KOMINFO Sidoarjo- Generasi muda Sidoarjo diajak mengangkat potensi desanya masing-masing. Caranya dengan menarasikan keunikan desanya lewat konten kreatif dan teknologi AI (Artificial Intelligence). Selain itu dapat dilakukan lewat publikasi jurnalistik desa. Ajakan tersebut dilakukan Pemkab Sidoarjo bersama DPRD Sidoarjo dan Wartawan Sidoarjo lewat kegiatan Kopilaborasi (Ngopi Sambil Berkolaborasi) “Narasi Desa-Expose Potensi Lewat Cerita dan Karya,” kemarin malam, Rabu, (22/4).
Seratus orang pemuda di Kecamatan Sukodono diajak berdiskusi di Cafe Teras Manzela Sidoarjo. Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo Eri Sudewo, Anggota DPRD Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurmawan serta Ketua Forum Wartawan Sidoarjo/Forwas HM. Taufik hadir dihadapan mereka. Kolaborasi Pentahelix dari unsur pemerintah dan media tersebut ingin mengajak mereka untuk ikut mendorong kesejahteraan masyarakat desa.
Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo Eri Sudewo mengatakan Kabupaten Sidoarjo memiliki beragam potensi desa yang menonjol. Potensi desa itu perlu diangkat dan dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat desa. Oleh karenanya dibutuhkan peran generasi muda yang akrab dengan teknologi. Ia yakin generasi muda Sidoarjo memiliki kreativitas dan inovasi dalam mengelola potensi desa menjadi nilai ekonomis.
“Saya berharap generasi muda Sidoarjo ikut mengangkat potensi desa yang memungkinkan bisa kita angkat. Kita masukkan teknologi di dalamnya, nanti kita kemas bareng-bareng, kita angkat potensi desa itu, kalau itu bisa jalan, saya yakin mungkin Sukodono ini bisa menjadi pilot project bagaimana mengangkat potensi desa dengan melibatkan generasi muda,”ucapnya.
Eri mencontohkan saat dirinya membuat inovasi aplikasi BMW (Berkas Melaku Dewe). Aplikasi yang dibuat saat dirinya menjabat Sekretaris Kecamatan Sukodono itu membawa dampak besar bagi pelayanan pemerintah. Masyarakat dimudahkan dalam pengurusan administasi kependudukan.
“Itu salah satu contoh bagaimana kalau kita bisa membuat sebuah ide, terus kemudian melaksanakannya, itu akan membawa dampak bagi sekitar. Alhamdulillah pada waktu itu tahun 2014, aplikasi BMW itu bisa membawa nama Sukodono sampai tingkat nasional," ujarnya.
Eri mengatakan perkembangan teknologi saat ini sangat cepat. Disrupsi teknologi begitu cepat berkembang. Otomatisasi dapat mengancam lapangan pekerjaan. Alih tenaga manusia menjadi mesin bukanlah hal yang tidak mungkin. Oleh karenanya generasi muda saat ini harus dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan teknologi informasi.
“Kita harus meningkatkan kompetensi diri kita untuk menghadapi disrupsi teknologi yang begitu cepat berkembang, teknologi yang begitu cepat maju, yang nantinya bisa jadi akan mengambil alih tenaga manusia menjadi mesin, menjadi otomatisasi," ujarnya.
Sementara itu Anggota DPRD Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurmawan berharap generasi muda Sidoarjo dapat mengeluarkan potensi desanya dengan caranya masing-masing. Ia melihat semua desa di Kabupaten Sidoarjo mempunyai potensi yang harus dikembangkan. Salah satunya Desa Sukodono. Namun untuk mengangkat potensi desa itu tergantung kreatifitas generasi muda.
“Semua desa punya potensi, tergantung pemuda yang ada di sini kreatif apa ndak,” ucapnya. Git
Visitors : 1619308