Berita

15 Jun 2026

Wabup Sidoarjo Buka Porkab Sidoarjo 2026, 5.600 Atlet Akan Bertanding di 52 Cabor

KOMINFO, Sidoarjo - Pekan Olahraga Kabupaten/Porkab Sidoarjo 2026 resmi dimulai. Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menandai pembukaannya di Gedung Serbaguna GOR Sidoarjo, Senin, (15/6). Terdapat 5.600 atlet yang akan bertanding di 52 Cabang Olahraga/Cabor yang dipertandingkan.Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana mengatakan Porkab Sidoarjo 2026 menjadi wadah penting untuk menjaring atlet-atlet berbakat Sidoarjo. Atlet-atlet Sidoarjo tersebut nantinya bakal mewakili Kabupaten Sidoarjo dalam ajang olahraga yang lebih tinggi. Semisal pada Pekan Olahraga Provinsi/Porprov Jatim 2027 mendatang. Diharapkannya dikancah olahraga provinsi tersebut para atlet Porkab Sidoarjo 2026 akan membawa nama harum Kabupaten Sidoarjo. “Kegiatan ini menjadi wadah penting untuk menjaring atlet-atlet berbakat Sidoarjo,”ucapnya.Oleh karenanya Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana berpesan kepada seluruh atlet Porkab untuk memanfaatkan sebaik-baiknya ajang olahraga seperti in. Ia meminta para atlet Sidoarjo untuk dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya. Prestasi dalam Porkab Sidoarjo 2026 harus mampu dicapai setinggi-tingginya.“Jadikan tempat ini batu loncatan menuju ketempat yang lebih tinggi,” pesannya kepada seluruh atlet Porkab Sidoarjo 2026.Ia juga berpesan kepada seluruh atlet yang akan bertanding untuk menjunjung tinggi sportifitas. Selain itu bertanding dengan penuh semangat, percaya diri dan pantang menyerah. Menurutnya disiplin dan sportifitas adalah kunci meraih prestasi dalam pertandingan. “Jadilah inspirasi bagi masyarakat bahwa kerja keras dan tekad yang kuat mampu mengantarkan prestasi yang gemilang,” ujarnya.Wabup Sidoarjo Hj. Mimik Idayana juga menegaskan bahwa Pemkab Sidoarjo akan terus mendukung pengembangan olahraga. Selain itu pembinaan atlet juga akan terus didorongnya. Ia ingin Kabupaten Sidoarjo terus dikenal sebagai daerah yang melahirkan para juara olahraga.“Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, raih prestasi, dan harumkan nama Kabupaten Sidoarjo di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional,” ucapnya.Sementara itu Plt. Ketua Umum KONI Sidoarjo Imam Purwanto mengatakan Porkab Sidoarjo 2026 digelar sebagai bentuk persiapan menghadapi Porprov Jatim 2027 di Surabaya mendatang.  Atlet-atlet terbaik akan dijaringnya lewat Porkab Sidoarjo kali ini. Ia juga menyebut ajang ini menjadi bagian penting dari strategi pembinaan olahraga prestasi. “Kami sudah mempersiapkan cabang-cabang olahraga untuk Porprov 2027 sejak awal. Setiap cabor telah kami petakan potensinya dan dilakukan evaluasi untuk menentukan target prestasi. Target kami adalah mengembalikan Kabupaten Sidoarjo ke posisi runner-up Porprov Jawa Timur,” ucapnya.Imam juga menyampaikan KONI Sidoarjo akan melaksanakan Pemusatan Latihan Kabupaten (Puslatkab) setelah pelaksanaan Porkab Sidoarjo selesai. Puslatkab akan mulai Juli 2026 kepada atlet-atlet yang menunjukkan prestasi terbaiknya selama Porkab Sidoarjo 2026 berlangsung. Para atlet tersebut akan mendapatkan pembinaan intensif sebagai bagian dari persiapan menuju Porprov Jatim 2027.“Setelah Porkab selesai, mulai Juli nanti kami akan melaksanakan Puslatkab. Atlet-atlet terbaik hasil Porkab akan dipersiapkan secara khusus untuk memperkuat kontingen Kabupaten Sidoarjo pada Porprov Jawa Timur,” ujarnya.Ia optimistis target runner-up Porprov Jawa Timur 2027 dapat diraih. Apalagi pelaksanaan Porprov yang dipusatkan di Surabaya dinilainya memberikan keuntungan tersendiri bagi kontingen Sidoarjo dari sisi jarak dan adaptasi.“Alhamdulillah, Porprov nanti digelar di Surabaya. Kami akan memberikan dukungan penuh dan motivasi kepada para atlet agar mampu meraih prestasi maksimal dan merebut kembali posisi runner-up Porprov Jawa Timur 2027 besok,” tegasnya.Imam juga menyampaikan Porkab Sidoarjo 2026 akan digelar tanggal 15-30 Juni 2026. Terdapat 52 Cabor yang dipertandingkan. Jumlah atlet yang ikut sekitar 5.600 atlet. Ia mengatakan jumlah Cabor dalam Porkab Sidoarjo tahun ini mengalami peningkatan yang signifikan. Pada pelaksanaan Porkab Sidoarjo tahun 2024 lalu hanya mempertandingkan 35 Cabor.“Porkab Sidoarjo tahun ini diikuti sebanyak 5.600 atlet, semua atlet ber KTP Sidoarjo dengan usia maksimal 22 tahun pada tahun 2026 ini,” ucapnya. Git

Selengkapnya
15 Jun 2026

Bupati Subandi Dorong Optimalisasi Koperasi Desa Merah Putih untuk Gerakkan Ekonomi Desa

KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo H. Subandi menegaskan pentingnya sinergi dan komitmen bersama dalam mendukung keberhasilan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Sidoarjo. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin rapat koordinasi pembahasan Koperasi Desa Merah Putih di ruang Opsroom Sekretariat Daerah Kabupaten Sidoarjo, Senin (15/6/2026).Rapat tersebut dihadiri oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo, Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim) Kabupaten Sidoarjo, Forum Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Sidoarjo, serta jajaran Forkopimda Sidoarjo.Dalam arahannya, Bupati H.Subandi menyampaikan bahwa keberadaan Koperasi Desa Merah Putih merupakan salah satu upaya untuk menggerakkan perekonomian masyarakat di tingkat desa. Menurutnya, tujuan tersebut hanya dapat tercapai apabila seluruh pihak yang terlibat mampu menjalin kerja sama yang baik.“Tujuan program ini untuk menggerakkan perekonomian di setiap desa. Karena itu dibutuhkan kerja sama yang baik dari semua pihak agar koperasi yang telah terbentuk dapat berjalan dan berkembang,” ujar Subandi.Ia mengatakan, hasil peninjauan lapangan yang dilakukan bersama pihak terkait menunjukkan bahwa sejumlah gerai Koperasi Desa Merah Putih di berbagai wilayah telah selesai dibangun dan siap dimanfaatkan. Keberadaan gerai tersebut diharapkan dapat menjadi sarana untuk memperkenalkan sekaligus mempromosikan koperasi kepada masyarakat luas.“Kemarin saya bersama tim turun langsung ke lapangan. Sudah banyak gerai yang selesai dibangun. Ini harus dimanfaatkan untuk mengenalkan dan mempromosikan koperasi kepada masyarakat sehingga keberadaannya benar-benar dirasakan manfaatnya,” katanya.Subandi juga mengimbau seluruh pengurus dan Forum Koperasi Desa Merah Putih di Kabupaten Sidoarjo agar memanfaatkan gedung maupun gerai yang telah tersedia sesuai dengan fungsi dan tujuan pembentukannya. Ia tidak ingin fasilitas yang telah dibangun hanya menjadi bangunan fisik tanpa aktivitas yang memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat desa.“Kalau gedung dan gerainya sudah jadi, harus dimanfaatkan sesuai fungsinya. Jangan sampai hanya berdiri bangunannya saja, tetapi harus mampu menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat,” tegasnya.Pada kesempatan tersebut, H.Subandi menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidoarjo untuk mendukung penuh program Koperasi Desa Merah Putih yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Republik Indonesia. Menurutnya, Pemkab Sidoarjo siap memberikan dukungan dan fasilitasi yang dibutuhkan selama seluruh pihak memiliki komitmen yang sama untuk menyukseskan program tersebut.“Pemkab Sidoarjo siap mendukung program Presiden ini. Jika pihak koperasi membutuhkan bantuan, kami siap memfasilitasi. Yang terpenting adalah adanya komitmen bersama agar program ini benar-benar berhasil dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Son/Mas)

Selengkapnya
15 Jun 2026

Wabup Sidoarjo Salurkan Bantuan Pangan Untuk 1.600 KPM di Kecamatan Wonoayu

KOMINFO, Sidoarjo – Sebanyak 1.600 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kecamatan Wonoayu menerima bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026, Senin (15/6/2026). Penyaluran bantuan yang dipusatkan di Desa Karangpuri, Desa Wonokalang, dan Desa Simo Angin-angin tersebut diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran sekaligus memenuhi kebutuhan pangan keluarga.Bantuan pangan tersebut merupakan program pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang disalurkan melalui Perum Bulog. Masing-masing penerima manfaat mendapatkan bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk alokasi dua bulan. Rinciannya, sebanyak 557 KPM di Desa Karangpuri, 541 KPM di Desa Wonokalang, dan 502 KPM di Desa Simoangin-angin menerima bantuan tersebut.Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, S.A.P., yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa bantuan pangan menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat, terutama dalam menjaga ketahanan pangan keluarga.“Alhamdulillah saya senang bisa melihat masyarakat berbahagia menerima bantuan beras ini. Ini merupakan program dari pemerintah pusat untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan dapat membantu kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.Mimik juga mengingatkan masyarakat agar ikut mengawasi penyaluran bantuan. “Kalau ada yang sebenarnya mampu tetapi masih menerima bantuan, silakan dilaporkan. Bantuan ini harus diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan, seperti warga yang sudah tidak memiliki pekerjaan atau membutuhkan bantuan pangan,” ucapnya.Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo Eni Rustianingsih, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo Mharta Wara Kusuma, Camat Wonoayu Anwar, Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya, serta perangkat desa setempat.Warga penerima bantuan mengaku bersyukur atas program tersebut karena dinilai membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga di tengah meningkatnya kebutuhan hidup sehari-hari. Pemerintah berharap program bantuan pangan ini dapat memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi keluarga penerima manfaat di Kabupaten Sidoarjo.Berdasarkan data Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo, program Bantuan Pangan Alokasi Februari–Maret 2026 di Kabupaten Sidoarjo menjangkau sebanyak 181.442 keluarga penerima manfaat dengan total bantuan 3.628.840 kilogram beras dan minyak goreng sebanyak 725.768 liter. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Sidoarjo. (Mar)

Selengkapnya
15 Jun 2026

Pemkab Sidoarjo Satukan Data RTLH, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

KOMINFO, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo tengah memperkuat kolaborasi lintas instansi untuk memastikan program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) tepat sasaran. Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sidoarjo, Dinas Sosial, serta Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim CKTR) di Ruang Delta Wicaksana (Opsroom) Setda Kabupaten Sidoarjo, Senin (15/6/2026).Rapat tersebut difokuskan pada sinkronisasi dan pemetaan data calon penerima bantuan RTLH agar penanganan rumah tidak layak huni dapat dilakukan secara terukur, berbasis data, dan berkelanjutan dalam beberapa tahun ke depan.Bupati Sidoarjo, Subandi menegaskan pentingnya penyatuan data dari seluruh instansi agar pemerintah memiliki gambaran yang jelas mengenai kondisi rumah tidak layak huni yang ada di masyarakat.“Data yang konkret harus kita satukan menjadi satu data. Kita petakan mana rumah yang belum tertangani, mana yang sedang ditangani, dan berapa jumlah yang masih membutuhkan bantuan,” ujarnya.Subandi meminta seluruh data yang ada dilakukan verifikasi dan pencocokan ulang di lapangan agar bantuan benar-benar diterima warga yang membutuhkan.“Data yang ada harus dikroscek kembali sehingga rumah yang benar-benar tidak layak huni bisa segera kita tangani. Harapan saya dalam tiga sampai empat tahun ke depan kita memiliki peta yang jelas mengenai jumlah RTLH yang benar-benar perlu mendapatkan bantuan,” katanya.Ia menegaskan bahwa pemetaan tersebut akan mengacu pada data Dinas Sosial sebagai basis utama penentuan sasaran penerima bantuan.“Harapan saya nanti hasil dari Dinas Sosial bisa kita petakan, yang kira-kira tidak layak huni betul-betul berapa jumlahnya,” tegasnya.Terkait keterlibatan Baznas dalam program RTLH, Subandi menyampaikan bahwa sumber pendanaan berasal dari zakat dan infak Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Sidoarjo sehingga penyalurannya harus bebas dari intervensi pihak manapun.“Karena Baznas ini bantuan dari ASN, saya tidak mau ada intervensi dari pihak luar. Saya ucapkan terima kasih kepada ASN di seluruh Sidoarjo yang telah berkontribusi melalui Baznas,” ujarnya.Subandi juga menyebut, sejumlah persyaratan RTLH di antaranya rumah berdiri di atas tanah milik sendiri, bukan berada di lahan irigasi, serta tidak membedakan latar belakang agama penerima.Ketua Baznas Sidoarjo, Agus M. Chasbil Azis Salju Sodar menjelaskan bahwa pengolahan dan sinkronisasi data penerima bantuan masih terus dilakukan. Proses tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga bulan untuk menghasilkan data yang akurat dan terintegrasi.“Untuk melakukan kroscek penerima bantuan RTLH ini dari data kami ada sebanyak 289 yang tengah waiting list, kami membutuhkan waktu sekitar 2-3 bulan untuk kroscek dilapangan,” katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sidoarjo, Eri Sudewo, mengatakan bahwa proses integrasi data penerima bantuan RTLH akan dilakukan secara bertahap melalui sistem data warehouse yang dikelola Pemkab Sidoarjo. Langkah tersebut bertujuan untuk menyatukan berbagai sumber data agar proses penyaluran bantuan lebih akurat dan terintegrasi.“Data yang sudah ada akan kami masukkan terlebih dahulu ke dalam data warehouse. Selanjutnya, ketika data intervensi dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) tersedia, akan kami integrasikan juga sehingga seluruh data penerima bantuan dapat terkelola dalam satu sistem,” kata Eri.Ia menjelaskan, penyaluran bantuan ke depan juga akan mengacu pada DTSEN, khususnya masyarakat yang masuk kelompok desil 1 hingga desil 5. Dengan demikian, bantuan yang diberikan pemerintah maupun lembaga mitra dapat lebih tepat sasaran kepada keluarga miskin dan rentan.Ditempat yang sama, Kepala Dinsos Kabupaten Sidoarjo, Mharta Wara Kusuma dan Kepala Dinas Perkim CKTR, M. Bachruni Aryawan menyatakan kesiapan mereka untuk melakukan verifikasi dan kroscek ulang data calon penerima bantuan RTLH dilapangan untuk kemudian dijadikan satu dengan baznas menjadi satu data oleh Diskominfo. “Kami siap melakukan kroscek dan verifikasi lapangan untuk memastikan data yang digunakan benar-benar valid sehinhga bantuan RTLH dapat disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya,” ujarnya. (Dew)

Selengkapnya
14 Jun 2026

Undang Ustadz Kondang, Bupati Ajak Masyarakat Sidoarjo Ajak Masyarakat Merawat Tradisi Para Ulama

KOMINFO, Sidoarjo - Ustadz Das`ad Latif diundang sebagai penceramah dalam Pengajian Ahad Pahing yang digelar di pendopo Delta Wibawa, Minggu pagi, (14/6). Pengajian rutin dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah itu dihadiri kurang lebih seribu orang jamaah. Mereka berasal dari organisasi  Fatayat dan Muslimat NU se Kabupaten Sidoarjo. Bupati Sidoarjo H. Subandi serta Ketua DPRD Sidoarjo Abdillah Nasih serta Kyai Abdul Aziz Munif ikut hadir dalam pengajian tersebut.Bupati Sidoarjo H. Subandi menyampaikan tahun ini Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memperingati Tahun Baru Islam 1448 H dengan tema "merawat tradisi, meneguhkan hijrah, menggapai keberkahan untuk Sidoarjo yang lebih baik". Menurutnya tema tersebut sangat relevan dengan kehidupan masyarakat Sidoarjo yang dikenal religius, guyub, dan kaya akan tradisi keislaman. Disampaikannya merawat tradisi berarti menjaga warisan nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para ulama dan pendahulu. “Tradisi pengajian, tahlil, shalawat, sedekah, gotong royong, serta berbagai amaliah keagamaan yang berkembang di tengah masyarakat merupakan kekuatan sosial yang harus terus kita pelihara sebagai identitas dan perekat persatuan,” ucapnya.Namun ia menggaris bawahi bahwa merawat tradisi tidak hanya cukup dengan melestarikan bentuk-bentuk kegiatan. Namun yang lebih penting adalah menjaga substansi nilai yang terkandung di dalamnya. Seperti keimanan, ukhuwah, kepedulian sosial, serta semangat untuk terus memperbaiki diri dan lingkungan sekitar.Ia juga sampaikan bahwa peringatan Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender hijriah. Namun menjadi momentum untuk mengingatkan umat Islam pada peristiwa hijrah Rasulullah SAW. Menurutnya peristiwa hijrah Nabi Muhammad SAW merupakan sebuah perjalanan yang sarat dengan makna perjuangan, pengorbanan, keteguhan iman, serta tekad untuk menuju kehidupan yang lebih baik.“Meneguhkan hijrah berarti menjadikan semangat perubahan sebagai bagian dari kehidupan kita. hijrah bukan hanya perpindahan tempat, tetapi juga perpindahan dari kebiasaan yang kurang baik menuju perilaku yang lebih baik, dari sikap individual menuju kepedulian sosial, dari kemalasan menuju produktivitas, dan dari perpecahan menuju persatuan,” ujarnya.Bupati H. Subandi mengatakan semangat hijrah perlu diimplementasikan dalam pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo juga terus berupaya menghadirkan pelayanan publik yang semakin baik serta pembangunan yang merata dan penguatan ekonomi masyarakat. “Peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan serta tata kelola pemerintahan yang bersih dan melayani juga menjadi fokus kita untuk terus berbenah dalam menghadirkan pelayanan publik yang baik,” ucapnya. Git/mas

Selengkapnya
14 Jun 2026

TP. PKK Kabupaten Sidoarjo Lakukan Penghijauan, Jalan Flyover Jenggolo Dipercantik

KOMINFO, Sidoarjo - TP PKK Kabupaten Sidoarjo dukung program penghijauan dan penataan lingkungan di Kabupaten Sidoarjo. Mereka melakukan kegiatan penanaman bunga bugenvil di taman dan median Jalan Flyover Jenggolo, Minggu pagi, (14/6). Ada 346 pohon bunga kertas yang ditanam oleh puluhan ibu-ibu anggota TP PKK Kabupaten, kecamatan serta desa tersebut. Kegiatan penghijauan yang dimulai jam 6 pagi itu dipimpin langsung Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo dr. Sriatun Subandi. Ketua TP. PKK Sidoarjo dr. Sriatun Subandi mengatakan aksi penghijauan kali ini dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak/HKG PKK ke 54 sekaligus mendukung hari Lingkungan Hidup Sedunia. Dikatakannya kegiatan penghijauan merupakan salah satu dari 10 Program Pokok PKK yakni kelestarian lingkungan hidup. “Hari ini kami Tim Penggerak PKK bersama ketua TP Penggerak PKK kecamatan dan desa dan juga dinas yang terkait kita melaksanakan 10 Program Pokok PKK yang ke 9 yakni kelestarian lingkungan hidup,” ucapnya. Istri Bupati Sidoarjo H. Subandi tersebut mengatakan program kelestarian lingkungan hidup juga diterapkan TP Penggerak PKK desa. Mereka memanfaatkan pekarangan rumah untuk menaman berbagai tanaman ketahanan pangan seperti cabai maupun terong. “Kemarin kami Tim Penggerak PKK kabupaten juga memberikan support tanaman untuk kebutuhan pokok, seperti tanaman cabai, terong untuk menopang ketahanan pangan,” ujarnya.Disampaikannya juga program kelestarian lingkungan hidup juga mencakup kegiatan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia melihat Tim Penggerak PKK desa mampu melaksanakan pengelolaan sampah dengan baik. Terbukti dari banyaknya Bank Sampah yang berdiri di setiap desa.“Alhamdulillah pengelolaan sampah di tiap-tiap Tim Penggerak PKK desa sudah berjalan, karena setiap tahun sekali ada lomba RT Asri, Lomba RT Mandiri, dan ada Lomba RT Sehat yang pada saat kita turun kelapangan hampir semua desa di masing-masing kecamatan ada bank sampahnya,” ucapnya. Git

Selengkapnya
13 Jun 2026

Press Release: BINAR dan Microsoft Gelar GARUDA AI Impact Summit 2026, Dorong Rekomendasi Kebijakan AI yang Bertanggung Jawab untuk Indonesia

Jakarta, 11 Juni 2026 – Di tengah percepatan adopsi Artificial Intelligence (AI) di berbagai sektor, Indonesia menghadapi tantangan yang semakin nyata: memastikan AI tidak hanya menjadi teknologi yang digunakan, tetapi juga mampu menciptakan dampak yang aman, inklusif, dan relevan bagi masyarakat.Menjawab kebutuhan tersebut, BINAR bersama Microsoft menyelenggarakan GARUDA AI Impact Summit 2026 di The Ritz-Carlton Jakarta, Mega Kuningan. Acara ini menjadi puncak dari rangkaian program AI skilling nasional yang selama satu tahun terakhir telah memberikan beasiswa pelatihan AI melalui https://garuda.elevaite.id/ bagi 145.000 peserta dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) di berbagai wilayah Indonesia.Mengusung tema “Empowering Responsible AI for Indonesian Citizen”, GARUDA AI Impact Summit 2026 menjadi ruang konsolidasi lintas sektor untuk memperkuat ekosistem AI Indonesia melalui kolaborasi pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat. Forum ini juga menjadi kelanjutan dari Regional AI Impact Summit di lima wilayah Indonesia, yang menghasilkan berbagai insight lapangan mengenai kesiapan talenta, kebutuhan tata kelola, peluang implementasi AI, serta tantangan adopsi AI di sektor publik, pendidikan, ekonomi, energi, dan layanan masyarakat.Berbagai masukan tersebut dikonsolidasikan ke dalam AI Policy Recommendation sebagai kontribusi strategis untuk mendorong arah pemanfaatan AI yang lebih bertanggung jawab, inklusif, dan berdampak bagi Indonesia.Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting nasional, di antaranya Prof. Dr. Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Republik Indonesia; Achmad Adhitya, Staf Khusus Wakil Presiden Republik Indonesia; Nezar Patria, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia; Prof. Stella Christie, Ph.D., Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia; Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., Kepala Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia; Siti Romaya, Deputi IT Kementerian Investasi dan Hilirisasi Republik Indonesia; M. Pradana Indraputra, Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia; Dandy Yudha Feryawan, Direktur Teknologi Digital Baru Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia; Theodore Sutarto, Asisten Deputi Bidang Pengembangan Ekonomi Digital Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian; Cahyono Tri Birowo, Plt Deputi Transformasi Digital Pemerintahan Kementerian PANRB; serta Heru Setiawan dari Direktorat Bina Stankomproglat, Ditjen Binalavotas, Kemnaker RI.Selain itu, forum ini juga menghadirkan pemikiran dari para pemimpin industri, akademisi, dan ekosistem teknologi, seperti Caroline McGrath, AI Skills Director, Microsoft Asia; Dr. Jasmine Begum, ASEAN Director of Government Affairs, Microsoft; Niki Luhur, Founder & Group CEO VIDA; Andoko Wicaksono, Group Head ICT & Digitalization PT Mineral Industri Indonesia Persero; Andre Simangunsong, Head of Bank Mandiri Institute; Agung Dwi Nugroho, Head of Product (Paylater) Bank Raya; Irfan Prabowo, CEO Infipop; Prof. Firdaus Alamsjah, Ph.D., Guru Besar Teknik Industri BINUS University; serta Prof. Budi Widjaja Soetjipto, S.E., M.B.A., Ph.D., Guru Besar FEB Universitas Indonesia.Founder dan CEO BINAR, Alamanda Shantika, mengatakan bahwa GARUDA AI Impact Summit 2026 merupakan bagian dari komitmen BINAR untuk memastikan transformasi AI di Indonesia tidak berhenti pada pengenalan teknologi, tetapi bergerak menuju peningkatan kapasitas manusia dan perubahan sistemik yang lebih berdampak.“Bagi BINAR, AI transformation tidak cukup hanya dimulai dari pengenalan tools. Yang lebih penting adalah bagaimana manusia, organisasi, dan ekosistemnya siap menggunakan AI untuk menyelesaikan masalah nyata. Melalui GARUDA AI Impact Summit 2026, kami ingin membawa pembelajaran dari program skilling, regional summit, dan diskusi lintas sektor menjadi dorongan kolaborasi yang lebih strategis bagi masa depan AI Indonesia,” ujar Alamanda.Dalam keynote speech bertajuk “AI for Everyone”, Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI, Nezar Patria, menegaskan bahwa AI harus menjadi teknologi yang dapat diakses, dipahami, dan dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat.“AI tidak boleh hanya dimanfaatkan oleh segelintir pihak yang memiliki akses dan kemampuan teknologi. Manfaat AI harus dapat dirasakan oleh pelajar, guru, pelaku UMKM, aparatur pemerintah, komunitas lokal, hingga masyarakat umum di seluruh Nusantara,” ujar Nezar.Ia juga menekankan bahwa keberhasilan transformasi AI Indonesia tidak hanya diukur dari seberapa cepat teknologi diadopsi, tetapi dari seberapa luas manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat.Dari sisi industri global, Caroline McGrath, Asia Director Microsoft Elevate, menyampaikan bahwa keberhasilan implementasi AI membutuhkan kolaborasi erat antara pemerintah, sektor swasta, institusi pendidikan, dan masyarakat.“Responsible AI bukan hanya persoalan teknologi, tetapi juga tata kelola, kepercayaan, dan kesiapan sumber daya manusia. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memastikan manfaat AI dapat dirasakan secara luas,” ujar Caroline.Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Pratikno, menekankan bahwa perkembangan AI harus tetap menempatkan manusia sebagai pengendali utama teknologi."AI tidak menggantikan manusia, melainkan alat yang dapat memperkuat kapasitas manusia. Karena itu, yang terpenting bukan hanya kemampuan menggunakan AI, tetapi juga bijak dalam menentukan batasannya dan cerdas dalam memaksimalkan manfaatnya," ujar Pratikno.Ia juga menambahkan bahwa kemajuan teknologi harus bermuara pada pembangunan manusia, termasuk dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi masyarakat, khususnya anak-anak.Selain keynote session, GARUDA AI Impact Summit 2026 menghadirkan berbagai diskusi panel yang membahas implementasi AI pada layanan publik digital, transformasi energi dan hilirisasi, kesiapan kerja dan pendidikan, serta pertumbuhan ekonomi nasional. Berbagai diskusi tersebut tidak hanya menjadi ruang berbagi perspektif, tetapi juga menjadi dasar penyusunan AI Policy Recommendation yang merangkum sejumlah agenda strategis untuk Indonesia.Rekomendasi tersebut menyoroti pentingnya peningkatan literasi AI lintas daerah, penguatan tata kelola dan etika AI, percepatan pengembangan talenta digital, kesiapan institusi dalam mengadopsi AI, perlindungan data dan keamanan digital, serta kolaborasi lintas sektor untuk memastikan manfaat AI dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.Adapun daftar penerima apresiasi dalam GARUDA AI Awarding Night 2026 adalah sebagai berikut:Melalui GARUDA AI Impact Summit 2026, BINAR dan Microsoft berharap dapat memperkuat kesadaran publik mengenai pentingnya pemanfaatan AI yang bertanggung jawab, sekaligus mendorong kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, industri, akademisi, dan masyarakat untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih inovatif, inklusif, dan berdaya saing.Tentang BINARBINAR adalah AI & Digital Transformation Partner yang berfokus pada pengembangan talenta digital, peningkatan kapabilitas organisasi, serta penerapan teknologi untuk mendukung transformasi bisnis di Indonesia. Melalui solusi capacity building, tech talent, dan teknologi berbasis AI, BINAR membantu perusahaan maupun organisasi membangun kesiapan digital yang relevan dengan kebutuhan masa depan.Tentang MicrosoftMicrosoft adalah perusahaan teknologi global yang berkomitmen memberdayakan setiap individu dan organisasi untuk mencapai lebih banyak melalui inovasi teknologi, transformasi digital, dan pengembangan ekosistem kecerdasan buatan yang bertanggung jawab.

Selengkapnya
13 Jun 2026

Bupati Subandi Ajak Orang tua Perkuat Pengawasan Anak di Era Digital

KOMINFO, Sidoarjo - Bupati Sidoarjo, Subandi mengajak para orang tua untuk lebih aktif mendampingi dan mengawasi perkembangan anak di tengah pesatnya teknologi digital. Menurutnya, peran keluarga menjadi kunci dalam membentuk karakter sekaligus mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri Gelar Mahakarya SMP Wachid Hasyim 9 Sedati, Sabtu malam (13/6/2026).Dalam kesempatan itu, Subandi yang juga merupakan alumni SMP Wachid Hasyim 9 Sedati menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan orang tua dalam membangun karakter dan masa depan generasi muda.“Sekolah memiliki peran penting dalam mendidik anak-anak. Namun, orang tua tetap menjadi pondasi utama dalam membentuk karakter dan masa depan mereka. Karena itu, sekolah dan keluarga harus berjalan bersama,” ujarnya.Menurutnya, tantangan yang dihadapi anak-anak saat ini jauh berbeda dibandingkan generasi sebelumnya, terutama dengan pesatnya perkembangan teknologi dan penggunaan gawai yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.“Anak-anak sekarang berbeda dengan zaman dahulu. Tantangan terbesar saat ini adalah digitalisasi. Karena itu, orang tua harus peduli dan terus mengawasi perkembangan anak-anaknya,” katanya.Subandi mengatakan kolaborasi antara sekolah dan orang tua sangat dibutuhkan untuk menciptakan generasi yang unggul, berkarakter, dan memiliki jiwa kepemimpinan. Ia meminta para orang tua tidak hanya menyerahkan pendidikan anak kepada sekolah, tetapi juga aktif memberikan pendampingan di rumah.“Sekolah bersama orang tua harus berkolaborasi menciptakan generasi yang luar biasa dan calon-calon pemimpin masa depan,” tuturnya.Kepada para siswa, Subandi berpesan agar tidak mudah menyerah dalam mengejar impian. Ia mendorong para pelajar untuk terus belajar, bekerja keras, dan memiliki cita-cita setinggi mungkin sebagai bekal meraih masa depan yang lebih baik.“Jangan pernah takut bermimpi. Belajarlah dengan sungguh-sungguh, terus berusaha, jangan menyerah, dan selalu meminta doa serta dukungan dari orang tua,” pesannya.Melalui kegiatan Gelar Mahakarya tersebut, Subandi berharap sekolah dapat terus menjadi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, karakter, serta kepercayaan diri. Menurutnya, sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat menjadi modal penting dalam mencetak generasi penerus yang siap menghadapi tantangan zaman.“Saya optimistis kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat akan melahirkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan sekaligus menjadi kebanggaan bangsa, negara, dan orang tua,” tutupnya. (Dew)

Selengkapnya
13 Jun 2026

Bupati Sidoarjo Sidak RTLH di Krembung, Pastikan Rumah Warga Segera Direnovasi

KOMINFO, Sidoarjo – Bupati Sidoarjo, H. Subandi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap sejumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kecamatan Krembung, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan tersebut didampingi anggota DPRD Sidoarjo, Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo, Baznas Sidoarjo, serta jajaran Forkopimka Krembung.Dalam sidak tersebut, Bupati Subandi meninjau tiga rumah warga yang masuk kategori RTLH, yakni kediaman Rahmat di Desa Wangkal, serta rumah Munadak dan Suladi di Desa Keret, Kecamatan Krembung. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi rumah warga yang membutuhkan bantuan renovasi serta mempercepat proses penanganannya.Saat berada di kediaman Munadak, Desa Keret, Bupati Subandi menemukan kondisi rumah yang sangat memprihatinkan. Salah satu bagian rumah yang menjadi perhatian adalah kondisi kamar tidur yang menyatu dengan kamar mandi, sehingga dinilai tidak layak untuk menunjang kesehatan dan kenyamanan penghuni.Melihat kondisi tersebut, Bupati Subandi meminta agar renovasi rumah segera dilakukan. Ia juga menginstruksikan perangkat terkait untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk memanfaatkan dukungan swadaya masyarakat guna mempercepat penanganan RTLH yang ada."Kondisinya memang perlu segera diperbaiki. Nanti perangkat terkait kita minta untuk membantu, termasuk melibatkan swadaya masyarakat. Yang terpenting warga bisa segera mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman," ujar H.Subandi saat melakukan peninjauan.Selain meninjau rumah Munadak, Bupati Subandi juga mengunjungi rumah Suladi di Desa Keret. Pada kesempatan tersebut, ia memastikan bahwa rumah Suladi akan segera masuk program renovasi RTLH.Menurutnya, proses renovasi direncanakan mulai dilaksanakan pada bulan Juli dan paling lambat Agustus 2026. Perbaikan akan dilakukan secara menyeluruh mulai dari bagian atap, tembok, lantai hingga fasilitas kamar mandi agar rumah menjadi lebih aman, sehat, dan nyaman untuk ditempati."Insya Allah segera kita lakukan renovasi. Targetnya mulai bulan Juli dan paling lambat Agustus sudah berjalan. Renovasi akan dilakukan secara menyeluruh agar rumah benar-benar layak dihuni kembali, terlebih menjelang musim kemarau sehingga pekerjaan bisa lebih maksimal," kata H.Subandi.Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus berkomitmen meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai program sosial, termasuk percepatan renovasi rumah tidak layak huni bagi warga kurang mampu.Sementara itu, Suladi mengaku bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan Bupati Sidoarjo H. Subandi beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Sidoarjo."Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati H. Subandi yang telah datang langsung melihat kondisi rumah saya. Saya sangat bersyukur karena rumah ini akan direnovasi sehingga nantinya bisa menjadi tempat tinggal yang lebih baik, aman, dan nyaman untuk keluarga kami," ungkap Suladi. (Son)

Selengkapnya
13 Jun 2026

450 Atlet Karate Ikuti Porkab, Wabup Mimik : Wadah Pembinaan Generasi Prestasi

KOMINFO, Sidoarjo - Sebanyak 450 atlet karate usia 6 hingga 23 tahun ambil bagian dalam Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sidoarjo 2026 cabang olahraga (cabor) karate yang berlangsung di Lapangan Tennis Indoor GOR Delta Sidoarjo pada Sabtu (13/6/2026). Ajang yang digelar pada 13-14 Juni 2026 tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat olahraga sekaligus membangun karakter, sportivitas, dan mental berprestasi.Pembukaan Porkab Sidoarjo 2026 cabor karate dilakukan oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Porkab bukan sekadar ajang kompetisi untuk meraih kemenangan, tetapi juga sarana pembinaan generasi muda melalui olahraga.“Porkab bukan hanya tentang menang dan kalah. Ajang ini menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan sportivitas, serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang akan mengharumkan nama Sidoarjo,” ujarnya.Menurut Mimik, olahraga karate memiliki nilai lebih karena tidak hanya mengasah kemampuan fisik, tetapi juga membentuk karakter peserta. Karate mengajarkan disiplin, kerja keras, rasa hormat, serta pengendalian diri yang penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.“Dalam karate diajarkan juga kejujuran, keberanian, dan semangat pantang menyerah. Karena itu saya berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung,” katanya.Mimik juga mengajak seluruh atlet memanfaatkan Porkab sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menambah pengalaman bertanding. Menurutnya, semangat belajar dan berproses menjadi hal yang lebih penting daripada sekadar hasil akhir pertandingan.“Kalah atau menang adalah hal yang biasa dalam sebuah kompetisi. Yang terpenting adalah semangat untuk terus belajar, berlatih, dan memberikan yang terbaik,” tuturnya.Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, lanjut Mimik, akan terus mendukung pengembangan olahraga sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berprestasi. Melalui Porkab, Pemkab Sidoarjo ingin menyediakan ruang kompetisi yang mampu mendorong lahirnya atlet-atlet potensial dari berbagai cabang olahraga.“Gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Tunjukkan kemampuan terbaik dan raihlah prestasi. Kami berharap melalui Porkab ini akan lahir atlet-atlet karate yang mampu mengharumkan nama Sidoarjo dan membawa kebanggaan bagi masyarakat di berbagai kejuaraan,” pungkasnya.“Dengan semakin banyaknya ruang kompetisi yang sehat dan terarah, diharapkan semakin banyak pula atlet muda Sidoarjo yang mampu berprestasi sekaligus menjadi teladan di tengah masyarakat,” tutupnya. (Dew)

Selengkapnya

Pengumuman

Agenda / Kegiatan

Visitors : 1987428