyuwangi melalui Probolinggo–Situbondo.Salah satu penumpang,  Anis (32), mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis ini karena dapat menghemat biaya perjalanan pulang kampung.“Alhamdulillah sangat membantu sekali dan ini tahun ketiga saya ikut mudik gratis, apalagi harga tiket sekarang cukup mahal. Dengan adanya mudik gratis ini saya bisa pulang ke Magetan bersama keluarga dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.Penumpang lainnya, Wiwik (53), juga mengapresiasi fasilitas dan pelayanan yang diberikan oleh pemerintah daerah.“Pelayanannya bagus, proses pendaftaran mudah dan busnya juga nyaman. Semoga program seperti ini bisa terus ada setiap tahun,” katanya. (Dew)

Selengkapnya
18 Mar 2026

Bupati Subandi Apresiasi Bantuan 4 Unit Sepeda Listrik dari CSR untuk Satpol PP

KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, Subandi menerima penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 4 unit sepeda listrik dari Indomaret yang diperuntukkan bagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sidoarjo. Bantuan tersebut akan digunakan untuk mendukung mobilisasi petugas di kawasan Alun-Alun Sidoarjo demi keamanan dan ketertiban para pengunjung. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dan diterima langsung oleh Bupati Sidoarjo dengan didampingi Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, Sekda Kab. Sidoarjo Fenny Apridawati, Ketua Satpol PP Sidoarjo, Yany Setyawan, Kepala Dinas Perhubungan Budi Basuki, dan Kepala Dinas Kesehatan dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina. "Sepeda listrik ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas patroli serta mendukung operasional Satpol PP dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat, khususnya di area publik yang ramai aktivitas," ucap Subandi saat berada di alun-alun usai memberangkatkan mudik gratis 2026. Subandi juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang diberikan melalui program CSR tersebut. Menurutnya, bantuan ini sangat bermanfaat dalam menunjang kinerja petugas di lapangan, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan kawasan publik yang tertib dan ramah lingkungan.“Terima kasih kepada Indomaret atas kepeduliannya kepada Kabupaten Sidoarjo. Bantuan sepeda listrik ini sangat membantu mobilitas Satpol PP, khususnya di kawasan Alun-Alun yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Selain efisien, ini juga mendukung penggunaan kendaraan ramah lingkungan,” ujar Bupati.Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta terus terjalin, sehingga semakin banyak program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (Dew)

Selengkapnya

Pengumuman

Agenda / Kegiatan

Visitors : 1519073