KOMINFO, Sidoarjo – Rombongan pertama calon jemaah haji dari Kabupaten Sidoarjo diberangkatkan, Minggu (26/4/2026). Yakni sebanyak 39 orang calon amaah haji yang tergabung dalam Kloter (Kelompok Terbang) 20. Satu bus disiapkan Pemkab Sidoarjo untuk mengantarkan para tamu Allah SWT itu ke Embarkasih Surabaya sebelum terbang ke tanah suci Makkah. Pemberangkatan dilakukan Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati di pendopo Delta Wibawa Sidoarjo. “Kloter 20 ini menjadi Kloter perdana jamaah haji yang diberangkatkan Kabupaten Sidoarjo,” kata Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati saat prosesi pemberangkatan.Pihaknya turut berdoa agar seluruh jamaah haji Sidoarjo sehat walafiat. Mulai dari berangkat sampai dengan pulang haji diberikan kelancaran dan kemudahan. Tidak kalah pentingnnya dapat menyandang predikat haji mabrur. Haji yang mendapat keberkahan dari Allah SWT."Mudah-mudahan panjenengan semua sehat walafiat, mulai dari berangkat sampai dengan pulang haji, diberikan kelancaran, kemudahan, mabrur yang paling penting dan mendapatkan keberkahan dari Allah SWT,” ucapnya.Fenny meminta jamaah haji Sidoarjo bersyukur dapat terpilih dan terpanggil untuk berkunjung ke Baitullah. Pasalnya tidak semua calon jamaah haji yang terdaftar bisa berangkat. Dikatakannya urusan keberangkatan haji sudah gariskan Allah SWT. Manusia hanya bisa merencanakan namun Allah SWT yang mentakdirkannya.“Oleh karena itu rasa syukur monggo selalu dipanjatkan ke hadirat Allah SWT. Apa pun itu, Allah pasti memberikan yang terbaik. Kita harus yakin bahwa apa yang diberikan Allah adalah yang terbaik untuk kita,” ucapnya.Fenny juga menyampaikan pesan khusus dari Bupati dan Wakil Bupati bahwa kondisi pelaksanaan haji sekarang cukup panas. Untuk itu para jamaah haji diminta untuk menjaga kesehatan. Ia juga berpesan untuk menjaga jaga nama baik Sidoarjo saat disana nanti.TPHD Kabupaten Sidoarjo juga dimintanya untuk betul-betul memberikan pelayanan kepada semua jemaah haji Sidoarjo. Pelayanan maksimal wajib diberikan. Saya pesen yang TPHD betul-betul memberikan jiwa raganya semuanya untuk jemaah, berikan pelayanan yang maksimal untuk para calon jemaah haji,” pesannyaSekda Sidoarjo Fenny Apridawati juga meminta titip doa bagi Kabupaten Sidaorjo. Calon jamaah haji Sidoarjo diharapkan ikhlas mendoakan Kabupaten Sidoarjo agar dijadikan kabupaten yang baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, subur makmur sejahtera masyarakatnya.“Mudah-mudahan semua doa hajat Bapak Ibu sekalian terkabul dan nderek titip sekali lagi doakan para pemimpin kita, doakan kita semuanya dengan tulus dan ikhlas. Kami di sini juga tidak akan berhenti untuk mendoakan para jemaah haji dari Kabupaten Sidoarjo agar di sana lancar, sehat, dan mabrur. Allahumma aamiin,” ucapnya. Sementara itu Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten Sidoarjo Eliana mengungkapkan tahun ini ada 2.700 orang calon jamaah haji asal Sidoarjo yang akan berangkat. Rinciannya 1.221 jemaah laki-laki dan 1.479 jemaah perempuan. Seluruh jamaah haji tersebut tergabung dalam 11 Kloter. Diantaranya Kloter 20, 53, 54, 55, 56, 57, 58, 59, 68 serta 71 dan kloter 116.“Keseluruhan jemaah ini akan tergabung dalam 11 kelompok terbang yaitu gelombang 1 Kloter SUB 20, 53, 54, 55, dan 56. Gelombang 2 Kloter SUB 57, 58, 59, 68, 71, dan 116,” ungkapnya.Eliana mengatakan seluruh jemaah telah mengikuti rangkaian bimbingan manasik dan pendampingan kesehatan agar memiliki kesiapan maksimal secara fisik, mental, maupun spiritual. Disampaikannya jamaah tertua tahun ini berusia 90 tahun atas nama Raminten, dan yang termuda berusia 16 tahun atas nama Muhammad Nur Al Maghfirah. Sedangkan untuk Kloter 20 kali ini jemaah tertua atas nama Ihsan Atmo Burosari yang berusia 85 tahun dan jemaah termuda bernama Nur Azizah Wulandari yang berusia 20 tahun.“Kepada para jemaah agar senantiasa menjaga kesehatan, mematuhi arahan petugas, serta menjaga nama baik Kabupaten Sidoarjo dan bangsa Indonesia. Semoga seluruh rangkaian ibadah berjalan khusyuk dan memperoleh predikat haji yang mabrur,” doanya.Eliana juga mengungkapkan daftar tunggu atau waiting list jamaah haji asal Sidoarjo yang akan berangkat saat ini mencapai 84.996 jemaah. Angka daftar tunggu tersebut terbesar di Provinsi Jawa Timur bahkan secara nasional.“Kami laporkan juga bahwa per tanggal 25 April 2026, total daftar tunggu jemaah haji Sidoarjo mencapai 84.996 jemaah. Ini merupakan angka daftar tunggu terbesar di Provinsi Jawa Timur, bahkan secara nasional,” ucapnya.Melihat besarnya antusiasme seperti ini Kemenhaj Kabupaten Sidoarjo berharap dapat memiliki Hajj Command Center. Fasilitas tersebut berfungsi sebagai pusat pelayanan, informasi, bimbingan, edukasi, serta pendukung operasional haji lainnya. Eliana juga mengucapkan terimakasih atas dukungan pemerintah Kabupaten Sidoarjo melalui pengadaan bus pemberangkatan jamaah haji dari Sidoarjo menuju Embarkasi Surabaya.“Kami memiliki impian agar ke depannya Kabupaten Sidoarjo dapat memiliki Hajj Center yang berfungsi sebagai pusat pelayanan, informasi, bimbingan, edukasi, serta pendukung operasional haji lainnya. Kami juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak, khususnya Bapak Bupati beserta jajaran, yang telah memberikan dukungan maksimal meski di tengah efisiensi anggaran. Dukungan tersebut tetap nyata, salah satunya melalui pengadaan bus pemberangkatan dari Sidoarjo menuju embarkasi,” ucapnya. (Git)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) digelar pada momen Car Free Day (CFD) Sidoarjo, Minggu pagi, (26/4). Pemeriksaan kesehatan gratis dilakukan Dinas Kesehatan Sidoarjo kepada pengunjung CFD Sidoarjo. CKG hasil kolaborasi bersama Auto2000 Waru itu mencakup pemeriksaan gula darah, tekanan darah, kolesterol, asam urat serta pemeriksaan tinggi badan dan berat badan. Pemeriksaan kesehatan dilakukan di Paseban Alun-alun Sidoarjo. Sekda Sidoarjo Fenny Apridawati yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi perusahaan Auto2000 Waru atas dukungannya terhadap program CKG di Kabupaten Sidoarjo. Dikatakannya CKG menjadi bagian dari upaya promosi kesehatan. Ia sampaikan pentingnya CKG dilakukan. Lewat CKG akan teridentifikasi sejak dini faktor risiko dan pra-penyakit. Dengan begitu pengobatan dapat dilakukan sejak awal. "Pentingnya CKG ini untuk mengetahui sejak dini faktor risiko dan pra-penyakit agar pengobatan segera dapat dilakukan dan penyakit lebih mudah diobati," ucapnya. Fenny juga menyampaikan Pemkab Sidoarjo akan terus mendorong masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat. CFD menjadi sarana yang dapat dimanfaatkan untuk menerapkan gaya hidup sehat dengan berolahraga. "CFD dapat menjadi ruang bagi warga untuk berolahraga seperti berjalan kaki, berlari, atau bersepeda di area aman yang pada akhirnya meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ucapnya. Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo dr. Lakshmie Herawati Yuwantina mengatakan program CKG merupakan program prioritas Presiden Prabowo untuk deteksi dini penyakit. Menurutnya program tersebut juga sebagai upaya pemerintah untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat. "Jika selama ini (masyarakat) tidak pernah cek berat badan, cek lingkar perut, cek gula darah, cek kolesterol, kali ini kita beri kesempatan warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sehingga kami berharap lewat cek kesehatan gratis ini semua warga Sidoarjo dalam keadaan sehat," ucapnya. dr. Lakshmie mengatakan pelaksanaan program CKG di Kabupaten Sidoarjo terus berjalan. Setiap minggu dilakukan monitor pelaksanaannya di seluruh Puskesmas. Tahun 2026 ini Dinas Kesehatan Sidoarjo harus melayani 52 persen dari 2 juta lebih warga Sidoarjo. "52 persen ini harus tercapai oleh seluruh Puskesmas sehingga mereka harus berupaya melakukan cek kesehatan kepada warga Sidoarjo mulai dari anak yang baru lahir, anak sekolah, dewasa sampai Lansia," ujarnya. dr. Lakshmie juga mengatakan pelaksanaan program CKG juga akan dilakukan disekolah-sekolah. Pihaknya akan berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo untuk melakukan pemeriksaaan kesehatan kepada siswa sekolah. "Teman-teman dari Dinas Kesehatan melalui Puskesmas bekerjasama berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan untuk menunjuk sekolah-sekolah yang harus kita kunjungi," ujarnya. Kepala Cabang Auto2000 Waru Edi Budi Cahyana mengatakan Auto2000 Waru akan terus bekerjasama dengan pemerintahan Kabupaten Sidoarjo untuk mewujudkan masyarakat Sidoarjo yang sehat. Salah satunya dengan berkolaborasi pelaksanaan program CKG kepada pengunjung CFD. Ia berharap kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis tersebut dapat dimanfaatkan warga Sidoarjo. "Kita terus berkerjasama dengan Kabupaten Sidoarjo, harapan nya warga Sidoarjo ini selalu sehat," ucapnya. Git
Selengkapnya
Kominfo, Sidoarjo - Upaya mempercepat pembangunan infrastruktur terus digencarkan melalui kolaborasi lintas sektor. Kali ini, sinergi antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan TNI diwujudkan dalam rencana pembangunan jembatan di Desa Plumbungan, Kecamatan Sukodono. Peninjauan langsung ke lokasi dilakukan pada Sabtu (25/4/2026) oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn. bersama Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir, serta Dandim 0816 Letkol CZI Shobirin Setio Utomo.Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas PUBMSDA M. Makhmud, Kepala Dinas Sosial Mharta Wara Kusuma, Kasdim 0816 Mayor Inf Sumarsono, Camat Sukodono Inneke Dwi Setiawati, serta Kepala Desa Plumbungan. Kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan kesiapan teknis di lapangan sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam merealisasikan pembangunan jembatan yang dinilai sangat dibutuhkan masyarakat setempat.Dalam sambutannya, Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini sejalan dengan visi dan misi Presiden Republik Indonesia dalam memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah. Ia menyampaikan dukungan penuh terhadap inisiatif yang diusulkan oleh Danrem 084/Bhaskara Jaya.“Sebagai Bupati, saya memberikan dukungan sepenuhnya terhadap inisiatif Danrem 084/BJ guna menggerakkan ekonomi warga, karena pembangunan jembatan ini sangat penting sebagai penghubung aktivitas warga sehari-hari,” ujarnya.Menurutnya, keberadaan jembatan nantinya akan memberikan dampak langsung bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas sehari-hari seperti akses pendidikan, kegiatan keagamaan, hingga mobilitas ekonomi warga.Sementara itu, Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir menjelaskan bahwa pembangunan jembatan akan didukung oleh berbagai sumber pembiayaan. Selain dari anggaran pemerintah pusat, proyek ini juga akan melibatkan dukungan dari program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan serta partisipasi aktif masyarakat melalui swadaya.“Kami ingin pembangunan ini menjadi contoh kolaborasi yang baik antara pemerintah, TNI, sektor swasta, dan masyarakat, sehingga pembangunan tidak hanya cepat, tetapi juga tepat sasaran,” jelasnya.Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan fungsi infrastruktur sangat bergantung pada kesadaran bersama untuk memelihara fasilitas yang telah ada.“Setelah jembatan ini selesai, kami berharap masyarakat dapat menjaga dan merawatnya dengan baik, sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.Di sisi lain, Dandim 0816 Letkol CZI Shobirin Setio Utomo menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung penuh proses pembangunan, baik melalui pengawasan maupun keterlibatan personel di lapangan. Ia menilai pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.“Keberadaan TNI tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga berkontribusi dalam percepatan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.Rencana pembangunan jembatan di Desa Plumbungan ini pun disambut dengan antusias oleh warga. Selama ini, keterbatasan akses menjadi kendala utama dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama saat musim hujan yang kerap menghambat mobilitas.Dengan hadirnya jembatan baru, masyarakat berharap akses transportasi menjadi lebih lancar, kegiatan ekonomi meningkat, serta kualitas hidup warga semakin baik. Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan TNI ini pun diharapkan menjadi contoh pembangunan berbasis gotong royong yang bisa diterapkan di wilayah lain. (Mar)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, Subandi turun langsung menyisir sejumlah desa di Kecamatan Sukodono untuk menyalurkan bantuan kursi roda sekaligus mengidentifikasi kebutuhan warga rentan, Sabtu (25/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Sidoarjo menyalurkan bantuan sekaligus memastikan intervensi langsung di lapangan. Memastikan semua bantuan dan layanan tepat sasaran. Di Desa Masangan Kulon, Bupati Subandi menyerahkan kursi roda kepada Moana (70), yang mengalami patah tulang punggung dan cedera pada tulang ekor. Selain itu, rumah Moana yang rawan banjir juga akan ditinggikan.“Kita tidak hanya memberi bantuan kursi roda, tapi juga memastikan tempat tinggalnya layak. Rumahnya rawan banjir, nanti kita tinggikan agar lebih aman dan nyaman,” ujar Subandi.Selanjutnya, di Desa Kebonagung, bantuan kursi roda diberikan kepada Anindita (10), penderita polio dan pengecilan otak. Subandi juga meminta puskesmas pembantu setempat melakukan kunjungan rutin setiap minggu untuk memastikan layanan kesehatan.“Anak ini butuh perhatian khusus. Saya minta puskesmas pembantu rutin visite seminggu sekali, agar kondisi kesehatannya terus terpantau,” tegasnya.“Semoga orang tua diberi kesabaran dan kekuatan. Tujuan visite ini agar kita sama-sama menjaga. Pemerintah kabupaten harus hadir dan melihat langsung situasi di lapangan,” tambahnya.Sidak berlanjut ke Desa Pedemonegoro. Di rumah Legimah (60), yang tidak bisa berjalan selama hampir 1,5 tahun, Subandi kembali menyerahkan kursi roda dan meminta perhatian penuh dari pemerintah desa serta dinas terkait.“Saya minta kepala desa dan dinas terkait memastikan semua bantuan terpenuhi, mulai dari makanan, pengobatan, sampai kondisi rumah. Kalau ada yang perlu diperbaiki, segera diusulkan dan dikerjakan,” katanya.Kunjungan terakhir dilakukan di Dusun Jebug, Desa Cangkringsari, dengan menemui Rizalul Muttaqin (12) yang menderita cerebral palsy sejak lahir.“Kita harus hadir untuk anak-anak seperti Rizal. Penanganannya harus berkelanjutan, tidak boleh terputus. Pemerintah akan terus mendampingi sesuai kebutuhan yang ada,” ungkap Subandi.Selain menyalurkan kursi roda, dalam kegiatan tersebut Subandi juga memberikan bantuan sembako kepada warga sekitar sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.Dalam setiap kunjungan, Subandi didampingi Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, Camat Sukodono, serta kepala desa setempat. Ia juga mengatakan bahwa kegiatan sidak ini menjadi agenda rutin Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.“Kami rutin turun ke lapangan untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan benar-benar terlayani. Pemerintah harus hadir, tidak hanya menunggu laporan,” pungkasnya.(Yu/Dew/Mar)
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo H. Subandi menerima kunjungan kerja Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya, Brigjen TNI Kohir, di Pendopo Delta Wibawa, Jumat (24/4/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penguatan sinergi antara Pemkab Sidoarjo dan TNI, khususnya dalam mempercepat program strategis nasional.Sejumlah pejabat turut hadir mendampingi, di antaranya Sekda Sidoarjo Dr. Fenny Apridawati, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Czi Shobirin Setio Utomo, hingga jajaran Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Sidoarjo.Dalam pertemuan itu, bupati menegaskan bahwa Kabupaten Sidoarjo dan TNI terus berkolaborasi dalam menjaga keamanan, ketertiban, kesejahteraan masyarakat serta pembangunan. “Bersinergi untuk menciptakan lingkungan yang kondusif guna mendukung investasi, pembangunan infrastruktur, dan peningkatan kualitas hidup warga,” kata Bupati Subandi. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga berkomitmen untuk senantiasa memperkuat kerja sama dengan TNI dalam berbagai sektor. meliputi penanganan bencana, pengamanan wilayah, pembinaan masyarakat, serta program-program kesejahteraan sosial. Melalui sinergi ini, kami optimis dapat mengakselerasi pencapaian pembangunan dan memastikan manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Hal lain yang juga dibahas dalam pertemuan itu adalah percepatan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Hingga saat ini, Sidoarjo telah berhasil membentuk 206 unit KDMP. Bupati sengaja mengumpulkan para Kades dan Camat agar mereka siap menghadapi inspeksi mendadak (sidak) serta memastikan program kemitraan pusat dan daerah berjalan mulus."Kami optimis dapat mengakselerasi pembangunan KDMP di Sidoarjo. Forkopimda berkomitmen mengawal pembentukannya guna mencegah potensi masalah di kemudian hari," ujar Subandi.Selain urusan ekonomi kerakyatan, kolaborasi ini juga menyasar sektor infrastruktur. Pemkab Sidoarjo dan Korem 084 berencana menggandeng perusahaan-perusahaan besar melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) untuk membangun "Jembatan Merah Putih"."Kami akan berkoordinasi langsung dengan perusahaan besar untuk mempercepat realisasi dana CSR demi pembangunan jembatan yang menghubungkan daerah-daerah terisolasi," tambahnya.Dalam kesempatan yang sama, Brigjen TNI Kohir menyampaikan bahwa kehadirannya membawa mandat langsung dari Presiden Prabowo terkait program prioritas pemerintah pusat."Program KDMP adalah prioritas Bapak Presiden untuk pengembangan ekonomi kerakyatan. Kami ingin Sidoarjo menjadi kabupaten dengan persentase koperasi yang mencapai 100 persen di seluruh desa," tegas Brigjen Kohir.Ia juga meminta dukungan para Kepala Desa dan Camat dalam proses pembebasan lahan untuk proyek-proyek infrastruktur yang masih berjalan. Menurutnya, konektivitas antar-desa tidak boleh terputus agar aktivitas ekonomi dan pendidikan warga tetap lancar.Selain KDMP dan infrastruktur, TNI juga tetap fokus pada program ketahanan pangan serta Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Sidoarjo."Sebagai mitra pemerintah daerah, TNI akan senantiasa menjadi pilar kekuatan dalam pembangunan daerah. Saya berharap kehadiran saya sebagai Danrem 084/Bhaskarajaya dapat menjadikan Sidoarjo sebagai prioritas kunjungan utama, mengingat program-program dan kegiatan yang memiliki keunggulan tersendiri di wilayah ini.",pungkasnya.yu
Selengkapnya
KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo H. Subandi kecewa melihat pesanan perlengkapan sekolah yang digarap pengerajin topi di Desa Punggul Kecamatan Gedangan kebanyakan dari luar daerah. Padahal di Kabupaten Sidoarjo sendiri ada seribu lebih jumlah satuan pendidikan. Kekecewaan itu diutarakannya saat melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) di lokasi perajin topi Master Konveksi Desa Punggul, Kecamatan Gedangan, Sidoarjo, Jumat (24/4). Bupati H. Subandi mengatakan Pemkab Sidoarjo terus berupaya meningkatkan perkembangan UMKM Sidoarjo. Upaya tersebut butuh dukungan semua pihak. Terutama dari masyarakat Sidoarjo sendiri. Seperti dengan membeli produk-produk UMKM Sidoarjo. "Warga Sidoarjo mesti nya beli di Sidoarjo, kok malah ini (pemesanan) SMA Negeri Balikpapan," ungkapnya usai melihat pengerajin topi Master Konveksi Desa Punggul. Bupati H. Subandi juga mengatakan membeli produk UMKM sendiri sama juga halnya turut mendukung perekonomian Kabupaten Sidoarjo. Roda perekonomian masyarakat Sidoarjo akan terus bergerak jika uang dibelanjakan di daerah sendiri. Seperti dengan belanja keperluan perlengkapan sekolah di UMKM Kerajinan Topi Desa Punggul. Oleh karena nya ia akan meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sidoarjo agar turut mendukung keberadaan UMKM Pengerajin topi seperti ini. "Kita akan panggil Dinas Pendidikan, kita akan rapatkan, teman-teman kepala sekolah juga kita harapkan hadir, UMKM UMKM harus kita tingkatkan," ucapnya. H. Subandi juga mengatakan Pemkab Sidoarjo juga akan melakukan pendampingan penerbitan ijin usaha UMKM. Dengan ijin usaha itu akan memudahkan para pelaku UMKM memperoleh akses permodalan dan bantuan pemerintah. Meski saat ini ijin usaha sudah lewat Online namun masih banyak yang masih belum memanfaatkan nya. Oleh karenanya Pemkab Sidoarjo akan melakukan pendampingan kepada mereka. "Ijin-ijin UMKM akan kita bantu, akan kita kawal agar para pelaku UMKM ini segera memiliki ijin usaha," ujarnya. Fuad, peerajin topi Master Konveksi Desa Punggul mengakui bahwa jarang pesanan datang dari Sidoarjo sendiri. Pesanan kebanyakan dari luar daerah. Dia mengaku sudah mencoba memasarkan produk-produknya kesekolah-sekolah yang ada di Sidoarjo. Namun sedikit sekali yang mengkonfirmasi dirinya untuk melakukan pesanan. "Perna mencoba (memasarkan produk) tapi ditolak, pernah contoh (produk) diterima tapi tidak ada kelanjutannya, hanya bilang nanti dihubungi," ucapnya. Fuad sendiri berharap campur tangan Pemkab Sidoarjo untuk perkembangan UMKM seperti dirinya. Seperti dengan ikut mempromosikan produk yang dihasilkannya ke sekolah yang ada di Kabupaten Sidoarjo.Git/mas
Selengkapnya
Kominfo, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, H. Subandi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Kecamatan Waru sekaligus menyalurkan bantuan kursi roda di wilayah Kecamatan Gedangan, Jumat (24/4/2026).Sidak RTLH dilakukan di kediaman Handoko yang berlokasi di Desa Tropodo, Kecamatan Waru, dengan kondisi rumah yang memprihatinkan dan membutuhkan penanganan segera. Dalam kegiatan tersebut, Bupati H.Subandi juga menyerahkan bantuan kursi roda kepada dua warga, yakni Sumardi, warga Desa Kebon Anom, dan Linda Julaikha, warga Desa Punggul, Kecamatan Gedangan.Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan DPRD Sidoarjo, Dinas Sosial, Baznas Sidoarjo, perangkat desa, serta RT/RW setempat sebagai bentuk sinergi dalam percepatan penanganan RTLH dan bantuan sosial bagi masyarakat.Dari hasil peninjauan, rumah milik Handoko mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada bagian atap yang sudah rusak dan lantai rumah yang kerap tergenang air saat hujan.Bupati Sidoarjo, H. Subandi, menegaskan bahwa penanganan RTLH membutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar hasilnya optimal.“Kalau hanya mengandalkan bantuan sebesar Rp25 juta dari Baznas Sidoarjo tentu tidak cukup. Maka dari itu, kita harus dorong gotong royong bersama, baik dari pemerintah, Baznas, maupun masyarakat sekitar, agar rumah ini benar-benar menjadi layak huni,” ujarnya.Ia menambahkan, perbaikan akan difokuskan pada bagian utama rumah, termasuk rumah induk dan kamar mandi, serta dilakukan peninggian lantai guna mencegah banjir saat musim hujan.“Kita ingin rumah ini tidak hanya diperbaiki, tetapi juga ditata ulang dengan perencanaan yang baik agar nyaman ditempati dan tidak lagi terdampak banjir,” tambahnya.Dikesempatan lainnya, Bupati H.Subandi juga menyampaikan bahwa pemberian bantuan kursi roda merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan alat bantu mobilitas.“Bantuan kursi roda ini diharapkan bisa membantu aktivitas sehari-hari penerima manfaat, sehingga mereka bisa lebih mandiri dan tetap produktif,” ungkapnya saat di kediaman Sumardi.Sementara itu, Handoko, pemilik rumah yang disidak, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Sidoarjo atas bantuan dan perhatian yang diberikan. Semoga rumah saya bisa segera direnovasi dan menjadi lebih layak untuk ditempati bersama keluarga,” ucapnya.Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui percepatan penanganan RTLH serta pemberian bantuan sosial yang tepat sasaran. (Son/Git).
Selengkapnya
Kominfo, Sidoarjo – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, memperingati Hari Kartini dengan menggelar kegiatan bakti sosial Jumat Berkah di Dusun Kepetingan, Desa Sawohan, Kecamatan Buduran, Jumat (24/4/2026).Untuk mencapai lokasi yang tergolong terpencil tersebut, rombongan harus menempuh perjalanan melalui jalur perairan menggunakan perahu kayu. Hal ini disebabkan akses darat menuju dusun tersebut masih belum memadai dan sulit dilalui.Dalam kunjungannya, Mimik menyoroti kondisi sosial ekonomi masyarakat setempat yang masih berada pada kategori prasejahtera. Berdasarkan data dari perangkat desa, jumlah warga di Dusun Kepetingan sekitar 110 jiwa yang sebagian besar bekerja sebagai nelayan.Mimik juga menegaskan pentingnya melanjutkan perjuangan Kartini melalui peran nyata perempuan di keluarga dan lingkungan sosial. “Alhamdulillah, kebetulan hari ini bertepatan dengan Hari Kartini. Kita harus melanjutkan cita-cita para perempuan hebat, para ibu yang sudah melahirkan generasi, menjadi istri yang baik, hingga menjadi nenek yang membesarkan anak cucu yang sehat dan sukses,” ujarnya.Ia menekankan pentingnya perhatian serius pemerintah daerah terhadap kawasan terpencil, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Hal tersebut mencakup pembangunan infrastruktur, penyaluran bantuan sosial seperti BLT dan Program Keluarga Harapan (PKH), serta jaminan layanan kesehatan melalui BPJS."Pemerintah daerah harus memprioritaskan pembangunan infrastruktur karena dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Dengan fasilitas yang memadai, kesejahteraan warga di daerah terpencil diharapkan meningkat dan pemerataan pembangunan dapat terwujud," ucapnya.Pada kesempatan itu, Mimik juga menanyakan perkembangan realisasi anggaran pavingisasi jalan desa kepada Kepala Dusun Kepetingan. Kepala Dusun, Edi Iswanto, menjelaskan bahwa anggaran tersebut belum dapat direalisasikan karena saat ini jabatan kepala desa masih diisi oleh pelaksana tugas (Plt.).Edi menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Ia menjelaskan bahwa Dusun Kepetingan merupakan wilayah paling timur Desa Sawohan yang berbatasan langsung dengan aliran sungai menuju laut.“Akses utama warga masih melalui jalur sungai, sementara akses darat belum memadai untuk dilalui. Kami berharap pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut dapat segera dipercepat,” jelasnya.Mimik juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kerukunan dan memperkuat semangat gotong royong. “Yang terpenting, masyarakat Dusun Kepetingan tetap guyub rukun, saling membantu, sehingga tercipta suasana yang aman, damai, dan sejahtera,” tambahnya.Selain melakukan peninjauan, Mimik juga membagikan 300 nasi bungkus dan kue kepada masyarakat dan para siswa sekolah. Ia juga berdialog langsung dengan warga, khususnya lansia dan perempuan, guna menyerap aspirasi mereka.Peringatan Hari Kartini tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat di wilayah terpencil sekaligus mendorong percepatan pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Mar)
Selengkapnya
Di pesisir utara Kabupaten Sidoarjo, tepatnya di Desa Cemandi, berdiri sebuah masjid tua yang menyimpan jejak panjang sejarah Islam di Jawa. Sepintas tampak sederhana, namun gapura di bagian depannya menjadi penanda kuat bahwa bangunan ini bukan masjid biasa.Gapura bertingkat dengan bentuk khas arsitektur Jawa kuno itu masih berdiri kokoh. Ia menjadi saksi bisu masa ketika Islam mulai berkembang di wilayah pesisir, berdampingan dengan budaya lokal yang telah lebih dulu hidup.Sudah Ada Sejak Generasi TerdahuluMasjid yang dikenal sebagai Masjid Al-Barokah ini diyakini telah berdiri sejak ratusan tahun lalu, setidaknya berdasarkan cerita turun-temurun warga.Haji Sulam (sekitar 70 tahun), salah satu takmir masjid, mengatakan bentuk bangunan ini tidak banyak berubah sejak ia masih kecil.“Sejak saya kecil, sudah seperti ini. Orang tua dulu bilang ini peninggalan zaman wali, sudah ada sejak mbah-mbah kami,” ujarnya.Menurutnya, renovasi hanya dilakukan pada bagian tertentu seperti lantai dan pelindung luar, sementara struktur utama tetap dipertahankan.“Gapura depan itu tidak pernah diubah. Itu yang paling dijaga warga,” katanya.Ciri Arsitektur Islam Awal di JawaDari sisi arsitektur, masjid ini menunjukkan ciri khas perpaduan budaya Jawa dan Islam awal. Atap berbentuk tajug, tiang kayu, serta gapura paduraksa menjadi elemen penting yang menandai periode transisi budaya di Jawa.Sejarawan arsitektur Islam Jawa, Dr. Ahmad Fauzan, menilai bentuk seperti ini umum ditemukan pada masjid-masjid tua di wilayah pesisir.“Ini bukan arsitektur Timur Tengah, tapi Jawa. Islam masuk dengan pendekatan budaya, bukan mengganti, tapi mengadaptasi,” jelasnya.Ia memperkirakan model bangunan tersebut berkembang pada abad ke-15 hingga ke-17, bertepatan dengan masa penyebaran Islam oleh para wali.Diduga Masuk Jaringan Dakwah Sunan AmpelSecara geografis, Desa Cemandi berada tidak jauh dari pusat dakwah Sunan Ampel di Surabaya. Hal ini memperkuat dugaan bahwa masjid tersebut berada dalam jalur penyebaran Islam di pesisir utara Jawa.Meski begitu, belum ada bukti historis yang menyatakan masjid ini dibangun langsung oleh Walisongo.“Kemungkinan besar ini bagian dari jaringan dakwah mereka, bisa dari murid atau generasi setelahnya,” kata Fauzan.Masjid Tua yang Tetap DigunakanBerbeda dengan bangunan bersejarah lain yang menjadi situs wisata, Masjid Al-Barokah tetap berfungsi aktif sebagai tempat ibadah.Azan berkumandang setiap hari, anak-anak mengaji, dan warga rutin menggelar kegiatan keagamaan.“Yang penting masjid ini masih dipakai. Masih hidup,” ujar Haji Sulam.Warisan Pesisir yang Perlu DijagaKeberadaan masjid tua ini menjadi bukti bahwa sejarah Islam di Jawa tidak hanya tersimpan dalam kitab atau situs besar, tetapi juga hidup di tengah masyarakat desa.Gapura sederhana di Desa Cemandi menjadi penanda bahwa dakwah Islam pernah berjalan melalui jalur budaya—pelan, namun mengakar kuat.Dan hingga kini, jejak itu masih berdiri, di antara angin laut dan kehidupan warga pesisir. (Irwan/Kominfo)
Selengkapnya
KOMINFO Sidoarjo- Generasi muda Sidoarjo diajak mengangkat potensi desanya masing-masing. Caranya dengan menarasikan keunikan desanya lewat konten kreatif dan teknologi AI (Artificial Intelligence). Selain itu dapat dilakukan lewat publikasi jurnalistik desa. Ajakan tersebut dilakukan Pemkab Sidoarjo bersama DPRD Sidoarjo dan Wartawan Sidoarjo lewat kegiatan Kopilaborasi (Ngopi Sambil Berkolaborasi) “Narasi Desa-Expose Potensi Lewat Cerita dan Karya,” kemarin malam, Rabu, (22/4). Seratus orang pemuda di Kecamatan Sukodono diajak berdiskusi di Cafe Teras Manzela Sidoarjo. Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo Eri Sudewo, Anggota DPRD Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurmawan serta Ketua Forum Wartawan Sidoarjo/Forwas HM. Taufik hadir dihadapan mereka. Kolaborasi Pentahelix dari unsur pemerintah dan media tersebut ingin mengajak mereka untuk ikut mendorong kesejahteraan masyarakat desa.Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo Eri Sudewo mengatakan Kabupaten Sidoarjo memiliki beragam potensi desa yang menonjol. Potensi desa itu perlu diangkat dan dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat desa. Oleh karenanya dibutuhkan peran generasi muda yang akrab dengan teknologi. Ia yakin generasi muda Sidoarjo memiliki kreativitas dan inovasi dalam mengelola potensi desa menjadi nilai ekonomis.“Saya berharap generasi muda Sidoarjo ikut mengangkat potensi desa yang memungkinkan bisa kita angkat. Kita masukkan teknologi di dalamnya, nanti kita kemas bareng-bareng, kita angkat potensi desa itu, kalau itu bisa jalan, saya yakin mungkin Sukodono ini bisa menjadi pilot project bagaimana mengangkat potensi desa dengan melibatkan generasi muda,”ucapnya.Eri mencontohkan saat dirinya membuat inovasi aplikasi BMW (Berkas Melaku Dewe). Aplikasi yang dibuat saat dirinya menjabat Sekretaris Kecamatan Sukodono itu membawa dampak besar bagi pelayanan pemerintah. Masyarakat dimudahkan dalam pengurusan administasi kependudukan. “Itu salah satu contoh bagaimana kalau kita bisa membuat sebuah ide, terus kemudian melaksanakannya, itu akan membawa dampak bagi sekitar. Alhamdulillah pada waktu itu tahun 2014, aplikasi BMW itu bisa membawa nama Sukodono sampai tingkat nasional," ujarnya.Eri mengatakan perkembangan teknologi saat ini sangat cepat. Disrupsi teknologi begitu cepat berkembang. Otomatisasi dapat mengancam lapangan pekerjaan. Alih tenaga manusia menjadi mesin bukanlah hal yang tidak mungkin. Oleh karenanya generasi muda saat ini harus dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan teknologi informasi.“Kita harus meningkatkan kompetensi diri kita untuk menghadapi disrupsi teknologi yang begitu cepat berkembang, teknologi yang begitu cepat maju, yang nantinya bisa jadi akan mengambil alih tenaga manusia menjadi mesin, menjadi otomatisasi," ujarnya.Sementara itu Anggota DPRD Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurmawan berharap generasi muda Sidoarjo dapat mengeluarkan potensi desanya dengan caranya masing-masing. Ia melihat semua desa di Kabupaten Sidoarjo mempunyai potensi yang harus dikembangkan. Salah satunya Desa Sukodono. Namun untuk mengangkat potensi desa itu tergantung kreatifitas generasi muda. “Semua desa punya potensi, tergantung pemuda yang ada di sini kreatif apa ndak,” ucapnya. Git
Selengkapnya2.12.2025
2.12.2025
12.11.2025
28.10.2025
14.10.2025
9.10.2025
29.09.2025
17.09.2025
16.09.2025
8.09.2025
4.09.2025
3.09.2025
30.07.2025
23.07.2025
23.07.2025
17.07.2025
10.07.2025
10.07.2025
7.07.2025
7.07.2025
4.07.2025
12.06.2025
12.06.2025
19.05.2025
24.04.2025
11.04.2025
19.03.2025
17.03.2025
28.02.2025
26.02.2025
17.02.2025
3.02.2025
3.02.2025
23.01.2025
23.01.2025
20.01.2025
17.12.2024
13.12.2024
13.12.2024
19.11.2024
17.10.2024
17.10.2024
2.10.2024
17.09.2024
9.09.2024
30.08.2024
27.08.2024
25.07.2024
11.07.2024
27.05.2024
8.05.2024
1.04.2024
28.02.2024
25.01.2024
21.01.2024
18.01.2024
15.01.2024
10.01.2024
9.01.2024
9.01.2024
2.01.2024
22.12.2023
18.12.2023
3.12.2023
24.11.2023
20.11.2023
13.11.2023
9.11.2023
27.10.2023
10.10.2023
3.10.2023
13.09.2023
25.08.2023
22.08.2023
22.08.2023
26.07.2023
24.07.2023
28.06.2023
6.05.2026 - 18.05.2026
4.05.2026 - 4.05.2026
4.05.2026 - 7.05.2026
4.05.2026 - 11.05.2026
28.04.2026 - 6.05.2026
29.04.2026 - 3.06.2026
28.04.2026 - 21.05.2026
22.05.2026 - 23.05.2026
28.04.2026 - 6.05.2026
27.04.2026 - 4.05.2026
27.04.2026 - 4.05.2026
24.04.2026 - 25.04.2026
27.04.2026 - 3.05.2026
22.04.2026 - 27.04.2026
21.04.2026 - 22.04.2026
21.04.2026 - 5.05.2026
21.04.2026 - 23.04.2026
20.04.2026 - 24.04.2026
14.04.2026 - 17.04.2026
13.04.2026 - 17.04.2026
14.04.2026 - 15.04.2026
10.04.2026 - 1.07.2026
2.04.2026 - 4.04.2026
2.04.2026 - 6.04.2026
27.03.2026 - 18.04.2026
27.02.2026 - 6.03.2026
25.02.2026 - 12.03.2026
26.02.2026 - 27.02.2026
24.02.2026 - 19.03.2026
14.02.2026 - 14.03.2026
7.03.2026 - 15.03.2026
23.02.2026 - 20.03.2026
13.02.2026 - 14.02.2026
11.02.2026 - 10.03.2026
11.02.2026 - 15.02.2026
9.01.2026 - 31.01.2026
8.01.2026 - 15.01.2026
15.01.2026 - 22.01.2026
8.01.2026 - 11.01.2026
6.01.2026 - 25.01.2026
6.01.2026 - 11.01.2026
21.12.2025 - 28.12.2025
18.12.2025 - 21.12.2025
18.12.2025 - 22.01.2026
16.12.2025 - 18.12.2025
15.12.2025 - 16.12.2025
1.12.2025 - 15.12.2025
19.12.2025 - 20.12.2025
24.10.2025 - 28.10.2025
22.09.2025 - 19.10.2025
2.11.2025 - 2.11.2025
15.09.2025 - 12.10.2025
9.09.2025 - 14.10.2025
3.09.2025 - 4.09.2025
4.09.2025 - 30.09.2025
10.06.2025 - 17.06.2025
10.06.2025 - 24.06.2025
5.06.2025 - 16.06.2025
4.06.2025 - 10.06.2025
3.06.2025 - 10.06.2025
3.06.2025 - 10.06.2025
2.06.2025 - 5.06.2025
27.05.2025 - 28.05.2025
26.05.2025 - 28.05.2025
26.05.2025 - 3.06.2025
23.05.2025 - 2.06.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 26.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
22.05.2025 - 25.05.2025
19.05.2025 - 25.05.2025
16.05.2025 - 18.05.2025
13.05.2025 - 20.05.2025
16.05.2025 - 18.05.2025
15.05.2025 - 16.05.2025
14.05.2025 - 24.05.2025
9.05.2025 - 22.05.2025
9.05.2025 - 11.05.2025
9.05.2025 - 9.06.2025
8.05.2025 - 15.05.2025
8.05.2025 - 19.05.2025
5.05.2025 - 11.05.2025
5.05.2025 - 20.05.2025
5.05.2025 - 24.05.2025
23.04.2025 - 2.05.2025
21.04.2025 - 28.04.2025
17.03.2025 - 10.04.2025
14.03.2025 - 17.03.2025
14.03.2025 - 16.03.2025
12.03.2025 - 13.03.2025
12.03.2025 - 20.03.2025
11.03.2025 - 16.03.2025
10.03.2025 - 13.03.2025
7.03.2025 - 9.03.2025
6.03.2025 - 24.03.2025
6.03.2025 - 11.03.2025
8.03.2025 - 23.03.2025
3.03.2025 - 17.03.2025
1.03.2025 - 20.03.2025
27.02.2025 - 26.03.2025
24.02.2025 - 24.03.2025
24.02.2025 - 24.02.2025
23.02.2025 - 26.02.2025
8.03.2025 - 22.03.2025
21.02.2025 - 23.02.2025
19.02.2025 - 21.02.2025
18.02.2025 - 21.02.2025
18.02.2025 - 19.02.2025
18.02.2025 - 19.02.2025
18.02.2025 - 27.02.2025
18.02.2025 - 28.02.2025
28.02.2025 - 28.02.2025
14.02.2025 - 26.02.2025
14.02.2025 - 28.02.2025
13.02.2025 - 23.02.2025
10.02.2025 - 12.03.2025
10.02.2025 - 11.02.2025
6.02.2025 - 6.03.2025
6.02.2025 - 6.03.2025
6.02.2025 - 23.02.2025
5.02.2025 - 5.03.2025
5.02.2025 - 22.02.2025
4.02.2025 - 5.02.2025
4.02.2025 - 5.02.2025
3.02.2025 - 8.02.2025
29.01.2025 - 30.01.2025
29.01.2025 - 30.01.2025
30.01.2025 - 28.02.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
22.01.2025 - 22.02.2025
22.01.2025 - 26.01.2025
17.01.2025 - 22.01.2025
20.01.2025 - 25.01.2025
24.01.2025 - 26.02.2025
20.01.2025 - 27.02.2025
9.01.2025 - 22.02.2025
8.01.2025 - 8.02.2025
7.01.2025 - 11.02.2025
7.01.2025 - 7.02.2025
7.01.2025 - 28.01.2025
6.01.2025 - 6.02.2025
6.01.2025 - 6.02.2025
3.01.2025 - 23.01.2025
3.01.2025 - 3.02.2025
30.12.2024 - 31.12.2024
31.12.2024 - 31.01.2025
30.12.2024 - 31.12.2024
27.12.2024 - 27.01.2025
25.12.2024 - 29.12.2024
19.12.2024 - 27.12.2024
19.12.2024 - 19.01.2025
19.12.2024 - 19.01.2025
18.12.2024 - 24.12.2024
17.12.2024 - 17.01.2025
17.12.2024 - 23.12.2024
13.12.2024 - 15.12.2024
15.12.2024 - 21.12.2024
4.12.2024 - 5.12.2024
29.11.2024 - 3.12.2024
1.12.2024 - 28.03.2025
1.12.2024 - 15.12.2024
29.11.2024 - 1.12.2024
2.12.2024 - 8.12.2024
30.11.2024 - 1.12.2024
28.11.2024 - 29.11.2024
27.11.2024 - 30.11.2024
26.11.2024 - 28.11.2024
24.11.2024 - 25.11.2024
21.11.2024 - 21.11.2024
22.11.2024 - 24.11.2024
29.11.2024 - 4.12.2024
21.11.2024 - 26.12.2024
20.11.2024 - 20.12.2024
14.11.2024 - 16.11.2024
14.11.2024 - 22.12.2024
13.11.2024 - 15.11.2024
13.11.2024 - 17.11.2024
14.11.2024 - 16.11.2024
13.11.2024 - 14.11.2024
14.11.2024 - 14.11.2024
5.11.2024 - 5.11.2024
1.11.2024 - 3.11.2024
31.10.2024 - 1.11.2024
30.10.2024 - 30.11.2024
3.11.2024 - 3.11.2024
29.10.2024 - 29.11.2024
25.10.2024 - 27.10.2024
31.10.2024 - 8.11.2024
28.10.2024 - 1.11.2024
18.10.2024 - 20.10.2024
18.10.2024 - 20.10.2024
26.10.2024 - 27.10.2024
13.10.2024 - 13.10.2024
14.10.2024 - 14.11.2024
13.10.2024 - 13.10.2024
9.10.2024 - 11.10.2024
8.10.2024 - 25.10.2024
2.10.2024 - 30.10.2024
2.10.2024 - 8.10.2024
1.10.2024 - 1.11.2024
30.09.2024 - 1.10.2024
27.09.2024 - 30.09.2024
30.09.2024 - 2.10.2024
27.09.2024 - 29.09.2024
30.09.2024 - 1.10.2024
27.09.2024 - 29.09.2024
27.09.2024 - 27.10.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
26.09.2024 - 27.09.2024
24.09.2024 - 25.09.2024
24.09.2024 - 25.09.2024
23.09.2024 - 23.10.2024
20.09.2024 - 22.09.2024
19.09.2024 - 24.09.2024
31.12.2024 - 31.12.2024
18.09.2024 - 22.09.2024
18.09.2024 - 18.09.2024
13.09.2024 - 14.09.2024
13.09.2024 - 20.09.2024
11.09.2024 - 22.09.2024
10.09.2024 - 12.09.2024
10.09.2024 - 11.09.2024
8.09.2024 - 9.09.2024
6.09.2024 - 8.09.2024
5.09.2024 - 6.09.2024
4.09.2024 - 5.09.2024
30.08.2024 - 1.09.2024
29.08.2024 - 1.09.2024
2.09.2024 - 25.09.2024
1.09.2024 - 3.09.2024
26.08.2024 - 28.08.2024
27.08.2024 - 1.09.2024
6.09.2024 - 15.09.2024
23.08.2024 - 24.08.2024
23.08.2024 - 25.08.2024
23.08.2024 - 24.08.2024
26.08.2024 - 1.09.2024
23.08.2024 - 23.08.2024
20.08.2024 - 8.09.2024
14.08.2024 - 16.08.2024
13.08.2024 - 14.08.2024
9.08.2024 - 11.08.2024
12.08.2024 - 21.08.2024
10.08.2024 - 12.08.2024
9.08.2024 - 14.08.2024
7.08.2024 - 9.08.2024
7.08.2024 - 7.08.2024
12.08.2024 - 17.08.2024
1.08.2024 - 4.08.2024
1.08.2024 - 4.08.2024
1.08.2024 - 3.08.2024
1.08.2024 - 18.08.2024
31.07.2024 - 8.08.2024
30.07.2024 - 15.08.2024
30.07.2024 - 21.08.2024
26.07.2024 - 28.07.2024
24.07.2024 - 26.07.2024
29.07.2024 - 29.07.2024
25.07.2024 - 28.07.2024
19.07.2024 - 23.07.2024
18.07.2024 - 21.07.2024
16.07.2024 - 25.07.2024
16.07.2024 - 16.07.2024
28.07.2024 - 1.08.2024
15.07.2024 - 30.07.2024
16.07.2024 - 31.07.2024
17.07.2024 - 1.08.2024
11.07.2024 - 12.07.2024
11.07.2024 - 19.07.2024
10.07.2024 - 31.12.2024
13.07.2024 - 16.07.2024
5.07.2024 - 14.07.2024
1.07.2024 - 28.10.2024
28.06.2024 - 30.06.2024
27.06.2024 - 28.06.2024
24.06.2024 - 25.06.2024
20.06.2024 - 23.06.2024
21.06.2024 - 24.06.2024
21.06.2024 - 23.06.2024
24.06.2024 - 29.06.2024
13.06.2024 - 14.06.2024
12.06.2024 - 18.06.2024
11.08.2024 - 11.08.2024
10.06.2024 - 11.06.2024
6.06.2024 - 8.06.2024
20.03.2024 - 20.03.2024
4.06.2024 - 27.09.2024
3.06.2024 - 7.06.2024
3.06.2024 - 30.06.2024
2.06.2024 - 3.06.2024
3.06.2024 - 14.06.2024
31.05.2024 - 10.06.2024
1.06.2024 - 6.06.2024
29.05.2024 - 30.05.2024
30.05.2024 - 9.06.2024
27.05.2024 - 29.05.2024
17.05.2024 - 19.05.2024
14.05.2024 - 16.05.2024
14.05.2024 - 19.05.2024
13.05.2024 - 15.05.2024
13.05.2024 - 30.06.2024
13.05.2024 - 31.07.2024
7.05.2024 - 8.05.2024
8.05.2024 - 1.12.2024
7.05.2024 - 8.05.2024
3.05.2024 - 1.07.2024
30.04.2024 - 30.04.2024
29.04.2024 - 7.05.2024
29.04.2024 - 30.04.2024
29.04.2024 - 7.05.2024
28.04.2024 - 29.04.2024
27.05.2024 - 29.05.2024
25.04.2024 - 26.04.2024
25.04.2024 - 26.04.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
27.04.2024 - 30.04.2024
25.04.2024 - 11.05.2024
22.04.2024 - 5.05.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
23.04.2024 - 25.04.2024
14.04.2024 - 14.05.2024
23.04.2024 - 24.04.2024
20.04.2024 - 24.04.2024
14.05.2024 - 15.05.2024
5.04.2024 - 7.04.2024
13.04.2024 - 14.04.2024
23.04.2024 - 24.04.2024
29.04.2024 - 30.04.2024
16.04.2024 - 15.05.2024
27.03.2024 - 28.03.2024
27.03.2024 - 31.03.2024
23.03.2024 - 25.03.2024
24.03.2024 - 26.03.2024
25.03.2024 - 26.03.2024
22.03.2024 - 25.03.2024
21.03.2024 - 31.03.2024
17.03.2024 - 2.04.2024
22.03.2024 - 6.04.2024
19.03.2024 - 21.03.2024
18.03.2024 - 31.03.2024
16.03.2024 - 19.03.2024
18.03.2024 - 21.03.2024
18.03.2024 - 19.03.2024
6.03.2024 - 26.03.2024
7.03.2024 - 8.03.2024
6.03.2024 - 8.03.2024
6.03.2024 - 7.03.2024
6.03.2024 - 6.04.2024
6.03.2024 - 7.03.2024
6.03.2024 - 8.03.2024
5.03.2024 - 7.03.2024
1.02.2024 - 1.02.2024
4.03.2024 - 4.03.2024
4.03.2024 - 8.03.2024
27.02.2024 - 28.02.2024
2.03.2024 - 8.03.2024
29.02.2024 - 1.03.2024
23.02.2024 - 25.02.2024
24.02.2024 - 9.03.2024
23.02.2024 - 27.02.2024
21.02.2024 - 26.02.2024
24.02.2024 - 24.02.2024
29.02.2024 - 4.03.2024
19.02.2024 - 25.02.2024
19.02.2024 - 20.02.2024
20.02.2024 - 20.02.2024
21.02.2024 - 22.02.2024
16.02.2024 - 16.02.2024
12.02.2024 - 8.04.2024
12.02.2024 - 20.02.2024
1.02.2024 - 7.03.2024
5.02.2024 - 7.02.2024
2.02.2024 - 8.02.2024
2.02.2024 - 17.02.2024
1.02.2024 - 24.02.2024
28.01.2024 - 28.01.2024
30.01.2024 - 7.02.2024
26.01.2024 - 26.01.2024
28.01.2024 - 28.01.2024
26.01.2024 - 27.01.2024
24.01.2024 - 24.01.2024
23.01.2024 - 4.02.2024
17.01.2024 - 17.02.2024
18.01.2024 - 31.01.2024
18.01.2024 - 31.01.2024
13.01.2024 - 21.01.2024
20.01.2024 - 21.01.2024
22.01.2024 - 23.01.2024
12.01.2024 - 14.01.2024
11.01.2024 - 25.02.2024
11.01.2024 - 12.01.2024
10.01.2024 - 8.02.2024
5.01.2024 - 7.01.2024
29.12.2023 - 29.01.2024
28.12.2023 - 30.12.2023
22.12.2023 - 31.12.2023
22.12.2023 - 24.12.2023
30.11.2023 - 20.01.2024
11.12.2023 - 12.12.2023
30.11.2023 - 3.12.2023
10.11.2023 - 12.11.2023
8.11.2023 - 10.11.2023
8.11.2023 - 9.11.2023
3.11.2023 - 5.11.2023
9.11.2023 - 10.11.2023
29.10.2023 - 1.11.2023
27.10.2023 - 22.11.2023
23.10.2023 - 5.11.2023
23.10.2023 - 29.11.2023
20.10.2023 - 21.10.2023
17.10.2023 - 29.10.2023
16.10.2023 - 22.10.2023
11.08.2023 - 11.08.2023
16.09.2023 - 17.09.2023
19.06.2023 - 18.07.2023
30.06.2023 - 30.06.2023
1.07.2023 - 2.07.2023
Visitors : 1670449