Berita

18 Mar 2026

Ribuan Pemudik Diberangkatkan, Pemkab Sidoarjo Siapkan 28 Bus untuk 5 Rute Favorit

KOMINFO, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memberangkatkan sebanyak 28 unit bus yang mengantar 1.400 pemudik dalam program mudik gratis Lebaran 2026. Pemberangkatan dilakukan langsung oleh Bupati Sidoarjo, Subandi di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (18/3/2026).Sebanyak lima rute tujuan favorit disiapkan dalam program ini, yakni Sidoarjo–Magetan, Sidoarjo–Trenggalek, Sidoarjo–Jember, Sidoarjo–Ponorogo, dan Sidoarjo–Banyuwangi. Program ini telah dibuka pendaftarannya sejak 10 Februari 2026 dengan total kuota 1.400 penumpang atau rata-rata 50 penumpang per bus.Subandi, mengatakan program mudik gratis ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat agar dapat pulang kampung dengan aman dan nyaman serta mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus menekan angka kecelakaan selama arus mudik Lebaran.“Program mudik gratis ini kami hadirkan untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan perjalanan mudik berlangsung aman dan tertib. Kami ingin masyarakat bisa berkumpul dengan keluarga di kampung halaman tanpa khawatir soal transportasi,” ujar Subandi.Ia juga memastikan seluruh armada yang digunakan telah melalui proses pengecekan ketat dan dinyatakan layak jalan sebelum diberangkatkan.“Seluruh bus sudah melalui uji kelayakan, termasuk pengecekan ulang sebelum keberangkatan. Kami tidak ingin ada risiko di perjalanan, sehingga aspek keselamatan menjadi prioritas utama,” tambahnya.Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sidoarjo, Budi Basuki, menegaskan bahwa selain armada, kondisi pengemudi juga menjadi perhatian khusus dalam program ini.“Kami memastikan seluruh sopir dalam kondisi sehat, karena hal ini penting untuk menjamin keselamatan seluruh penumpang selama perjalanan,” jelasnya."Tak hanya itu, dengan adanya standby medis mudik gratis dari PSC119 Kabupaten Sidoarjo dan Puskesmas Sidoarjo juga membantu pemudik yang akan berangkat bisa ikut mengecek kesehatan gratis," tambahnya. Dikatakannya, rute perjalanan telah disusun secara optimal untuk menjangkau daerah tujuan dengan mempertimbangkan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas.Adapun rincian rute yang dilalui meliputi jalur Magetan melalui Jombang–Kertosono–Nganjuk–Madiun, rute Trenggalek melalui Jombang–Kertosono–Kediri–Nganjuk, rute Jember melalui Probolinggo–Lumajang, rute Ponorogo melalui Jombang–Kertosono–Nganjuk–Madiun, serta rute Banyuwangi melalui Probolinggo–Situbondo.Salah satu penumpang,  Anis (32), mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik gratis ini karena dapat menghemat biaya perjalanan pulang kampung.“Alhamdulillah sangat membantu sekali dan ini tahun ketiga saya ikut mudik gratis, apalagi harga tiket sekarang cukup mahal. Dengan adanya mudik gratis ini saya bisa pulang ke Magetan bersama keluarga dengan aman dan nyaman,” ungkapnya.Penumpang lainnya, Wiwik (53), juga mengapresiasi fasilitas dan pelayanan yang diberikan oleh pemerintah daerah.“Pelayanannya bagus, proses pendaftaran mudah dan busnya juga nyaman. Semoga program seperti ini bisa terus ada setiap tahun,” katanya. (Dew)

Selengkapnya
18 Mar 2026

Bupati Subandi Apresiasi Bantuan 4 Unit Sepeda Listrik dari CSR untuk Satpol PP

KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, Subandi menerima penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa 4 unit sepeda listrik dari Indomaret yang diperuntukkan bagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sidoarjo. Bantuan tersebut akan digunakan untuk mendukung mobilisasi petugas di kawasan Alun-Alun Sidoarjo demi keamanan dan ketertiban para pengunjung. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dan diterima langsung oleh Bupati Sidoarjo dengan didampingi Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, Sekda Kab. Sidoarjo Fenny Apridawati, Ketua Satpol PP Sidoarjo, Yany Setyawan, Kepala Dinas Perhubungan Budi Basuki, dan Kepala Dinas Kesehatan dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina. "Sepeda listrik ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas patroli serta mendukung operasional Satpol PP dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat, khususnya di area publik yang ramai aktivitas," ucap Subandi saat berada di alun-alun usai memberangkatkan mudik gratis 2026. Subandi juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang diberikan melalui program CSR tersebut. Menurutnya, bantuan ini sangat bermanfaat dalam menunjang kinerja petugas di lapangan, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam mewujudkan kawasan publik yang tertib dan ramah lingkungan.“Terima kasih kepada Indomaret atas kepeduliannya kepada Kabupaten Sidoarjo. Bantuan sepeda listrik ini sangat membantu mobilitas Satpol PP, khususnya di kawasan Alun-Alun yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Selain efisien, ini juga mendukung penggunaan kendaraan ramah lingkungan,” ujar Bupati.Ia juga berharap sinergi antara pemerintah daerah dan pihak swasta terus terjalin, sehingga semakin banyak program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (Dew)

Selengkapnya
16 Mar 2026

Bupati H.Subandi Hadiri Buka Puasa Bersama Forwas, Perkuat Sinergi Pemkab dan Media

Kominfo, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo H. Subandi menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar Forum Wartawan Sidoarjo (Forwas) di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Senin sore (16/3/2025). Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dengan insan media serta berbagai elemen masyarakat.Acara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, para pejabat di lingkungan Pemkab Sidoarjo, perwakilan manajemen Fave Hotel Sidoarjo, serta para wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Sidoarjo.Ketua Forwas Sidoarjo, Taufik, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Bupati Sidoarjo yang telah meluangkan waktu untuk hadir di tengah kesibukan persiapan menjelang Hari Raya Idul Fitri.Ia menjelaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama tersebut merupakan agenda tahunan Forwas yang setiap tahun dikemas dengan konsep berbeda sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian sosial.“Acara buka bersama ini merupakan kegiatan tahunan Forwas. Setiap tahun kami berusaha menghadirkan konsep yang berbeda. Tujuannya tidak lain untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyemarakkan bulan Ramadan,” ujarnya.Taufik juga menuturkan bahwa pada tahun-tahun sebelumnya, Forwas pernah menggelar buka puasa bersama di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bersama para pekerja sebagai bentuk kebersamaan dan kepedulian sosial. Tahun ini, kegiatan dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Sidoarjo dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk anak-anak yatim dan masyarakat yang membutuhkan.Sementara itu, Bupati Sidoarjo H. Subandi menyampaikan bahwa media memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah daerah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus mengawal jalannya pembangunan.Menurutnya, keberadaan wartawan yang kritis justru menjadi bagian penting dalam proses pembangunan daerah.“Media dan wartawan adalah mitra penting pemerintah daerah. Kritik dan masukan dari teman-teman wartawan sangat dibutuhkan untuk membangun Kabupaten Sidoarjo agar semakin baik,” ujar H.Subandi.Ia juga mengapresiasi kepedulian Forum Wartawan Sidoarjo yang turut melibatkan anak-anak yatim dan masyarakat dalam kegiatan berbuka puasa bersama.H.Subandi berharap sinergi antara pemerintah daerah dan insan media terus terjalin dengan baik, sehingga berbagai program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.“Semoga kebersamaan seperti ini semakin mempererat silaturahmi antara pemerintah daerah, media, dan masyarakat. Dengan sinergi yang baik, kita bisa bersama-sama membangun Kabupaten Sidoarjo menjadi daerah yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.Acara kemudian dilanjutkan dengan tausiyah Ramadan dan diakhiri dengan buka puasa bersama seluruh tamu undangan dalam suasana penuh kebersamaan. (Son)

Selengkapnya
16 Mar 2026

Pemkab Sidoarjo Terima Penghargaan Atas Dukungan pada Operasi SAR Bangunan Runtuh di Ponpes Al-Khoziny Kab.Sidoarjo

Kominfo, Sidoarjo - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan Republik Indonesia (Basarnas) memberikan Piagam Penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo atas dukungan yang diberikan pada Operasi SAR Bangunan Runtuh di Ponpes Al-Khoziny Kab.Sidoarjo wilayah kerja Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Surabaya. Penghargaan ini disampaikan oleh Kepala Basarnas Surabaya Nanang Sigit P.H., S.IP.,M.M dan diterima langsung oleh Bupati Sidoarjo H.Subandi SH, M.Kn di ruang kerja Bupati Kantor Setda Kab.Sidoarjo, Senin 16/03/2026.Bupati menyampaikan terima kasih atas penghargaa yang telah diberikan karena ini sebagai bukti bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo telah bekerjasama dengan baik dengan berbagai pihak khususnya Basarnas pada musibah runtuhnya Bangunan di Ponpes Al-Khoziny Buduran Sidoarjo."Saya menyampaikan terima kasih atas kerjasama, bantuan bahu membahu bersama menolong korban karena  tanpa bantuan dan kerjasma yang baik maka musibah itu tidak akan segera teratasi,"katanyapun menyampaikan jika pada saat ini yang masih menjadi PR adalah masalah banjir yang ada di wilayah timur Sidoarjo dan pemerintah telah mengupayakan penanggulangannya dengan membangun rumah pompa di beberapa titik tertentu."Jika mungkin terjadi banjir akibat hujan atau air pasang tidak menutup kemungkinan bantuan dari basarnas juga diperlukan seperti mungkin mengevakuasi warga terdampak,"pintanyaSementara itu Kepala Basarnas Surabaya mewakili Basarnas RI menyampaikan kunjungannya ke Kabupaten Sidoarjo selain menyerahkan Penghargaan juga ingin bersilaturrahmi, Nanang Sigit menyampaikan salam dari kepala Basarnas RI  kepada Bupati serta mengucapkan terima kasih atas kerjasamanya dalam memberikan pertolongan kepada korban runtuhnya Bangunan Pondok Pesantren Al-Khoziny Buduran Sidoarjo."Tanpa bantuan serta kerja sama yang maksimal dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo niscaya tak akan mudah dan cepat teratasi," katanya.yu

Selengkapnya
15 Mar 2026

Bupati Pastikan Perbaikan Rumah Korban Angin Puting Beliung di Kecamatan Sedati

KOMINFO, Sidoarjo - Angin puting beliung menerjang wilayah Kecamatan Sedati Minggu sore kemarin, (15/3). Dampaknya beberapa rumah di Desa Buncitan dan Desa Segoro Tambak mengalami kerusakan. Kerusakan terjadi pada atap rumah warga didua desa itu. Mulai dari kerusakan ringan, sedang dan berat. Seperti kerusakan yang dialami rumah Teti warga Desa Buncitan RT 1 RW 1 dan rumah Kamil RT 13 RW 6. Kerusakan juga dialami Mujahidin dan Juarti warga Desa Segoro Tambak RT 3 RW 1. Pagi tadi, Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sidoarjo Sabino Mariano dan Kepala Dinas Sosial Sidoarjo Mharta Wara Kusuma turun langsung memantau kondisi rumah dan korban puting beliung di Desa Buncitan dan Segoro Tambak, Senin, (16/3). Ia akan pastikan perbaikan rumah korban segera dilakukan. Ia meminta BPBD Sidoarjo segera menurunkan material untuk perbaikan. Ia menginginkan mulai besok perbaikan sudah dapat dilakukan. "Ada 66 rumah yang kemarin rusak karena puting beliung, ada 20 rumah yang rusak berat, hari ini dan besok material harus diturunkan karena ini mau mendekati lebaran," ucap Bupati  H. Subandi usai Sidak bencana puting beliung di Desa Segoro Tambak. Bupati H. Subandi melihat rata-rata kerusakan terjadi pada atap rumah warga yang memakai asbes. Sebagai atap asbes rumah warga tersebut terbang akibat kencangnya angin puting beliung yang terjadi sore kemarin. Rumah warga Desa Segoro Tambak yang paling banyak mengalami kerusakan. Ada sebanyak 66 rumah warga di desa tersebut yang rusak. Sedangkan di Desa Buncitan tercatat 10 rumah yang mengalami kerusakan. "Material nya kita siapkan semua termasuk asbes, kalau kayunya juga rusak ya juga akan kita ganti, ada 20 rumah yang rusak berat, sisanya akan kita data lagi kebutuhannya apa saja untuk perbaikannya,  yang terpenting pemerintah daerah sudah turun ke lapangan membantu warga yang membutuhkan," ucapnya.Bupati H. Subandi juga meminta pihak desa ikut bergotong royong memperbaiki kerusakan rumah warga. Sekiranya kerusakan ringan dapat ditangani sendiri oleh pemerintah desa. Seperti kerusakan pada rumah Kamil di Desa Buncitan. Pemkab Sidoarjo sendiri akan melakukan perbaikan rumah yang tercatat mengalami kerusakan berat. Seperti yang terjadi di rumah Teti yang juga warga Desa Buncitan. Selain perbaikan atap rumahnya yang lapuk dimakan usia, Pemkab Sidoarjo akan memperbaiki lantai rumah Teti. Peninggian lantai rumah akan dilakukan sebelum pemasangan lantai keramik.“Disana (Rumah Teti) masuk rumah tidak layak huni, atapnya sudah keropos semua, ini tadi sudah kita perintahkan melalui Baznas saja biar nanti setelah lebaran dikerjakan,” ujar bupati usai melihat kondisi rumah Kamil.Sementara Kalaksa BPBD Sidoarjo Sabino Mariano mengatakan dirinya akan terus melakukan assessment agar proses perbaikan bisa segera dilakukan. Saat ini bantuan sementara berupa terpal sudah disiapkan. Setelah pendataan dilakukan, pihaknya akan segera melakukan perbaikan rumah warga terdampak angin puting beliung. "Sementara ini kita siapkan beberapa terpal, nanti kita assesment, jika diperlukan intervensi Pemkab, nanti kita akan tindak lanjuti," ucapnya. Sabino juga menyampaikan ada empat kecamatan terdampak angin puting beliung kemarin sore. Selain Kecamatan Sedati, juga ada Kecamatan Waru, Tulangan dan Kecamatan Tarik. Di Kecamatan Sedati sendiri ada sekitar enam desa terdampak. Terparah di Desa Segoro Tambak. Penanganannya akan terus dilakukan secara bertahap. Ia berharap cuaca ekstrem yang dipresdiksi terjadi tanggal 20 sampai 25 Maret besok tidak sampai menimbulkan kerugian jiwa maupun materiil.“Cuaca sekarang sulit kita prediksi, apalagi misalnya daerah lain melakukan intervensi modifikasi cuaca, kita bisa terkena efeknya,” ujarnya. Git/mas

Selengkapnya
15 Mar 2026

Kapolri dan Bupati Sidoarjo Pastikan Pengamanan Mudik Lebaran Berjalan Optimal

KOMINFO, Sidoarjo – Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan pelayanan transportasi di Terminal Purabaya Surabaya, Minggu (15/3/2026).Kunjungan tersebut didampingi oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto, Bupati Sidoarjo, H.Subandi, Kapolres Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing beserta jajaran forkopimda.Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan pelayanan kepada pemudik berjalan optimal serta aspek keselamatan penumpang benar-benar terjaga.Dalam kesempatan tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa pihaknya ingin melihat secara langsung kondisi pelayanan di terminal yang menjadi salah satu simpul utama transportasi darat di Jawa Timur.“Kami hari ini melaksanakan pengecekan di Terminal Purabaya untuk mengetahui secara langsung terkait pelayanan di terminal. Tadi kami juga berinteraksi dengan masyarakat yang akan menggunakan bus untuk mudik, baik perjalanan dalam kota maupun antar kota antar provinsi bahkan antar pulau,” ujarnya.Dari hasil pemantauan, Kapolri menyebutkan bahwa terjadi peningkatan jumlah penumpang dalam beberapa hari terakhir. Dalam kurun waktu tujuh hari terakhir, jumlah penumpang tercatat meningkat lebih dari 30 persen.“Diperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 17 hingga 20 Maret 2026. Oleh karena itu kita memastikan seluruh proses pemeriksaan berjalan baik, mulai dari ramp check kendaraan hingga pemeriksaan kesehatan pengemudi,” jelasnya.Selain itu, pemeriksaan tes urine dan alkohol terhadap pengemudi juga dilakukan untuk memastikan kondisi pengemudi dalam keadaan prima saat mengangkut penumpang. Hal tersebut dinilai penting untuk menjaga keselamatan selama perjalanan.Kapolri juga mengingatkan seluruh petugas agar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, serta merespons dengan cepat setiap keluhan yang muncul selama masa mudik.“Kami berharap angka kecelakaan dapat ditekan. Harapannya tentu para pemudik bisa sampai di rumah masing-masing dengan selamat, bertemu keluarga, dan berbagi kebahagiaan di Hari Raya,” katanya.Ia juga berpesan kepada para pengemudi bus agar selalu berhati-hati di jalan serta memanfaatkan waktu istirahat jika merasa lelah. Operator transportasi juga diminta menyiapkan sopir cadangan guna menghindari risiko kecelakaan akibat kelelahan.Sementara itu, Bupati Sidoarjo, H.Subandi menegaskan bahwa seluruh jajaran di Kabupaten Sidoarjo juga telah disiagakan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama momentum Lebaran 2026.Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh instansi terkait sangat penting untuk memastikan situasi daerah tetap kondusif.“Pada prinsipnya kita semua di Kabupaten Sidoarjo harus dalam kondisi siaga menjelang Hari Raya Idul Fitri. Seluruh pihak harus bersama-sama menjaga wilayah masing-masing agar masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman,” ujarnya.Ia berharap masyarakat yang melaksanakan mudik dapat melakukan perjalanan dengan lancar dan selamat sampai tujuan. Sementara itu, bagi warga yang tetap berada di Sidoarjo, pemerintah daerah juga memastikan situasi tetap aman, khususnya di pusat-pusat aktivitas masyarakat.“Bagi masyarakat yang mudik semoga perjalanan lancar. Sementara bagi warga yang tetap di Sidoarjo, kami pastikan kondisi daerah tetap aman dan nyaman. Karena itu seluruh pihak harus tetap siaga hingga perayaan Idul Fitri selesai,” tambahnya.Dengan kesiapsiagaan lintas sektor tersebut, diharapkan arus mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan lancar, aman, serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh masyarakat yang merayakan Hari Raya Idul Fitri. (Son)

Selengkapnya
15 Mar 2026

Pemkab Sidoarjo Bersama Baznas Sidoarjo dan Baznas Jatim serta Yayasan Siantar Top Peduli Santuni Seribu Anak Yatim

KOMINFO, Sidoarjo - Kegiatan Safari Ramadhan 1447 H di isi dengan santunan kepada anak yatim. Ada seribu anak yatim yang diasuh oleh puluhan panti asuhan di Kabupaten Sidoarjo yang diundang. Kegiatan sosial tersebut merupakan sinergi Pemkab Sidoarjo melaui program Baznas Sidoarjo bersama Baznas Jatim dan Yayasan Siantar Top Peduli. Santunan bersama seribu anak yatim tersebut dibarengi dengan buka puasa bersama di Pendopo Delta Wibawa, Minggu, (15/3).Santunan diserahkan simbolis oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi bersama Wakil Ketua I Baznas Jatim KH. Masnuh dan Ketua Baznas Sidoarjo M. Chasbil Aziz Salju Sodar serta Ketua Yayasan Siantar Top Peduli Niluh Kusuma Dewi. Tampak hadir Kepala Kemenag Sidoarjo H. Mufi Imron Rosyadi. Bupati Sidoarjo H. Subandi menyampaikan pemerintah bertanggung jawab terhadap anak yatim. Kesejahteraan mereka menjadi salah satu tanggung jawab yang harus dipenuhi. Menurutnya anak-anak seperti ini juga merupakan aset masa depan bangsa. Oleh karenanya perhatian kepada mereka menjadi komitmen Pemkab Sidoarjo yang terus dijaga. "Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus memberikan perhatian bagi anak-anak yatim melalui dukungan kerjasama dengan Baznas Sidoarjo dan PT. Siantar Top," ucapnya. Disampaikannya bahwa seluruh pihak harus peduli terhadap keberadaan anak yatim disekitarnya. Dengan kepedulian bersama ia yakin kebutuhan hidup dan pendidikan mereka akan terpenuhi. Perhatian terhadap pendidikan anak yatim diperlihatkan Pemkab Sidoarjo melalui program bea siswa. "InshaAllah pemerintah daerah selalu memberikan bea siswa kepada anak-anak yatim yang ada di Kabupaten Sidoarjo," ucapnya. Dalam kesempatan itu Bupati H. Subandi berpesan kepada pengurus panti untuk selalu memperhatikan anak-anaknya. Pola asuh kedispilan harus benar-benar diterapkan. Hal itu penting untuk membentuk karakter anak yang lebih mandiri dan bertanggung jawab. "Saya titip anak-anaknya ngeh bu, kalau waktunya ngaji harus disuruh ngaji, kalau waktunya belajar, anak-anak diingatkan belajar, jangan sampai anak-anak yang tidak punya orang tua ini pendidikannya tertinggal gara-gara HP, " pesannya. Ketua Baznas Sidoarjo M. Chasbil Aziz Salju Sodar mengatakan sudah empat tahun ini lembaganya bekerjasama dengan Yayasan Siantar Top Peduli untuk menggelar santunan kepada seribu anak yatim seperti ini. Ia berharap kerjasama seperti ini tidak berhenti pada program seperti ini saja. Namun dapat merambah pada program-program lainnya seperti program pendidikan bagi anak yatim di Kabupaten Sidoarjo. "Doa kami adalah semoga Siantar Top Peduli menjadi perusahaan yang benar-benar sukses," ucapnya. Sementara itu Wakil Ketua I Baznas Jatim KH. Masnuh mengapresiasi dukungan Pemkab Sidoarjo kepada Baznas Sidoarjo. Ia melihat Baznas Sidoarjo menjadi salah satu lembaga pengelolaan zakat, infaq dan sedekah yang aktif di Jawa Timur. Menurutnya hal tersebut tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerahnya. "Saya harap kepada teman-teman Baznas Sidoarjo untuk selalu aktif, aktif dan aktif," pintanya. Ketua Yayasan Siantar Top Peduli Niluh Kusuma Dewi berharap apa yang diberikannya kali ini dapat memberikan kebahagiaan dan manfaat kepada anak-anak yatim di Kabupaten Sidoarjo. Disampaikannya bahwa dukungannya kali ini merupakan bentuk perhatian Yayasan Siantar Top Peduli kepada mereka. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat juga diikuti oleh perusahaan lainnya. "Besar harapan kami apa yang kami lakukan pada sore ini akan membawa kebahagiaan kepada anak-anak sekalian dan berdampak positif, mungkin bisa ditiru perusahaan-perusahaan lainnya," harapnya. Git

Selengkapnya
14 Mar 2026

Lomba Musik Patrol 2026, Ajang Kreasi Generasi Muda Cintai Budaya Daerah

KOMINFO, Sidoarjo - Kompetisi musik patrol dalam rangka memperebutkan piala Bupati kembali diselenggarakan pada tahun 2026 ini. Acara tersebut mengusung tema "Laras Nusantara Ing Ngarso Sung Irama" dan bertempat di Panggung Budaya Disporapar Kabupaten Sidoarjo. Sebanyak 20 grup musik patrol berkompetisi di hadapan para juri pada Sabtu malam, 14/03/2026.Mewakili Bupati Sidoarjo, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Sidoarjo Yudhi Irianto, secara resmi membuka kompetisi ini. Dalam pidatonya, Yudhi menyampaikan bahwa Musik Patrol merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Jawa Timur yang merefleksikan nilai-nilai kebersamaan, kreativitas, dan semangat gotong royong. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana hiburan, tetapi juga sebagai medium untuk mempererat tali persaudaraan serta memperkaya khazanah seni budaya daerah."Festival Musik Patrol ini menjadi langkah yang sangat baik dalam upaya melestarikan budaya lokal sekaligus mendorong kreativitas generasi muda agar terus mencintai dan mengembangkan seni tradisional",katanyaBeliau juga mengemukakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperkuat identitas budaya dan meningkatkan daya tarik pariwisata Kabupaten Sidoarjo."Saya berharap melalui festival ini akan lahir berbagai inovasi dan kreativitas dalam musik patrol, tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisi yang menjadi akar budaya kita,"ucapnyaYudhi juga mengingatkan seluruh peserta lomba untuk berkompetisi secara sportif, menampilkan kemampuan terbaik, menjunjung tinggi sportivitas, serta menjadikan ajang ini sebagai sarana silaturahmi dan mempererat persaudaraan antar komunitas seni."Harapan kami semoga  kegiatan ini dapat memberikan manfaat dalam pelestarian budaya daerah dan semakin memperkuat posisi Kabupaten Sidoarjo sebagai daerah yang kaya akan seni dan budaya,"punkasnyaPenampilan peserta lomba diawali dengan presentasi pemenang lomba tahun 2025, dilanjutkan dengan penyerahan piala bergilir. Setelah tampil di panggung, peserta melanjutkan performa dengan mengelilingi Alun-alun Sidoarjo.Dan sebagai Pemenang Lomba Musik Patrol "Piala Bergilir Bupati Sidoarjo" sebagai berikut :1. Juara 1 Coba Lagi - Cemandi, Sedati2. Juara 2 Angin Putih - Pabean, Sedati3. Juara 3 Slendro - Betro, Sedati4. Harapan 1. Sabdo Palon - Wedoro, Sedati5. Harapan 2. Pasoepati - Sadang, Taman4. Harapan 3. Lingsir Wengi - Sedati Gede, Sedati, sedangkan sebagai Best Suporter dimenangkan oleh  Cokroasmoro - Pagerwojo, Buduran.Yu

Selengkapnya
14 Mar 2026

Hadiri Santunan Anak Yatim Piatu dan Dhuafa, Wabup Mimik Ajak Perkuat Kepedulian Sosial

KOMINFO, Sidoarjo - Memasuki sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menggelar kegiatan buka bersama sekaligus santunan kepada anak yatim piatu dan dhuafa di Pendopo Delta Wibawa, Sabtu (14/3/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana sebagai upaya membangun akhlak serta meningkatkan spiritualitas di bulan Ramadan.Acara diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al-Qur’an dan iringan hadrah, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah keagamaan oleh KH Said Aqil Siroj. Tausiyah tersebut menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus meningkatkan kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan dhuafa serta ditutup dengan buka puasa bersama.Dalam kesempatan tersebut, Mimik menyampaikan bahwa dirinya bersama jajaran Pemkab Sidoarjo akan terus menunjukkan kepedulian kepada masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan bantuan pemerintah.“Kami akan terus peduli dengan masyarakat Sidoarjo. Pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan uluran tangan. Kegiatan santunan kepada anak yatim piatu dan dhuafa menjadi pengingat bahwa semangat berbagi dan kebersamaan harus terus dijaga,” ujarnya.Ia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam membantu pemerintah mengidentifikasi masyarakat yang belum tersentuh bantuan sosial.“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat kepedulian sosial. Melalui kegiatan santunan dan buka bersama ini diharapkan terjalin kebersamaan antara pemerintah, ulama, dan masyarakat,” tuturnya.Mimik menambahkan bahwa tausiyah yang disampaikan dalam kegiatan tersebut memberikan banyak hikmah, khususnya terkait tanggung jawab seorang pemimpin dalam menjaga amanah yang dipercayakan oleh masyarakat.“Memimpin adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan tanggung jawab dan nilai-nilai kebaikan. Kami berkomitmen untuk terus mengabdikan diri sebagai pelayan masyarakat Sidoarjo, dengan menata hati agar setiap yang kami lakukan dilandasi niat semata-mata karena Allah SWT,” pungkasnya.Kegiatan santunan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan anak yatim piatu serta dhuafa dari berbagai wilayah di Kabupaten Sidoarjo. Selain menerima santunan, para peserta juga mengikuti doa bersama sebagai ikhtiar meraih keberkahan di penghujung bulan suci Ramadan. (Mar)

Selengkapnya
11 Mar 2026

Tambak Cemandi: Lebih dari Sekadar Tambak, Denyut Ekonomi Kreatif di Ujung Sidoarjo

KOMINFO, Sidoarjo - (Rabu/11 Maret 2026) Di ujung timur Kabupaten Sidoarjo, hamparan tambak berpadu dengan semilir angin laut. Di sanalah Tambak Cemandi tumbuh sebagai desa pesisir yang selama puluhan tahun dikenal sebagai wilayah perikanan. Namun kini, denyut kehidupannya tidak lagi hanya bertumpu pada hasil tambak. Perlahan, desa ini menjelma menjadi ruang tumbuh ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.Tambak Cemandi bukan sekadar ruang produksi ikan dan udang. Ia adalah simpul kehidupan masyarakat pesisir yang menggabungkan kerja tradisional dengan kreativitas baru: pengolahan hasil laut, kuliner khas, hingga wisata berbasis aktivitas tambak.Dari Tambak ke Dapur KreatifSetiap pagi, hasil panen bandeng dan udang mengalir ke rumah-rumah produksi kecil di desa. Di dapur-dapur sederhana itu, ikan tidak lagi dijual mentah semata. Ia diolah menjadi aneka produk: bandeng asap, otak-otak, petis ikan, hingga bandeng presto tanpa duri.Abdul, nelayan Tambak Cemandi, mengatakan perubahan ini membuat penghasilan lebih stabil.“Kalau dulu hasil tambak langsung dijual ke pengepul, harganya sering turun. Sekarang sebagian kami olah sendiri jadi makanan. Ada juga yang khusus usaha cabut duri bandeng supaya mudah dimakan,” ujar Abdul.Transformasi ini menandai pergeseran pola ekonomi warga: dari sekadar penjual bahan mentah menjadi pengolah produk bernilai tambah.Perempuan dan Anak Muda di Garis DepanMotor penggerak ekonomi kreatif di Tambak Cemandi banyak digerakkan oleh keluarga nelayan. Para istri mengolah hasil tambak di rumah, sementara anak-anak muda membantu pemasaran lewat media sosial dan layanan pesan daring.Abdul menuturkan, pemasaran kini tidak hanya mengandalkan pasar tradisional.“Sekarang pembeli banyak pesan lewat ponsel. Bandeng tanpa duri dan bandeng asap kami kirim ke luar desa. Anak-anak yang bantu promosi,” katanya.Peran ini membuka ruang baru bagi partisipasi sosial. Ekonomi kreatif tidak hanya menambah penghasilan, tetapi juga memberi alternatif pekerjaan bagi generasi muda pesisir.Wisata Tambak: Mancing, Makan, dan Cerita PesisirSelain produksi ikan, Tambak Cemandi mulai mengembangkan wisata berbasis tambak. Beberapa petani tambak membuka wisata pemancingan, di mana pengunjung bisa memancing langsung di kolam dan membawa pulang hasil tangkapannya.Di sekitar lokasi pemancingan, warga juga membuka warung bakar ikan. Ikan hasil pancingan bisa langsung dibakar dan dinikmati di tepi tambak.Surya, pengunjung asal Sidoarjo, mengaku tertarik datang karena konsepnya berbeda.“Biasanya makan ikan di rumah makan biasa. Di sini bisa mancing sendiri, terus ikannya langsung dibakar. Rasanya lebih segar dan suasananya enak karena dekat tambak,” kata Surya.Wisata ini tumbuh dari keseharian warga. Kesederhanaan justru menjadi kekuatannya: pengunjung tidak hanya menikmati makanan, tetapi juga melihat langsung proses budidaya ikan.Tradisi dan Ekonomi yang BerkelindanDi balik geliat ekonomi kreatif, warga Tambak Cemandi tetap memegang tradisi pesisir. Doa bersama sebelum panen dan kebiasaan gotong royong masih dijalankan.Bagi Abdul, tambak bukan hanya tempat mencari nafkah, tetapi juga bagian dari identitas.“Tambak ini sudah dari orang tua kami. Bukan cuma tempat kerja, tapi bagian dari hidup kami,” ucapnya.Produk olahan laut, jasa cabut duri bandeng, hingga warung bakar ikan pun tidak hanya dilihat sebagai usaha ekonomi, melainkan sebagai kelanjutan dari budaya hidup masyarakat pesisir.Tantangan: Alam dan PasarMeski potensinya besar, tantangan tetap ada. Perubahan cuaca memengaruhi kualitas air tambak. Hujan tak menentu membuat waktu panen sulit diprediksi. Di sisi lain, modal, peralatan produksi, dan promosi wisata masih terbatas.Abdul mengakui, mereka masih belajar mengembangkan usaha baru di luar budidaya ikan.“Kami bisa mengolah ikan, tapi soal kemasan dan promosi masih perlu belajar. Kalau usaha pemancingan dan warung ini dibantu berkembang, penghasilan bisa lebih bagus,” katanya.Tambak sebagai Masa DepanTambak Cemandi menunjukkan bahwa desa pesisir tidak harus terjebak dalam satu sektor ekonomi. Dengan kreativitas, hasil tambak dapat menjadi pintu masuk bagi pengembangan industri rumah tangga, wisata pemancingan, kuliner lokal, dan usaha berbasis budaya.Lebih dari sekadar tambak, desa ini sedang merumuskan masa depannya sendiri: ekonomi yang tumbuh dari laut, dikelola oleh nelayan, dan berakar pada tradisi.Di ujung Sidoarjo, di antara air payau dan angin laut, ekonomi kreatif tidak lahir dari gedung-gedung tinggi. Ia tumbuh dari kolam tambak, dari dapur rumah, dari warung bakar ikan, dan dari semangat nelayan untuk mengolah apa yang mereka miliki menjadi harapan baru. (Irwan Susanto)

Selengkapnya

Pengumuman

Agenda / Kegiatan

Visitors : 1562036