KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo Subandi didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati beserta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, pada Kamis sore, 05/03/2026, telah mendistribusikan 75.000 paket takjil kepada pengguna jalan, meliputi pengendara kendaraan roda empat, roda dua, dan pejalan kaki, yang melintas di depan Monumen Jayandaru, Alun-Alun Sidoarjo.Takjil yang tersedia merupakan partisipasi seluruh ASN yang ada di kabupaten Sidoarjo yang bersama-sama ingin berbagi di Bulan Suci Ramadhan ini.Bupati Subandi menyampaikan jika kegiatan berbagi takjil ini merupakan wujud kepedulian seluruh ASN Kab. Sidoarjo untuk berbagi kepada masyarakat Sidoarjo. Tampak antusias pengguna jalan yang melintas didepan Monumen Jayandaru menerima pembagian takjil dan selain pengguna jalan tentunya bagi masyarakat yang sengaja ingin ngabuburit di Alun-alun juga turut menerima pembagian takjil ini.Pembagian takjil ini dilaksanakan secara serentak. Selain terpusat di Alun-alun Sidoarjo, kegiatan ini juga diselenggarakan di beberapa kecamatan di Kabupaten Sidoarjo."Bulan Ramadan merupakan momen yang tepat untuk berbagi. Kami berharap dengan semangat berbagi di bulan suci ini, pemerintahan Kabupaten Sidoarjo dapat senantiasa menciptakan lingkungan yang aman, tenteram, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Sidoarjo."ucapnyaBupati juga menyampaikan bahwa kegiatan berbagi ini merefleksikan semangat kebersamaan dan kerukunan masyarakat Kabupaten Sidoarjo.Ia pun menyatakan, "Kegiatan ini merupakan inisiatif murni dari partisipasi seluruh Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Sidoarjo dengan tujuan untuk berbagi bersama masyarakat Sidoarjo, sehingga Pemerintah dan masyarakat dapat bersinergi, menciptakan suasana yang kondusif, dan memastikan kelancaran roda pemerintahan demi terwujudnya pembangunan serta pelayanan yang optimal bagi masyarakat Kabupaten Sidoarjo."katanyaSemangat kebersamaan dan kepedulian di bulan Ramadan ini tidak hanya dimaknai sebagai bulan ibadah, tetapi juga sebagai momentum untuk berbagi, membangun kebersamaan, kerukunan, dan gotong royong antara Pemerintah dan masyarakat.yu
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo, H.Subandi memimpin sidak ke sejumlah pusat perbelanjaan modern, Rabu (5/3/2026), guna memastikan ketersediaan, stabilitas harga, dan kualitas kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Lokasi sidak swalayan meliputi Superindo Jenggolo, Ramayana Supermarket dan Hypermart Lippo Plaza Sidoarjo.Kegiatan sidak ini didampingi pula oleh Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, Kapolres Sidoarjo Kombes Pol. Christian Tobing, Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, Kepala Satuan Satpol PP Sidoarjo, Yany Setyawan, Dinas Kesehatan Sidoarjo serta jajaran forkopimda.Dalam keterangannya, H.Subandi menyatakan bahwa secara umum kondisi sembako di Kabupaten Sidoarjo terpantau aman dan stabil. "Alhamdulillah, dari tiga lokasi yang kami kunjungi, semuanya aman. Harga kebutuhan pokok masih terjangkau dan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Tidak ada lonjakan harga yang signifikan jelang Lebaran, insya allah Sidoarjo aman" ujar H.Subandi.Selain harga dan ketersediaan, Bupati juga menyoroti aspek kualitas produk. Ditemukan satu kasus kemasan susu kaleng dan kemasan kue kaleng penyok di salah satu swalayan. H.Subandi menegaskan bahwa produk dengan kemasan rusak langsung disisihkan untuk pemeriksaan lebih lanjut."Jika kemasan kaleng kue penyok tetapi masih memiliki lapisan plastik pelindung di dalamnya, produk masih aman. Namun, jika tidak, risiko kontaminasi bakteri bisa terjadi. Dan juga kita temukan susu kaleng yang penyok kami instruksikan untuk segera menyisihkan dan tim pengawas untuk lebih teliti," jelasnya.H.subandi juga menyorot kualitas daging yang ditemukan di lokasi sidak. Ia meminta tim dokter untuk melakukan pengecekan lebih lanjut di laboratorium guna memastikan keamanan produk tersebut.“Ada daging, tadi kita perintahkan dokter untuk mengecek terkait masalah kesehatannya, apakah ada bakteri atau tidak. Nanti dicek ulang di laboratorium. Kalau memang ada bakteri, akan kita sampaikan kembali agar ditindaklanjuti,” tuturnya.Selain pengawasan bahan pangan, Bupati Sidoarjo juga telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem menjelang Lebaran, terutama di wilayah yang rawan banjir seperti Kecamatan Tanggulangin.“Kita sudah petakan wilayah yang biasanya banjir, termasuk Tanggulangin. Pompa sudah kita siapkan. Dari PU juga sudah melakukan pemetaan, sehingga ketika hujan lebat, penanganannya bisa cepat,” ucapnya.Selain itu, Pemkab Sidoarjo juga mempercepat perbaikan jalan agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan nyaman.“Kemarin kita sudah rapat bersama, sekaligus membahas persiapan Lebaran. Jalan kita ada dua penanganan, dari PU dan PIWK tetap berjalan. Target kita nanti saat Lebaran sudah tidak ada lagi jalan berlubang, sehingga masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan nyaman,” pungkas H.Subandi.Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus melakukan pengawasan intensif terhadap stabilitas pasar serta percepatan perbaikan infrastruktur guna memastikan masyarakat dapat menyambut dan merayakan Idul Fitri 1447 H dengan aman dan nyaman.(Son/Git/Yu)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo, H.Subandi memimpin sidak ke sejumlah pusat perbelanjaan modern, Rabu (5/3/2026), guna memastikan ketersediaan, stabilitas harga, dan kualitas kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Lokasi sidak swalayan meliputi Superindo Jenggolo, Ramayana Supermarket dan Hypermart Lippo Plaza Sidoarjo.Kegiatan sidak ini didampingi pula oleh Ketua DPRD Sidoarjo, Abdillah Nasih, Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati, Kapolres Sidoarjo Kombes Pol. Christian Tobing, Dandim 0816 Sidoarjo, Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, Kepala Satuan Satpol PP Sidoarjo, Yany Setyawan, Dinas Kesehatan Sidoarjo serta jajaran forkopimda.Dalam keterangannya, H.Subandi menyatakan bahwa secara umum kondisi sembako di Kabupaten Sidoarjo terpantau aman dan stabil. "Alhamdulillah, dari tiga lokasi yang kami kunjungi, semuanya aman. Harga kebutuhan pokok masih terjangkau dan sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET). Tidak ada lonjakan harga yang signifikan jelang Lebaran, insya allah Sidoarjo aman" ujar H.Subandi.Selain harga dan ketersediaan, Bupati juga menyoroti aspek kualitas produk. Ditemukan satu kasus kemasan susu kaleng dan kemasan kue kaleng penyok di salah satu swalayan. H.Subandi menegaskan bahwa produk dengan kemasan rusak langsung disisihkan untuk pemeriksaan lebih lanjut."Jika kemasan kaleng kue penyok tetapi masih memiliki lapisan plastik pelindung di dalamnya, produk masih aman. Namun, jika tidak, risiko kontaminasi bakteri bisa terjadi. Dan juga kita temukan susu kaleng yang penyok kami instruksikan untuk segera menyisihkan dan tim pengawas untuk lebih teliti," jelasnya.H.subandi juga menyorot kualitas daging yang ditemukan di lokasi sidak. Ia meminta tim dokter untuk melakukan pengecekan lebih lanjut di laboratorium guna memastikan keamanan produk tersebut.“Ada daging, tadi kita perintahkan dokter untuk mengecek terkait masalah kesehatannya, apakah ada bakteri atau tidak. Nanti dicek ulang di laboratorium. Kalau memang ada bakteri, akan kita sampaikan kembali agar ditindaklanjuti,” tuturnya.Selain pengawasan bahan pangan, Bupati Sidoarjo juga telah menyiapkan langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca ekstrem menjelang Lebaran, terutama di wilayah yang rawan banjir seperti Kecamatan Tanggulangin.“Kita sudah petakan wilayah yang biasanya banjir, termasuk Tanggulangin. Pompa sudah kita siapkan. Dari PU juga sudah melakukan pemetaan, sehingga ketika hujan lebat, penanganannya bisa cepat,” ucapnya.Selain itu, Pemkab Sidoarjo juga mempercepat perbaikan jalan agar masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan nyaman.“Kemarin kita sudah rapat bersama, sekaligus membahas persiapan Lebaran. Jalan kita ada dua penanganan, dari PU dan PIWK tetap berjalan. Target kita nanti saat Lebaran sudah tidak ada lagi jalan berlubang, sehingga masyarakat bisa merayakan Idul Fitri dengan nyaman,” pungkas H.Subandi.Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus melakukan pengawasan intensif terhadap stabilitas pasar serta percepatan perbaikan infrastruktur guna memastikan masyarakat dapat menyambut dan merayakan Idul Fitri 1447 H dengan aman dan nyaman.(Son/Git/Yu)
Selengkapnya
Dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sidoarjo Tahun 2027, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengundang lembaga/organisasi masyarakat yang memenuhi kriteria untuk mengajukan proposal bantuan sosial/hibah Tahun 2027.Bagi yang ingin mengajukan, diharapkan segera melengkapi berkas sesuai peraturan yang berlaku. Informasi detail mengenai persyaratan dapat dilihat di Peraturan Bupati Sidoarjo Nomor 66 Tahun 2025 tentang Tata Cara Penganggaran, Pelaksanaan dan Penatausahaan, Pelaporan dan Pertanggungjawaban, serta Monitoring dan Evaluasi Hibah dan Bantuan Sosial Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.Permohonan dilakukan secara tertulis dan melalui aplikasi SIPD pada alamat https://sipd-ri.kemendagri.go.id/ hingga tanggal 31 Maret 2026.
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo, H.Subandi membuka langsung acara sosialisasi Peraturan Bupati Sidoarjo Nomor 1 Tahun 2026 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Bupati Nomor 46 Tahun 2020 tentang Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan (LKD) di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (4/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, jajaran BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sidoarjo, serta seluruh camat dan kepala desa se-Kabupaten Sidoarjo. Sosialisasi ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam memperkuat peran serta masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di tingkat desa dan kelurahan.Dalam sambutannya, H.Subandi menegaskan bahwa perubahan regulasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, partisipasi, dan kapasitas masyarakat agar mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dan kelurahan.“Peraturan Bupati ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran Lembaga Kemasyarakatan Desa/Kelurahan (LKD) sebagai wadah partisipasi masyarakat. Kita ingin LKD menjadi lembaga yang kuat, transparan, dan akuntabel dalam mendukung program pemerintahan, pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat,” ujar H.Subandi.Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh partisipasi aktif masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan LKD harus mampu menjadi motor penggerak partisipasi warga dalam setiap tahapan pembangunan.“Kita semua menyadari bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci. LKD harus mampu menjadi jembatan aspirasi dan penggerak gotong royong demi kemajuan desa dan kelurahan,” tegasnya.Peraturan Bupati Nomor 1 Tahun 2026 ini juga berkaitan erat dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 serta perencanaan anggaran daerah. Dalam kesempatan tersebut, Bupati H.Subandi mengingatkan pentingnya pengelolaan anggaran yang bijak, tepat sasaran, dan sesuai dengan program kerja yang telah direncanakan.“Saya menghimbau agar penggunaan anggaran dilakukan secara bijak dan tepat sasaran. Jangan sampai ada pemborosan, penyalahgunaan, atau kegiatan yang tidak memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Jadikan anggaran sebagai instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memperkuat pelayanan publik,” pesannya.Ia juga berharap melalui sosialisasi ini seluruh peserta dapat memahami secara utuh substansi dan implementasi Perbup tersebut sehingga pelaksanaannya dapat berjalan efektif di lapangan.“Sebagai pimpinan daerah, saya berharap sosialisasi ini memberikan pemahaman yang komprehensif sehingga implementasi Peraturan Bupati Nomor 1 Tahun 2026 dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat Sidoarjo. Dengan sinergi yang kuat, saya yakin Sidoarjo akan semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.Melalui regulasi ini, Pemkab Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan desa dan kelurahan yang partisipatif, transparan, serta berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Son)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo – Menjelang lebaran, Bupati Sidoarjo H. Subandi mengajak semuanya saling bersinergi untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok hingga percepatan proyek infrastruktur. Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi bersama Forkopimda, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan para camat di Opsroom Setda Kabupaten Sidoarjo, Selasa (3/3/2026).Dalam sambutannya, Subandi menyampaikan apresiasi atas kebersamaan dan sinergi seluruh jajaran. Ia meminta OPD hingga pemerintah desa untuk mengantisipasi potensi kenaikan harga sembako dan bahan bakar minyak. “Kita arahkan pembelian beras SPHP untuk menjaga stabilitas harga. Jangan sampai harga sembako di Sidoarjo berada di atas rata-rata,” tegasnya.Ia juga meminta koordinasi intensif di pasar-pasar guna memastikan harga tetap terkendali. Selain itu, pengawasan terhadap distribusi dan ketersediaan bahan pokok harus terus dimaksimalkan.Terkait ketertiban umum, Subandi menginstruksikan Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta DLHK untuk memperketat pengawasan kegiatan lapangan, termasuk pengaturan parkir dan penataan pedagang kaki lima (PKL). Untuk sementara, PKL dipindahkan ke area depan GOR atau Ponti hingga Lebaran. Ia juga meminta agar kawasan Alun-Alun Sidoarjo tetap terjaga, terutama kebersihan dan kelestarian taman.Rencana pelaksanaan Car Free Day (CFD) pun akan dievaluasi. Ia meminta dilakukan pemetaan bersama Dishub, Satpol PP, dan DLHK agar pelaksanaan CFD tidak menimbulkan kemacetan maupun penambahan PKL yang tidak tertata. “Sebelum kita launching kembali CFD, harus ada pemaparan yang detail dan penataan yang matang,” ujarnya.Dalam sektor kebersihan, ia menekankan optimalisasi pengelolaan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Pemetaan jumlah dan kondisi TPST diminta segera dilakukan, termasuk evaluasi praktik pengelolaan agar tidak ada pembakaran sampah secara manual.Di bidang kesehatan, Subandi meminta Dinas Kesehatan meningkatkan kesiapsiagaan puskesmas dan rumah sakit menghadapi lonjakan pasien menjelang Lebaran. Pelayanan harus tetap optimal selama momentum Idul Fitri.Selain itu, ia juga meminta Dinas Tenaga Kerja membuka posko pengaduan untuk mengantisipasi keterlambatan atau ketidaksesuaian pembayaran THR, sehingga hak-hak pekerja tetap terlindungi menjelang Hari Raya.Sementara itu, percepatan pembangunan infrastruktur dan pendidikan juga menjadi perhatian. Ia mendorong Dinas PU dan Dinas Pendidikan mempercepat proses pengadaan, termasuk memaksimalkan skema mini kompetisi agar lebih fleksibel dibanding lelang konvensional. “Kita ingin sesegera mungkin betonisasi sudah mulai berjalan dan dalam minggu ini memaksimalkan perbaikan 25 ruas jalan serta PIWK. Jangan sampai pekerjaan molor dan dikerjakan dua kali,” katanya.Ia juga meminta pengawasan ketat terhadap kontraktor yang telah menerima pekerjaan. Jika kualitas pekerjaan tidak sesuai, kontraktor diminta segera dievaluasi dan diganti. Target penyelesaian proyek sebelum Lebaran harus dimaksimalkan.Menjelang pelaksanaan Pilkades, ia mengingatkan LPMD dan para camat untuk menjalin komunikasi dengan panitia dan tokoh masyarakat guna menghindari potensi konflik, terlebih dalam suasana yang mulai menghangat.Di akhir arahannya, Subandi menyampaikan agar progres kinerja yang telah dilakukan pemerintah diketahui masyarakat, seperti pemberian bantuan kursi roda, bedah warung, perbaikan jalan, perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH), dan lainnya. Ia juga menginstruksikan PDAM untuk meningkatkan pelayanan dan mengantisipasi potensi gangguan distribusi air bersih selama Lebaran. “Semua harus bergerak bersama. Tujuan kita satu, memastikan masyarakat bisa menjalani Ramadan dan merayakan Lebaran dengan nyaman,” pungkasnya. (Mar)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo, H. Subandi, meninjau langsung operasional Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di wilayah Desa Sedatigede, Kecamatan Sedati. Dalam kunjungan tersebut, ia mengapresiasi pengelolaan TPST yang dinilai telah berjalan baik dan mampu mandiri secara operasional, Selasa (3/3/2026).Menurutnya, sistem manajemen yang tertata rapi menjadi kunci keberhasilan TPST tersebut. Bahkan, sebanyak 90 persen tenaga kerjanya berasal dari warga setempat, sehingga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat desa.“Pengelolaannya sudah bagus, manajemennya tertata, dan yang paling penting TPST ini sudah mandiri. Sebanyak 90 persen pegawainya adalah warga lokal. Artinya, manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat sekitar,” ujar Bupati H.Subandi.Ia menambahkan, keberhasilan TPST tersebut dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain di Sidoarjo. Jika potensi desa dimanfaatkan secara optimal dan dikelola dengan komitmen yang kuat, maka persoalan pengangguran di tingkat desa dapat ditekan secara signifikan.“Kalau desa-desa lain memiliki tekad yang sama dan mampu memanfaatkan potensi seperti ini, saya yakin angka pengangguran di desa bisa berkurang. Ini contoh nyata bahwa pengelolaan sampah juga bisa menjadi sumber ekonomi,” tegasnya.Bupati Subandi juga mengungkapkan bahwa para pegawai di TPST tersebut telah mendapatkan fasilitas BPJS serta penghasilan rata-rata mencapai Rp3 juta per bulan. Hal ini dinilai sebagai capaian positif yang menunjukkan bahwa sektor pengelolaan sampah memiliki potensi ekonomi yang menjanjikan apabila dikelola secara profesional.Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke seluruh TPST yang ada di wilayahnya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh TPST dikelola secara optimal, transparan, dan berkelanjutan.“Kami akan sidak seluruh TPST. Tujuannya untuk memastikan pengelolaan berjalan baik, mendorong kemandirian, dan memastikan program ini benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” pungkasnya.Dengan penguatan pengelolaan TPST berbasis desa, Pemkab Sidoarjo berharap tercipta kemandirian ekonomi sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Son)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Angin puting beliung yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sidoarjo pada Senin, 2 Maret 2026, menyebabkan kerusakan pada bangunan rumah warga dan beberapa fasilitas umum. Bupati Sidoarjo, H.Subandi bersama Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, BPBD Kabupaten Sidoarjo serta Baznas Kabupaten Sidoarjo bergerak cepat turun langsung memantau salah satu rumah korban di Desa Pranti, Kecamatan Sedati, Selasa (3/3/2026).Dalam sidak tersebut, Subandi meninjau rumah milik Sani yang mengalami kerusakan cukup parah pada bagian atap akibat terjangan angin kencang. Ia memastikan perbaikan segera dilakukan agar rumah tersebut dapat kembali layak huni, terlebih menjelang Hari Raya Idulfitri tahun 2026.“Perbaikan harus segera kita lakukan, terutama di bagian atap yang rusak parah. Kita ingin memastikan warga bisa menjalani Ramadan dan menyambut Lebaran dengan nyaman dan aman,” ujar H.Subandi di sela peninjauan.Tak hanya membantu perbaikan fisik rumah, Subandi juga memberikan perhatian terhadap masa depan keluarga korban. Ia menyatakan akan membantu beasiswa pendidikan bagi anak Sani agar dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perkuliahan.“Kita ingin musibah ini tidak mematahkan semangat anak-anak untuk terus sekolah. Pemerintah hadir untuk memastikan pendidikan mereka tetap berlanjut,” tegasnya.Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Sidoarjo, Sabino Mariano, mengungkapkan bahwa berdasarkan pendataan sementara terdapat 15 titik kerusakan cukup serius di wilayah Kecamatan Sedati. Pihaknya terus berkoordinasi dengan perangkat desa dan instansi terkait untuk percepatan penanganan dan perbaikan.“Kami terus melakukan assessment dan koordinasi agar proses perbaikan bisa segera dilakukan secara bertahap,” jelas Sabino.Sani, pemilik rumah yang terdampak, mengaku bersyukur atas perhatian dan bantuan yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati yang sudah membantu merenovasi rumah kami dan memberikan bantuan beasiswa untuk anak saya agar bisa melanjutkan kuliah. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkapnya haru.Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan akan terus melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi-lokasi terdampak guna mempercepat pemulihan pascabencana serta memberikan rasa aman bagi masyarakat. (Son)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Pengurus Dewan Koperasi Indonesia Daerah/Dekopinda Kabupaten Sidoarjo periode 2025–2030 dikukuhkan. Pengukuhan dilakukan oleh Ketua Dekopinwil Prov. Jatim, H. Slamet Sutanto. Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana hadir dalam pengukuhan yang digelar pendopo Delta Wibawa, Selasa sore, (3/3). Pengukuhan tersebut menetapkan H. Bambang Pujianto sebagai ketua Dekopinda Sidoarjo dan Edy Wuryanto sebagai wakilnya. Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana berharap amanah yang diemban para pengurus dapat membawa semangat baru dalam memajukan koperasi di Kabupaten Sidoarjo. Menurutnya, koperasi harus mampu menjadi lebih progresif, kreatif, dan mendukung kebutuhan masyarakat Sidoarjo. Disampaikannya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen untuk terus mendukung dan mendampingi program-program Dekopinda Sidoarjo. “Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen akan terus mendukung, mendampingi, dan bekerja sama dengan Dekopinda dalam setiap program yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Sidoarjo,” tegasnya.Hj. Mimik Idayana juga menyampaikan bahwa sejak awal berdiri, koperasi telah menjadi penggerak ekonomi rakyat. Menurutnya koperasi juga berperan sebagai wadah pemberdayaan, pemerataan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karenanya ia mengajak seluruh elemen koperasi untuk memperkuat sinergi dan menjaga semangat gotong royong dalam menjalankan organisasi.“Marilah kita gerakkan dan jalankan koperasi secara bersinergi dengan tetap menjaga solidaritas dan semangat gotong royong,” ucapnya.Ketua Dekopinwil Jatim, H. Slamet Sutanto mengatakan Dekopin menjadi wadah gerakan koperasi. Menurutnya Dekopin memiliki tanggungjawab yang besar dalam memajukan perkoperasian di Indonesia. Dikatakannya ada tiga fungsi dominan Dekopin yang harus jalankan. Yakni advokasi, fasilitasi dan edukasi. "Tiga hal ini tidak ada yang mudah pak ketua,"ucapnya.H. Slamet Sutanto mengatakan Dekopin saat ini dihadapkan dengan banyak tantangan. Salah satunya mensukseskan Koperasi Desa Merah Putih. Oleh karenanya salah satu tugas Dekopin nantinya harus mampu membentuk karakter pengurus, pengawas dan anggota Kopdes Merah Putih agar paham tentang jati diri koperasi. "Koperasi ini kumpulan orang, bukan kumpulan modal, sehebat apapun gerainya, gedungnya, sehebat apapun fasilitasnya tapi anggota tidak merasa memiliki, tidak merasa menggotong royong dan menolong, sulit rasanya berkembang sesuai harapan kita semua," ujarnya. Ketua Dekopinwil Jatim, H. Slamet Sutanto meminta Dekopin Sidoarjo untuk segera menggelar rapat pimpinan. Tugas pertama membentuk kesekjenan. Selain itu dimintanya segera membentuk lembaga-lembaga khusus. "Yang paling dominan lembaga pendidikan koperasi atau Lapenkop yang tugasnya melakukan pendidikan koperasi terkhusus adik kita Kopdes Kopkel yang baru lahir," ucapnya. Git
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo H. Subandi mendorong percepatan sertifikasi halal bagi pelaku UMKM di Kabupaten Sidoarjo. Hal tersebut disampaikannya di sela audiensi di ruang transit Pendopo Delta Wibawa pada Senin (2/3/2026) dengan jajaran Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Jawa Timur.Dalam kesempatan itu, Subandi menyampaikan apresiasi atas perkembangan Safe n Lock sebagai kawasan industri halal di Sidoarjo. Ia mengungkapkan bahwa sertifikasi halal melalui Dinas Pertanian juga telah berjalan dan perlu terus diperkuat melalui kolaborasi lintas perangkat daerah.“Alhamdulillah, saya bersyukur bahwa industri halal sudah ada di Sidoarjo. Terkait sertifikasi halal di Dinas Pertanian juga sudah berjalan. Mudah-mudahan dengan kehadiran Mas Fauzi hari ini, kita bisa mengajak UMKM yang belum memiliki sertifikasi untuk segera mendaftar, sehingga seluruh produk yang dipasarkan benar-benar sudah bersertifikat halal,” ujarnya.Subandi meminta koordinasi antara Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Dinas Pangan dan Pertanian, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk mendata secara detail jumlah UMKM yang telah dan belum memiliki sertifikat halal. “Tadi disampaikan masih ada biaya Rp200 ribu dengan kuota gratis yang cukup besar. Kalau kuota itu habis, minimal Pemkab Sidoarjo bisa memfasilitasi agar seluruh UMKM di Sidoarjo bisa memiliki sertifikat halal,” tegasnya.Subandi juga menyoroti pentingnya kepastian regulasi produk halal di tengah dinamika perdagangan internasional. Menurutnya, sebagai daerah dengan mayoritas penduduk Muslim, produk UMKM yang dikelola harus memiliki kejelasan dan jaminan halal.Sementara itu, Muhammad Fauzi, perwakilan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Jawa Timur menyampaikan bahwa terhitung mulai 18 Oktober 2026, seluruh produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di Indonesia wajib bersertifikat halal, termasuk UMKM. Karena itu, percepatan sertifikasi harus dilakukan agar pelaku usaha tetap bisa beroperasi dan menjaga perputaran ekonomi.“BPJPH menyiapkan 1.350.000 kuota sertifikat halal gratis, dengan alokasi Jawa Timur 216.986 kuota. Nah, jika hingga Juni mampu menghabiskan kuota tersebut, maka setelah itu di awal Juni kita bisa memperebutkan kuota nasional. Sementara Sidoarjo baru mencapai 38.000 sertifikat, sehingga perlu dukungan Pemkab dan kolaborasi lintas OPD untuk fasilitasi tambahan serta harus bergerak cepat agar UMKM tetap bisa berusaha dan perekonomian tetap berputar. Selain itu, diharapkan pembentukan ekosistem halal seperti Zona KHAS (Kuliner, Halal, Aman, dan Sehat) guna memperkuat pemasaran produk UMKM,” ujar Muhammad Fauzi.Subandi berharap para pelaku UMKM berlomba-lomba mengurus sertifikasi halal demi meningkatkan daya saing produk Sidoarjo. “Harapannya kita tahu data secara detail, mana yang sudah dan mana yang belum. Dengan data yang update, mekanisme tersebut akan memudahkan kita dalam pemasaran, terutama untuk penjualan barang yang betul-betul sudah ada sertifikasinya,” pungkasnya. (Mar)
Selengkapnya2.12.2025
2.12.2025
12.11.2025
28.10.2025
14.10.2025
9.10.2025
29.09.2025
17.09.2025
16.09.2025
8.09.2025
4.09.2025
3.09.2025
30.07.2025
23.07.2025
23.07.2025
17.07.2025
10.07.2025
10.07.2025
7.07.2025
7.07.2025
4.07.2025
12.06.2025
12.06.2025
19.05.2025
24.04.2025
11.04.2025
19.03.2025
17.03.2025
28.02.2025
26.02.2025
17.02.2025
3.02.2025
3.02.2025
23.01.2025
23.01.2025
20.01.2025
17.12.2024
13.12.2024
13.12.2024
19.11.2024
17.10.2024
17.10.2024
2.10.2024
17.09.2024
9.09.2024
30.08.2024
27.08.2024
25.07.2024
11.07.2024
27.05.2024
8.05.2024
1.04.2024
28.02.2024
25.01.2024
21.01.2024
18.01.2024
15.01.2024
10.01.2024
9.01.2024
9.01.2024
2.01.2024
22.12.2023
18.12.2023
3.12.2023
24.11.2023
20.11.2023
13.11.2023
9.11.2023
27.10.2023
10.10.2023
3.10.2023
13.09.2023
25.08.2023
22.08.2023
22.08.2023
26.07.2023
24.07.2023
28.06.2023
2.04.2026 - 4.04.2026
2.04.2026 - 6.04.2026
27.03.2026 - 18.04.2026
27.02.2026 - 6.03.2026
25.02.2026 - 12.03.2026
26.02.2026 - 27.02.2026
24.02.2026 - 19.03.2026
14.02.2026 - 14.03.2026
7.03.2026 - 15.03.2026
23.02.2026 - 20.03.2026
13.02.2026 - 14.02.2026
11.02.2026 - 10.03.2026
11.02.2026 - 15.02.2026
9.01.2026 - 31.01.2026
8.01.2026 - 15.01.2026
15.01.2026 - 22.01.2026
8.01.2026 - 11.01.2026
6.01.2026 - 25.01.2026
6.01.2026 - 11.01.2026
21.12.2025 - 28.12.2025
18.12.2025 - 21.12.2025
18.12.2025 - 22.01.2026
16.12.2025 - 18.12.2025
15.12.2025 - 16.12.2025
1.12.2025 - 15.12.2025
19.12.2025 - 20.12.2025
24.10.2025 - 28.10.2025
22.09.2025 - 19.10.2025
2.11.2025 - 2.11.2025
15.09.2025 - 12.10.2025
9.09.2025 - 14.10.2025
3.09.2025 - 4.09.2025
4.09.2025 - 30.09.2025
10.06.2025 - 17.06.2025
10.06.2025 - 24.06.2025
5.06.2025 - 16.06.2025
4.06.2025 - 10.06.2025
3.06.2025 - 10.06.2025
3.06.2025 - 10.06.2025
2.06.2025 - 5.06.2025
27.05.2025 - 28.05.2025
26.05.2025 - 28.05.2025
26.05.2025 - 3.06.2025
23.05.2025 - 2.06.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 26.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
19.05.2025 - 25.05.2025
16.05.2025 - 18.05.2025
13.05.2025 - 20.05.2025
16.05.2025 - 18.05.2025
15.05.2025 - 16.05.2025
14.05.2025 - 24.05.2025
9.05.2025 - 22.05.2025
9.05.2025 - 11.05.2025
9.05.2025 - 9.06.2025
8.05.2025 - 15.05.2025
8.05.2025 - 19.05.2025
5.05.2025 - 11.05.2025
5.05.2025 - 20.05.2025
5.05.2025 - 24.05.2025
23.04.2025 - 2.05.2025
21.04.2025 - 28.04.2025
17.03.2025 - 10.04.2025
14.03.2025 - 17.03.2025
14.03.2025 - 16.03.2025
12.03.2025 - 13.03.2025
12.03.2025 - 20.03.2025
11.03.2025 - 16.03.2025
10.03.2025 - 13.03.2025
7.03.2025 - 9.03.2025
6.03.2025 - 24.03.2025
6.03.2025 - 11.03.2025
8.03.2025 - 23.03.2025
3.03.2025 - 17.03.2025
1.03.2025 - 20.03.2025
27.02.2025 - 26.03.2025
24.02.2025 - 24.03.2025
24.02.2025 - 24.02.2025
23.02.2025 - 26.02.2025
8.03.2025 - 22.03.2025
21.02.2025 - 23.02.2025
19.02.2025 - 21.02.2025
18.02.2025 - 21.02.2025
18.02.2025 - 19.02.2025
18.02.2025 - 19.02.2025
18.02.2025 - 27.02.2025
18.02.2025 - 28.02.2025
28.02.2025 - 28.02.2025
14.02.2025 - 26.02.2025
14.02.2025 - 28.02.2025
13.02.2025 - 23.02.2025
10.02.2025 - 12.03.2025
10.02.2025 - 11.02.2025
6.02.2025 - 6.03.2025
6.02.2025 - 6.03.2025
6.02.2025 - 23.02.2025
5.02.2025 - 5.03.2025
5.02.2025 - 22.02.2025
4.02.2025 - 5.02.2025
4.02.2025 - 5.02.2025
3.02.2025 - 8.02.2025
29.01.2025 - 30.01.2025
29.01.2025 - 30.01.2025
30.01.2025 - 28.02.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
22.01.2025 - 22.02.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
17.01.2025 - 22.01.2025
20.01.2025 - 25.01.2025
24.01.2025 - 26.02.2025
20.01.2025 - 27.02.2025
9.01.2025 - 22.02.2025
8.01.2025 - 8.02.2025
7.01.2025 - 11.02.2025
7.01.2025 - 7.02.2025
7.01.2025 - 28.01.2025
6.01.2025 - 6.02.2025
6.01.2025 - 6.02.2025
3.01.2025 - 23.01.2025
3.01.2025 - 3.02.2025
30.12.2024 - 31.12.2024
31.12.2024 - 31.01.2025
30.12.2024 - 31.12.2024
27.12.2024 - 27.01.2025
25.12.2024 - 29.12.2024
19.12.2024 - 27.12.2024
19.12.2024 - 19.01.2025
19.12.2024 - 19.01.2025
18.12.2024 - 24.12.2024
17.12.2024 - 17.01.2025
17.12.2024 - 23.12.2024
13.12.2024 - 15.12.2024
15.12.2024 - 21.12.2024
4.12.2024 - 5.12.2024
29.11.2024 - 3.12.2024
1.12.2024 - 28.03.2025
1.12.2024 - 15.12.2024
29.11.2024 - 1.12.2024
2.12.2024 - 8.12.2024
30.11.2024 - 1.12.2024
28.11.2024 - 29.11.2024
27.11.2024 - 30.11.2024
26.11.2024 - 28.11.2024
24.11.2024 - 25.11.2024
21.11.2024 - 21.11.2024
22.11.2024 - 24.11.2024
29.11.2024 - 4.12.2024
21.11.2024 - 26.12.2024
20.11.2024 - 20.12.2024
14.11.2024 - 16.11.2024
14.11.2024 - 22.12.2024
13.11.2024 - 15.11.2024
13.11.2024 - 17.11.2024
14.11.2024 - 16.11.2024
13.11.2024 - 14.11.2024
14.11.2024 - 14.11.2024
5.11.2024 - 5.11.2024
1.11.2024 - 3.11.2024
31.10.2024 - 1.11.2024
30.10.2024 - 30.11.2024
3.11.2024 - 3.11.2024
29.10.2024 - 29.11.2024
25.10.2024 - 27.10.2024
31.10.2024 - 8.11.2024
28.10.2024 - 1.11.2024
18.10.2024 - 20.10.2024
18.10.2024 - 20.10.2024
26.10.2024 - 27.10.2024
13.10.2024 - 13.10.2024
14.10.2024 - 14.11.2024
13.10.2024 - 13.10.2024
9.10.2024 - 11.10.2024
8.10.2024 - 25.10.2024
2.10.2024 - 30.10.2024
2.10.2024 - 8.10.2024
1.10.2024 - 1.11.2024
30.09.2024 - 1.10.2024
27.09.2024 - 30.09.2024
30.09.2024 - 2.10.2024
27.09.2024 - 29.09.2024
30.09.2024 - 1.10.2024
27.09.2024 - 29.09.2024
27.09.2024 - 27.10.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
24.09.2024 - 25.09.2024
24.09.2024 - 25.09.2024
23.09.2024 - 23.10.2024
20.09.2024 - 22.09.2024
19.09.2024 - 24.09.2024
31.12.2024 - 31.12.2024
18.09.2024 - 22.09.2024
18.09.2024 - 18.09.2024
13.09.2024 - 14.09.2024
13.09.2024 - 20.09.2024
11.09.2024 - 22.09.2024
10.09.2024 - 12.09.2024
10.09.2024 - 11.09.2024
8.09.2024 - 9.09.2024
6.09.2024 - 8.09.2024
5.09.2024 - 6.09.2024
4.09.2024 - 5.09.2024
30.08.2024 - 1.09.2024
29.08.2024 - 1.09.2024
2.09.2024 - 25.09.2024
1.09.2024 - 3.09.2024
26.08.2024 - 28.08.2024
27.08.2024 - 1.09.2024
6.09.2024 - 15.09.2024
23.08.2024 - 24.08.2024
23.08.2024 - 25.08.2024
23.08.2024 - 24.08.2024
26.08.2024 - 1.09.2024
23.08.2024 - 23.08.2024
20.08.2024 - 8.09.2024
14.08.2024 - 16.08.2024
13.08.2024 - 14.08.2024
9.08.2024 - 11.08.2024
12.08.2024 - 21.08.2024
10.08.2024 - 12.08.2024
9.08.2024 - 14.08.2024
7.08.2024 - 9.08.2024
7.08.2024 - 7.08.2024
12.08.2024 - 17.08.2024
1.08.2024 - 4.08.2024
1.08.2024 - 4.08.2024
1.08.2024 - 3.08.2024
1.08.2024 - 18.08.2024
31.07.2024 - 8.08.2024
30.07.2024 - 15.08.2024
30.07.2024 - 21.08.2024
26.07.2024 - 28.07.2024
24.07.2024 - 26.07.2024
29.07.2024 - 29.07.2024
25.07.2024 - 28.07.2024
19.07.2024 - 23.07.2024
18.07.2024 - 21.07.2024
16.07.2024 - 25.07.2024
16.07.2024 - 16.07.2024
28.07.2024 - 1.08.2024
15.07.2024 - 30.07.2024
16.07.2024 - 31.07.2024
17.07.2024 - 1.08.2024
11.07.2024 - 12.07.2024
11.07.2024 - 19.07.2024
10.07.2024 - 31.12.2024
13.07.2024 - 16.07.2024
5.07.2024 - 14.07.2024
1.07.2024 - 28.10.2024
28.06.2024 - 30.06.2024
27.06.2024 - 28.06.2024
24.06.2024 - 25.06.2024
20.06.2024 - 23.06.2024
21.06.2024 - 24.06.2024
21.06.2024 - 23.06.2024
24.06.2024 - 29.06.2024
13.06.2024 - 14.06.2024
12.06.2024 - 18.06.2024
11.08.2024 - 11.08.2024
10.06.2024 - 11.06.2024
6.06.2024 - 8.06.2024
20.03.2024 - 20.03.2024
4.06.2024 - 27.09.2024
3.06.2024 - 7.06.2024
3.06.2024 - 30.06.2024
2.06.2024 - 3.06.2024
3.06.2024 - 14.06.2024
31.05.2024 - 10.06.2024
1.06.2024 - 6.06.2024
29.05.2024 - 30.05.2024
30.05.2024 - 9.06.2024
27.05.2024 - 29.05.2024
17.05.2024 - 19.05.2024
14.05.2024 - 16.05.2024
14.05.2024 - 19.05.2024
13.05.2024 - 15.05.2024
13.05.2024 - 30.06.2024
13.05.2024 - 31.07.2024
7.05.2024 - 8.05.2024
8.05.2024 - 1.12.2024
7.05.2024 - 8.05.2024
3.05.2024 - 1.07.2024
30.04.2024 - 30.04.2024
29.04.2024 - 7.05.2024
29.04.2024 - 30.04.2024
29.04.2024 - 7.05.2024
28.04.2024 - 29.04.2024
27.05.2024 - 29.05.2024
25.04.2024 - 26.04.2024
25.04.2024 - 26.04.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
27.04.2024 - 30.04.2024
25.04.2024 - 11.05.2024
22.04.2024 - 5.05.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
23.04.2024 - 25.04.2024
14.04.2024 - 14.05.2024
23.04.2024 - 24.04.2024
20.04.2024 - 24.04.2024
14.05.2024 - 15.05.2024
5.04.2024 - 7.04.2024
13.04.2024 - 14.04.2024
23.04.2024 - 24.04.2024
29.04.2024 - 30.04.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
27.03.2024 - 28.03.2024
27.03.2024 - 31.03.2024
23.03.2024 - 25.03.2024
24.03.2024 - 26.03.2024
25.03.2024 - 26.03.2024
22.03.2024 - 25.03.2024
21.03.2024 - 31.03.2024
17.03.2024 - 2.04.2024
22.03.2024 - 6.04.2024
19.03.2024 - 21.03.2024
18.03.2024 - 31.03.2024
16.03.2024 - 19.03.2024
18.03.2024 - 21.03.2024
18.03.2024 - 19.03.2024
6.03.2024 - 26.03.2024
7.03.2024 - 8.03.2024
6.03.2024 - 8.03.2024
6.03.2024 - 7.03.2024
6.03.2024 - 6.04.2024
6.03.2024 - 7.03.2024
6.03.2024 - 8.03.2024
5.03.2024 - 7.03.2024
1.02.2024 - 1.02.2024
4.03.2024 - 4.03.2024
4.03.2024 - 8.03.2024
27.02.2024 - 28.02.2024
2.03.2024 - 8.03.2024
29.02.2024 - 1.03.2024
23.02.2024 - 25.02.2024
24.02.2024 - 9.03.2024
23.02.2024 - 27.02.2024
21.02.2024 - 26.02.2024
24.02.2024 - 24.02.2024
29.02.2024 - 4.03.2024
19.02.2024 - 25.02.2024
19.02.2024 - 20.02.2024
20.02.2024 - 20.02.2024
21.02.2024 - 22.02.2024
16.02.2024 - 16.02.2024
12.02.2024 - 8.04.2024
12.02.2024 - 20.02.2024
1.02.2024 - 7.03.2024
5.02.2024 - 7.02.2024
2.02.2024 - 8.02.2024
2.02.2024 - 17.02.2024
1.02.2024 - 24.02.2024
28.01.2024 - 28.01.2024
30.01.2024 - 7.02.2024
26.01.2024 - 26.01.2024
28.01.2024 - 28.01.2024
26.01.2024 - 27.01.2024
24.01.2024 - 24.01.2024
23.01.2024 - 4.02.2024
17.01.2024 - 17.02.2024
18.01.2024 - 31.01.2024
18.01.2024 - 31.01.2024
13.01.2024 - 21.01.2024
20.01.2024 - 21.01.2024
22.01.2024 - 23.01.2024
12.01.2024 - 14.01.2024
11.01.2024 - 25.02.2024
11.01.2024 - 12.01.2024
10.01.2024 - 8.02.2024
5.01.2024 - 7.01.2024
29.12.2023 - 29.01.2024
28.12.2023 - 30.12.2023
22.12.2023 - 31.12.2023
22.12.2023 - 24.12.2023
30.11.2023 - 20.01.2024
11.12.2023 - 12.12.2023
30.11.2023 - 3.12.2023
10.11.2023 - 12.11.2023
8.11.2023 - 10.11.2023
8.11.2023 - 9.11.2023
3.11.2023 - 5.11.2023
9.11.2023 - 10.11.2023
29.10.2023 - 1.11.2023
27.10.2023 - 22.11.2023
23.10.2023 - 5.11.2023
23.10.2023 - 29.11.2023
20.10.2023 - 21.10.2023
17.10.2023 - 29.10.2023
16.10.2023 - 22.10.2023
11.08.2023 - 11.08.2023
16.09.2023 - 17.09.2023
19.06.2023 - 18.07.2023
30.06.2023 - 30.06.2023
1.07.2023 - 2.07.2023
Visitors : 1508249