Berita

10 Dec 2025

Pemkab Sidoarjo Deklarasikan Sekolah Tanpa Diskriminasi

KOMINFO,Sidoarjo- Pemkab Sidoarjo menggelar peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 di GOR Sidoarjo, Rabu, (10/12). Moment tersebut digunakan untuk mendeklarasikan Sekolah Tanpa Diskriminasi.  Deklarasi dibacakan langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana. Isinya berkomitmen untuk mewujudkan pendidikan yang adil dan inklusif serta ramah bagi semua.“Kami berkomitmen untuk mewujudkan pendidikan yang adil dan inklusif dan ramah bagi semua,” ucap lantang Wabup Hj. Mimik Idayana yang diikuti seluruh pejabat Sidoarjo yang hadir.Sebelumnya dalam sambutannya Wabup Hj. Mimik Idayana mengatakan Pemkab Sidoarjo berkomitmen membangun daerah yang ramah bagi semua. Termasuk bagi penyandang disabilitas. Menurutnya tidak ada daerah yang dikatakan maju apabila ada masyarakatnya yang tertinggal atau tidak mendapatkan kesempatan yang sama.“Kami berupaya meningkatkan layanan pendidikan inklusif melalui pelatihan guru tentang pemenuhan akomodasi yang layak bagi peserta didik penyandang disabilitas,” ucapnya.Wabup Hj. Mimik Idayana juga mengatakan penguatan sekolah inklusif di Sidoarjo terus dilakukan. Kerjasama dengan para ahli dan organisasi disabilitas juga terus dijalin. Tujuannya untuk memastikan kebijakan terhadap kesejahteraan sosial penyandang disabiltas tepat sasaran. “Mari kita jadikan peringatan ini sebagai momentum untuk mempercepat terwujudnya pendidikan inklusif didaerah kita, pendidikan yang tidak hanya mengedepankan pengetahuan, tetapi juga kemanusiaan,” ajaknya.Dalam kesempatan itu Hj. Mimik Idayana juga menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para guru disabilitas. Menurutnya tugas guru disabilitas bukan hanya sekedar mengajar. Namun juga memiliki tugas mulia untuk membuka jalan anak-anak penyandang disabilitas agar memiliki kepercayaan diri yang tinggi, mandiri dan meraih masa depannya. “Kepada seluruh peserta didik penyandang disabilitas, saya ingin mengatakan bahwa kalian sangatlah istimewa, kalian berhak mendapatkan pendidikan terbaik, dan saya yakin kalian mampu meraih apa yang kalian cita-citakan,” ucapnya.Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo Tirto Adi mengatakan pemenuhan hak-hak penyandang disabiltas sudah jauh hari dilakukan Pemkab Sidoarjo. Hal itu dibuktikan dengan diterbitkanya Perbup Sidoarjo nomer 6 tahun 2011 tentang pendidikan khusus dan pendidikan layanan khusus. Perbup Sidoarjo tersebut ada sebelum UU nomer 8 tahun 2016 tentang penyandang disabiltas diterbitkan.“Alhamdulillah Kabupaten Sidoarjo dalam hal memperhatikan hak-hak penyandang disabiltas, inshaalloh mendahului,” ucapnya.Bahkan lanjut Tirto, Pemkab Sidoarjo mendapatkan apresiasi pemerintah pusat atas kebijakan terhadap pemenuhan hak-hak penyandang disabiltas yang telah dilakukan. Tahun 2012  lalu, Pemkab Sidoarjo mendapat penghargaan nasional Inklusif Education Award yang diterima bupati Sidoarjo. Apresiasi pemerintah pusat itu berlanjut dengan pemberian penghargaan Inklusif Education Award kepada kepala sekolah SMPN 4 Sidoarjo pada tahun 2014. Menurutnya apresiasi tersebut bukti bahwa perhatian Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terhadap anak-anak penyandang disabilitas sangat luar biasa.“Alhamdulillah, Kabupaten Sidoarjo ini salah satu dari empat kabupaten kota di Jawa Timur yang telah memiliki ULD (Unit Layanan Disabiltas), selain Sidoarjo ada Gresik, ada Malang dan Blitar,” ujarnya. Git

Selengkapnya
10 Dec 2025

Kabupaten Sidoarjo Raih IGA Award 2025, Bupati Subandi Dorong OPD Terus Berinovasi

KOMINFO,Sidoarjo,- Kabupaten Sidoarjo kembali dinobatkan sebagai Kabupaten Terinovatif pada Innovative Government Award (IGA) 2025. Penghargaan itu diraih berkat rangkaian inovasi pelayanan publik yang terus dikembangkan oleh Pemkab Sidoarjo. Penghargaan IGA 2025 itu diserahkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Komjen (Purn) Akhmad Wiyagus kepada Bupati H. Subandi di Grand Balroom Kempinski, Jakarta (10/12).Kabupaten Sidoarjo meraih penghargaan IGA 2025 setelah dinilai produktif dalam menciptakan inovasi pelayanan publik yang berkelanjutan. Bupati Subandi menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah bekerja keras mengembangkan inovasi pelayanan publik. Menurutnya, penghargaan ini merupakan buah dari kerja cerdas dan kolaborasi antar OPD yang konsisten dalam   mendorong perbaikan layanan.“Penghargaan IGA menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Sidoarjo. kedepannya seluruh OPD akan didorong untuk terus berkreasi dan berinovasi demi pelayanan yang prima dan responsif,” tegasnyaPemkab Sidoarjo di tahun 2025 ini mengajukan dua inovasi unggulan yang masuk nominasi IGA, yakni platform pembayaran retribusi digital MyRetribusi dan program non-digital Duta Hatiku (Dukcapil Tanggap Bencana Harapan Timbul Kembali Utuh). MyRetribusi dirancang untuk meningkatkan transparansi dan kemudahan pembayaran retribusi daerah, sementara Duta Hatiku fokus pada layanan jemput bola penerbitan dokumen kependudukan di lokasi bencana.Kedua inovasi tersebut mendapat perhatian tim penilai IGA yang melakukan validasi lapangan di Sidoarjo sebelum penentuan pemenang. Kunjungan tim penilai menjadi bagian dari proses verifikasi yang menilai dampak, keberlanjutan, dan replikasi inovasi di tingkat daerah.Dalam IGA Award Kabupaten Sidoarjo bukan pendatang baru dalam inovasi daerah. Penghargaan IGA 2025 merupakan kali keempat berturut-turut yang diraih kabupaten ini. Sebelumnya Sidoarjo pertama kali mendapat predikat Kabupaten Sangat Inovatif pada 2022 dan kembali dinobatkan sebagai Kabupaten Terinovatif pada IGA 2024 oleh Kemendagri.Usai menerima penghargaan, Subandi menekankan bahwa tujuan inovasi adalah memudahkan masyarakat memperoleh layanan yang cepat, tepat, dan transparan. Ia berharap inovasi-inovasi berkualitas itu mampu menurunkan hambatan administratif dan mempercepat akses publik terhadap layanan dasar.Para pengembang inovasi di OPD juga menyatakan komitmen untuk melakukan evaluasi berkala dan memperluas jangkauan layanan. Langkah ini dimaksudkan agar inovasi tidak berhenti sebagai proyek, melainkan menjadi bagian dari tata kelola pemerintahan yang berkelanjutan.Penghargaan IGA 2025 diharapkan menjadi pemicu bagi daerah lain untuk mencontoh praktik baik Sidoarjo dalam mengintegrasikan teknologi dan pendekatan humanis pada layanan publik. Dengan demikian, manfaat inovasi tidak hanya dirasakan lokal tetapi juga dapat direplikasi untuk memperbaiki layanan publik di tingkat nasional.(mas/hmsen)

Selengkapnya
9 Dec 2025

Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sidoarjo Perkuat Peran Perempuan Berdaya

KOMINFO,Sidoarjo - Dharma Wanita Persatuan (DWP) menapaki usia ke-26 pada tahun 2025. Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sidoarjo memperingati hari jadinya dengan menggelar kegiatan santunan bagi anak berkebutuhan khusus. Resepsi peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 tersebut dilaksanakan oleh DWP Kabupaten Sidoarjo di Pendopo Delta Wibawa, Selasa (9/12), sekaligus menjadi puncak rangkaian peringatan HUT ke-26 DWP di Kabupaten Sidoarjo tahun ini.Resepsi HUT ke-26 DWP juga dirangkai dengan Sosialisasi Breast Aware Deteksi Dini Kanker Payudara yang menghadirkan narasumber dr. Andre Kurniawan Nur Huda, Sp.B., Subsp. Onk. (K). Sebanyak 200 anggota DWP Kabupaten Sidoarjo yang terdiri dari unsur pelaksana OPD, kantor, BLUD, dan kecamatan turut hadir dalam kegiatan tersebut. Hadir pula dr. Lakhsmie Herawati Yuwantina, M.Kes., yang mewakili Dewan Penasihat DWP Kabupaten Sidoarjo, dr. Hj. Sriatun Subandi.Ketua DWP Kabupaten Sidoarjo, Ny. Ary Andjar Surjadianto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-26 menjadi penanda perjalanan panjang DWP yang telah berusia lebih dari dua dekade. Usia tersebut menjadi bukti konsistensi dan komitmen DWP Sidoarjo sebagai organisasi perempuan yang berperan sebagai pendamping aparatur sipil negara sekaligus penggerak dalam menjaga ketahanan keluarga dan masyarakat. Hal ini sejalan dengan tema HUT DWP tahun ini, “Perempuan Berdaya, Keluarga Tangguh, Indonesia Maju.”Pada momentum tersebut, Ny. Ary Andjar Surjadianto kembali menegaskan keyakinannya bahwa perempuan yang berdaya merupakan fondasi utama terwujudnya keluarga yang tangguh dan masyarakat yang maju. “Oleh karena itu, peringatan HUT tahun ini tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga diisi dengan kegiatan edukatif yang berdampak langsung bagi anggota dan masyarakat”, ujarnya.Sosialisasi Breast Aware Deteksi Dini Kanker Payudara menjadi wujud nyata kepedulian DWP Sidoarjo terhadap kesehatan perempuan. “Kanker payudara dapat menyerang siapa saja, namun dengan pengetahuan yang memadai serta deteksi dini, peluang untuk sembuh akan semakin besar”, ucap Ny. Ary Andjar Surjadianto.Melalui kegiatan ini, Ketua DWP Kabupaten Sidoarjo berharap dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan, sekaligus mendorong perempuan untuk lebih peduli terhadap kondisi tubuhnya. Selain sebagai sarana edukasi, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi dan penguatan solidaritas antaranggota DWP dari berbagai unsur pelaksana.Di akhir sambutannya, Ketua DWP Kabupaten Sidoarjo berharap agar perempuan senantiasa menjadi pusat peradaban yang sehat, kuat, dan bahagia. Semangat pengabdian Dharma Wanita Persatuan diharapkan terus tumbuh dan memberikan manfaat nyata bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa. (Mar)

Selengkapnya
7 Dec 2025

Atlet Kodrat Sidoarjo Harumkan Kabupaten Sidoarjo pada Kejurnas Pelajar Tarung Derajat Kemenpora RI 2025

KOMINFO,Sidoarjo- Empat atlet Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Sidoarjo berhasil membawa pulang medali Kejurnas Pelajar Tarung Derajat Kemenpora RI 2025 di Bandung kemarin. Atlet pelajar Tarung Derajat Sidoarjo tersebut berhasil menggondol medali emas, perak dan perunggu.  Empat orang atlet pelajar Sidoarjo itu berlaga mewakili kontingen Tarung Derajat Jawa Timur.Pada Kejurnas Pelajar Tarung Derajat Kemenpora RI tersebut kontingen Tarung Derajat Jawa Timur berhasil meraih 11 medali. Empat medali disumbangkan oleh atlet Kodrat Sidoarjo. Ada satu medali emas dan dua medali perak serta satu medali perunggu yang berhasil disumbangkan untuk Kodrat Jatim. Untuk medali emas berhasil diraih oleh Novan Adelio Hernandes dan Roy Refasya yang tampil pada nomor Seni Gerak Ranger Berpasangan Putra kategori usia SD. Novan Adelio Hernandes juga berhasil mempersembahkan medali perunggu pada nomor Seni Gerak Tunggal Putra. Sedangkan dua medali perak berhasil diraih Queen Molas Nugrahani dan Galuh Putri Cahyaningrum pada nomor Kelas Tarung Bebas Putri kategori usia SMA. Queen Molas Nugrahani sendiri bertarung diberat 50,1 - 54 Kg. Sedangkan Galuh Putri Cahyaningrum bertarung diberat 58,1 - 62 Kg.Pelatih Kodrat Sidoarjo Rio Rizky Ardiansyah mengaku bangga atas prestasi anak didiknya pada Kejurnas Pelajar Tarung Derajat Kemenpora RI yang digelar tanggal 5–7 Desember 2025 di GOR Pajajaran Bandung kemarin. Seluruh atletnya berhasil menyumbangkan medali untuk Jawa Timur. Disampaikannya pembinaan atlet terus dilakukan Pengkab (Pengurus Kabupaten) Kodrat Sidoarjo. Setiap hari para atlet Kodrat Sidoarjo aktif mengikuti latihan yang diberikannya. Hasilnya berbagai prestasi selalu dapat diraih pada setiap kejuaraan. “Setiap hari para atlet latihan mulai jam 15.00-18.00, atlet kita juga sering  mengikuti berbagai kejuaraan Kodrat, pada Porprov 2025 di Malang kemarin Queen berhasil meraih medali emas,” ucap Rio saat dihubungi melalui whatsapps, Selasa, (9/12).Rio mengatakan atletnya sudah dipersiapkan dengan matang saat akan mengikuti Kejurnas Pelajar Tarung Derajat Kemenpora RI kemarin. Selama tiga minggu mereka di gembleng di Satlat (Satuan Latihan) yang berada di Kecamatan Tarik. Mereka dilatih mulai dari fisik teknik dan strategi. “Ada 17 atlet Kodrat Sidoarjo yang kami bawa untuk proses seleksi Kejurnas Pelajar Tarung Derajat Kemenpora RI yang digelar Pengprov Kodrat Jatim kemarin, kami bersyukur empat atlet berhasil lolos dan ke empatnya juga berhasil membawa pulang medali,” ucapnya.Rio juga mengatakan setelah Kejurnas tersebut atletnya akan dipersiapkan untuk menghadapi event Kejurprov Tarung Derajat Jatim 2026. Oleh karenanya pembinaan terus dilakukan. Pembinaan atlet usia dini juga terus dilakukannya. Saat ini terdapat 18 atlet usia Porprov dan 15 atlet usia dini yang dimilikinya. Bahkan dalam pengembangan atlet Kodrat Sidoarjo ia menggandeng pihak sekolah.“Sekarang sudah jalan di SMA Negeri 1 Wonoayu, SMAN 1 Krian dan MTSN 3 Sidoarjo,” jelasnya. Sementara itu Ketua Umum Koni Sidoarjo Imam Mukri Affandy memberikan apresiasi yang tinggi atas prestasi atlet Kodrat Sidoarjo pada Kejurnas Pelajar Tarung Derajat Kemenpora RI kemarin. Prestasi tersebut diharapkannya menjadi motivasi atlet lainnya untuk terus berlatih. Ia melihat pembinaan atlet Kodrat di Sidoarjo cukup baik. Salah satu bukti adalah prestasi atlet Kodrat Sidoarjo dalam Kejurnas Pelajar Tarung Derajat Kemenpora tahun ini. “Koni Sidoarjo akan terus mendorong perkembangan Cabor Tarung Derajat di Sidoarjo yang diharapkan perkembangannya terus meningkat,” ucapnya. Imam Mukri juga meminta Pengkab Kodrat Sidoarjo dapat terus melahirkan atlet-atlet berprestasi lainnya. Oleh karenanya pembinaan berjenjang harus terus dilakukannya. Menurutnya atlet Tarung Derajat harus dicetak mulai dari usia dini. Koni Sidoarjo akan terus mensupport perkembangan Cabor Tarung Derajat di Kabupaten Sidoarjo.“Pembinaan atlet mulai usia dini dan regenerasi atlet merupakan kunci menjaga prestasi dalam setiap cabang olahraga,” pungkasnya. (Git)

Selengkapnya
5 Dec 2025

Bupati Sidoarjo Sidak Pembangunan RSUD R.T. Notopuro, Pengawasan Harus Diperketat

KOMINFO,Sidoarjo - Bupati Sidoarjo H. Subandi melakukan sidak pada proyek pembangunan Double Deck Parking RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, Jumat (5/12/2025). Sidak tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas pekerjaan serta mencocokkan progres pembangunan dengan jadwal kontrak yang segera berakhir.Dalam sidaknya, Subandi meninjau sejumlah titik konstruksi dan menemukan berbagai ketidaksesuaian pekerjaan. Mulai dari kualitas pengecoran, penggunaan material yang dinilai tidak sesuai standar, hingga lemahnya pengawasan konsultan.“Kalau melihat kondisi di lapangan, saya sebagai pimpinan daerah merasa kurang puas. Beton itu perlu penyangga yang benar, dan tripleks tidak boleh dipakai dua kali. Tetapi yang saya lihat, tripleks bekas masih digunakan. Banyak cor-coran yang masih mentah,” ungkapnya.Ia juga mempertanyakan laporan deviasi pekerjaan yang berbeda dengan kondisi nyata di lapangan seperti yang disampaikan pelaksana proyek. “Katanya deviasi -8%, kalau melihat kenyataannya yang ndak karu-karuan itu tidak mungkin. Dalam agenda kita itu -23% dengan waktu tinggal sekitar 15 hari,” tegasnya.Subandi meminta Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) RSUD R.T. Notopuro, serta konsultan pengawas untuk memperketat pengawasan dan memastikan seluruh pekerjaan sesuai RAB. Ia menyatakan bahwa Pemkab Sidoarjo tidak segan memberikan sanksi tegas kepada kontraktor yang dinilai tidak profesional. “Kalau nanti tidak selesai, ya blacklist dan harus diberikan nilai merah,” ujarnya.Direktur RSUD R.T. Notopuro, dr. Atok Irawan, menjelaskan bahwa pembangunan Double Deck Parking merupakan kebutuhan mendesak untuk mengatasi keterbatasan lahan parkir yang selama bertahun-tahun dikeluhkan masyarakat. Kapasitas dua lantai bangunan tersebut direncanakan mampu menampung 125 unit mobil, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pasien dan pengunjung. Ia menambahkan bahwa pihak kontraktor telah diminta menambah sekitar 60 tenaga kerja untuk mengejar progres.Subandi berharap pembangunan Double Deck Parking RSUD R.T. Notopuro yang menelan anggaran Rp. 23 milyar dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai standar mutu. Ia menegaskan bahwa kualitas pelayanan kesehatan harus didukung fasilitas yang aman dan layak, sehingga masyarakat mendapatkan layanan terbaik dari Pemkab Sidoarjo. (Mar/mas)

Selengkapnya
5 Dec 2025

Sidak Proyek Pembangunan Alun-alun Sidoarjo, Bupati Subandi temukan Banyak Kekurangan

KOMINFO,Sidoarjo- Raut kekecewaan nampak dari Bupati Sidoarjo H. Subandi saat Sidak progres revitalisasi Alun-alun Sidoarjo, Jumat. (5/12). Proyek revitalisasi dengan anggaran Rp. 24,6 milyar itu masih belum sepenuhnya terlihat selesai. Padahal tinggal sepuluh hari lagi sisa waktu kontrak kerja proyek itu berakhir. Tepatnya tanggal tanggal 15 Desember 2025 besok PT Samudra Anugrah Indah Permai sudah harus serah terima pengerjaan kepada Pemkab Sidoarjo.Bupati H. Subandi yang didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan/DLHK Sidoarjo Bahrul Amig mengatakan revitalisasi Alun-alun Sidoarjo sudah ditunggu masyarakat banyak. Namun progresnya sampai saat ini sangat mengecewakan. Bahkan ia tidak yakin akan selesai sesuai kontrak kerja yang disepakati bersama. “Saya lihat ini tidak 20 devisasi, wong kelihatan acak-acakan kok devisiasi 20 persen, waktu tinggal sepuluh hari,” ucapnya.Oleh karenanya Bupati H. Subandi meminta Kepala DLHK Sidoarjo Bahrul Amig benar-benar melakukan pengawasan terhadap proyek revitalisasi Alun-alun Sidoarjo tersebut. Ia tidak ingin nantinya masyarakat Sidoarjo kecewa terhadap pengerjaan Alun-alun Sidoarjo. Pasalnya Alun-alun Sidoarjo merupakan jujugan warga Sidoarjo untuk beraktivitas.“Alun-alun ini akan dirasakan semua warga Sidoarjo, jangan sampai anggaran yang begitu besar yang dikeluarkan pemerintah daerah namun realita, keinginan masyarakat Sidoarjo yang memiliki Alun-alun ternyata kecewa,” ucapnya.H. Subandi mengatakan proyek revitalisasi Alun-alun Sidoarjo menjadi salah satu proyek yang langsung mendapatkan pengawasan dari Inspektorat pusat. Oleh karenanya ia mewanti-wanti kepada pihak-pihak yang terlibat langsung untuk tidak main-main terhadap proyek tersebut. Ia akan mempersilahkan Aparat Penegak Hukum/APH memeriksa jika nantinya proyek revitalisasi Alun-alun Sidoarjo terindikasi berjalan tidak sesuai aturan.“Sidoarjo ini langganan KPK pak, sampai kapan, nek wong Sidoarjo jek gelem dulinan seperti ini, sudah kita kasi kesempatan APH, silahkan masuk, saya bupati siap, silahkan masuk, cek semuanya, biar tidak ada permainan di Sidoarjo,”tegasnya. Git/mas

Selengkapnya
3 Dec 2025

TP PKK Kabupaten Sidoarjo Peringati Hari Ibu ke-97 dan Hari Disabilitas Internasional: Perempuan Berdaya, Perempuan Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045

KOMINFO, Sidoarjo - Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidoarjo di bawah kepemimpinan Hj. Sriatun Subandi menggelar peringatan Hari Ibu ke-97 tahun 2025 di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (3/12/2025). Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan penuh kekhidmatan, mengangkat tema nasional “Perempuan Berdaya & Berkarya Menuju Indonesia Emas 2045.”Peringatan kali ini juga memiliki nilai khusus karena diselenggarakan lebih awal dari tanggal nasional 22 Desember. TP PKK Kabupaten Sidoarjo memadukannya dengan peringatan Hari Disabilitas Internasional, sebagai bentuk komitmen untuk mendorong inklusivitas dan kesetaraan bagi seluruh perempuan, termasuk penyandang disabilitas.Acara dihadiri oleh jajaran Tim Penggerak PKK Kabupaten Sidoarjo, para ketua dan penggerak PKK se-Kecamatan Sidoarjo, berbagai organisasi perempuan Sidoarjo, serta Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) Sidoarjo. Hadir pula Dirut RSUD Notopuro, Atok Irawan, sebagai narasumber.Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Hj. Sriatun Subandi menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk mengingat kembali sejarah panjang perjuangan perempuan Indonesia.“Peringatan ini merupakan bentuk penghargaan terhadap perjuangan pergerakan perempuan Indonesia yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan bangsa. Perempuan masa kini harus terus melanjutkan semangat itu melalui karya dan pemberdayaan,” ujar Hj. Sriatun Subandi.Ia juga menekankan pentingnya peran perempuan dalam menghadapi tantangan zaman menuju Indonesia Emas 2045.“Semoga kita, para perempuan, dapat menjadi sosok ibu yang tidak hanya penuh kasih tetapi juga mampu menghadirkan inspirasi, inovasi, dan keteladanan bagi anak-anak kita,” tambahnya.Penggabungan peringatan Hari Ibu dan Hari Disabilitas Internasional dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap perempuan dalam seluruh keberagaman. TP PKK Sidoarjo mendorong agar semakin banyak ruang partisipasi bagi perempuan penyandang disabilitas dalam kegiatan sosial dan pembangunan daerah.Melalui kegiatan ini, TP PKK Kabupaten Sidoarjo kembali meneguhkan komitmennya untuk ikut serta dalam program-program pemberdayaan perempuan, peningkatan kapasitas keluarga, serta penguatan peran ibu sebagai pendidik utama dalam rumah tangga. (Son).

Selengkapnya
3 Dec 2025

Gerak Cepat Pemkab Sidoarjo Atasi Jalan Rusak Secara Bergiliran

KOMINFO, Sidoarjo — Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa pekan terakhir memicu genangan dan kerusakan jalan di sejumlah titik di Sidoarjo. Hal ini banyak dikeluhkan masyarakat dan mengganggu mobilitas masyarakat.  Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bergerak cepat menambal titik-titik berlubang melalui tim tanggap darurat.Begitu banjir surut, satgas perbaikan jalan Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (PUBMSDA) langsung dikerahkan untuk memantau dan menambal lubang yang muncul. Langkah cepat ini terlihat di wilayah Bluru Kidul, di mana lubang-lubang yang menganga pasca-banjir segera ditutup petugas sehingga arus lalu lintas kembali lancar.“Hanya beberapa hari setelah ada lubang jalan, sudah langsung ditambal. Ini bagus, daripada sebelumnya,” ujar Tedi, warga Bluru Kidul, yang ditemui belanja pasar Bl.Hal serupa juga terjadi di Jalan Brigjend Katamso, Waru, di mana titik-titik berlubang yang sempat mengganggu pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor, kini sudah tertangani meski dengan tambalan sementara.Bupati Subandi memerintahkan  kerja cepat kepada Dinas PUBMSDA. Tim harus bergerak saat cuaca memungkinkan, melakukan pemantauan, dan segera memperbaiki kerusakan yang ditemukan. Daerah rawan banjir menjadi prioritas karena lubang kerap muncul setelah genangan surut.“Petugas tidak hanya menambal, tetapi juga melakukan pemetaan untuk menentukan mana ruas yang cukup ditambal dan mana yang perlu peningkatan kualitas atau pembangunan ulang,” jelasnya, ditemui saat selesai memimpin Rapat Koordinasi dengan OPD, Rabu (3/12) di Ops room. Untuk rencana jangka panjang, Pemkab telah merencanakan program betonisasi dibeberapa lokasi pada tahun depan. Sementara itu, perbaikan dan perawatan berkala akan diterapkan pada ruas lain untuk mencegah kerusakan berulang.“Beberapa lokasi sudah kita rencanakan untuk masuk program betonisasi jalan di tahun depan. Beberapa lainnya kita usahakan perbaikan dan perawatan berkala. Yang penting, terus kita awasi bersama,” tegas Subandi.Subandi, mengimbau masyarakat aktif melapor bila menemukan jalan rusak agar penanganan dapat segera dilakukan. Namun ia mengingatkan agar warga bersabar karena jumlah petugas terbatas sehingga perbaikan dilakukan secara bergiliran.Penanganan cepat yang dilakukan Pemkab Sidoarjo menunjukkan upaya mitigasi dampak musim hujan terhadap infrastruktur. Tantangan berikutnya adalah memastikan perbaikan bersifat berkelanjutan sehingga gangguan terhadap mobilitas warga dapat diminimalkan. (mas/hmsen)

Selengkapnya
3 Dec 2025

Pemkab Sidoarjo Gelar Retret untuk Kades se-Kabupaten Sidoarjo

KOMINFO,Sidoarjo- Seluruh Kepala Desa/Kades se Kabupaten Sidoarjo ikuti Retret di Puslat Rindam V/Brawijaya Malang selama tiga hari, mulai 3-5 Desember 2025. Ratusan Kades tersebut digembleng untuk menjadi pemimpin yang berintegritas dan kapabel. Mereka dilatih dan dididik sendiri oleh para pelatih anggota TNI Rindam V/Brawijaya Malang. Selain itu mereka juga akan dibekali materi oleh Polresta, Kejaksaan dan KPK. Retret tersebut merupakan Program Pelatihan Desa Beraksi atau Desa Bersih dan Anti Korupsi yang digelar Pemkab Sidoarjo. Siang tadi Pelatihan Desa Beraksi tersebut dibuka Bupati Sidoarjo H. Subandi, Rabu, (3/12). Bupati mengatakan Program Desa Beraksi sebagai upaya pencegahan korupsi di tingkat desa. Oleh karenanya lewat program tersebut diharapkan terwujud tata kelola desa yang bersih, transparan, partisipatif, dan akuntabel. “Program ini selaras dengan kebijakan nasional yang tertuang dalam Peraturan Presiden nomor 54 tahun 2018 tentang strategi nasional pencegahan korupsi yang menegaskan pentingnya pencegahan melalui penguatan tata kelola dan partisipasi masyarakat,” ucapnya.Bupati berharap, Program Desa Bersih dan Anti Korupsi bukan hanya sekadar slogan. Namun menjadi kewajiban moral dan administratif untuk mewujudkannya bersama. Oleh karenanya ia menekankan beberapa hal yang harus menjadi perhatian Bersama. Pertama, transparansi dan akuntabilitas.  Ia meminta semua perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan kegiatan desa harus terbuka untuk publik dan terdokumentasi dengan baik. “Laporan keuangan dan penggunaan anggaran wajib dapat diakses oleh masyarakat dan aparat pengawas,” pintanya. Kedua, partisipasi masyarakat. Bupati H. Subandi meminta pemerintah desa melibatkan warga dalam perencanaan dan pengawasan program desa sehingga keputusan yang diambil benar-benar untuk kepentingan bersama. Dan yang ketiga, penguatan kapasitas aparatur desa. Ia meminta kepala desa dan perangkat desa untuk terus meningkatkan kompetensi administrasi, pengelolaan keuangan, dan etika publik seperti halnya mengikuti kegiatan pelatihan seperti ini.“Kepada seluruh peserta ikutilah pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, menerapkan ilmu yang diperoleh, dan menjadi teladan bagi masyarakat. Bersama kita wujudkan desa yang bersih, akuntabel, dan berdaya demi kesejahteraan warga Kabupaten Sidoarjo,” pintanya.Bupati H. Subandi menegaskan Program Pelatihan Desa Beraksi merupakan bentuk komitmen bersama untuk memperkuat integritas pemerintahan desa. Kepala desa harus mampu meningkatkan etos kerja dan menjaga kedisiplinannya dalam menjalankan roda pemerintahan. Jangan sampai ada penyelewengan wewenang yang mengakibatkan kerugian negara atau masyarakat. Ia ingatkan bahwa setiap bentuk penyalahgunaan anggaran, kolusi, atau nepotisme akan ditindak sesuai aturan hukum dan peraturan yang berlaku. “Pemerintah kabupaten akan mendukung mekanisme pengawasan, pelaporan, dan sanksi untuk menjaga integritas pemerintahan desa,” sampainya. Git

Selengkapnya
1 Dec 2025

Wabup Sidoarjo Pimpin Upacara Bendera HUT Korpri

KOMINFO,Sidoarjo- Upacara bendera peringatan Hari Ulang Tahun/HUT Korps Pegawai Negeri Republik Indonesia/Korpri ke- 54 Tahun 2025 sekaligus HUT Dharma Wanita Persatuan ke 26 Tahun 2025 digelar di halaman Mall Pelayanan Publik/MPP Kabupaten Sidoarjo, Senin, (1/12). Upacara yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana berjalan khidmat. Upacara tersebut diikuti ratusan ASN Sidoarjo.Wabup Hj. Mimik Idayana membacakan sambutan Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, SH, MH meminta anggota Korpri untuk terus meningkatkan pengabdiannya kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Anggota Korpri harus dapat memberikan pelayanan yang tulus, profesional, dan berintegritas untuk mewujudkan Indonesia Maju. “Kita bersyukur hari ini, kita bersama-sama memperingati hari ulang tahun ke-54 Korpri, untuk itu atas nama organisasi Korpri, dan pribadi, saya menyampaikan selamat ulang tahun ke-54 kepada seluruh anggota Korpri di manapun saudara-saudara bertugas,” ucapnya.Dalam kesempatan itu ia juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Korpri dalam menjalankan tugas negara. Lebih dari setengah abad, anggota Korpri telah menunjukkan dharma bakti, dedikasi, dan loyalitasnya untuk kemaslahatan masyarakat, kejayaan bangsa, serta kemajuan negara.“Saudara telah bekerja keras untuk melayani dengan sepenuh jiwa, profesional dan bekerja untuk kemaslahatan masyarakat, kejayaan bangsa, serta kemajuan negara,” ucapnya.Prof. Zudan juga menyampaikan tema peringatan HUT Korpri ke-54 tahun ini yakni “Bersatu, Berdaulat, Bersama Korpri Mewujudkan Indonesia Maju” mencerminkan tekad Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk tetap menjaga persatuan, solid, berintegritas, dan mandiri dalam pengabdian. Menurutnya Korpri harus senantiasa menjadi sebuah kekuatan pemersatu dan penggerak birokrasi demi terwujudnya Indonesia yang maju, adil, berdaya saing, dan berkeadilan. Oleh karenanya semangat memperkuat solidaritas dan persatuan di antara anggota Korpri harus terus dijaga.“Harus kita ingat dan kita sadari bersama, bahwa pengabdian serta perjuangan Korpri bagi negeri ini memiliki arti yang sangat mendalam. Dalam setiap langkah dan karya, Korpri senantiasa hadir sebagai abdi negara yang bekerja dengan tulus, melayani masyarakat dengan sepenuh hati, dan menjaga keutuhan serta keberlangsungan pelayanan publik di seluruh penjuru tanah air,” ujarnya.Prof. Zudan juga menyampaikan kesejahteraan para anggota Korpri harus menjadi perhatian utama. Pola karier dan pengembangan profesionalisme hendaknya terbebas dari campur tangan politik maupun kepentingan-kepentingan lain yang dapat mengganggu netralitas. Kemandirian dan netralitas Korpri harus senantiasa dijaga.“Karena kedua hal inilah yang menjadi dasar kekuatan organisasi ini dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang bersih, efektif, dan berwibawa,” ucapnya.Ia juga menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh anggota Korpri. Pasalnya di mana pun tugas negara memanggil, anggota Korpri selalu hadir, tetap setia mengabdi, dan tidak pernah lelah berjuang untuk kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.“Semoga semangat pengabdian ini terus menyala di setiap insan Korpri, demi Indonesia yang lebih maju, berdaulat, dan sejahtera,” pungkasnya. Git

Selengkapnya

Pengumuman

Agenda / Kegiatan

Visitors : 893122