Berita

26 Feb 2026

Temui Aksi Mahasiswa, Bupati Sidoarjo Sampaikan Sejumlah Program Strategis

KOMINFO, Sidoarjo - Sejumlah mahasiswa menggelar aksi di depan Kantor Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Kamis (26/2/2026). Para aktivis mahasiswa dari PMII itu menyampaikan sejumlah tuntutan kepada pemerintah.Bupati Sidoarjo Subandi menanggapi tuntutan para mahasiswa itu dengan sejumlah program strategis. Ia memaparkan empat rencana induk (masterplan) pembangunan 2026 saat menemui massa aksi.Empat sektor prioritas tersebut meliputi pendidikan, perbaikan infrastruktur jalan, pembangunan taman atau ruang terbuka hijau, serta pembenahan sistem irigasi dan normalisasi sungai.Dalam dialog bersama mahasiswa, Subandi menegaskan bahwa seluruh perencanaan telah disusun berbasis data dan pemetaan kebutuhan hingga tingkat kecamatan. Penyusunan tersebut dilakukan bersama Institut Teknologi Sepuluh (ITS) pada 2025.“Terkait masterplan pendidikan, semuanya sudah terdata. Kecamatan mana saja yang masih tertinggal, insyaallah tahun 2026 akan kita bangun sesuai perencanaan bersama ITS. Saya minta ini dikawal. Silakan beraudiensi dengan dinas terkait,” ujarnya. Bupati juga menyinggung evaluasi di sektor infrastruktur jalan. Menurutnya, perbaikan kini dilakukan di 26 titik di sejumlah kecamatan, dengan pengawasan ketat terhadap kualitas pekerjaan. Bahkan, pergantian pejabat di Dinas PU PR telah dilakukan menyusul temuan proyek jalan yang cepat rusak. Terkait pembangunan sirkuit balap resmi, Subandi menyebut desain dan perencanaan teknis telah disiapkan dan ditargetkan mulai 2027 dengan penyelesaian bertahap selama lima tahun. Ia berharap fasilitas tersebut dapat menekan praktik balap liar di jalan umum.Di bidang ketenagakerjaan, pemerintah daerah mengklaim terus mengintensifkan pelatihan kerja dan mendorong perusahaan memprioritaskan tenaga kerja lokal. Meski demikian, ia mengakui adanya tantangan fiskal akibat berkurangnya transfer anggaran dari pemerintah pusat sekitar Rp 450 miliar pada 2026. Paparan tersebut disampaikan Subandi setelah menemui puluhan mahasiswa PC PMII Sidoarjo yang menggelar aksi bertajuk “Marhaban Ya Melawan”. Aksi dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dengan orasi bergantian dan pembentangan spanduktuntutan. Ketua PC PMII Sidoarjo, Muhammad Alfien Ananta, menyatakan aksi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dalam mengawal kebijakan publik. “Ini bukan sekadar aksi turun ke jalan, tetapi komitmen moral mahasiswa untuk memastikan kebijakan pemerintah tetap berpihak kepada masyarakat. Kami akanterus menjalankan fungsi kontrol sosial,” ujarnya.Dalam pernyataan sikapnya, mahasiswa menyampaikan delapan tuntutan kepada Pemkab dan DPRD Sidoarjo, meliputi prioritas pendidikan, percepatan perbaikan jalan, evaluasi drainase dan tata ruang, kebijakan ketenagakerjaan untuk tenaga lokal, pembangunan sirkuit resmi, keterbukaan program MBG, publikasi data anggaranpusat kreativitas, serta kejelasan progres proyek daerah. Aksi berlangsung hingga malam hari. Mahasiswa menegaskan akan terus mengawal realisasi program yang telah dipaparkan pemerintah daerah serta memastikan adanya tindak lanjut konkret atas tuntutan yang disampaikan.(mas)

Selengkapnya
26 Feb 2026

Wabup Sidoarjo Targetkan Perbaikan Jalan Rusak dan Jembatan Rampung Sebelum Lebaran

KOMINFO, Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, meninjau langsung sejumlah infrastruktur rusak di wilayah Kabupaten Sidoarjo, Kamis (26/2/2026). Dalam sidak tersebut, ia menargetkan perbaikan ruas jalan rusak mulai dari pertigaan Bulang Prambon hingga depan Balai Desa Simpang dapat diselesaikan dalam waktu dua minggu.Saat meninjau kondisi jalan, Mimik menegaskan bahwa perbaikan harus segera dilakukan guna mencegah kecelakaan lalu lintas. “Jika sampai terjadi korban jiwa akibat jalan berlubang, maka hal tersebut menjadi tanggung jawab bersama, termasuk pimpinan daerah. Karena itu, mohon agar segera melaporkan setiap adanya jalan berlubang,” ujarnya.Ia juga menyoroti pentingnya perencanaan pembangunan jalan yang memperhatikan sistem drainase. Menurutnya, pembangunan tidak boleh hanya berorientasi pada kelancaran arus lalu lintas semata. “Jangan sampai pembangunan jalan hanya mengejar kelancaran lalu lintas, tetapi juga disiapkan drainasenya agar tidak mengorbankan warga karena rumahnya menjadi seperti kolam. Perencanaan harus dimatangkan agar tidak merugikan masyarakat,” tegasnya.Selain itu, ia meminta pengendalian kendaraan bertonase besar dilakukan melalui pemasangan rambu jalan kelas tiga dan portal pembatas ketinggian kendaraan. Ia mengaku telah menghubungi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sidoarjo guna memasang rambu mulai dari kawasan Pakerin hingga pertigaan Bulang Prambon, serta menyiapkan titik-titik portal pembatas demi menjaga kualitas jalan agar tidak cepat rusak akibat kendaraan yang melebihi kapasitas kelas jalan.Di lokasi berbeda, Mimik juga memastikan kerusakan parah di sebagian Jalan Lingkar Timur, khususnya ruas Jalan Candi–Prasung di wilayah Kelurahan Gebang, segera ditangani. Kondisi aspal yang hancur dan bergelombang membuat arus lalu lintas tersendat karena kendaraan berat harus bergantian melintas.Ia menjelaskan bahwa ruas Jalan Candi–Prasung sebenarnya telah masuk dalam daftar pekerjaan pemeliharaan jalan dan saat ini masih dalam proses lelang. Namun, ia menilai proses tersebut terlalu lama jika harus menunggu hingga perbaikan dimulai.“Dinas PU masih dalam lelang perbaikan, bagi saya ini terlalu lama. Akhirnya saya memutuskan untuk berkoordinasi dengan pihak perusahaan yang terdekat, dan alhamdulillah insyaallah dalam waktu dekat ini pihak perusahaan mau membantu untuk menambal sementara jalan di Lingkar Timur,” ucapnya.Untuk percepatan perbaikan sementara, pihaknya menggandeng PT Varia Usaha Beton Sidoarjo Plant melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) guna membantu penambalan jalan.Dalam kesempatan yang sama, Mimik turut meninjau kerusakan jembatan di Desa Wadungasih, Kecamatan Buduran. Kerusakan terjadi pada salah satu sisi pagar pembatas jembatan kembar di sisi barat yang ambrol. Ia mengkhawatirkan kondisi tersebut dapat membahayakan pengguna jalan jika tidak segera ditangani.“Dikasih tanda biar tidak ada korban,” tegasnya.Ke depan, ia berencana mengupayakan revitalisasi jembatan tersebut karena kondisi jembatan sisi barat dinilai sudah mengkhawatirkan. Ia juga mengusulkan agar kedua jembatan dapat dibuat berjejer agar jaraknya lebih dekat dan tampilan lebih baik.“Kalau bisa nanti dijadikan satu, jadi bisa mempersingkat dan pandangan jembatan juga lebih bagus,” ujarnya.Mimik menegaskan, seluruh perbaikan dan penataan infrastruktur harus direncanakan secara matang dan dilakukan secara simultan, dengan orientasi utama pada keselamatan serta kenyamanan masyarakat Kabupaten Sidoarjo. (Git/Mar)

Selengkapnya
25 Feb 2026

Perbaikan Puluhan Ruas Jalan di Sidoarjo Digenjot, Target mulus sebelum Idul Fitri

KOMINFO, Sidoarjo - Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo menggenjot perbaikan jalan menjelang libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan. Perbaikan dilaksanakan secara bertahap. Penentuan prioritas dilakukan denganmempertimbangkan tingkat urgensi dan kepadatan arus lalu lintas di masing-masing ruas.Kepala Dinas PU Bina Marga dan SDA Kabupaten Sidoarjo Makhmud mengatakan pada tahap pertama pihaknya telah menuntaskan pekerjaan di 16 ruas jalan. Seluruhnya dipastikan rampung dikerjakan. “Pada tahap 1 kemarin sudah kami lakukan di 16 ruas jalan dan semuanya selesai,” ujarnya. Ruas jalan yang ditangani pada tahap awal tersebut berada di Kecamatan Buduran, Waru, Gedangan, dan Sedati. Keempat wilayah itu menjadi prioritas karena dinilai memiliki mobilitas tinggi. Sementara pada tahap kedua, terdapat 25 ruas jalan yang kembali menjadi sasaranperbaikan. Pengerjaan sudah mulai berjalan, meski dilakukan secara bertahap dan beberapa titik masih menunggu giliran.“Sekarang sudah ada yang berjalan, ada juga yang masih belum. Untuk tahap 2 ini, yang sudah jalan meliputi Gedangan dan Sukodono,” katanya. Secara umum, kerusakan yang diperbaiki berupa lubang, jalan bergelombang dankerusakan kategori sedang, dan fokus pemulihan badan jalan agar tetap aman dilalui masyarakat.Bupati Sidoarjo H. Subandi mengatakan, warga yang mengetahui jalan rusak juga bisa langsung melapor lewat call center 112. "Nanti bisa diperbaiki pakai PIWK atau ditangani oleh Dinas PU sendiri," jelas Subandi. Lebih lanjut, Subandi mengatakan pasca lebaran, akan dibentuk unit pelaksana tugas (UPT) maupun satgas untuk percepatan penanganan jalan rusak. "Nanti ada empat UPT. Ada satgas yang keliling. Begitu ada jalan rusak, langsung kita kerjakan," katanya.*Pemeliharaan Jalan Sudah Berjalan, Meliputi:*1. Pemeliharaan Jalan Cemengkalang (Jl Prov) – Kebonagung2. Pemeliharaan Jalan Gebang (Lingkar Timur) – Sekardangan (R.267)3. Pemeliharaan Jalan Sidokare (Jl Nas) – Sepande (Bundaran)4. Pemeliharaan Jalan Jati (Jalan Provinsi) – Sidodadi (Gapura)5. Pemeliharaan Jalan Lebo (R.212) – Durungbedug (Jembatan)6. Pemeliharaan Jalan Bulusidokare (R.265/R.267) – Blurukidul (SMP 6)7. Pemeliharaan Jalan Pagerwojo (Baldes) – Entalsewu (Dam Sidokepung)8. Pemeliharaan Jalan Wadungasih – Siwalanpanji9. Pemeliharaan Jalan Kedungrejo – Wadlingasri10. Pemeliharaan Jalan Tropodo (Jl Tropodo 1) – Wedoro (R.528)11. Pemeliharaan Jalan Gedangan (Baldes) – Betro (SMP ASA)12. Pemeliharaan Jalan Gedangan – Sukodono13. Pemeliharaan Jalan Cemand i (Batas Desa Buncitan) – Tambakcemandi (R.507)14. Pemeliharaan Jalan Kwangsan – Gemurung15. Pemeliharaan Jalan Pulungan – Kwangsan16. Pemeliharaan Jalan Putat – Putat*Pemeliharaan Jalan yang Sedang dan Akan Berjalan, Meliputi:*1. Pemeliharaan Jalan Wunut (Arteri) – Candipari (R.102)2. Pemeliharaan Jalan Jemirahan – Panggreh3. Pemeliharaan Jalan Randegan – Lajuk (Sekolah Muhammadiyah)4. Pemeliharaan Jalan Kalitengah – Gempolsari5. Pemeliharaan Jalan Jabaran – Watesari6. Pemeliharaan Jalan Kramat Temenggungan – Mlirip7. Pemeliharaan Jalan Panjunan – Bangsri8. Pemeliharaan Jalan Tarik – Tarik (Batas Kabupaten Mojokerto)9. Pemeliharaan Jalan Jabaran – Krian10. Pemeliharaan Jalan Juwet Kenongo (Arteri) – Mindi (Pusdik)11. Pemeliharaan Jalan Ngelom – Barengkrajan12. Pemeliharaan Jalan Sukodono – Ponokawan13. Pemeliharaan Jalan Sidomojo – Barengkrajan (Puskesmas)14. Pemeliharaan Jalan Katerungan – Krian15. Pemeliharaan Jalan Kletek – Sukodono16. Pemeliharaan Jalan Jedongcangkring – Kedungkembar17. Pemeliharaan Jalan Kebonagung – Sukodono18. Pemeliharaan Jalan Bulang – Prambon19. Pemeliharaan Jalan Buduran (Jl. Nas Flyover) – Pagerwojo (Jl. KH Ali Mas’ud)20. Pemeliharaan Jalan Banjarkemantren – Prasung21. Pemeliharaan Jalan Larangan (Pasar) – Sumokali (Masjid)22. Pemeliharaan Jalan Lemahputro (GOR) – Sumokali (Masjid)23. Pemeliharaan Jalan Lemahputro (GOR) – Pucang24. Pemeliharaan Penahan Jalan Tulangan – Durungbedug25. Pemeliharaan Jalan Candi – Prasung

Selengkapnya
25 Feb 2026

Pemkab Sidoarjo Gelar Pameran Produk Unggulan Daerah “Pasar Murah Ramadan 1447 H” di 10 Kecamatan

KOMINFO, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menggelar Pameran Produk Unggulan Daerah bertajuk Pasar Murah Ramadan 1447 H. Kegiatan ini dilaksanakan di 10 kecamatan di Kabupaten Sidoarjo mulai 25 Februari hingga 12 Maret 2026.Program pasar murah ini menghadirkan penjualan bahan pokok dengan harga terjangkau serta bazar produk UMKM. Kegiatan tersebut juga dimeriahkan dengan Lomba Masak PKK se-Kabupaten Sidoarjo.Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidoarjo, dr. Hj. Sriatun Subandi, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama bulan Ramadan.“Kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mendorong produk-produk unggulan UMKM agar semakin dikenal dan diminati,” ujarnya.Ia menambahkan, melalui Lomba Masak PKK, pihaknya juga ingin mendorong kreativitas kader PKK dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi menu sehat dan bergizi bagi keluarga.“PKK memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan keluarga. Melalui kegiatan ini, kami berharap semangat kebersamaan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat semakin kuat,” tambahnya.Adapun jadwal pelaksanaan kegiatan sebagai berikut:* 25 Februari 2026 di Kecamatan Buduran (15.00–17.30 WIB)* 26 Februari 2026 di Kecamatan Sidoarjo (15.00–17.30 WIB)* 2 Maret 2026 di Kecamatan Jabon (15.00–17.30 WIB)* 3 Maret 2026 di Kecamatan Krembung (15.00–17.30 WIB)* 4 Maret 2026 di Kecamatan Prambon (15.00–17.30 WIB)* 5 Maret 2026 di Kecamatan Tarik (15.00–17.30 WIB)* 9 Maret 2026 di Kecamatan Krian (15.00–17.30 WIB)* 10 Maret 2026 di Kecamatan Gedangan (15.00–17.30 WIB)* 11 Maret 2026 di Kecamatan Sedati (15.00–17.30 WIB)* 12 Maret 2026 di Kecamatan Waru (15.00–17.30 WIB)dr. Hj. Sriatun Subandi berharap kegiatan ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, meningkatkan daya beli masyarakat, serta memperkuat peran UMKM dan kader PKK dalam pembangunan ekonomi berbasis keluarga selama Ramadan. (Mar)

Selengkapnya
24 Feb 2026

Wabup Mimik Idayana Sidak Harga Sembako dan Serap Aspirasi Pedagang di Pasar Porong

KOMINFO, Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana di sela kegiatan penyaluran bantuan kursi roda di Kecamatan Porong melakukan sidak harga kebutuhan pokok di Pasar Porong, Selasa (24/2/2026). Sidak yang dilakukan pada hari keempat bulan Ramadan tersebut bertujuan untuk memantau secara langsung kondisi pasar, termasuk harga sembako, daya beli masyarakat, serta sarana dan prasarana penunjang aktivitas perdagangan.Dalam kunjungannya, Wabup Mimik Idayana menyapa para pedagang dan berdialog langsung terkait perkembangan harga kebutuhan pokok. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga sembako terpantau relatif stabil dan belum mengalami kenaikan signifikan meski permintaan masyarakat mulai meningkat selama Ramadan.“Alhamdulillah, sampai hari ini harga kebutuhan pokok masih stabil. Memang ada kenaikan dan penurunan kecil, tetapi masih dalam batas wajar. Insya Allah ketersediaan sembako juga cukup hingga Lebaran nanti,” ujar Wabup.Selain memantau harga, Wabup Mimik juga menerima sejumlah aspirasi dari pedagang dan pembeli terkait kondisi infrastruktur pasar. Beberapa pengunjung mengeluhkan kondisi jalan di area pasar yang mulai bergelombang dan membutuhkan perawatan karena dinilai mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengunjung saat beraktivitas di dalam pasar.Menanggapi hal tersebut, Hj. Mimik Idayana menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan segera melakukan koordinasi dengan pengelola pasar dan paguyuban pedagang guna mencari solusi terbaik demi meningkatkan kenyamanan fasilitas pasar.“Kondisi Pasar Porong ini perlu perhatian bersama. Kami melihat masih banyak lapak yang kosong dan aktivitas pasar belum begitu ramai. Pemerintah harus hadir untuk mencarikan solusi agar pasar kembali hidup dan diminati masyarakat,” tegasnya.Hj. Mimik Idayana juga menyoroti keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di luar area pasar yang dinilai memengaruhi aktivitas perdagangan di area dalam pasar. Ke depan, Pemkab Sidoarjo akan mengkaji penataan kembali agar aktivitas jual beli lebih tertata dan merata sehingga tidak merugikan pedagang yang berjualan di dalam pasar.“Keluhan terkait akses jalan yang bergelombang juga menjadi perhatian kami, karena menyangkut kenyamanan dan keselamatan pengunjung. Ini akan segera kami komunikasikan dengan pihak terkait,” tambahnya.Melalui sidak ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas harga, memastikan ketersediaan bahan pokok, serta meningkatkan kualitas fasilitas pasar demi kenyamanan pedagang dan masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2026. (Son)

Selengkapnya
24 Feb 2026

Bupati Tinjau Perbaikan Dua Ruas Jalan di Kecamatan Sukodono

KOMINFO, Sidoarjo - Perbaikan ruas Jalan Kebonagung-Sukodono dan ruas Jalan Sukodono-Ponokawan dilakukan hari ini, Selasa, (24/2). Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) Sidoarjo memakai teknik overlay aspal dalam perbaikannya. Teknik penambahan aspal baru diatas permukaan lama  itu terbukti meningkatkan kekuatan jalan. Pagi tadi, Bupati Sidoarjo H. Subandi meninjau langsung perbaikan  dua ruas jalan di Kecamatan Sukodono tersebut.Bupati H. Subandi akan memastikan perbaikan dua ruas jalan tersebut dikerjakan dengan baik. Ia meminta Dinas PUBMSDA Sidoarjo menggunakan kualitas aspal yang bagus. Perbaikan jalan tersebut dimintanya memakai aspal hotmix. Menurutnya material aspal hotmix terbukti meningkatkan kekuatan jalan aspal sampai 2 tahun. Bupati H. Subandi juga meminta memperhatikan ketebalan aspal. Tebal aspal dimintanya bisa sampai 4 cm agar jalan lebih kuat. “Saya minta tolong kontraktornya agar materialnya betul-betul yang bagus, kalau pakai aspal coolmix tidak mampu, kita harus pakai aspal hotmix, minimal ketinggian tiga sampai empat centi,”pintanya.Bupati H. Subandi mengatakan pemeliharaan ruas Jalan Kebonagung-Sukodono akan dilakukan sepanjang 4 km. Begitu pula pada ruas Jalan Sukodono-Ponokawan dengan panjang 5 km. Perbaikan akan terus dilakukan pada titik-titik jalan yang berlubang di dua ruas jalan tersebut. Perbaikannya akan terus ia kawal agar segera tuntas. Targetnya sebelum lebaran jalan-jalan di Sidoarjo sudah tidak ada yang berlubang. Ia juga meminta semua pihak ikut mengawal perbaikan jalan di Kabupaten Sidoarjo. Laporan jalan rusak dimintanya juga dilaporkan oleh seluruh camat kepada dirinya. “Ini terus kita kawal, ini ada Asisten II, ada Kadis PU, Bu Camat dan Pak Kades agar semua ikut mengawal, mudah-mudahan perbaikan jalan yang kita lakukan hari ini sudah selesai pada bulan Ramadhan ini,”ucapnya.Bupati H. Subandi juga mengungkapkan rencana betonisasi lanjutan Jalan Kebonagung-Sukodono. Pasalnya jalan tersebut termasuk jalan padat lalu lintas kendaraan berat. Banyak truk bahkan kontainer lalu lalang melewatinya. Namun rencana betonisasi lanjutan itu akan dilakukan tahun depan. “Kalau tahun ini betonisasi kita ada 9 tempat, kita lakukan pada kondisi jalan dengan lalu lintas kendaraan berat, seperti ini juga (Jalan Kebonagung-Sukodono), inshaalloh tahun 2027 kita laksanakan betonisasi,” ujarnya. Git/mas

Selengkapnya
24 Feb 2026

Bupati Sidoarjo Sidak Atap SMPN 1 Gedangan yang Ambruk, Instruksikan Percepat Perbaikan

KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo Subandi turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) atas laporan adanya atap yang ambruk di SMP Negeri 1 Gedangan, Selasa 24/02/2026.Bupati Subandi melihat langsung kondisi salah satu ruang kelas yang atapnya sudah ambrol  dari 4 lokal ruang kelas yang sudah lapuk, selain itu juga kondisi lantai ruang kelas yang kerap tergenang banjir saat hujan deras.Subandi mengatakan  perbaikan harus segera dilakukan agar tidak mengganngu kegiatan belajar mengajar serta siswa tetap aman dan nyaman dan Pemkab Sidoarjo akan mempercepat proses dengan skema Perubahan Tidak Terduga (PTT) sambil menunggu kajian teknis.“Hari ini kita sidak bersama wakil ketua DPR, Dinas Pendidikan, Camat, dan Kades untuk melihat secara langsung kondisi sekolah dan melihat seperti ini tentu harus segera diperbaiki. Anak-anak butuh sekolah yang aman dan dukungan pemerintah daerah,” katanyaIa pun menyampaikan bahwa kerusakan paling mendesak membangun kembali atap yang telah ambruk kemudian dilanjutkan mengganti konstruksi atap yang kayunya sudah keropos. Selain itu, lantai ruang kelas perlu ditinggikan karena kerap kemasukan air saat hujan.“Ini urgent, terutama pembangunan atap dan peninggian lantai karena sering banjir. Sekalian kita naikkan lantainya supaya tidak banjir lagi dan tidak kerja dua kali,” ucapnya.Anggaran sementara diperkirakan sekitar Rp250 juta per ruang kelas, namun nilai final masih menunggu perencanaan teknis, termasuk opsi penggunaan material seperti baja ringan.Bupati menargetkan  untuk proses kajian dan rapat teknis segera agar pengerjaan bisa dipercepat, sehingga setelah Lebaran siswa sudah bisa belajar di ruang kelas yang layak. Ia pun menyatakan  jika Pemkab Sidoarjo telah memiliki masterplan pembangunan pendidikan yang mencakup seluruh sekolah di wilayahnya. Data kondisi bangunan telah dipetakan berdasarkan tingkat kerusakan untuk menentukan prioritas perbaikan tiap tahun.“Mudah-mudahan setelah Lebaran anak-anak sudah bisa menikmati kelas yang bagus dan nyaman, tanpa kekhawatiran atap roboh,” pungkasnya.yu

Selengkapnya
24 Feb 2026

Wabup Sidoarjo dan Sekdaprov Duduk Bersama Dengan Anggota DPR RI Komisi V Bahas Percepatan Infrastruktur dan Transportasi di Jatim

KOMINFO, Sidoarjo - Anggota DPR RI Komisi V memanfaatkan masa Reses nya dengan melakukan Kunjungan Kerja/Kunker ke Jawa Timur. Pagi tadi, puluhan anggota dewan itu mendatangi Terminal Purabaya yang berada di Kabupaten Sidoarjo, Senin, (23/2). Kedatangan mereka untuk melihat infrastruktur terminal bus tipe A terbesar di Jawa Timur itu dalam menghadapi mudik lebaran nanti. Kedatangan rombongan yang dipimpin oleh  Wakil Ketua Komisi V Ridwan Bae disambut Sekdaprov Jatim Adhy Karyono serta Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana dan Direktur Prasarana Transportasi Jalan (DPTJ) Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Kementerian Perhubungan RI Toni Tauladan. Setelah dari Terminal Purabaya, rombongan bertolak ke kantor Otoritas Bandara Wilayah III Juanda Sidoarjo untuk menggelar rapat koordinasi percepatan infrastruktur dan transportasi di Jatim. Dalam rapat tersebut juga dibahas dukungan anggaran, sinkronisasi program, serta percepatan realisasi proyek infrastruktur transportasi di Jawa Timur.Sebelumnya Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana mengucapkan selamat datang kepada pimpinan dan anggota Komisi V DPR RI. Disampaikannya kunjungan kali ini menjadi moment strategis dalam mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Jawa Timur, khususnya Kabupaten Sidoarjo. Ia berharap melalui kegiatan seperti ini akan memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Dengan begitu lanjut Hj. Mimik, akan memperkuat terwujudnya program-program prioritas infrastruktur di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Sidoarjo."Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya mengucapkan selamat datang, semoga kunjungan kali ini akan memperkuat sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan program-program prioritas infrastruktur di Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Sidoarjo yang akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat," ucapnya. Dalam kesempatan itu Wabup Hj. Mimik Idayana menyampaikan berbagai persoalan infrastruktur di wilayahnya. Seperti persoalan jalan rusak serta banjir yang masih dikeluhkan masyarakat. Ia mengungkapkan, hampir setiap hari menerima laporan terkait kondisi jalan berlubang serta banjir yang belum tertangani secara optimal.“Hampir tiap hari kami menerima telepon dari masyarakat terkait jalan berlubang dan banjir. Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih kepada para pimpinan yang hadir di ruang rapat ini. Kami berharap ada dukungan penuh atas keluhan masyarakat kami, serta kemudahan akses transportasi di Kabupaten Sidoarjo,” ujar Wabup Hj. Mimik.Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, menegaskan komitmen Komisi V untuk menampung aspirasi daerah dalam percepatan realisasi program pembangunan. Dikatakannya Komisi V akan mendorong percepatan pembangunan di beberapa sektor yang menjadi kewenangannya. Seperti pada sektor perhubungan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, serta pembangunan desa dan daerah tertinggal."Melalui forum rapat ini kami berharap kelas jalan baik, kabupaten, provinsi dan  kelas jalan nasional tidak ada yang berlubang lagi, Sebab, misalnya terjadi lakalantas di area kelas jalan kabupaten yang bertanggungjawab bupati atau walikota, begitu juga provinsi dan nasional. Oleh sebab itu melalui rapat koordinasi ini kita tampung aspirasi masyarakat mana saja yang perlu kita dukung," ujarnya saat memimpin rapat. Sementara itu Sekdaprov Jatim Adhy Karyono menyampaikan bahwa Jawa Timur memiliki posisi strategis sebagai gerbang perekonomian kawasan Timur Indonesia. Oleh karenanya diperlukan dukungan berkelanjutan dari pemerintah pusat, khususnya dalam peningkatan kualitas dan kemantapan jalan nasional maupun provinsi."Tingkat kemantapan jalan nasional di Jawa Timur saat ini mencapai sekitar 98 persen, sedangkan jalan provinsi berada di kisaran 86 persen," ucapnya.Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan bahwa Pemprov Jatim akan mengantisipasi lonjakan arus mudik Lebaran. Diproyeksikan akan ada pergerakan jutaan penumpang melalui moda transportasi darat, laut, dan udara. Adhy Karyono juga mengatakan Pemprov Jatim mendorong pengembangan transportasi massal di kawasan Surabaya Raya. "Salah satu rencana strategis yang akan kita lakukan adalah proyek kereta rel listrik (KRL) Surabaya–Sidoarjo yang ditargetkan beroperasi pada 2027, serta pengembangan moda transportasi berbasis rel lainnya guna mengurai kemacetan dan memperkuat konektivitas kawasan metropolitan,"ujarnya. Git

Selengkapnya
24 Feb 2026

Meringankan Beban Warga, Wabup Sidoarjo Serahkan Bantuan Kursi Roda di Porong

KOMINFO, Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, bersama Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo turun langsung ke lapangan untuk mengulurkan bantuan kursi roda kepada penerima manfaat di wilayah Kecamatan Porong, Selasa (24/2/2026).Bantuan tersebut diberikan kepada Ribowo dan Manis yang berdomisili di Desa Pamotan, serta Seger, warga Desa Candi, Kecamatan Porong. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dalam upaya membantu masyarakat yang membutuhkan alat bantu mobilitas, khususnya kursi roda.Dalam kesempatan tersebut, Mimik Idayana menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan dukungan alat bantu kesehatan."Ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk hadir memperingan beban masyarakat yang mengalami kesulitan untuk mendapatkan alat bantu kursi roda," ucapnya Hj. Mimik Idayana.Sementara itu, Manis, salah satu penerima manfaat yang hidup dalam keterbatasan bersama putrinya, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan."Saya bersyukur dan terima kasih kepada Ibu Hj. Mimik Idayana karena sudah memberikan bantuan kursi roda ini. Semoga kursi roda ini dapat membantu saya dalam aktivitas sehari-hari," ujarnya dengan haru.Melalui bantuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat penerima manfaat serta membantu mereka dalam menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih mandiri. (Son)

Selengkapnya
23 Feb 2026

Pemkab Sidoarjo Dorong Pengadaan Transparan, Bupati Subandi Tekankan Optimalisasi E-Purchasing

KOMINFO, Sidoarjo – Dalam rangka mendukung Pelaksanaan Pengadaan barang dan Jasa di Lingkungan pemerintah Kabupaten Sidoarjo, khususnya dalam penguatan kebijakan dalam Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah melalui E-Purchasing Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menyelenggarakan High Level Meeting (HLM) dengan pembahasan tentang kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa melaui E-Purchasing, Senin 23/02/2026 di Pendopo Delta Wibawa.Bupati Sidoarjo H. Subandi SH,M.Kn hadir secara langsung pada kegiatan yang diikuti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo Fenny Apridawati, Asisten Perkonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Sidoarjo Bahrul Amig serta  Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Sidoarjo.Dalam sambutannya Bupati menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi forum penting untuk menyamakan langkah dalam Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Melalui E-Purchasing, untuk pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik. Pengadaan barang dan jasa adalah salah satu pilar penting dalam pembangunan daerah, melalui pengadaan yang baik, pelayanan publik dapat ditingkatkan, perekonomian daerah tumbuh, dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.“namun proses pengadaan bukanlah hal yang sederhana karena  harus dimulai dari identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan, hingga serah terima hasil pekerjaan dan semua tahapan ini hanya dapat berjalan baik apabila seluruh pelaku pengadaan bekerja secara sinergis.”katanyaIa juga menjelaskan sebagaimana diatur dalam peraturan presiden nomor 46 tahun 2025 dimana terdapat delapan pelaku pengadaan barang/jasa: PA, KPA, PPK, Pejabat Pengadaan, Pokja Pemilihan, Agen Pengadaan, Penyelenggara Swakelola, dan Penyedia, yang menjadi satu kesatuan  tim  bertugas untuk mewujudkan pembangunan daerah. Jika salah satu unsur tidak berjalan, maka tujuan besar pembangunan tidak akan tercapai.“Strategi pengadaan menjadi sangat penting. Meskipun setiap OPD memiliki kewenangan masing-masing, kita perlu menyamakan persepsi agar strategi yang dipilih efisien, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, salah satu strategi yang kini menjadi perhatian adalah metode e-purchasing yang telah diterapkan di berbagai daerah,”ucapnya.Ia pun menjelaskan Sesuai ketentuan perpres 46 tahun 2025, E-Purchasing wajib didahulukan sebelum metode lain. Dimana hal ini nanti akan dijelaskan lebih rinci oleh bapak Deputi Bidang Transformasi Pengadaan Digital LKPP, Patria Susantosa, S.Si., M.Si. “Simak dengan seksama penjelasan dari bapak deputi. Jika ada keraguan dalam pelaksanaan pengadaan, segera tanyakan agar tidak terjadi kesalahan. Mari kita jadikan pengadaan barang dan jasa sebagai instrumen untuk mempercepat pembangunan, meningkatkan pelayanan publik, dan menumbuhkan perekonomian daerah,” PungkasnyaSementara ini Assisten Perekonomian dan Pembangunan Bahrul Amig menyampaikan tetang profil Pengadaan Barang dan Jasa Tahun Anggaran 2026 dengan jumlah tender paket pengerjaan konstruksi kurang lebih 114 paket dengan total nilai 315,5 M, penghargaan langsung pekerjaan konstruksi kurang lebih sebanyak 638 paket dengan total nilai 138.6 M, adapun pengadaan barang dan jasa yang diproses melalui E-Purchasing sebanyak 6.848 paket senilai 665,9 M yang mayoritas untuk pengerjaan jasa lainnya dan barang.“Dari data yang dimaksud saya sampaikan yang pertama bahwa hampir semua paket pekerjaan konstruksi diproses melalui metode pengadaan langsung dan tender,”katanya.Hal ini perlu disikapi mengingat penggunaan metode pemilihan melalui E-Purchasing sudah menjadi kewajiban sesuai amanat Peraturan Presiden No 46 Tahun 2000, meskipun ada pengecualian untuk pembentukan justifikasi dari PPKOM. Secara sistem di E-Katalog versi 6 yang sudah dikembangkan oleh Bapak Deputi dan tim LKPD sudah difasilitasi dari produk jasa konstruksi yang telah tayang di sistem tersebut."Adanya beberapa masalah seperti pemutusan kontrak dan beberapa pekerjaan mengalami keterlambatan penyelesaian, hal ini perlu dicermati agar kondisi tersebut tidak terulang kembali untuk itu mohon kiranya Bapak Bupati dan Deputi untuk memberikan arahan sebagai arah kebijakan pengadaan barang dan jasa di Kabupaten sebagai arah kebijakan pengadaan barang dan jasa di Kabupaten Sidoarjo agar penganggaran di Kab. Sidoarjo lebih baik lagi,”ucapnya.Yu

Selengkapnya

Pengumuman

Agenda / Kegiatan

Visitors : 1460528